Published on

Lainnya

CapEx (Capital Expenditure): Pengertian, 4 Jenis, Contohnya, Beserta Cara Menghitungnya

Anisa Sekarningrum

H1_1._CapEx_(Capital_Expenditure)_Pengertian__4_Jenis_dan_Contohnya_Beserta_Cara_Menghitungnya.jpg

Ada beberapa jenis pengeluaran perusahaan, yaitu capital expenditure atau CapEx dan operating expenses atau OpEx. Simak penjelasan selengkapnya tentang CapEx serta perbedaannya dengan OpEx berikut ini.

Apa itu CapEx?


Salah satu fungsi dari CapEx adalah untuk meningkatkan profit perusahaan - Pexels

Capital Expenditure atau CapEx adalah istilah untuk belanja modal. CapEx adalah uang yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk membeli, merawat, mengganti, memperbaiki, atau mengembangkan aset tetap berwujud atau non berwujud.

CapEx sering digunakan untuk melakukan proyek atau investasi baru oleh sebuah perusahaan, sehingga CapEx adalah dana yang digunakan oleh perusahaan untuk memperoleh, meningkatkan, dan memelihara aset fisik seperti properti, pabrik, bangunan, teknologi, atau peralatan.

CapEx juga termasuk pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memperoleh aset tetap seperti tanah dan investasi yang juga memberikan keuntungan atau dividen di masa depan.

CapEx adalah pengeluaran modal yang dihabiskan untuk memperoleh aset tetap dan tidak berwujud, meningkatkan, dan memperbaiki aset yang ada, serta pelunasan pinjaman yang digunakan untuk operasional bisnis yang masa pakainya lebih dari satu tahun.

Baca juga: Kaya dengan 5 cara menyimpan uang ala miliarder

Aset yang dianggap sebagai CapEx adalah sesuatu yang dapat menunjang operasional bisnis dan meningkatkan profit. Anggaran CapEx biasanya berasal dari keuntungan operasional, namun beberapa perusahaan membeli aset tetap dengan dana pinjaman.

CapEx yang mengarah pada penciptaan aset jangka panjang dan kemungkinan menghasilkan pendapatan ekonomi selama bertahun-tahun dengan menambah atau meningkatkan fasilitas produksi dan meningkatkan efisiensi operasional.

CapEx adalah sebuah hal yang penting karena dapat meningkatkan partisipasi tenaga kerja, mengambil stok ekonomi, meningkatkan kapasitasnya untuk meningkatkan penghasilan atau mencetak laba. CapEx juga dapat dicatat dalam arus kas investasi karena menjadi pendukung operasional bisnis.

Pengeluaran modal untuk aset tetap ini dibuat oleh perusahaan untuk meningkatkan ruang lingkup operasi mereka atau menambahkan beberapa manfaat ekonomi untuk operasi tersebut.

Manfaat lain dari CapEx adalah untuk mempertahankan properti dan peralatan yang ada serta berinvestasi dalam teknologi baru dan aset lainnya untuk pertumbuhan.

Baca juga: Omset adalah? Berikut Pengertian dan Panduan Meningkatkannya

4 Jenis CapEx


Salah satu contoh CapEx adalah pembelian mixer baru untuk menunjang bisnis kue rumahan agar dapat meningkatkan produksi kue dan pengembangan menu baru - Pexels

Empat jenis dari CapEx adalah sebagai berikut.

1. Equipment Replacement

Dalam sebuah bisnis, pasti memiliki aset seperti alat atau mesin yang bisa rusak. Sehingga, perusahaan memerlukan pembelian alat baru untuk mengganti alat yang rusak. Pengeluaran untuk pembelian alat tersebut merupakan salah satu jenis CapEx.

2. Expansion to Meet Growth in Existing Products

Sebuah bisnis tentu ingin memperluas dan memperbanyak bisnisnya. Contohnya, seperti sebuah bisnis rumah makan yang ingin membuka cabang di kota lain. Pengeluaran untuk menyiapkan pembukaan bisnis baru ini termasuk dalam CapEx dengan tujuan ekspansi bisnis, seperti pembelian gedung, biaya penambahan jumlah karyawan, pembelian mesin baru, dll.

3. Expansion Generated by New Products

Untuk menarik pangsa pasar baru dan meningkatkan konsumen, perusahaan perlu menciptakan produk baru. Jenis CapEx ini termasuk ke dalam pembelian bahan dan alat produksi untuk menunjang pembuatan produk baru.

4. Projected Mandated by Law

Jenis CapEx yang satu ini digunakan bukan untuk mencari keuntungan, melainkan untuk memenuhi hukum yang berlaku. Salah satu contohnya adalah pembelian alat pengolah limbah dengan maksud agar proses produksi tidak mencemari lingkungan. Usaha ini dilakukan agar perusahaan tidak melanggar aturan hukum.

Baca juga: 12 Cara mewujudkan financial freedom dengan realistis dan tepat guna

Contoh CapEx


Berikut ini adalah contoh-contoh CapEx - Pexels

CapEx adalah uang yang dikeluarkan untuk kebutuhan jangka panjang sehingga dapat berupa aset berwujud atau aset tak berwujud. Kedua macam CapEx ini termasuk aset yang dapat dijual ketika perusahaan membutuhkan biaya.

Contoh dari aset berwujud adalah gedung, bangunan, tanah, kendaraan, peralatan mesin, furnitur, komputer, dll. Sementara, aset tak berwujud adalah hak paten, merek dagang, hak cipta, kekayaan intelektual, dan lisensi.

Salah satu contoh dari CapEx adalah sebuah bisnis bengkel motor yang ingin membeli mesin kompresor baru untuk menunjang pelayanan mereka agar dapat melayani pelanggan lebih cepat. 

Pembelian mesin kompresor tersebut akan dihitung sebagai CapEx. Namun, pengeluaran lain seperti upah montir, ban, dan oli tidak termasuk dalam CapEx. Intinya, CapEx adalah belanja modal yang dikeluarkan untuk menambah total aset yang dimiliki sebuah bisnis.

Mesin kompresor akan dicatat sebagai aset tetap di dalam balance sheet, sedangkan upah montir, ban, oli, dan pengeluaran harian lainnya akan dicatat sebagai pengeluaran dalam laporan laba dan rugi. Penghitungan pajak untuk kedua pengeluaran tersebut pun berbeda.

Contoh lain dari CapEx adalah bisnis kue rumahan, dimana seorang pengusaha kue membutuhkan mixer tambahan untuk mempercepat proses pembuatan kuenya. Pengeluaran untuk pembelian mixer dihitung sebagai CapEx, sedangkan pengeluaran untuk bahan kue, biaya listrik, dan kemasan kue dihitung sebagai OpEx.

Cara menghitung CapEx


Cara menghitung CapEx adalah selisih dari saldo aset tetap periode sebelumnya dan saat ini kemudian ditambah biaya depresiasi - Pexels

Perhitungan CapEx dapat memberitahu perusahaan berapa banyak perusahaan berinvestasi dalam aset tahap yang ada dan yang baru untuk mempertahankan atau mengembangkan bisnis. Dengan kata lain, CapEx adalah semua jenis pengeluaran yang dikapitalisasi oleh perusahaan atau ditampilkan dalam neraca sebagai investasi, bukan berupa laporan laba rugi atau pengeluaran.

Jumlah belanja modal yang dimiliki perusahaan akan bergantung pada industrinya. Beberapa industri yang paling padat modal memiliki tingkat pengeluaran modal tertinggi seperti produksi minyak, telekomunikasi, manufaktur, atau industri utilitas.

Rumus CapEx adalah sebagai berikut:

CapEx = (PP&E saat ini - PP&E sebelumnya) + biaya depresiasi saat ini
  • CapEx = Capital Expenditure (belanja modal)
  • PP&E = Property, Plant, dan Equipment, yaitu aset tetap dan berwujud milik perusahaan. PP&E saat ini dan sebelumnya biasanya ditunjukkan oleh neraca dan laporan laba-rugi. Jumlah kedua pengeluaran ini akan menunjukkan selisih bersih dari PP&E.

Cara menghitung laporan CapEx adalah sebagai berikut:

  • Cermati laporan laba-rugi untuk mencari biaya depresiasi atau biaya penyusutan dari periode saat ini.
  • Temukan saldo aset tetap pada periode sebelumnya dan buat perhitungan dari selisih saldo aset periode saat ini dengan saldo aset periode sebelumnya.
  • Tambahkan selisih saldo aset tetap tersebut dengan biaya depresiasi saat ini untuk menemukan nilai CapEx dari periode saat ini.

Baca juga: 5 Contoh format laporan keuangan bulanan Excel

Bedanya CapEx dengan OpEx


CapEx adalah pengeluaran untuk pembelian aset sementara OpEx adalah pengeluaran untuk operasional harian bisnis - Pexels

CapEx dan OpEx atau Operating Expenses adalah dua hal berbeda. Jika CapEx digunakan untuk mengganti alat yang rusak, ekspansi bisnis, hingga memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, OpEx adalah biaya operasional atau biaya jangka pendek yang diperlukan untuk memenuhi biaya operasional bisnis yang sedang berjalan.

Berbeda dengan CapEx, OpEx dapat sepenuhnya dikurangi dari pajak perusahaan pada tahun yang sama saat biaya dikeluarkan. CapEx adalah biaya modal pembelian aset, sedangkan OpEx adalah beban pengeluaran operasional.

Dalam istilah akuntansi, sebuah pengeluaran dianggap sebagai CapEx jika aset tersebut merupakan aset modal yang baru dibeli atau diinvestasikan dengan masa pakai lebih dari satu tahun atau yang meningkatkan masa manfaat aset modal yang ada.

Namun, jika biaya tersebut adalah salah satu yang mempertahankan aset pada kondisi saat ini, contohnya biaya perbaikan, maka biaya akan dikurangi sepenuhnya pada biaya di tahun pengeluaran tersebut terjadi.

Perbedaan lain dari CapEx dan OpEx adalah dari segi nominal. Dimana pengeluaran CapEx membutuhkan biaya besar dan hanya sekali dibayarkan, sementara OpEx dikeluarkan secara rutin sehingga biaya yang dibutuhkan tidak begitu besar.

Baca juga: Reimburse adalah: Pengertian, 3 jenis, dan tips mengajukannya

Untuk kamu yang bukan pebisnis dan masih mencari peruntungan karier kamu, yuk coba daftarkan diri kamu di EKRUT. Semua proses dan bantuan profesional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

Sekarang kamu sudah bisa membedakan antara CapEx dan OpEx, kan? Semoga dapat membantu, ya!

Tonton juga video mengenai tren penggunaan dompet digital di Indonesia berikut ini, yang mungkin bisa memberikan inspirasi untuk kamu yang ingin membuat bisnis fintech.

Sumber:

  • corporatefinanceinstitute
  • investopedia
  • investopedia
  • businessstandard

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Kenali_Investasi_Reksa_Dana_Pendapatan_Tetap_(RDPT)_beserta_Kelebihan_dan_Kekurangannya.png

    Lainnya

    Kenali Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) beserta Kelebihan dan Kekurangannya

    Sylvia Rheny

    28 June 2022
    6 min read
    H1_Honorarium.jpg

    Lainnya

    Honorarium: Definisi, Ketentuan Hukum, dan Bedanya dengan Gaji

    Algonz D.B. Raharja

    27 June 2022
    5 min read
    H1_Total_Cost_Definisi__Manfaat__Jenis__Hingga_Rumus_dan_Contohnya.jpg

    Lainnya

    Total Cost: Definisi, Manfaat, Jenis, hingga Rumus dan Contohnya

    Sartika Nuralifah

    22 June 2022
    5 min read

    Video