Published on

Careers

9 Strategi belajar investasi saham untuk pemula yang efektif dan tepat guna

Nur Lella Junaedi

belajar-investasi-saham-EKRUT.jpg

Ada banyak jenis passive income yang bisa kamu peroleh. Mulai dari membeli emas hingga melakukan investasi. Jika investasi saham adalah pilihanmu, kamu perlu belajar investasi saham yang benar agar tidak terjadi kesalahan dalam membelinya.  

Nah, agar kamu lebih paham dan tidak melakukan kesalahan dalam membelinya, berikut adalah tips belajar investasi saham yang perlu kamu tahu. 

Mengenal investasi saham

belajar investasi saham EKRUT 
Saham digambarkan sebagai sertifikat kepemilikan suatu perusahaan - EKRUT

Saham adalah istilah umum yang kerap digunakan untuk menggambarkan sertifikat kepemilikan suatu perusahaan. Nantinya, wujud dari kepemilikan ini ditunjukkan dalam bentuk sekuritas. Sekuritas sendiri merupakan surat berharga sebagai bukti kepemilikan modal atas entitas (perusahaan) tertentu yang dapat diperdagangkan dan mudah untuk dicairkan menjadi uang dengan cepat. Sehingga tidak heran, orang yang berinvestasi kerap dianggap memiliki sebagian saham dari perusahaan dan berhak menikmati keuntungan yang didapatkan dari perusahaan tersebut.

Bagi perusahaan yang telah go public atau melakukan penawaran saham ke publik, lazimnya mereka akan mendapatkan pendanaan dari masyarakat umum dalam hal ini investor ritel (perseorangan) atau berbentuk perusahaan. Sementara untuk perusahaan startup umumnya yang memberikan pendanaan berasal dari angel investor atau venture capital. Perusahaan publik biasanya akan menawarkan sahamnya melalui pasar modal di Bursa Efek Indonesia.

Kemudian nantinya investor dapat membeli saham tersebut atau mungkin menjual saham yang mereka miliki melalui pialang saham atau sekuritas. Dengan berinvestasi saham kamu bisa mendapatkan keuntungan melalui capital gain dan dividen. Capital gain yaitu keuntungan yang diperoleh investor saat bisa menjual saham dengan harga yang tinggi daripada harga belinya. Sedangkan dividen merupakan profit perusahaan yang dibagikan kepada investor sesuai jumlah saham yang dimiliki. 

Baca juga: 5 Venture capital ini ternyata berasal dari Indonesia

Keuntungan dari investasi saham

Keuntungan dari investasi saham
Ketahui apa tujuan utamamu saat memutuskan untuk berinvestasi saham. (Gambar: pexels.com)

Saat berinvestasi saham, pastikan kamu sudah mengetahui apa tujuanmu dalam berinvestasi. Berikut ini adalah beberapa keuntungan yang bisa kamu peroleh dari investasi saham: 

  1. Dividen
    Apa itu dividen? Dividen adalah pembagian keuntungan atau laba kepada kita sebagai pemegang saham. Pembagian dividen biasanya dilakukan per kuartal atau per tahun. Besarnya dividen tergantung dari kebijakan setiap perusahaan dan berbeda-beda satu dengan lainnya. Jenis dividen ada dua yaitu dalam bentuk tunai dan saham. 
  2. Capital gain
    Capital gain adalah sebuah kenaikan dari nilai atau harga sebuah saham. Capital gain ini hanya bisa kamu peroleh setelah menjual saham yang kamu pegang dengan harga yang lebih tinggi dibanding saat kamu membelinya. 
  3. Hak kepemilikan saham
    Saat memutuskan untuk berinvestasi dan membeli saham, itu berarti kamu dapat menjadi bagian dari salah satu pemilik bisnis. Kamu bisa memperoleh hak untuk diundang dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan yang kamu beli sahamnya. 
  4. Pelaporan informasi yang transparan
    Pengelolaan dan pengaturan di pasar saham dilakukan dengan baik dan transparan. Mulai dari penilaian, penetapan harga, hingga laporan keuangan.

Risiko investasi saham 

belajar investasi saham EKRUT 
Selain mengetahui keuntungan yang didapat dari saham kenali juga risikonya - EKRUT

Selain memahami bagaimana tips belajar investasi saham, kamu juga perlu memahami apa saja risiko yang terjadi jika kamu melakukan investasi saham. 

Memahami risikonya dapat membantumu untuk lebih berhati-hati dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti: 

  • Risiko likuiditas 
    Ini merupakan jenis risiko yang muncul di mana kamu tidak bisa secara cepat menjual aset saham guna mengurangi potensi kerugian. Solusinya untuk menghindari risiko ini adalah dengan melakukan diversifikasi investasi. 

  • Risiko pasar 
    Risiko pasar merupakan kerugian yang disebabkan oleh kinerja pasar keuangan secara keseluruhan. Beberapa penyebab dari adanya risiko pasar ini seperti resesi, bencana alam, konflik politik, serangan teroris, perubahan suku bunga dan pandemi Covid-19 juga sempat membuat nilai saham terus menurun di masa-masa awal wabah. Solusi untuk menghadapi keadaan ini adalah dengan melakukan strategi hedging untuk melindungi aset dari volatilitas dan risiko pasar.

  • Capital loss 
    Capital loss merupakan lawan kata dari capital gain. Ini mengisyaratkan keadaan bahwa harga jual saham lebih rendah dari harga beli sehingga membuat kamu merugi. Untuk menghindari risiko ini sebaiknya kamu lebih selektif lagi dalam memilih saham perusahaan,jangan sampai terbujuk membeli saham dari perusahaan atau bisnis yang tidak jelas.

  • Tidak mendapat dividen 
    Seperti dijelaskan di atas bahwa keuntungan investasi saham didapatkan melalui capital gain dan dividen. Walaupun begitu tidak semua perusahaan memberikan dividen kepada pemegang saham. Hal ini terjadi karena kerugian yang dialami dalam bisnis. 

9 Strategi belajar investasi saham bagi pemula  

belajar investasi saham EKRUT 
Ada banyak hal yang harus kamu pelajari untuk mengenal saham - EKRUT

Sekarang kamu sudah paham tentang investasi saham dan bagaimana cara kerjanya, bukan? Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat belajar investasi saham.

1. Ketahui jenis-jenis saham 

Ada berbagai jenis saham yang perlu kamu tahu bila dilihat dari jenis hak tagihnya, jenis perdagangannya hingga cara peralihannya yaitu: 

  • Preferred stock merupakan saham gabungan antara saham biasa dan obligasi. Umumnya investor menyukai saham ini karena dapat menghasilkan pendapatan tetap. 
  • Common stock adalah saham umum yang diperdagangkan di pasar modal. Hak klaim atas saham ini didasarkan pada rugi dan laba yang diperoleh dari perusahaan. 
  • Blue chip stock adalah saham yang berasal dari perusahaan besar dan telah memiliki kapitalisasi lebih dari Rp 40 triliun. 
  • Speculative stock yakni saham yang berasal dari perusahaan yang kerap tidak stabil pendapatannya setiap tahun. Walaupun demikian kamu masih berpeluang mendapat untung yang besar di kemudian hari.
  • Bearer stock merupakan saham yang nama pemiliknya tidak dituliskan secara pasti supaya mudah dipindah tangankan ke investor lain.
  • Registered stock kebalikan dari bearer stock di mana pemilik dari saham ini dituliskan dengan jelas. Tak hanya itu pengalihan saham pun dilakukan dengan cara tertentu. 

2. Tentukan target investasi 

Biasanya para investor saham melakukan investasi untuk jangka panjang dalam waktu bertahun-tahun. Beberapa memilih investasi saham untuk menyimpan dana pensiun mereka. Oleh sebab itu, karena jangka waktu investasinya cukup lama, maka sebaiknya dana yang dialokasikan pun merupakan uang tenang dalam artian uang yang tidak dipakai untuk membayar cicilan, kebutuhan sehari-hari atau hutang. 

3. Pilih perusahaan sekuritas yang tepat 

Jika keinginanmu semakin tinggi untuk berinvestasi saham, maka sekarang saat memilih perusahaan pialang saham atau sekuritas yang tepat. Pilihlah perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memiliki biaya transaksi yang kecil, tidak memiliki latar belakang bisnis yang buruk, mudah membuka rekening dan bisa digunakan secara online. Beberapa perusahaan sekuritas yang bisa kamu pilih diantaranya Indo Premier Sekuritas, Mirae Asset Sekuritas, BNI Sekuritas, dan lainnya.

4. Lakukan diversifikasi investasi 

Saat melakukan investasi, sebaiknya kamu tidak hanya fokus pada satu ekuitas (perusahaan) saja. Sebab, ini untuk mengurangi risiko investasimu jika perusahaan mengalami kerugian. Oleh karena itu, pilihlah beberapa ekuitas yang berbeda terutama perusahaan yang memiliki saham blue chip atau kamu juga bisa memecah instrumen investasimu di investasi lain seperti reksadana pendapatan tetap atau reksadana pasar uang. 

5. Ikuti pembelajaran mengenai investasi 

Investasi bukanlah hal yang mudah dipelajari. Sebab untuk menjadi investor yang andal kamu harus menyediakan waktu mempelajari analisis pasar hingga laporan keuangan perusahaan. Untuk memudahkanmu mempelajari itu semua, sebaiknya kamu mulai belajar investasi saham dari sekarang. Dengan mengikuti webinar yang diadakan oleh perusahaan sekuritas atau mengambil sekolah pasar modal yang diselenggarakan oleh Indonesia Stock Exchange (IDX).

6. Mulailah dari nominal terkecil dan dicicil

Sebagai pemula, lebih baik jangan terburu-buru membeli saham di satu harga dengan jumlah nominal yang besar. Kamu bisa memanfaatkan momen ini sambil mengamati pergerakan harga emiten yang ingin kamu beli. Kamu bisa menerapkan sistem cicil di saat harga rendah. Ini juga bisa melatih mental kamu agar tidak panik saat harga turun.

7. Jadikan investasi jangka panjang

Investasi saham dikenal sebagai instrumen investasi yang memiliki risiko tinggi. Dalam jangka pendek, sering kali nilai saham mengalami fluktuasi tinggi. Jika kamu adalah seorang yang mudah panik dengan naik turunnya nilai saham, ada baiknya kamu menjadikan investasi saham sebagai investasi jangka panjang. 

8. Ketahui profil risiko dan tujuan kamu membeli saham

Sebelum memulai investasi, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu profil risiko kamu agar dapat memperkirakan jenis saham mana yang paling sesuai dengan tujuan keuangan dan apakah risiko-risikonya masih dapat kamu toleransi. 

9. Ketahui dengan benar produk yang kamu akan dibeli

Kamu perlu berhati-hati dalam memilih emiten yang ingin dibeli. Sebaiknya jangan membeli suatu emiten hanya karena ikut-ikut orang lain saja. Belilah emiten yang memang benar-benar kamu ketahui produknya. Sebelum membeli ada baiknya untuk membaca portfolio dari setiap perusahaan yang sahamnya sedang kamu incar. Lakukan screening dan filtering dengan teliti dan pilih yang fundamental keuangannya paling baik.

Dengan memilih perusahaan yang fundamental keuangannya baik, kamu bisa menekan kerugian yang mungkin terjadi semaksimal mungkin biar keuntungan yang didapat juga semakin banyak.

Rekomendasi platform untuk belajar investasi saham

Rekomendasi platform untuk belajar investasi saham
Terdapat banyak platform yang bisa kamu gunakan untuk belajar investasi saham. (Gambar: pexels.com)

Salah satu cara belajar investasi saham yang paling mudah dan sederhana adalah menggunakan aplikasi saham. Nah, beberapa aplikasi di bawah ini adalah rekomendasi untuk kamu bisa mempelajari investasi saham dan memulai berinvestasi dengan aman karena berada di bawah izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

1. Stockbit

Stockbit adalah aplikasi investasi saham di mana kamu dapat berdiskusi, menganalisis, dan trading saham dalam satu aplikasi mobile. Forum ini menawarkan banyak manfaat karena sebagai pemula, kamu bisa mendapatkan informasi mengenai emiten ataupun rekomendasi saham dari investor lain yang sudah lama berkecimpung dalam dunia saham.
Melalui aplikasi ini, kamu bisa banyak belajar dari para investor saham senior karena mereka biasanya memberikan analisisnya terkait sentimen pasar yang ada dan bagaimana dampaknya ke emiten tertentu. Meski tidak akurat 100%, namun informasi dan analisis ini cukup berguna sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan transaksi. 

2. RTI Business 

Aplikasi RTI Business ini bisa dibilang wajib dimiliki oleh setiap investor saham karena aplikasi ini sangat membantu kamu dalam merancang strategi jual-beli saham. Di dalamnya disajikan berbagai informasi mengenai IHSG, charts, data keuangan, berita masing-masing emiten, sampai kurs. 

Selain itu, kamu juga bisa melihat informasi mengenai kinerja perusahaan dalam kurun waktu lima tahun melalui income statement, cash flow, profitability, balance sheet, growth hingga earnings. Aplikasi RTI Business ini juga menyajikan fitur IDX virtual online trading atau simulasi trading saham. Jadi kamu bisa melakukan simulasi sebelum benar-benar terjun dalam dunia saham.

3. IPOT 

Aplikasi IPOT (Indo Premier Online Technology) adalah salah satu aplikasi saham yang paling populer di Indonesia. Salah satu unggulan yang ditawarkan IPOT adalah adanya mekanisme Robo Trading dan Fund Evaluator yang secara otomatis bisa menjalankan seluruh instruksi order jual dan beli pada saham dan harga yang telah kamu tentukan. Beberapa kelebihan IPOT untuk pemula diantaranya yaitu tidak adanya minimum deposit saat membuka akun saham, pendaftaran bisa dilakukan secara online, ada fitur berita dan riset yang mendalam, tampilan yang memudahkan penggunanya, serta terdapat banyak fitur yang memudahkan investor pemula untuk melakukan transaksi saham.

Baca juga: Investasi bodong dan cara menghindarinya

Itulah beberapa risiko dan tips belajar saham yang perlu kamu tahu. Ada baiknya dengan memerhatikan kerentanan tersebut kamu bisa lebih selektif lagi dalam memilih saham yang baik untukmu dan jangan lupa untuk terus belajar ya! Jangan lupa juga untuk berinvestasi pada perkembangan karier diri sendiri, jika kamu tertarik untuk membuka kesempatan kerja di perusahaan baru impianmu, kamu bisa mendaftarkan diri melalui EKRUT. Di EKRUT terdapat berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu. 

Dapatkan juga berbagai tips dan insight menarik untuk pengembangan karier kamu melalui YouTube EKRUTtv, salah satunya “Tips mengambil keputusan yang tepat” di bawah ini.

belajar investasi saham EKRUT
Last update: 7 September

Sumber: 

  • nerdwallet
  • wartaekonomi
  • koinworks
  • investorjunkie
  • finance.yahoo

Tags

Share