Published on

Careers

Bekerja di bawah tekanan? Berikut 15 tips mengatasinya dengan efektif!

Tsalis Annisa

bekerja-di-bawah-tekanan-EKRUT.jpg

Beban dan tuntutan pekerjaan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari begitu kamu terjun ke dunia kerja yang profesional. Kamu akan dihadapkan pada berbagai target, tantangan, bahkan konflik yang menuntutmu untuk mampu bekerja di bawah tekanan.

Karena itulah, kemampuan bekerja di bawah tekanan menjadi salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap pekerja. Dari sinilah atasan dan supervisor melihat sejauh apa kemampuan kamu dalam mengatasi berbagai jenis tekanan secara efektif. Berikut adalah tips yang dapat kamu lakukan saat bekerja dalam tekanan!

Baca juga: Tanda lingkungan kerja tidak sehat dan cara mengatasinya

Bagaimana mengetahui bahwa kamu bekerja di bawah tekanan?

Bagaimana mengetahui bahwa kamu bekerja di bawah tekanan
Bekerja di bawah tekanan banyak dirasakan oleh pekerja, salah satunya adalah berbagai tuntutan dari perusahaan. (Sumber: Pexels)

Setiap orang pasti akan berada dalam posisi di bawah tekanan, baik dalam kehidupan personal maupun profesional. Pernahkah kamu memiliki banyak hal yang harus dilakukan sampai bingung darimana harus memulainya? Bekerja di bawah tekanan bukanlah perasaan yang asing bagi beberapa karyawan. Hal tersebut sangatlah umum dan banyak perusahaan yang menginginkan karyawannya mampu untuk bekerja di bawah tekanan.

Dalam pekerjaan, tekanan tersebut dapat berupa deadline yang ketat, berbagai tuntutan dari atasan, masalah kinerja karyawan, dan hal lainnya yang dapat menghalangimu melakukan pekerjaan dengan tenang. Bekerja di bawah tekanan merupakan bagian dari kehidupan kantor. Hal tersebut dapat memotivasi kamu untuk meningkatkan performa dan mencapai target yang diinginkan. Akan tetapi, jika berlebihan tentunya akan memicu stres dan merusak keseimbanganmu dalam bekerja.

Ketika bekerja di bawah tekanan, akan sangat mudah bagi kamu untuk merasa terbebani oleh ekspektasi orang lain atau kecewa dengan progres tugas yang seharusnya dilakukan. Stres menjadi hal yang tidak dapat dihindari, mencari cara agar tetap merasa nyaman walaupun bekerja dibawah tekanan adalah salah satu cara untuk mengatasinya. 

Baca juga: Jangan stres! Kamu masih bisa berdamai menghadapi atasan super nyebelin

Dari mana bekerja di bawah tekanan berasal?

Dari mana bekerja di bawah tekanan berasal?
Bekerja di bawah tekanan termasuk dalam faktor eksternal. (Sumber: Pexels)

Dilansir dari mindtools.com, terdapat dua jenis tekanan, yaitu internal dan eksternal. Tekanan internal berasal dari terlalu keras mendorong diri sendiri atau dari kekhawatiran mengenai kemampuanmu dalam memenuhi ekspektasi orang lain. Misalnya mendorong diri kamu menjadi top performance setiap bulannya atau meragukan kemampuanmu untuk melakukan presentasi di hadapan klien.

Sedangkan tekanan eksternal berasal dari lingkungan atau orang yang ada di sekitarmu, seperti bekerja di bawah tekanan. Misalnya, manajermu menuntutmu untuk melakukan suatu pekerjaan dengan cara khusus atau memberikan beban kerja yang melebihi kapasitasmu.

15 Tips mengatasi bekerja di bawah tekanan

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Berusaha tenang menjadi tips pertama bekerja dengan penuh tekanan-EKRUT

Jika kamu sering bekerja di bawah tekanan, jangan khawatir! Berikut ini beberapa tips untuk mengatasinya sehingga kamu dapat bekerja dengan lebih nyaman.

1. Tetap tenang

Berusahalah untuk tetap tenang, apa pun kondisi yang kamu hadapi. Menenangkan diri dalam keadaan penuh tekanan memang sulit, tapi kamu bisa membiasakan diri dengan berlatih. Semakin sering kamu berlatih, maka semakin kamu mampu menenangkan diri dalam keadaan paling gawat sekalipun. Sikap tenang dalam berbagai keadaan menunjukkan bahwa kamu mampu menyelesaikan tugas secara profesional, bahkan dalam keadaan sulit.

Baca juga: Tenang, ini 7 cara menghilangkan pikiran negatif di tempat kerja

2. Fokus pada tugas yang dilakukan, bukan hasilnya

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Terkadang ada beberapa orang yang lebih fokus bekerja saat bekerja di bawah tekanan, namun keadaan itu tidak baik-EKRUT

Ada beberapa orang yang dapat bekerja dengan lebih efektif di bawah tekanan, tapi kebiasaan ini sebenarnya tidaklah baik. Pola bekerja kamu justru menjadi tidak produktif dan hasil akhirnya cenderung lebih buruk dari yang kamu harapkan. Saat bekerja di bawah tekanan, cobalah fokus pada tugas yang kamu lakukan dan bukan pada hasilnya. Jika kamu fokus pada apa yang kamu kerjakan, maka kamu dapat memecahnya menjadi langkah-langkah konkret yang efektif dan sesuai harapan.

3. Jadikan tekanan sebagai sebuah tantangan yang menyenangkan

bekerja di bawah tekanan - EKRUT 
Agar pekerjaanmu lancar, cobalah untuk tidak melibatkan dirimu ke dalam konflik yang tidak diperlukan - EKRUT

Kebanyakan orang menganggap tuntutan kerja dan tekanan sebagai suatu hal yang mengerikan. Apakah kamu juga demikian? Sayangnya, ini merupakan langkah yang keliru karena ketakutan akan mengganggu ingatan jangka-pendek serta kemampuan menilai dan memusatkan perhatian. Situasinya menjadi berbeda jika kamu melihat tekanan sebagai sebuah tantangan. Kamu akan terpacu untuk memusatkan perhatian dan energi untuk mengerjakan tugas secara optimal. Jadi, cobalah mengubah mindset kamu perlahan-lahan. Apa yang kamu hadapi sekarang adalah kesempatan untuk mengembangkan diri.

4. Tidak perlu melibatkan diri dalam konflik yang tidak diperlukan

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Sebaiknya hindari situasi konflik yang ada di sekelilingmu-EKRUT

Jauhkan dirimu dari argumen atau konflik dengan rekan kerja karena ini hanya akan menambah tekanan yang kamu hadapi. Jagalah pikiranmu tetap fokus dan positif, serta berikan sugesti yang membangun kepada diri sendiri. Konflik memang dapat muncul tanpa diduga. Penyebabnya pun bisa berasal dari masalah pekerjaan hingga keluarga. Pada saat seperti ini, ingatlah bahwa kamu memegang kendali atas konflik yang kamu hadapi. Cobalah berhenti sejenak, tarik napas, dan jernihkan pikiran.

Baca juga: 5 Strategi manajemen konflik di tempat kerja yang bisa kamu terapkan

5. Ambil kendali

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Fokuslah untuk mengambil kendali atas faktor-faktor yang dapat dikendalikan agar tidak gugup-EKRUT

Saat bekerja di bawah tekanan, ada hal-hal yang bisa kamu kendalikan dan ada pula yang tidak. Fokuslah untuk mengambil kendali atas faktor-faktor yang dapat dikendalikan agar kamu tidak semakin merasa gugup, cemas, atau bahkan tidak percaya diri. Misalnya pada saat wawancara kerja. Jangan memusatkan perhatian pada faktor yang tidak dapat dikendalikan seperti seberapa banyak kandidat yang melamar posisi tersebut atau apakah pewawancara menyukai gaya bicaramu. Fokuslah untuk meyakinkan pewawancara bahwa kamu adalah kandidat yang tepat.

6. Meminta bantuan orang lain

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Tak jarang tekanan juga akan membuatmu tertekan, cobalah untuk meminta bantuan pada rekan kerja-EKRUT

Tekanan saat bekerja bisa membuatmu kewalahan. Pada saat seperti ini, cobalah menganalisis situasi yang kamu hadapi dan mintalah bantuan pada rekan kerja bila memang diperlukan. Ini menunjukkan bahwa kamu dapat berpikir jernih, bahkan di bawah tekanan. Saling berbagi cerita dengan rekan kerja juga memberikan sejumlah manfaat. Kamu bisa menganalisis keadaan, berpikir dengan lebih realistis, serta mendapatkan masukan yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Selain itu, rasa cemas dan stres juga akan berkurang.

7. Jangan terlalu banyak meminum kopi

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Hindari terlalu banyak mengonsumsi kopi karena berdampak buruk-EKRUT

Tips bekerja penuh tekanan selanjutnya yakni menghindari mengonsumsi kopi dalam kadar yang banyak. Memang, kopi jadi salah satu stimulan yang bagus untuk membangun mood yang baik. Tetapi, tidak dengan takaran yang terlalu banyak, sebab bagi beberapa orang kandungan kafein yang besar dalam minuman bisa menimbulkan berdebar-debar. Bukannya konsen bekerja, mungkin itu bisa jadi malah mengganggumu. Kamu mungkin bisa mengonsumsi hal lain seperti coklat misalnya. Manfaat coklat bagus juga untuk meningkatkan konsentrasi dan membuat mood bagus. 

8. Lakukan tugas secara perlahan dan beristirahat sejenak

kerja di bawah tekanan EKRUT 
Jangan lupa untuk beristirahat sejenak dari pekerjaan yang menguras pikiranmu-EKRUT

Otak cenderung bekerja lebih cepat saat kamu dihadapkan pada situasi penuh tekanan. Padahal, tekanan membuatmu tidak bisa berpikir jernih sehingga kamu berisiko mengambil keputusan dengan gegabah. Kamu mungkin melewatkan beberapa hal yang penting. Cobalah melakukan pekerjaanmu secara perlahan tapi pasti. Berikan waktu bagi otakmu untuk beristirahat sejenak, misalnya dengan berjalan keluar dari ruang kantor. Bila perlu, kamu dapat meminum secangkir kopi untuk menjernihkan pikiran. Melakukan tugas secara perlahan dengan diselingi istirahat dapat meningkatkan produktivitas.

Baca juga: 6 Tips menata ruangan kerja ini bantu tingkatkan produktivitasmu

9. Menciptakan strategi skala prioritas

Menciptakan strategi skala prioritas
Membuat skala prioritas dapat mengurangi stres dari bekerja di bawah tekanan . (Sumber: Pexels)

Tips selanjutnya untuk kamu yang bekerja di bawah tekanan adalah dengan membuat skala prioritas. Dimana kamu akan menilai setiap tugas yang ada dalam daftar pekerjaanmu. Seberapa pentingnya tugas-tugas tersebut, apakah harus langsung dikerjakan atau dapat ditunda. Kamu bisa menanyakannya kepada manajer atau team leader kamu. Berikan penolakan jika ada tugas tambahan yang tidak masuk dalam kategori skala prioritasmu. Sehingga kamu bisa lebih fokus terhadap hal-hal yang lebih penting.

10. Ubah cara pikir mengenai tekanan

Bagian tersulit dalam bekerja di bawah tekanan adalah mengatasi persepsi dari tekanan itu sendiri. Terkadang kita terlalu khawatir akan bayangan terhadap hal-hal buruk yang tidak pernah terjadi, yang dapat membuat seseorang kehilangan motivasi. Fokuslah terhadap satu aspek dari tugas yang ada secara bertahap daripada melihatnya secara keseluruhan. Jika kamu membuat list dari setiap tugas dan mengerjakannya selangkah demi selangkah maka kamu akan baik-baik saja.

11. Pisahkan tekanan internal dengan eksternal

11. Pisahkan tekanan internal dengan eksternal
Kamu harus bisa memisahkan 2 jenis tekanan agar tetap profesional.. (Sumber: Pexels)

Bekerja di bawah tekanan sebenarnya dapat membuatmu menyelesaikan tugas dengan lebih cepat. Perhatikan sinyal yang kamu dapatkan dari rekan kerja, manajer, dan teman yang mengindikasikan jika tekanan sedangkan meningkat. Kamu tidak dapat mengubah kondisi, tapi tentu saja kamu dapat mengontrol respon yang harus diberikan. Daripada kamu stres, akan lebih baik jika kamu meyakinkan diri bahwa bekerja di bawah tekanan memang dibutuhkan untuk mencapai target yang diinginkan.

12. Temukan kembali tujuan dalam menyelesaikan pekerjaan

Menurut Forbes.com, ketika bekerja di bawah tekanan, cara terbaik untuk mengembalikan energimu adalah memahami tujuan dari tugas yang diberikan. Misalnya kamu sedang menjalankan bisnis dan tekanan dari tuntutan klien semakin berlebihan. Kamu harus ingat kembali bahwa kamu tidak hanya sedang membangun bisnis tetapi juga koneksi yang akan menguntungkan di masa datang. Dengan begitu kamu dapat menyelesaikan tugas dengan lebih efisien.

13. Mengharapkan hal yang tidak terduga

13. Mengharapkan hal yang tidak terduga
Kembangkanlah kesiapan mental agar terbiasa bekerja di bawah tekanan. (Sumber: Pexels)

Melatih diri sendiri untuk dapat bekerja di bawah tekanan dengan lebih baik akan membantu kamu. Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah berhenti untuk menunda-nunda pekerjaan. Di saat yang sama kamu harus tetap mengantisipasi pekerjaan yang akan datang. Kembangkanlah kesiapan mental dengan belajar untuk mengharapkan hal yang tak terduga. Sehingga, ketika situasi yang tidak terduga datang sewaktu-waktu kamu bisa menghadapinya dengan lebih tenang.

Baca juga: Ingin sukses? Kuasai dulu kiat manajemen waktu berikut ini

14. Memiliki waktu tidur yang cukup

Untuk menghadapi bekerja di bawah tekanan, kamu memerlukan tidur yang cukup. Beberapa keuntungan dari tidur dengan baik dan cukup yang dapat membantumu saat bekerja di bawah tekanan adalah meningkatkan memori, menambah stamina, meningkatkan fokus, perhatian yang lebih tajam, dan menurunkan stres. 

15. Mengadopsi teknik mindfulness

15. Mengadopsi teknik mindfulness
Meditasi dapat membantumu lebih tenang dan fokus dalam bekerja di bawah tekanan.. (Sumber: Pexels)

Menerapkan teknik mindfulness dapat meningkatkan kemampuanmu untuk tetap tenang saat bekerja di bawah tekanan. Mindfulness merupakan salah satu teknik meditasi yang paling populer. Teknik tersebut dapat meningkatkan fleksibilitas, kreatifitas, kemampuan beradaptasi, dan ketenangan. Kamu hanya butuh 10 menit dalam satu hari untuk membantumu tetap tenang dan fokus saat bekerja di bawah tekanan.

Apabila dengan tips yang telah diberikan kamu masih kesulitan dalam bekerja di bawah tekanan karena beban yang diberikan di luar kapasitasmu. Mungkin ini saatnya untuk kamu mencari pekerjaan baru. Kamu bisa mendaftarkan diri kamu di marketplace EKRUT untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dan karier yang oke, lho.

Baca juga: 8 Cara menghilangkan stres dengan cepat dan ampuh

Bekerja di bawah tekanan memang tidak mudah dan seringkali menimbulkan stres. Namun, kuncinya adalah tetap menjadi positif dan fokus terhadap pekerjaan yang dilakukan.
Jangan menyerah dan teruslah berlatih menerapkan beragam tips di atas hingga kamu menjadi semakin handal dalam menghadapi situasi kerja penuh tekanan.

kerja di bawah tekanan EKRUT
Last update: 7 September 2021​​​​​​​

Sumber:

  • business2community.com
  • inc.com
  • Forbes.com
  • mindtools.com
  • inc.com

Tags

Share