Lainnya

Brand personality: Pengertian, Peran, 3 Cara Menentukan, dan Contohnya

Published on
Min read
5 min read
time-icon
Natasya Primatyassari

Natasya Primatyassari has been dipping her toes into the digital marketing pool since 2018 and has helped numerous companies with their communication needs. Her passion is to make a business sparkle through its useful and engaging content.

H1_Brand_personality.jpg

Disadari atau tidak, setiap brand memiliki kepribadian, sama seperti manusia. Brand personality yang kuat dapat menjadi pondasi untuk meningkatkan loyalitas merek dan retensi pelanggan. Hal ini juga yang dapat membuat perusahaanmu lebih unggul daripada kompetitor.

Apa itu brand personality?


Brand personality mengaitkan karakteristik yang dimiliki manusia dengan sebuah merek - Freepik

Dikutip dari investopedia.com, istilah brand personality mengacu pada seperangkat karakteristik manusia yang dikaitkan dengan sebuah merek. Setiap merek memiliki suara, warna, dan banyak atribut lain yang membangkitkan emosi berbeda pada audiensnya.

Dengan kata lain, brand personality adalah bagaimana orang memandang suatu merek berdasarkan tampilannya, apa yang dikatakannya, bagaimana tindakannya, dan segala macam kualitas lainnya. Oleh karena itu, perusahaan harus secara akurat mendefinisikan brand personality mereka agar dapat bertemu dengan konsumen yang tepat. Dengan memiliki serangkaian sifat yang konsisten yang dapat dinikmati oleh segmen konsumen tertentu, ekuitas merek perusahaan juga akan ikut meningkat.

Baca juga: Apa itu brand identity? Berikut manfaat dan 4 cara membuatnya!

Pentingnya brand personality bagi perusahaan


Brand personality membantu menangkap perhatian dari konsumen atau target audiens - Freepik

Selain membantu menemukan target audiens yang tepat, brand personality juga menjadi faktor kunci dari setiap kampanye pemasaran yang sukses. Dikutip dari marketing91.com, berikut beberapa alasan pentingnya brand personality bagi perusahaan.

1. Membedakan bisnismu dari kompetitor

Brand personality adalah faktor penting dalam menciptakan perbedaan antara merek milikmu dengan kompetitor. Brand personality akan membantu dalam mendefinisikan kembali produk serupa yang tersedia dengan pesaingmu.

2. Membantu menyebarkan kesadaran merek

Seseorang dapat mencapai pengalaman merek yang hebat melalui brand personality yang unik. Tak hanya pengakuan, hal ini juga akan membantumu menciptakan kenangan dalam benak konsumen dan membentuk dasar dalam kesadaran merek. Setelah kesadaran merek meningkat, konsumen akan memiliki kecenderungan untuk memilih merekmu.

Baca juga: Brand awareness: Pengertian, strategi dan 3 contohnya

3. Membangun koneksi secara emosional

Ketika konsumen menemukan merek dengan ciri-ciri kepribadian yang mereka sukai atau condong ke arahnya, mereka mulai memiliki hubungan emosional dengan merek itu. Hal tersebut sesuai dengan analisis yang pernah disampaikan oleh prnewswire.com bahwa lebih dari 71% konsumen lebih suka merekomendasikan merek-merek yang memiliki hubungan emosional dengan mereka.

4. Meningkatkan loyalitas merek

Loyalitas sebuah merek tergantung pada kreativitas yang dapat disampaikan melalui iklan dan visualisasi. Orang akan melihat bayangan mereka pada merek ketika mereka menemukannya.

Apple adalah salah satu contoh yang sempurna. Perusahaan tersebut secara strategis membuat iklannya meninggalkan jejak di benak konsumen dalam waktu yang lama dan berhasil menjangkau target audiens. Konsumen yang sudah mengenal produknya cenderung melakukan pembelian berulang tanpa memedulikan harganya.

5. Memudahkan proses komunikasi

Dengan bantuan brand personality, proses komunikasi dengan target audiens semakin efektif. Audiens yang cenderung menyukai merekmu akan memiliki sifat yang sama dengan merek tersebut. Dengan begitu, mereka akan lebih dengan mudah menerima pesan yang disampaikan oleh merek yang bersangkutan.

Cara menentukan brand personality


Menentukan brand personality diawali dengan memenuhi kebutuhan target audiens - Freepik

Setelah mengetahui pentingnya brand personality bagi bisnismu, berikut 3 cara menentukan brand personality menurut 99designs.com.

1. Penuhi kebutuhan target audiensmu

Brand personality Chanel yang eksklusif dan terkini telah memenuhi kebutuhan audiensnya dengan baik selama hampir satu abad karena sangat cocok dengan target konsumennya yang memiliki selera mode mahal.

Prioritas utama dalam brand personality adalah memenuhi preferensi pelangganmu, bukan hanya mengutamakan selera pribadimu. Idealnya kamu sudah memiliki pemahaman yang kuat tentang siapa pelangganmu dan apa yang mereka inginkan.

2. Buatlah daftar kata sifat untuk menggambarkan brand personality

Jika kamu merasa kesulitan menentukan karakteristikmu, buatlah daftar kata sifat yang menggambarkan kepribadian merekmu yang ideal. Daftar kata-kata seperti "muda", "energik" dan "bersemangat", dapat membantumu mengasah kepribadian yang lebih baik, dan kata-kata seperti "murah", "nyaman", dan "ramah pengguna" dapat membantumu memperkuat nilai dan mendapatkan tempat di pasar.

Ingatlah untuk mengingat target audiensmu, khususnya preferensi dan harapan mereka. Kata-kata dalam daftar ini harus lebih menarik bagi mereka.

3. Ibaratkan merekmu seperti manusia

Cara terakhir ini dapat membantu memvisualisasikan merekmu sebagai manusia yang hidup dan sedang menciptakan sebuah persona. Jika kamu tidak dapat mengambil keputusan untuk menentukan brand personality, coba bayangkan bahwa merek ideal tersebut adalah orang yang nyata dan kamu bertemu dengan mereka di sebuah pesta untuk pertama kalinya.

Tanyakan pada dirimu pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Bagaimana merek tersebut menyambutmu? Apakah mereka menyapa dengan antusias, "Hai, apa kabar?" atau dengan sikap yang acuh tak acuh? Apakah mereka menjabat tanganmu secara formal atau langsung memeluk?
  • Bagaimana tindakan merek tersebut? Apakah merek berbicara langsung pada intinya? Apakah mereka suka membuat lelucon? Ini dapat membantumu memahami suara merek yang ingin diciptakan.
  • Apa yang dibicarakan oleh merek tersebut? Topik apa yang menarik bagi merek tersebut? Apakah mereka tetap berpegang pada percakapan yang dapat diterima secara umum atau apakah mereka berusaha melampaui batas? Apakah mereka menghabiskan waktu mereka untuk berbicara atau mendengarkan?
  • Apa yang dipakai merek tersebut? Apakah mereka berpakaian untuk penampilan atau kenyamanan? Berapa banyak aksesoris yang mereka miliki? Warna apa yang mereka miliki? Ini dapat memberikan petunjuk berharga untuk membentuk identitas visual merekmu.

Tentu saja pertanyaan-pertanyaan ini tidak menjawab semua yang diperlukan untuk menciptakan sebuah brand personality, tetapi begitu kamu memiliki gagasan yang kuat tentang siapa merek tersebut, detail selanjutnya akan menyusul. Gunakan hal tersebut sebagai titik awal dan terus kembangkan sampai kamu dapat menguraikan brand personality secara lengkap dan komprehensif untuk bisnismu.

Contoh brand personality


Chanel memilih kemewahan sebagai bagian dari karakteristik mereknya - Unsplash

Ada banyak contoh dalam bisnis yang menggambarkan bagaimana peran brand personality. Berikut beberapa contoh yang paling dikenal secara umum seperti dikutip dari investopedia.com.

  • Dove memilih ketulusan sebagai kepribadian mereknya. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat menarik lebih banyak konsumen perempuan.
  • Merek-merek mewah, seperti Chanel, menargetkan konsumen yang mengikuti mode terkini. Mereka menaruh fokus pada kemewahan dan gaya hidup kelas atas yang trendi. Melalui ciri-ciri brand personality tersebut, mereka membidik konsumen dengan pembelanjaan yang tinggi.
  • REI, toko ritel olahraga luar ruang, memiliki brand personality yang kokoh. Mereka tahu bagaimana menginspirasi pelanggan mereka, yang merupakan orang-orang yang suka berpetualang dan beraktivitas di luar ruangan, untuk menjadi kuat dan tangguh.

Mengetahui brand personality yang paling sesuai untuk merekmu adalah satu hal, tetapi menerjemahkan kepribadian tersebut melalui dalam logo, situs web, dan barang daganganmu adalah hal lain. Setelah tahu apa hal yang ingin dicapai, kamu dapat menghidupkan brand personality tersebut di semua aspek bisnismu.

Baca juga: 7 Cara menciptakan personal branding untuk kesuksesan karier

Selain memahami dan membentuk kepribadian merekmu, kamu juga dapat belajar membangun personal branding secara profesional melalui video di bawah ini. Tonton juga EKRUT Talks yang lain untuk tahu tips-tips mengembangkan karier yang sesuai dengan minatmu.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT OfficialNah, jika ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, kamu cukup sekali sign up di EKRUT untuk mendapatkan lebih dari satu kali undangan interview oleh berbagai perusahaan terkemuka!

Sumber:

  • investopedia.com
  • marketing91.com
  • prnewswire.com
  • 99designs.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    BEP_(Break_Event_Point)_Pengertian__konsep__tujuan__3_komponen_dan_cara_perhitunganya.jpg

    startup

    BEP (Break Event Point): Pengertian, Tujuan, dan 3 Komponennya

    Sylvia Rheny

    06 December 2022
    5 min read
    H1_tiktok_affiliate.jpg

    Technology

    Cara Daftar TikTok Affiliate Terbaru 2022 untuk Menambah Penghasilan

    Alvina Vivian

    05 December 2022
    6 min read
    Mengenal_Good_Corporate_Governance_(GCG)_Mulai_dari_Tujuan__4_Prinsip__dan_Contohnya.jpg

    Careers

    Mengenal Good Corporate Governance (GCG) Mulai dari Tujuan, 4 Prinsip, dan Contohnya

    Ningtyas Dewanasari Kinasih

    05 December 2022
    5 min read

    Video