Media

7 tips agar pengajuan cuti kamu disetujui atasan
By Maria Yuniar - 26 July 2018
4 min read 113 Views

Cuti merupakan salah satu hak yang diterima oleh karyawan. Namun tak jarang, dibutuhkan perjuangan untuk mengajukannya. Bagaimana tidak? Seringkali, proses pengajuannya terbilang sulit dan tidak menjamin akan disetujui atasan. 

Terlebih lagi, jika kamu mengajukan cuti mendekati hari H, sepertinya sulit ya untuk mendapatkan persetujuan. Nah, oleh karena itu, simak tips berikut ini agar atasan langsung menyetujui pengajuan cuti kamu.

 

Pilih waktu terbaik

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan dalam mengajukan cuti adalah memilih waktu terbaik. Rencanakan permintaan kamu untuk cuti ketika atasan akan bersikap paling reseptif atau tidak dalam keadaan emosional. Hindari waktu, hari, atau bulan yang penuh tekanan.

 

Selesaikan tugas

Pastikan pekerjaan kamu terkendali dan dikelola dengan baik pada saat mengajukan cuti. Jika memungkinkan, mintalah waktu istirahat setelah berhasil menyelesaikan suatu proyek atau acara. Jadi, sebaiknya kamu menanyakan kepada perusahaan mengenai kemungkinan untuk mendapatkan cuti. Hindari meminta cuti saat perusahaan sedang dalam masalah.

 

Buat rencana tahunan

Memiliki rencana tahunan dapat membantumu memanfaatkan cuti dengan efisien. Jangan sampai rencana liburanmu bentrok dengan acara atau proyek besar kantor. Selain itu, jangan lupa untuk mendiskusikannya dengan atasan ya!

 

Ajukan secara formal

Biasanya cuti perlu diajukan secara formal. Namun, hal itu kembali lagi pada kebiasaan perusahaan tempat kamu bekerja. Selain dengan meminta persetujuan atasan, kamu perlu mengisi formulir atau mendaftarkannya pada personalia. Ada juga yang hanya harus mengisi aplikasi atau mengirim email kepada bos serta pihak terkait lainnya. Untuk itu, jangan lupa melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebelum mengambil cuti sehingga liburan berjalan lancar.

 

Jangan minta cuti saat tim sibuk

Pertimbangkan pasang surut dan arus aktivitas di divisi kamu sebelum meminta cuti untuk berlibut. Hindari saat-saat sibuk ketika supervisor kamu membutuhkan semua kaki tangannya untuk menyelesaikan tugas sebelum deadline. Jika laporan tahunan kamu jatuh tempo pada awal bulan, maka kamu pasti kesulitan meminta waktu istirahat di pekan-oekan sebelum tenggat waktu itu.

 

Delegasikan tugas

Saat mendekati waktu cuti, pastikan kamu telah mengkomunikasikan pada rekan kerja, anggota tim atau mungkin atasan. Jangan lupa buat daftar pekerjaan atau tugas yang perlu didelegasikan. Hal ini dilakukan agar tanggung jawab tim tidak terbengkalai selama cuti.


 
Tetap bertanggung jawab

Agar permintaan cuti dikabulkan, pastikan atasan bisa mempercayaimu. Berikan jaminan bahwa tugasmu tidak akan terbengkalai. Terlebih, jika rekan-rekan satu divisi sedang dalam periode sibuk-sibuknya. Yakinkan atasan bahwa kamu tetap mengutamakan pekerjaanmu. 

Dengan melakukan tujuh tips tersebut, mudah-mudahan atasan menyetujui permohonan cuti kamu, ya. Ingat, yang penting, jangan sampai pekerjaan kamu terbengkalai akibat cuti.

 

Rekomendasi bacaan:
Google kembangkan software pengganti Android?
Facebook siapkan satelit Internet gantikan Aquila
Setelah tragedi di India, WhatsApp batasi penerima pesan forward

 

Referensi:
thebalancecareers.com
sepulsa.com
detik.com
job-like.com
womantalk.com

Tags:

  • atasan
  • karyawan
  • perusahaan
  • cuti
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang