Careers

Apa itu Akuntan? Yuk, Cari Tahu Mulai dari Pengertian Hingga Kode Etiknya!

Published on
Min read
5 min read
time-icon
Anisa Sekarningrum

Content writer experiences in digital marketing, startup, and writing feature article. 

H1_1._Apa_itu_Akuntan__Yuk_Cari_Tahu_Mulai_dari_Pengertian_Hingga_Kode_Etiknya.jpg

Kamu jago berhitung? Mungkin kamu cocok menjadi seorang Akuntan. Namun, tugas seorang Akuntan tidak hanya berhitung, lho. Mari simak penjelasan selengkapnya mengenai profesi Akuntan berikut ini.

Apa itu Akuntan?


Akuntan adalah profesi ahli akuntansi yang bertugas menyusun hingga menginspeksi administrasi sebuah perusahaan - Pexels

KBBI menjelaskan bahwa Akuntan adalah seorang ahli akuntansi yang bertugas menyusun, membimbing, mengawasi, menginspeksi, dan memperbaiki tata buku serta administrasi perusahaan atau instansi pemerintah.

Akuntan juga dapat berarti sebuah gelar akademis bagi lulusan perguruan tinggi jurusan akuntansi. Seorang Akuntan memiliki tanggung jawab yang besar karena pekerjaannya berhubungan dengan pencatatan dan perhitungan data keuangan sehingga mereka harus teliti agar terhindar dari kesalahan yang dapat berakibat fatal.

Baca juga: 6 Cara menjadi konsultan keuangan yang hebat!

Tugas seorang Akuntan


Salah satu tugas seorang akuntan adalah mengatur pembayaran pajak - Pexels

Seorang Akuntan memiliki beberapa tugas, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Membuat catatan keuangan

Setiap perusahaan membutuhkan seorang pencatat keuangan. Di sinilah profesi seorang Akuntan dibutuhkan. Laporan keuangan adalah hal yang sangat penting sehingga harus dikerjakan dengan rapi dan teliti agar perusahaan dapat dikontrol dengan baik.

2. Melakukan evaluasi anggaran

Evaluasi anggaran adalah sesuatu yang harus dilakukan perusahaan setiap tahunnya guna meningkatkan performa keuangan perusahaan.

3. Mengatur pembayaran pajak

Membayar pajak adalah sebuah kewajiban yang harus dibayarkan individu dan juga perusahaan. Akuntan memiliki tugas untuk mengurus dan mengatur semua perhitungan dan pembayaran pajak secara efisien agar perusahaan dapat menunaikan kewajiban mereka.

4. Menyelidiki kecurangan

Masalah keuangan adalah hal sensitif yang dapat menjadi masalah bagi perusahaan jika tidak ditangani dengan baik. Akuntan bertugas mencegah dan menyelidiki jika terdapat kecurangan, agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

5. Mengontrol keuangan

Seorang Akuntan harus bisa mengontrol keuangan perusahaan dengan baik agar perusahaan terhindar dari kerugian. Terutama karena akuntan menjadi orang yang paham kondisi keuangan perusahaan.

6. Mengatasi masalah keuangan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Akuntan sangat mengetahui keadaan keuangan perusahaan. Sehingga Akuntan harus bisa mengatasi masalah keuangan agar tidak terjadi masalah yang fatal terhadap perusahaan.

7. Meningkatkan keuntungan

Setiap bisnis pasti ingin memiliki keuntungan yang besar dan Akuntan menjadi orang yang dapat membantu perusahaan meningkatkan keuntungan. Salah satu caranya adalah dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

Baca juga: 10 Cara mengatur keuangan yang mudah dan efektif

Skill yang harus dimiliki seorang Akuntan


Salah satu skill yang harus dimiliki seorang akuntan adalah kemampuan berpikir kritis - Pexels

Berikut adalah beberapa keahlian yang perlu dimiliki seorang Akuntan agar dapat mengerjakan tugasnya dengan lebih maksimal.

1. Kemampuan analisis

Seorang Akuntan harus memiliki ketelitian tinggi dan orientasi terhadap detail karena mereka bertugas untuk mengurus laporan keuangan dan memastikan setiap data akurat dan terkini. Seorang Akuntan yang baik dapat melihat laporan analisis dengan cepat untuk menentukan apakah angka dan data yang dihitung sudah tepat atau belum. Mereka juga harus bisa melihat dan menilai apakah output yang dihasilkan masuk akal.

2. Kemampuan organisasi

Kemampuan organisasi sangat dibutuhkan oleh seorang Akuntan karena mereka harus menangani banyak klien, memenuhi tenggat waktu dan mengikuti pedoman pelaporan yang tepat.

3. Berpikir kritis

Salah satu pekerjaan seorang Akuntan adalah menemukan kesalahan, perbedaan, dan hal yang tidak akurat. Untuk memecahkan masalah ini maka akuntan harus bisa berpikir kritis dengan mempertimbangkan semua variabel dan potensi risiko.

4. Komunikasi

Seorang Akuntan harus memiliki kemampuan komunikasi karena mereka harus menjelaskan laporan dan temuan kepada klien mereka dengan pemahaman yang lebih mudah dimengerti.

5. Kemampuan beradaptasi

Profesi seorang Akuntan juga membutuhkan kemampuan beradaptasi agar mereka dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan standar dan protokol hingga kemajuan teknologi, dinamika tempat kerja dan platform baru untuk interaksi klien.

6. Manajemen waktu

Banyak Akuntan yang mengerjakan beberapa proyek dalam satu waktu sehingga mereka membutuhkan kemampuan manajemen waktu agar dapat mengelola pekerjaan dengan efektif dan memberikan hasil yang memuaskan untuk setiap klien mereka.

7. Pengetahuan seputar industri

Akuntan harus memiliki pengetahuan yang luas tentang industri Akuntan dan semua hal terkait laporan keuangan serta cara kerjanya. Keahlian teknis di bidang akuntansi tertentu akan membantu akuntan memahami topik dan pekerjaan mereka lebih cepat.

Contohnya, seperti keterampilan buku besar untuk memahami kredit dan debit, sementara keterampilan rekonsiliasi standar membantu Akuntan membedakan antara buku besar dan neraca saldo.

8. Kemampuan Spreadsheet

Kemampuan teknis untuk memahami Microsoft Excel atau platform Spreadsheet lainnya sangat dibutuhkan seorang Akuntan karena mereka sangat mengandalkan program ini untuk menyelesaikan tugas mereka.

9. Kolaborasi

Seorang Akuntan juga perlu keahlian kolaborasi karena banyak profesional Akuntan yang juga bekerja dalam tim. Dengan berpartisipasi dalam proyek tim dan berkolaborasi dengan rekan kerja, Akuntan dapat menghasilkan output positif bagi perusahaan.

10. Menulis

Profesi Akuntan tidak selalu bekerja dengan angka. Mereka juga memiliki tugas untuk membuat email, surat, hingga laporan, sehingga Akuntan juga memerlukan keterampilan menulis agar dapat menyampaikan hasil temuan dengan baik dan jelas untuk klien mereka.

Kode etik seorang Akuntan


Seorang akuntan harus bekerja berpedoman dengan kode etika akuntan - Pexels

Seorang Akuntan memiliki pedoman kode etik yang berisi landasan dan dasar bagi mereka yang berprofesi sebagai Akuntan agar menciptakan kepercayaan antara semua pihak yang berkaitan seperti organisasi, masyarakat dan perusahaan.

Berikut adalah kode etik akuntan di Indonesia disusun oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI)

  1. Tanggung jawab profesi, selalu menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukan.
  2. Kepentingan publik, semua tindakan wajib berada dalam kerangka pelayanan publik, kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
  3. Integritas dalam rangka memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik harus memenuhi tanggung jawab profesionalnya dengan integritas tinggi.
  4. Objektivitas, semua kegiatan perhitungan dan pengolahan harus menjaga objektivitas, netral dan tak terpengaruh kepentingan tertentu.
  5. Kompetensi dan kehati-hatian.
  6. Kerahasiaan dan menjaga informasi yang diperoleh selama melakukan perhitungan dan pengolahan.
  7. Standar teknis untuk melaksanakan jasa sesuai dengan standar teknis profesional yang berlaku.

Baca juga: 8 Peluang karier lulusan manajemen keuangan dalam dunia kerja saat ini

Macam-macam profesi Akuntan


Ada beragam profesi akuntan, salah satunya adalah akuntan perusahaan yang bekerja untuk sebuah perusahaan - Pexels

Ada beberapa macam profesi seorang Akuntan, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Akuntan Perusahaan

Akuntan Perusahaan adalah mereka yang bekerja menjadi akuntan bagi sebuah perusahaan. Tugas Akuntan Perusahaan adalah menyusun anggaran perusahaan, menyusun laporan akuntansi untuk pihak lain yang masih berkaitan dengan perusahaan, menyusun sistem akuntansi hingga mengurus semua masalah pajak perusahaan.

2. Akuntan Publik

Akuntan Publik adalah mereka yang dapat menawarkan jasa independen kepada masyarakat umum. Jika kamu membutuhkan jasa akuntan untuk memeriksa laporan keuangan, menyusun sistem akuntansi juga menangani masalah pajak, Akuntan Publik dapat membantu kamu menangani semua hal tersebut. 

Ada beberapa jasa yang biasanya ditawarkan Akuntan Publik, yaitu:

  • Jasa assurance yaitu jasa profesional independen yang juga dikenal dengan sebutan jasa audit untuk meningkatkan informasi bagi pengambil keputusan.
  • Jasa atestasi adalah salah satu tipe jasa assurance yang merupakan pernyataan pendapat atau pertimbangan seseorang yang independen dan kompeten serta mengerti mengenai asersi suatu entitas yang sesuai dalam hal berupa material dengan kriteria yang sudah ditetapkan.
  • Jasa non assurance yaitu jasa yang dihasilkan oleh mereka yang tidak memberikan pendapat, keyakinan negatif, serta ringkasan suatu pertemuan atau bentuk lainnya.

Baca juga: Akuntan Publik: Pengertian, Bidang Jasa, Perizinan dan Tips

3. Akuntan Pemerintah

Akuntan yang bekerja di perusahaan pemerintah dikenal dengan profesi Akuntan Pemerintah. Mereka bekerja untuk memeriksa dan mengawasi aliran keuangan negara serta membuat rancangan sistem akuntansi untuk proyek pemerintahan.

4. Akuntan Pendidik

Akuntan Pendidik adalah tenaga pendidik untuk ilmu akuntansi yang bekerja di lembaga pendidikan seperti perguruan tinggi. Tugas Akuntan Pendidik adalah membuat dan merancang kurikulum untuk pendidikan akuntansi, mengajarkan akuntansi hingga melakukan penelitian di bidang ilmu akuntansi.

5. Akuntan Internal

Akuntan Internal adalah mereka yang menjadi bagian dari sebuah perusahaan. Akuntan Internal memiliki jabatan staf hingga kepala bagian akuntansi atau direktur keuangan. Tugas Akuntan Internal adalah menyusun laporan keuangan serta anggaran perusahaan.

6. Akuntan Pajak

Seorang Akuntan Pajak bertugas untuk mencatat dan membuat pembukuan pajak perusahaan. Mereka juga bertugas mengatur keuangan yang akan dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Pajak.

7. Akuntan Syariah

Untuk perusahaan yang berpatokan pada hukum syariah Islam biasanya membutuhkan seorang Akuntan Syariah yang memiliki pengetahuan lebih tentang perencanaan keuangan sesuai dengan standar akuntansi syariah yang berpegangan pada keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca juga: 5 Cara mengatur keuangan untuk menikah bagi karyawan

Itu tadi informasi mengenai profesi seorang Akuntan. Semoga informasi tadi dapat membantu kamu memahami lebih dalam mengenai profesi ini, ya.

Kamu ingin bekerja menjadi seorang Akuntan? Yuk, coba daftarkan diri kamu untuk menjadi talent di EKRUT. Semua proses dan bantuan professional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

Untuk mengetahui selengkapnya mengenai EKRUT, kamu juga bisa tonton video berikut ini.

sign up EKRUT

Sumber:

  • finata
  • idntimes
  • akuntansi.uma
  • accounting
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1.jpg

    Careers

    Contoh Proposal Usaha Pengajuan Dana Investor Beserta Panduan Menyusunnya

    Felixitas Yolanda

    28 November 2022
    6 min read
    H1_Founder_Adalah_Tugas_dan_Tanggung_Jawab__Skill-set_(1).jpg

    Expert's Corner

    Founder Adalah: 5 Tugas dan Tanggung Jawab, Skill-set, serta Perbedaannya dengan CEO dan Owner

    Sartika Nuralifah

    25 November 2022
    5 min read
    H1_Surat_Dinas.jpg

    Careers

    10 Contoh Surat Dinas dari Berbagai Instansi Beserta Struktur Penulisannya

    Algonz D.B. Raharja

    25 November 2022
    5 min read

    Video