Media

7 langkah berani untuk minta naik gaji
By Maria Yuniar - 27 July 2018
3 min read 182 Views

Jika kamu yakin telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dan layak mendapatkan kompensasi yang lebih baik, ada beberapa langkah berani yang harus ditempuh sebelum berjalan ke ruangan atasan dan meminta kenaikan gaji. Berikut ini tujuh langkah yang bisa kamu coba.

 

Ketahui 'harga jual'

Founder The Dots, Pip Jamieson mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu rata-rata gaji untuk profesimu. Tidak perlu pusing. Kamu cukup googling saja untuk mengetahuinya. Kalau ingin tahu nominal yang lebih tepat, kamu bisa juga bertanya ke rekan kerja yang memiliki posisi setara atau lebih tinggi dari kamu. Selain itu, kamu bisa menggali informasi dari perusahaan kompetitor.

Coba kunjungi laman payscale.com, getraised.com, dan salaryexplorer.com sebagai sumber terpercaya yang memberikan rincian gaji bedasarkan posisi serta pengalaman. Kamu bisa menjadikan referensi mengenai gaji tersebut sebagai referensi ketika mengajukan kenaikan gaji kepada perusahaan tempatmu bekerja.

 

Buat janji dengan atasan

Kemungkinannya, atasan akan berkata, "Tidak," kalau kamu tiba-tiba datang ke ruangannya dan minta kenaikan gaji. Jadi, Sally Bibb, penulis The Strengths Book: Discover How to Be Fulfilled in Your Work menyarankan karyawan untuk membuat janji dengan atasan terlebih dahulu. Kamu bisa mengirimkan email untuk meminta waktu berdiskusi dengan atasan. Dengan begitu, atasan kamu tidak akan kaget dengan permintaan kamu kelak.

 

Cari waktu yang pas

Pintar memilih waktu yang tepat untuk meminta kenaikan gaji adalah kuncinya. Pelajari kebiasan yang berlangsung di perusahaan tempatmu bekerja. Misalnya, waktu pemberian kenaikan gaji karyawan. Jangan ragu melangkah setiap kali kamu melihat kesempatan baik. Kamu bisa mencoba langkah ini. Jika atasanmu terlihat gelisah karena ada karyawan yang resign, tak ada salahnya untuk mengajukan permohonan kenaikan gaji. Bisa saja perusahaan mengabulkan permintaanmu karena tidak ingin kehilangan karyawan lagi.

 

Lakukan negosiasi tatap muka

Sebaiknya, kamu mempertimbangkan lagi opsi untuk meminta kenaikan gaji via email. CEO OgilvyOne dari Inggris, Jo Coombs pun tidak menyarankan pilihan tersebut. Memang, berbicara mengenai gaji dengan atasan bukanlah perkara mudah. Namun Coombs pun lebih menghormati karyawannya yang memilih berbicara langsung kepadanya untuk meminta kenaikan gaji, dibanding mengajukannya lewat email.

 

Jangan menunggu terlalu lama

Sebenarnya, agak terlambat kalau kamua baru meminta kenaikan gaji saat review tahunan. Lebih baik, ajukan permohonan beberapa bulan sebelumnya. Sehingga, pada saat review tahunan, atasan bisa menentukan kenaikan gajimu di masa depan.

 

Usulkan kisaran gaji

Berdasarkan sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh peneliti Columbia Business School, Daniel Ames dan Malia Mason tentang metode negosiasi, ada istilah "tandem anchoring. Artinya, kamu sebaiknya mengajukan kisaran minimal dan maksimal kenaikan gaji. Angka terendah yang menjadi target harapan gajimu. Sementara itu, angka tertinggi merupakan target maksimal gajimu.

 

Pikirkan benefit lain

Saat meminta kenaikan gaji, pastikan kamu tak sekedar membicarakan uang. Ingat, masih ada benefit lain termasuk jatah libur, tambahan asuransi, dan fasilitas-fasilitas lain yang menunjang kinerjamu. Jadi, jika perusahaan belum sanggup mengabulkan permohonan kenaikan gajimu, kamu bisa meminta tambahan benefit.

Nah, setelah membaca tips di atas, mudah-mudahan kamu siap untuk mengajukan permohonan kenaikan gaji ya. Semoga berhasil!

 

Rekomendasi bacaan:
Harus bagaimana kalau kena PHK?
Benci pekerjaanmu saat ini?
7 tips agar pengajuan cuti kamu disetujui atasan

 

Sumber:
cosmopolitan.co.id
liputan6.com
rappler.com

Tags:

  • pekerjaan
  • atasan
  • karyawan
  • perusahaan
  • gaji
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang