Media

3 cara membela diri di kantor
By Maria Yuniar - 28 August 2018
3 min read 785 Views

Ketika bekerja di kantor, mungkin kamu pernah dianggap bertanggungjawab atas kesalahan yang sebenarnya tidak kamu lakukan. Atau, kamu melakukan kesalahan tersebut karena tidak sengaja. Namun, mungkin kamu juga bingung ketika harus bersikap, apalagi untuk melawan. Terlebih, jika tudingan datang dari atasan.

Akhirnya, yang kamu lakukan hanya mengangguk dan terpaksa mengakui bahwa kesalahan itu merupakan perbuatanmu. Padahal, sebenarnya ada cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk membela diri. Berikut ini tiga cara yang dapat kamu lakukan ketika berada dalam kondisi tersebut.

 

“Saya tak mengetahuinya”

Kalimat ini bisa kamu gunakan bila kamu membuat kesalahan yang tidak disengaja. Misalnya, kamu baru saja membuat laporan di Google Docs. Sebagai karyawan baru di kantor, kamu tidak tahu bahwa biasanya, laporan dibuat dengan aplikasi Word.

Dalam hal ini, kamu memang melakukan kesalahan. Namun, hal ini karena kamu belum mengetahui kebiasaan yang berlaku di perusahaan, bukan karena kamu ceroboh. Bila ingin menggunakan kalimat di atas dengan lebih halus, kamu bisa mengatakannya seperti, “Terima kasih atas informasinya, saya pasti akan mengingatnya untuk lain kali.”

 

“Saya melakukan hal itu karena...”

Kalimat ini bisa digunakan saat kamu disalahkan atas suatu hal, tapi kamu punya alasan yang kuat atas tindakanmu itu. Dengan kalimat ini, kamu akan memiliki kesempatan untuk menjelaskan bahwa yang dianggap sebagai kesalahan oleh rekan atau atasanmu, sebenarnya merupakan keputusan yang kamu buat secara sadar. Bisa saja ada langkah-langkah yang harus kamu ubah dalam melakukan sesuatu, karena adanya keterbatasan waktu atau permintaan khusus dari klien.

 

“Bisakah dibicarakan dalam rapat?”

Kalimat ini bisa kamu gunakan saat berada dalam situasi tersulit, yaitu saat ingin membuktikan bahwa kamu memang tidak bersalah. Cara ini bisa jadi efektif untuk mengubah sudut pandang orang. Langkah ini sekaligus untuk memperlihatkan, kesalahan yang terjadi tersebut bukan hanya karena peran satu orang, melainkan seluruh anggota tim. Jika atasan mulai memarahimu, kamu bisa meminta bantuan dari anggota tim yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kinerjanya.

Selain mengucapkan kalimat-kalimat di atas, ada cara lain yang lebih sederhana untuk kamu terapkan. Bila kesalahan yang terjadi tak seberapa, terkadang lebih baik kamu meminta maaf seperti biasa dan berjanji bahwa hal itu tak akan terjadi lagi.

Namun, ketika kamu benar-benar merasa perlu memberikan penjelasan, kamu bisa menggunakan tiga kalimat di atas yang dapat membantumu mempertahankan reputasi di tempat kerja.

 

Rekomendasi bacaan:
NotPetya, serangan siber terparah sepanjang sejarah
2 perusahaan ini lakukan rekrutmen yang tak biasa
Lazada mulai tawarkan pinjaman bagi penjual di Asia Tenggara

 

Sumber:
themuse.com
 

Tags:

  • kantor
  • perusahaan
  • karyawan
  • atasan
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang