Published on

Careers

8 Peluang karier lulusan manajemen keuangan dalam dunia kerja saat ini

Nurina Ulfah

H1_manajemen_keuangan.jpg

Keuangan merupakan salah satu pondasi yang kuat untuk pertumbuhan dan perkembangan perusahaan. Keuangan juga dapat dikatakan sebagai hal yang paling riskan dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu, keuangan harus dikelola dengan baik oleh seorang manajer keuangan. Lalu, apa itu manajemen keuangan? Apa saja peluang karier lulusan manajemen keuangan saat ini? Berikut rangkumannya!

Baca juga: 10 Cara Mengatur Keuangan yang Mudah dan Efektif

Apa itu manajemen keuangan?


manajemen keuangan adalah aspek yang fundamental dalam perusahaan. (sumber: pexels)

Manajemen keuangan adalah kegiatan perencanaan, pengelolaan, penyimpanan, serta pengendalian dana dan aset yang dimiliki suatu perusahaan. Pengelolaan keuangan juga penting untuk dilakukan. Pengelolaan ini bisa dimulai dari perencanaan keuangan yang bisa dilakukan baik oleh perorangan maupun perusahaan. Manajemen keuangan adalah segala kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan cara memperoleh, menggunakan, serta mengelola keuangan perusahaan untuk mencapai tujuan utama perusahaan.

Namun, masih banyak yang merasa kebingungan, bahkan kesulitan akan bagaimana cara yang tepat untuk mengelola keuangan pribadi, serta bisnisnya. Berikut ini adalah sejumlah definisi mengenai manajemen keuangan menurut para ahli.

  • “Manajemen keuangan berkaitan dengan perolehan, pendanaan, dan manajemen aset dengan didasari beberapa tujuan umum.” Definisi ini disampaikan James C. Van Horne dan John M. Wachowicz, Jr. dalam buku Fundamentals of Financial Management.
  • “Manajemen keuangan adalah keseluruhan aktivitas yang bersangkutan dengan usaha untuk mendapatkan dana dan menggunakan atau mengalokasikan dana tersebut.” Bambang Riyanto menuliskan definisi tersebut dalam buku Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan.
  • “Manajemen keuangan adalah pengaturan kegiatan keuangan.” Pengertian tersebut disampaikan Suad Husnan dalam buku Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.
  • “Manajemen keuangan adalah bidang manajemen bisnis yang memiliki tujuan untuk digunakan secara bijaksana dan seleksi yang saksama dari sumber-sumber modal untuk memungkinkan adanya unit pengeluaran untuk dapat bergerak ke luar mencapai tujuan.” J.F. Bradley mengemukakan pandangannya tersebut dalam buku Administrative Financial Management.

Secara umum bisa ditarik kesimpulan bahwa pengertian manajemen keuangan adalah kegiatan-kegiatan perusahaan ataupun organisasi yang berkaitan dengan cara untuk memperoleh pendanaan modal kerja, menggunakan dana tersebut dengan efektif, serta mengelola aset-aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut.

Baca juga: 18 Aplikasi Pengatur Keuangan Terbaik Untuk Android dan iOS

Tujuan manajemen keuangan bagi perusahaan


berikut beberapa tujuan manajemen keuangan bagi perusahaan. (sumber: pexels)

Tujuan manajemen keuangan bagi perusahaan atau bisnis adalah sebagai alat yang mengontrol sebagian besar kegiatan manajemen. Manajemen keuangan juga menjadi salah satu tanggung jawab paling penting dari pemilik dan manajer perusahaan. Mereka harus mempertimbangkan berbagai konsekuensi dari keputusan manajemen mereka terhadap laba, arus kas, dan pada keseluruhan kondisi keuangan perusahaan seperti yang tertera pada laporan keuangan perusahaan.

Hal ini dikarenakan kegiatan dari setiap aspek bisnis berdampak pada kinerja keuangan perusahaan. Aktivitas manajemen keuangan harus dievaluasi dan dikendalikan secara rutin oleh pemilik dan manajer perusahaan agar tujuan manajemen keuangan itu sendiri bisa tercapai.

Data dari manajemen keuangan menampilkan ringkasan statistik kepada pemilik dan manajer dengan tujuan untuk menilai efektivitas dan efisiensi perusahaan mereka. Banyak bisnis menggunakan alat atau software keuangan yang memungkinkan pemilik dan manajer mengakses dan menggunakan teknik manajemen yang telah teruji untuk meningkatkan kegiatan operasional perusahaan mereka.

1. Sebagai siklus kehidupan bisnis atau perusahaan

Sebagian besar bisnis atau perusahaan mengalami kerugian dan arus kas negatif selama periode berjalan. Tujuan manajemen keuangan adalah untuk menanggulangi hal tersebut. Manajer harus memastikan bahwa mereka memiliki cukup uang tunai untuk membayar karyawan dan pemasok meskipun mereka memiliki lebih banyak kas keluar daripada kas masuk pada periode awal bisnis dibangun. Ini berarti pemilik harus membuat proyeksi keuangan dari arus kas negatif yang terjadi sehingga ia mempunyai ide berapa banyak modal yang akan dibutuhkan untuk mendanai bisnis sampai bisa membalikkan keadaan.

Ketika bisnis mulai tumbuh berkembang, bisnis akan membutuhkan lebih banyak uang tunai untuk membiayai pertumbuhannya. Perencanaan dan penganggaran untuk kebutuhan keuangan ini sangatlah penting. Memutuskan untuk mendanai ekspansi dari kas internal atau meminjam dari kreditur adalah keputusan yang dibuat oleh manajer keuangan. Manajemen keuangan menemukan sumber dana yang tepat dengan biaya terendah, mengendalikan biaya modal perusahaan dan tidak membiarkan leverage menjadi terlalu tinggi dengan mencari pinjaman-pinjaman berisiko tinggi.

2. Manajemen keuangan dalam aktivitas operasional normal

Dalam aktivitas operasional normal, bisnis atau perusahaan menyediakan produk atau jasa, melakukan penjualan kepada pelanggannya, mengumpulkan uang dan mengulang lagi siklus tersebut. Manajemen keuangan menggerakkan uang kas secara efisien melalui siklus tersebut. Ini berarti bahwa mengelola rasio omzet bahan baku dan persediaan barang jadi, menjual kepada pelanggan, mengumpulkan piutang tepat waktu, dan memulai lagi siklusnya dari awal dengan membeli lebih banyak bahan baku. Sementara itu, bisnis harus membayar berbagai biaya dan tagihan. Semua ini tentu harus dibayar dengan uang kas dan dibutuhkan strategi manajemen keuangan yang tepat untuk memastikan bahwa arus kas mengalir secara efisien.

Tujuan manajemen keuangan adalah juga untuk menanggulangi faktor eksternal yaitu kondisi ekonomi yang berfluktuatif. Bisnis harus merencanakan untuk memiliki likuiditas yang cukup ketika menghadapi penurunan kondisi ekonomi. Jika tidak, maka bisnis mungkin akan mengalami kebangkrutan karena kekurangan uang kas untuk menutupi berbagai biaya operasional.

3. Pelaporan kegiatan operasional bisnis

Setiap bisnis atau perusahaan bertanggung jawab untuk menyediakan laporan operasionalnya. Pemegang saham dan investor tentu ingin melihat informasi tentang pengembalian dan keamanan investasi mereka. Manajer memerlukan jenis laporan lain dengan indikator kinerja dan performa utama yang mengukur aktivitas dari berbagai divisi perusahaan. Selain itu untuk mencapai tujuan manajemen keuangan ini, sistem harus dibuat komprehensif sehingga mampu menghasilkan berbagai jenis laporan yang dibutuhkan oleh semua pengguna Laporan Keuangan (investor, kreditur, pemegang saham, dan lainnya).

4. Pengarsipan, pelaporan, dan pembayaran pajak

Pemerintah akan selalu ada untuk mengumpulkan pajak dari setiap jenis perusahaan. Fungsi dari manajemen keuangan salah satunya untuk merencanakan dan membayar pajak perusahaan secara tepat waktu.

Baca juga: 8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat dan Ideal

Mengenal jurusan manajemen keuangan


jurusan manajemen keuangan di perkuliahan. (sumber: pexels)

Memasuki dunia perkuliahan tentu dimulai dulu dengan perjuangan mencari jurusan terbaik. Perlu dilakukan banyak sekali pertimbangan, mulai dari kemampuan dan keahlian sampai prospek kerjanya seperti apa. Khusus untuk kamu yang memang teliti dan tertarik dengan masalah keuangan, seperti menghitung uang dan menyusun laporan arus keluar masuk uang, mungkin selain memilih jurusan akuntansi juga bisa memperimbangkan jurusan manajemen keuangan.

Deskripsi jurusan manajemen keuangan

Jurusan manajemen keuangan adalah gabungan dari ilmu manajemen dan keuangan atau bisa diartikan sebagai pengaplikasian ilmu manajemen pada bidang keuangan. Pada jurusan ini, kamu akan belajar merencanakan, mengelola hingga menggunakan keuangan perusahaan dengan baik. Kamu juga belajar menganalisis aspek keuangan dan moneter termasuk kinerja perusahaan bisnis, lembaga perbankan, dan organisasi lainnya.

Ilmu yang akan kamu dapatkan dengan berkuliah di jurusan ini sangatlah bermanfaat. Kamu akan mempelajari tentang bagaimana cara memanajemen kas perusahaan, mengendalikan hutang piutang, mengoptimalkan pemanfaatan modal dan investasi, serta mengawasi semua aspek keuangan agar tidak terjadi kesalahan atau kecurangan.

Manajemen keuangan sangat cocok bagi kamu yang memiliki karakter kritis, independen, suka berhitung, suka menganalisis, observan, rasional, dan suka melakukan riset. Adapun pelajaran SMA yang berkaitan dengan jurusan ini adalah ekonomi, matematika dan bahasa Inggris.

Kamu yang memiliki minat terhadap bisnis, terutama dalam mengatur keuangan, sangat direkomendasikan mendaftar di jurusan ini. Saat berkuliah di jurusan ini, kamu juga akan mendapatkan kemampuan yang nantinya akan berguna untuk diri kamu sendiri. Kemampuan itu adalah kemampuan untuk mengelola dan mengatur keuangan pribadi. Mengatur keuangan adalah keahlian yang penting, kamu dapat menerapkannya dalam urusan apapun, seperti urusan pribadi, rumah tangga hingga bisnis. Dengan begitu, tidak hanya sebatas teori saja hasil dari perkuliahan di jurusan ini. Namun, juga bisa kamu terapkan untuk kebaikan diri dan kegiatan sehari-harimu.

Daftar mata kuliah jurusan manajemen keuangan

Jurusan ini cukup berbeda dari jurusan manajemen pada umumnya. Di manajemen keuangan, kamu akan lebih fokus belajar mengenai pengelolaan sumber daya keuangan perusahaan. Sehingga kamu harus bisa optimal ketika bekerja sendiri. Ada banyak materi hitung-hitungan di jurusan ini. Selain itu, kamu juga akan banyak belajar dari para pengusaha sukses mengenai strategi bisnis mereka.

Tak hanya mempelajari tentang keuangan perusahaan, di jurusan manajemen keuangan kamu juga akan mempelajari mengenai lembaga perbankan, perpajakan, perdagangan internasional, asuransi, hingga hukum bisnis. Untuk memberi sedikit gambaran apa saja yang akan dipelajari di jurusan ini. Beberapa mata kuliah jurusan manajemen keuangan antara lain:

  • Obligasi
  • Ekonometri
  • Keuangan perusahaan
  • Keuangan pemerintahan
  • Manajemen portofolio
  • Statistik
  • Ekonomi bisnis
  • Matematika bisnis
  • Hukum bisnis
  • Etika bisnis
  • Perpajakan
  • Bank dan lembaga keuangan
  • Manajemen sumber daya manusia
  • Perdagangan internasional
  • Manajemen dana bank
  • Analisis laporan keuangan
  • Asuransi dan manajemen berisiko

Baca juga: Mudah, Ini 6 Cara Menabung yang Benar untuk Anak Muda

8 Peluang karier lulusan manajemen keuangan


peluang karier lulusan manajemen keuangan. (sumber: pexels)

Erat hubungannya dengan keuangan, lulusan dari manajemen keuangan memiliki prospek kerja yang luas dan menjanjikan. Kamu dapat mengaplikasikan gelar dan ilmu yang didapat semasa kuliah di berbagai sektor. Pilihan karier yang biasanya menjadi cita-cita mahasiswa jurusan ini adalah menjadi seorang manajer keuangan. Di posisi ini, kamu akan berfokus pada penciptaan dan penerapan strategi keuangan untuk menunjang eksistensi bisnis suatu perusahaan.

1. Akuntan

Lulusan manajemen keuangan berpotensi berkarier sebagai akuntan. Pekerjaan ini membutuhkan tenaga ahli untuk menganalisis dan mempersiapkan laporan keuangan, sementara kamu sudah mendapatkan ilmunya saat kuliah. Untuk mematenkan posisi kamu sebagai seorang akuntan, kamu hanya tinggal perlu mengikuti ujian sertifikasi akuntan publik.

2. Wirausaha (entrepreneur)

Buat kamu yang berjiwa bisnis, tidak ada larangan bagi kamu untuk menjadi entrepreneur muda selepas kuliah. Justru pengetahuan mengenai strategi bisnis dan pengelolaan keuangan yang kamu dapat di bangku kuliah sangat bermanfaat ketika kamu membangun dan menjalankan bisnis sendiri. Tak terkecuali juga dengan banyak relasi yang kamu bangun semasa kuliah yang bisa menguntungkan bisnis kamu.

3. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)

Kalau kamu berkeinginan untuk bekerja di instansi pemerintah, lulusan jurusan manajemen keuangan juga bisa bekerja di salah satu lembaga pemerintah yang berfokus pada pengawasan pengauditan lembaga-lembaga negara yaitu Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Lembaga ini membuka kesempatan bagi lulusan S1 jurusan manajemen ataupun manajemen keuangan untuk menduduki jabatan pemeriksa ahli pertama.

4. Makelar saham (broker saham)

Makelar saham atau dikenal juga dengan broker saham atau pialang saham adalah orang yang memiliki izin atau lisensi melakukan transaksi jual-beli saham di bursa efek. Broker saham bertugas sebagai penghubung investor untuk transaksi jual beli saham, obligasi, dan mata uang asing di pasar modal.

5. Konsultan pajak

Konsultan pajak merupakan sebutan bagi orang yang menawarkan jasa konsultasi bidang perpajakan untuk membantu wajib pajak perorangan maupun wajib pajak badan dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya. Konsultan pajak membantu mengurus hal-hal yang berkaitan dengan kepatuhan pajak kliennya, mulai dari menghitung, membayar, juga melaporkannya. Konsultan pajak menawarkan jasa konsultansi masalah perpajakan, selain itu juga bisa melakukan perencanaan pajak untuk mengoptimalkan keuntungan klien.

6. Bagian keuangan (finance)

Berbicara mengenai bagian keuangan di perusahaan merupakan salah satu bagian yang penting. Nah, tentu hal ini menjadikan tim yang tergabung di dalam bagian keuangan juga menjadi tim yang penting dalam unit kerja perusahaan. Karena peran bagian keuangan adalah mengatur segala urusan keuangan yang menyangkut perusahaan.

Urusan keuangan yang dipegang tim keuangan antara lain pencatatan transaksi, mengelola pemasukan dan alur kas serta melakukan kegiatan akuntansi termasuk pembayaran. Seorang bagian keuangan harus bertanggung jawab penuh dalam arus informasi keuangan. Besarnya tanggung jawab tergantung dari area kerja perusahaan dan kompleksitas perusahaan.

7. Financial planner

Financial planner atau perencana keuangan memiliki tugas membantu mengelola dan merencanakan keuangan klien agar tujuan finansialnya dapat tercapai. Seorang perencana keuangan yang baik akan membantu merencanakan finansial kliennya dengan memandang segala aspek dan situasi keuangan yang tengah dihadapi klien.

8. Pegawai bank (account officer)

Pegawai bank bertanggung jawab atas usaha penyimpanan dan penyaluran dana milik masyarakat kepada masyarakat lain yang membutuhkan. Pegawai bank juga memberikan jasa penukaran uang seperti transfer dan wesel, serta usaha penjualan investasi keuangan seperti obligasi pemerintah dan dana investasi. Di dalam bidang usaha apapun, diperlukan pengetahuan khusus bidang keuangan.

Baca juga: Financial Advisor Membantu Manajemen Keuangan Lebih Lancar

Itulah pengertian, tujuan, serta jurusan dan peluang karier lulusan manajemen keuangan. Jika kamu tertarik berkarier sebagai manajer keuangan, EKRUT punya segudang informasi tentang ini, lho! Mulai dari lowongan pekerjaan, diskusi pekerjaan, dan berbagai kebutuhan lainnya terkait dengan pekerjaan.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

sign up EKRUT

Sumber:

  • quipper.com
  • jurnal.id
  • pknstan.ac.id
  • clemson.edu

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-kata-kata-motivasi.jpg

    Lainnya

    25+ Kata-kata Motivasi untuk Penyemangat Diri Sendiri!

    Arin Khurota

    01 July 2022
    7 min read
    H1_10__Rekomendasi_Peralatan_Kantor_Beserta_Fungsinya_yang_Wajib_Kamu_Miliki.jpg

    Careers

    10+ Rekomendasi Peralatan Kantor beserta Fungsinya yang Wajib Kamu Miliki

    Farah Reginda

    01 July 2022
    6 min read
    H1_user_experience_adalah.jpg

    Technology

    User Experience: Pengertian, Tujuan, dan 7 Aspek yang Penting dalam Membangunnya

    Alvina Vivian

    01 July 2022
    6 min read

    Video