Media

Bagaimana cara menceritakan riwayat pekerjaan dalam interview?
By Maria Yuniar - 11 September 2018
4 min read 808 Views

Setiap orang tentu ingin bisa melewati proses wawancara kerja dengan mulus. Untuk melewati tahapan interview, kamu harus bisa meyakinkan perekrut bahwa kamu adalah kandidat yang tepat. (Baca juga: Pernah coba latihan interview dan merekamnya?)

Namun, dengan banyaknya pelamar, tak mudah bagimu untuk terlihat menonjol di mata perekrut. Bila tak tepat mengatur strategi, kamu dengan pengalaman-pengalaman hebatmu malah bisa terlihat biasa-biasa saja. Untuk itu, simak empat tips berikut untuk menceritakan riwayat pekerjaanmu agar perekrut tak bosan saat mendengarkanmu dalam interview.

 

Ceritakan awal mula riwayat pekerjaan saat interview

Salah satu yang disukai oleh perekrut dari seorang kandidat adalah semangat yang ia miliki. Karena itu, dibanding sekadar mengatakan bahwa kamu menyukai bidangmu, ceritakanlah mengapa kamu tertarik dengan bidangmu itu. (Baca juga: Apa saja 10 pertanyaan umum dalam interview kerja?)

Seorang konsultan karier, Ronda Ansted, menyarankan kandidat untuk membagian cerita personal kepada perekrut mengenai alasan memilih jalur karier saat ini. Contohnya, jika perekrut menanyakan pengalaman berorganisasi, kamu pun bisa menceritakan kesenanganmu dalam mengelompokkan setiap benda pada tempatnya. Kebiasaan ini akan membantumu memperoleh posisi sebagai project manager. 

 

Sebutkan prestasimu

Setelah menyatakan ketertarikanmu pada bidang tersebut, kini saatnya kamu menjelaskan pengalaman kerjamu. Konsultan karier, Joseph Liu mengatakan, seorang kandidat harus menjelaskan prestasi dan transisi dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya.

Apa gunanya? Untuk membantu perekrut memahami perkembangan kandidat dalam karier, sekaligus menyiapkan pertanyaan selanjutnya dan memahami kemampuan komunikasi kandidat.

Namun, dalam tahap ini, para kandidat cenderung menjelaskan riwayat pekerjaan dari posisi terbawah hingga posisi teratas. Padahal, dengan skema tersebut, perekrut tidak akan mendapatkan informasi yang berarti. (Baca juga: Trik jitu agar cepat dipanggil interview kerja)

Karena itu, sebaiknya berikan penjelasan riwayat pekerjaan dari posisi terakhir terlebih dahulu. Untuk itu, kamu bisa memutuskan kelebihan yang ingin kamu tonjolkan dari dirimu dan hubungkan kelebihan tersebut dengan pengalamanmu.


Sumber: twitter.com

 

Ceritakan pengalaman relevan

Sebelum memulai wawancara, kamu harus memahami dirimu terlebih dahulu. Hal ini cukup penting mengingat pada sesi wawancara kamu harus bisa memberikan penjelasan yang meyakinkan tentang dirimu. 

Sayangnya, untuk meyakinkan perekrut bahwa kamu adalah kandidat yang tepat tak semudah itu. Kamu perlu memberikan contoh bahwa kamu memiliki pengalaman yang relevan. 

Untuk itu, kamu bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut untuk membantumu memberi penjelasan yang meyakinkan:

  • Apa yang membuatmu tertarik pada pekerjaan tersebut?
  • Apa yang membuatmu ingin melamar?
  • Mengapa kamu melamar di perusahaan ini?
  • Bagaimana misi perusahaan bisa sejalan dengan nilai-nilai yang kamu percaya?

Kandidat pun disarankan untuk menutup cerita tentang kariermu dengan satu kalimat yang mampu menjawab potensimu sebagai kandidat yang tepat untuk posisi tersebut.

Terakhir, setelah kamu mengetahui yang akan kamu katakan saat wawancara nanti, jangan lupa untuk terus berlatih sampai semua jawabanmu terlihat sangat alami. Selain itu, berlatih sebelum wawancara kerja juga akan membantumu untuk terlihat lebih percaya diri.

 

Rekomendasi bacaan:
Susah akrab dengan atasan? Coba cara-cara ini
4 cara menghadapi sikap atasan yang menyebalkan
Bagaimana cara gunakan Facebook Ads untuk promosikan konten?

 

Sumber:
fastcompany.com
cermati.com

Tags:

  • job interview
  • wawancara kerja
  • interview kerja
  • interview
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang