Published on

Expert's Corner

Arranger Adalah: Definisi, Peran dan Tanggung Jawab Beserta 7 Skill yang Harus Dimilikinya

Anisa Sekarningrum

H1_1._Arranger_Adalah_Definisi__Peran_dan_Tanggung_Jawab__Serta_Skill_yang_Harus_Dimilikinya.jpg

Seorang music arranger adalah mereka yang bertanggung jawab membuat musik untuk sebuah lagu, film, sinetron, dan juga iklan. Simak pengertian, tanggung jawab, skill, hingga jenjang karier music arranger berikut ini.

Apa itu arranger?


Seorang music arranger perlu memiliki pengalaman bermusik yang panjang untuk melatih kemampuannya dalam bermusik - Pexels

Music arranger adalah seorang penata musik yang memiliki tanggung jawab untuk mengatur dan membuat aransemen musik untuk sebuah single, album, film, serial televisi, seni pertunjukan, iklan, dan lain-lain. Umumnya, seorang music arranger adalah mereka yang telah memiliki karier bermusik, pengalaman musikal, atau proses berkesenian yang relatif panjang sehingga mereka memiliki kemampuan untuk membuat musik lebih enak didengar.

Untuk memiliki pengalaman bermusik yang panjang, seorang music arranger umumnya suka mendengarkan musik, dapat memainkan alat musik, memahami ilmu harmoni, melodi, rhythm, tone color, dapat membaca partitur musik dan membuat music score. Seorang music arranger dapat mengubah nada dan suasana hati sebuah karya dengan mengubah tempo, instrumen, harmoni, dan melodi. Penata musik atau music arranger adalah sebuah profesi yang tidak dijalani sendirian.

Dalam menjalankan pekerjaannya, arranger akan bekerja sama dengan musisi lain untuk membuat, mengubah, dan memproduksi sebuah karya musik. Contohnya, penata musik dalam film akan bekerja sama dengan sutradara, penata musik untuk sebuah lagu akan bekerja bersama penyanyi yang menyanyikan lagu tersebut, dan juga profesional di bidang kreatif lainnya seperti musisi, produser, dan konduktor.

Baca juga: 10 Playlist Spotify yang Cocok untuk Didengarkan Selama Bekerja

Peran dan tanggung jawab arranger


Salah satu tanggung jawab seorang music arranger adalah menjamin kualitas musik yang diproduksi baik dan layak - Pexels

Seorang music arranger memiliki beberapa peran dan tanggung jawab dalam menjalani profesi mereka. Beberapa tanggung jawab music arranger adalah sebagai berikut.

1. Menciptakan karya musik

Salah satu peran dan tanggung jawab terbesar arranger adalah menciptakan sebuah karya musik, membuat aransemen, lirik, hingga pengisian vokal dalam lagu. Penata musik juga harus dapat menyesuaikan harmoni dan melodi untuk mengubah suasana dan nada dari sebuah karya. Contohnya, seorang music arranger diminta untuk mengubah lagu populer dengan memperlambat temponya untuk dimasukkan ke dalam adegan film yang suram.

2. Menjamin kualitas musik

Seorang arranger juga bertanggung jawab menjamin musik yang mereka buat agar enak didengar dan layak untuk diproduksi mulai dari komposisi musik, keseimbangan bunyi, hingga efek dan aransemen.

3. Membuat music score

Seorang arranger memiliki tanggung jawab untuk membuat music score, yaitu rangkaian alunan musik instrumen lepas yang tidak berbentuk seperti lagu. Umumnya, music score digunakan untuk mengiringi sebuah film.

4. Mengedit potongan musik

Dalam proses aransemen musik, music arranger juga akan melakukan pengeditan dan revisi seperti menambahkan atau menghapus trek vocal, mengubah instrumen, dan mengubah tempo lagu.

5. Bereksperimen dengan musik

Seorang music arranger adalah pekerja kreatif sehingga mereka harus dapat menggunakan instrumen atau program musik agar dapat bereksperimen dengan musik dan menciptakan musik yang baru.

6. Transkripsi komposisi ke dalam notasi musik

Saat seorang arranger memiliki ide untuk membuat komposisi baru atau mengubah komposisi yang sudah ada, mereka dapat menggunakan perangkat lunak atau sekadar pena dan kertas untuk menyalin komposisi musik menggunakan notasi yang dipahami oleh musisi dan pemain lain.

Baca juga: Butuh Semangat Kerja? Ini 5 Ide Playlist Spotify untuk Kamu!

Skill yang harus dimiliki arranger


Salah satu skill penting dari seorang music arranger adalah dapat bermain alat musik dan dapat mengoperasikan teknologi - Pexels

Ada beberapa skill yang harus dimiliki seorang arranger agar mereka dapat bekerja maksimal dan menghasilkan musik yang berkualitas. Beberapa skill seorang music arranger adalah sebagai berikut.

1. Kemampuan bermusik

Seorang penata musik akan bekerja dengan banyak musisi dan grup pertunjukan yang berbeda untuk membantu mereka mencapai suara yang ideal, sehingga music arranger perlu memiliki pemahaman menyeluruh tentang bagaimana berbagai elemen lagu berfungsi bersama.

Keterampilan dalam berbagai instrumen dan karya vokal dapat meningkatkan kerja seorang music arranger. Beberapa arranger juga mengikuti pelatihan format untuk belajar tentang teori musik agar dapat mengembangkan keterampilan mereka dengan berbagai instrumen.

2. Mengoperasikan alat musik

Untuk dapat membuat musik yang berkualitas, seorang arranger harus dapat mengoperasikan alat musik, mengatur keseimbangan bunyi (biasanya antara musik dan suara penyanyi), serta menciptakan bunyi yang dibutuhkan.

3. Menggunakan teknologi untuk membuat karya

Teknologi yang semakin canggih juga digunakan dalam pembuatan karya musik, sehingga seorang music arranger harus dapat mengoperasikan komputer dan teknologi lain agar mereka dapat memanipulasi potongan dan mengatur musik baru. Mereka juga perlu memahami cara mengoperasikan beberapa perangkat lunak musik dan program produksi tingkat lanjut.

4. Kreativitas

Kreativitas adalah keterampilan yang sangat dibutuhkan music arranger agar dapat mengembangkan ide-ide baru dan menciptakan karya atau aransemen yang original. Dengan berpikir kreatif, arranger dapat membayangkan cara-cara untuk meningkatkan kualitas sebuah karya musik. Beberapa arranger mencoba mengembangkan kreativitas mereka dengan belajar tentang bentuk seni serta mencari inspirasi dan bereksperimen dengan suara dan lagu baru.

5. Berpikir kritis

Seorang arranger juga perlu kemampuan berpikir kritis agar dapat mengidentifikasi masalah dan menawarkan solusi yang layak. Pemikiran kritis saat bekerja dengan musisi lain juga dibutuhkan agar dapat memecahkan masalah komunikasi dan kolaborasi. Keterampilan ini penting bagi arranger karena mereka harus memperhatikan hal kecil dan harus bekerja secara detail agar tidak ditemukan kesalahan sepele saat membuat karya musik, sehingga musik yang diproduksi dapat didengarkan dengan baik.

6. Manajemen waktu

Profesi music arranger adalah pekerjaan yang memiliki deadline ketat, sehingga mereka harus bisa mengatur waktu dengan baik agar semua target pekerjaan dapat selesai sebelum waktu yang ditentukan dan kualitas musik yang diproduksi pun layak sesuai keinginan klien.

7. Kesabaran

Seorang music arranger mungkin akan mengalami beberapa kali kegagalan, percobaan, serta pengeditan berkali-kali sebelum menghasilkan musik yang luar biasa. Sehingga, kesabaran adalah kunci agar music arranger tetap dapat bekerja dengan profesional.

Baca juga: 10 Rekomendasi Podcast di Spotify yang Wajib Didengar Tahun 2022

Jenjang karier arranger


Seorang music arranger harus punya kepekaan dalam bermusik - Pexels

Untuk menjadi seorang music arranger, kamu memerlukan jam terbang yang tinggi karena pengalaman akan membantu kamu mengasah ketajaman dan kemampuanmu dalam memahami musik. Salah satu penata musik terkenal Indonesia, Djaduk Ferianto menjelaskan bahwa profesi music arranger harus melewati proses berkesenian yang panjang agar memiliki wawasan musik yang luas. Dirinya sendiri telah aktif berkesenian sejak kecil.

Djaduk menambahkan bahwa seorang penata musik harus punya kepekaan dalam bermusik karena mereka akan dinilai dari karya-karyanya. Sebagai awal mula karier, kamu dapat melibatkan diri dalam penggarapan sebuah lagu untuk single atau album. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan pengalaman untuk membuat musik untuk pertunjukan seni, iklan, sinetron, atau film.

Seorang penata musik atau music arranger adalah profesi yang dibutuhkan dalam pembuatan sebuah film. Untuk dapat bekerja dengan baik sebagai penata musik film, kamu harus dapat mendefinisikan kemauan sutradara seperti yang disebutkan oleh penata musik film, Thoersi Argeswara.

Mengenai pendapatan seorang music arranger, Windra Benyamin mengaku bahwa dirinya bisa mendapatkan honor di atas Rp50 juta saat menjadi penata musik untuk film. Namun, Windra mengaku bisa mendapatkan honor yang lebih tinggi untuk music score iklan.

Baca juga: Mau Jadi Podcaster? Berikut Cara Membuat Podcast di Spotify!

Itu tadi informasi mengenai profesi seorang music arranger. Apakah kamu memiliki skill untuk menjadi seorang music arranger?

Jika kamu saat ini masih belum memiliki pekerjaan, coba daftarkan diri kamu untuk menjadi talent di EKRUT. Semua proses dan bantuan profesional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

Sumber: 

  • berklee.edu
  • indeed.com
  • campus.quipper.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    cara-interview-kerja-yang-baik-EKRUT.jpg

    Careers

    12 Cara Interview Kerja yang Baik Agar Bisa Diterima

    Lita Lia

    06 July 2022
    6 min read
    cover.jpg

    Careers

    12 Contoh Etos Kerja yang Penting Bagi Perkembangan Karier

    Detty Risetya

    06 July 2022
    5 min read
    H1.jpg

    Careers

    5 Contoh Biografi Diri Sendiri untuk Peluang dan Perkembangan Karier

    Alvina Vivian

    06 July 2022
    6 min read

    Video