Media

4 hal yang hambat perkembangan developer
By Maria Yuniar - 20 August 2018
3 min read 137 Views

Sebagai konsultan teknis dalam pembuatan dan pengembangan website dari awal sampai akhir, seorang developer memiliki banyak tuntutan pekerjaan. Seperti halnya profesi lain, ada berbagai hal-hal yang perlu dihindari demi perkembangan karier yang lebih baik. Nah, berikut adalah empat kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh developer pemula yang menghambat pertumbuhan mereka. Apa saja kesalahan tersebut?

 

Tidak mendiskusikan masalah

Ada banyak alasan yang membuat seorang developer ragu untuk mengkomunikasikan kesalahan. Meeting harian ketika tim tidak melaporkan masalah apa pun, seharusnya meningkatkan kewaspadaan product manager. Pengalaman seorang developer diukur dengan caranya melihat suatu penugasan, atau menggunakan tools untuk mencari solusi. Bukan dari caranya menjawab setiap pertanyaan. Oleh karena itu, pengalaman developer diukur dengan pilihan pendekatannya terhadap suatu penugasan, dengan tools tertentu. 

Dengan demikian, budaya keterbukaan penting adanya. Sebab, dengan membagikan informasi mengenai masalah yang muncul dan kesulitan yang ada, semua anggota tim bisa bersinergi. Tujuannya, untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman, sekaligus menyampaikan informasi dengan jujur. Selain membantu product manager, langkah ini juga penting bagi product owner, project manager, dan pemangku kepentingan lainnya.

 

Kurang informasi

Beberapa developer lupa bahwa setiap tugas berasal dari suatu masalah. Jadi, tidak ada salahnya meminta informasi tambahan, termasuk untuk wireframe dan desain akhir. Masalah akan muncul ketika seorang developer ragu-ragu, gagal memperkirakan skenario terbaik, serta masih hitung-hitungan dalam bekerja.

Mengajukan pertanyaan seharusnya menjadi hal yang biasa. Namun untuk beberapa alasan, itu masih sangat sering tidak terjadi. Padahal, informasi sangat penting untuk menganalisis ruang lingkup tugas sebelum mencoba memperkirakan beban kerjanya. Seorang developer sebaiknya melakukan riset singkat. Misalnya, dengan membaca dokumentasi produkm atau menguraikan langkah teknis prioritas. Developer yang tidak takut mengajukan pertanyaan meningkatkan, berpeluang untuk berhasil menghadirkan produk yang cocok bagi pemiliknya, klien, maupun para pemangku kepentingan lain. 

 

Memaksakan penggunaan teknologi baru

Tren teknologi yang terus berkembang kian berubah begitu cepat. Sehingga, sebagian besar dari kita merasa semakin sulit mengikuti arah industri saat ini. Beberapa developer kadang mempertanyakan bahasa pemrograman yang harus dipilih. Apakah Java, Swift, atau React Native? Bagaimana caranya melihat jangka waktu tren tersebut?

Kadang, developer yang sudah berpengalaman sekalipun, bisa tergoda mengikuti tren gelombang baru seperti ini. Yang sering terjadi, developer beradu cepat menguasai programming language itu dan menerapkannya dalam proyek komersial pertamanya. Para developer ini ingin memastikan, produk berkembang sesuai standar baru dalam industri. 

Namun, terkadang para developer gagal mempertimbangkan risiko jangka panjang dari pilihan teknologi mereka ini. Jadi, cobalah untuk menyaring berbagai teknologi baru. Meski ada tren aplikasi atau tools baru, jangan langsung diterapkan pada proyekmu. Kamu boleh saja mempelajarinya. Sebelum menerapkannya, pastikan kamu memiliki konsep yang matang. 

 

Selalu memilih custom sebagai solusi 

Ketika para developer menghadapi tugas kreatif yang cukup besar, mereka sering tergoda untuk membangun fungsi tertentu dari awal. Namun, sebelum beralih pada solusi khusus, mereka perlu memikirkan kembali kebutuhan yang menjadi prioritas. Misalnya dengan mempertimbangkan pengeluaran dalam membangun fungsui khusus, yang pada akhirnya tidak memberikan nilai tambah apa pun bagi user.

Perhitungkan juga biaya di masa mendatang. Sebagai alternatif, kamu bisa memanfaatkan open source gratis yang dikelola komunitas developer. Kamu bahkan bisa berdiskusi secara online dengan mereka. Jika kamu ingin menghadirkan fitur tertentu bagi pengguna, pertimbangan anggaran yang ada dan rencana di masa depan dalam pengembangan produk, sebelum memutuskan memilih custom

Jadi, apa saja yang dibutuhkan seorang developer agar kariernya tidak terhambat? Mudahnya, dengan melakukan kebiasaan baik. Dimulai dari berkomunikasi dengan baik, mendiskusikan masalah yang muncul, menghindari hal-hal yang memicu kesalahan fatal, serta berkomitmen. 

Jika sudah memiliki karakter tersebut sebagai seorang developer, silakan bergabung dengan talent marketplace EKRUT. Ada berbagai peluang sebagai developer dari ratusan perusahaan, termasuk startup, bagi para kandidat berkualitas sepertimu.

 

Rekomendasi bacaan:
Lakukan ini jika kamu terlambat ke kantor
7 kesalahan utama freelancer
Bank Dunia lirik blockchain untuk terbitkan obligasi

 

Sumber:
techinasia.com
toptal.com
sitepoint.com
infoworld.com
 

Tags:

  • produk
  • website
  • pekerjaan
  • developer
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang