Published on

Careers

Inilah Cara Mudah Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan via Online 2022

Algonz D.B. Raharja

H1_Pencairan_BPJS_Ketenagakerjaan.jpg

Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek merupakan salah satu hak pekerja yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, para pekerja yang sudah membayar iuran pun memiliki ketentuan untuk dapat menikmati manfaat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, baik dalam bentuk jaminan pensiun, maupun jaminan hari tua (JHT). Berikut ini adalah beberapa penjelasan mengenai cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan yang perlu kamu ketahui.

Baca juga: Apa itu Asuransi? Simak Pengertian, 5 Elemen, dan Cara Kerjanya

Apa itu BPJS Ketenagakerjaan?


BPJS Ketenagakerjaan merupakan badan penyelenggara jaminan sosial untuk tenaga kerja di Indonesia (Sumber: bpjsketenagakerjaan.go.id)

Secara historis, BPJS Ketenagakerjaan merupakan jenama baru dari PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) yang kemudian berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan selepas terbitnya UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial. Baru kemudian sejak awal tahun 2014 secara resmi PT Jamsostek berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan. 

Pada Pasal 6 ayat dua (2) UU BPJS dijelaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan beberapa program seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. Sama halnya dengan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki kantor perwakilan di tiap provinsi dan kantor cabang di kabupaten/kota.

Dalam situsnya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki visi untuk mewujudkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh pekerja Indonesia. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki misi sebagai berikut:

  • Melindungi, melayani, dan menyejahterakan pekerja dan keluarga
  • Memberikan rasa aman, mudah, dan nyaman untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing peserta
  • Memberikan kontribusi dalam pembangunan dan perekonomian bangsa dengan tata kelola baik

Baca juga: 4 Cara Cek BPJS Kesehatan dengan Cepat dan Mudah

Apa saja jenis program mencairkan BPJS Ketenagakerjaan?


Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan dari  berbagai jenis program seperti jaminan hari tua hingga jaminan pensiun (Sumber: Pexels)

Berdasarkan UU BPJS dan dilansir dalam situs resminya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki beberapa program seperti berikut:

  • Jaminan Hari Tua
  • Jaminan Kematian
  • Jaminan Kecelakaan Kerja
  • Jaminan Pensiun
  • Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Adapun kriteria pengajuan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan dengan uraian berikut:

1. Klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Hari Tua

Adapun kriteria pengajuan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan jenis Jaminan Hari Tua (JHT) adalah jika peserta sudah mencapai usia 56 tahun, atau mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia, dan/atau berhenti bekerja (mengundurkan diri atau PHK).

PHK dalam hal ini didefinisikan sebagai berhenti kerja lewat penetapan pengaduan hubungan industri, pemutusan kerja bipartit atau kontrak kerja, dan permasalahan hukum atau tindak pidana.

Peserta JHT juga dapat mengajukan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dengan lama kepesertaan minimal 10 tahun untuk klaim sebagian 10 persen atau 30 persen. Klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan ini juga berlaku bagi pekerja, baik WNI maupun WNA, yang meninggalkan wilayah NKRI untuk selamanya.

2. Klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Kematian (JKM)

Untuk mengklaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan untuk peserta JKM terdapat beberapa persyaratan seperti berikut:

  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Kartu Keluarga tenaga kerja dan Ahli Waris
  • KTP tenaga kerja atau Ahli Waris
  • Surat keterangan kematian dari pejabat berwenang (kelurahan/kecamatan)
  • Surat keterangan Ahli Waris dari pejabat yang berwenang
  • Referensi kerja (dari pemberi kerja)
  • Buku Tabungan
  • NPWP (jika saldo lebih dari 50 juta Rupiah)

Setelah itu, keluarga atau Ahli Waris bisa mengecek status klaim lewat situs tracking mencairkan BPJS Ketenagakerjaan berikut. Baru kemudian, baik keluarga maupun Ahli Waris bisa mendapatkan prosedur layanan JKM di kantor cabang terdekat.

3. Klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Untuk dapat melakukan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan jenis JKK, diperlukan beberapa dokumen klaim yang terdiri dari:

  • Kartu peserta BPJamsostek
  • KTP pekerja
  • Kronologi kejadian kecelakaan kerja
  • Absensi peserta yang mengalami kecelakaan kerja
  • Formulir Tahap I yang diserahkan ke kantor cabang dalam waktu 2 x 24 jam
  • Formulir Tahap II
  • Surat keterangan dokter yang memeriksa/merawat dan/atau dokter penasihat (Formulir 3b KK3)
  • Kuitansi biaya pengangkutan
  • Kuitansi biaya pengobatan dan/atau perawatan, bila fasilitas pelayanan kesehatan yang digunakan belum bekerjasama
  • Dokumen pendukung lain yang diperlukan

Jika pekerja atau peserta mengalami cacat total atau kematian akibat kecelakaan kerja, maka anak peserta bisa mendapat manfaat beasiswa dengan melengkapi dokumen seperti:

  • Formulir beasiswa
  • Surat keterangan dari sekolahan atau universitas bahwa anak tersebut masih sekolah/kuliah
  • e-KTP anak atau kartu pelajar
  • Akte kelahiran
  • Dokumen pendukung lain yang diperlukan

4. Klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Jaminan Pensiun (JP)

Untuk mendapatkan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan JP, diperlukan beberapa persyaratan yang meliputi:

  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Kartu Keluarga
  • e-KTP
  • Surat Keterangan Pensiun/Referensi Kerja
  • Buku Tabungan

Setelah memenuhi persyaratan ini, peserta bisa melakukan pengajuan secara formal lewat layanan kantor cabang maupun daring dengan mengisi formulir. Jangka waktu penyelesaian dan biaya secara umum akan dilakukan dalam 15 hari kerja setelah berkas disetujui.

Baca juga: Perhitungan BPJS Ketenagakerjaan Terbaru Program JHT

Cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan via online


Peserta bisa mengklaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan lewat situs daring maupun aplikasi (Sumber: Pexels)

Dilansir Tempo, mencairkan BPJS Ketenagakerjaan bisa dilakukan secara daring lewat situs atau portal layanan Lapak Asik. Bagi peserta JHT bisa mengakses laman portal tersebut lalu ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Mengisi data diri (NIK), nama lengkap, dan nomor peserta mencairkan BPJS Ketenagakerjaan
  • Verifikasi sistem otomatis terkait kelayakan klaim
  • Peserta diarahkan untuk melengkapi data sesuai instruksi portal
  • Peserta diharuskan mengunggah semua dokumen persyaratan dan foto diri terbaru tampak depan dengan jenis dokumen JPG/JPEG/PNG/PDF (maksimal ukuran dokumen 6MB)
  • Klik simpan setelah mendapat konfirmasi data pengajuan
  • Peserta akan menerima notifikasi melalui surel yang berisi jadwal kunjungan ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat
  • Peserta akan dihubungi secara daring melalui panggilan video untuk wawancara sesuai jadwal notifikasi untuk verifikasi data (Harap menyiapkan berkas asli)
  • Peserta JHT akan menerima kiriman saldo pada rekening yang telah dilampirkan untuk pemrosesan

Selain lewat Lapak Asik, peserta BPJS Ketenagakerjaan juga bisa melakukan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi Jamsostek Online (JMO). Peserta bisa mengunduh aplikasi JMO untuk Android dan iOS.

Untuk mengajukan mencairkan BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi JMO, peserta memiliki batas maksimal saldo JHT sebesar 10 juta Rupiah dan rutin melakukan pembaruan data di aplikasi terkait.

Adapun langkah-langkah untuk mencairkan BPJS Ketenagakerjaan lewat JMO adalah sebagai berikut:

  • Buka aplikasi JMO, daftar dan login dengan surel beserta kata sandi yang telah didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan
  • Klik “Pengkinian Data” untuk memperbarui data peserta
  • Klik “Sudah” untuk konfirmasi pembaruan data
  • Verifikasi data peserta dilakukan lewat verifikasi biometrik wajah
  • Isikan data kontak seperti nomor telepon dan alamat surel
  • Masukkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan rekening bank yang digunakan
  • Masukkan data kependudukan (NIK) dan kontak darurat
  • Semua isian data akan muncul dan pastikan semua benar
  • Klik “Konfirmasi” jika semua proses pemutakhiran data sudah benar
  • Klik menu jaminan manfaat yang ingin dicairkan, seperti “Jaminan Hari Tua”
  • Klik “Klaim JHT”
  • Pilih alasan pengajuan klaim
  • Cek kembali data kepesertaan dan klik “Selanjutnya” jika sudah sesuai
  • Peserta akan diarahkan untuk melakukan verifikasi wajah
  • Setelah itu muncul rincian saldo JHT dan cek kesesuaiannya
  • Klik “Selanjutnya”
  • Klik “Konfirmasi” pada pengajuan klaim jika semua sudah selesai

Baca juga: 5 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan 2022

Itulah tadi cara untuk mengajukan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan yang perlu kamu ketahui sebelum menjadi pekerja di sebuah perusahaan. Secara umum, manfaat BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak bagi setiap peserta yang secara rutin melakukan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Oleh karena itu, semua manfaat mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dapat diakses atau diklaim sesuai kebutuhan dan alasan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

Bagi kamu yang penasaran bagaimana itu kehidupan kerja di perusahaan dan seluk-beluk pengajuan klaim mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, maka lekaslah kamu menapaki karier pertamamu. Jika kamu masih bingung mencari jalan untuk memulai karier, EKRUT bisa menjadi rekan profesional buat kamu.

EKRUT akan menyediakan berbagai informasi mengenai karier beserta kesempatan kerja yang bisa kamu akses dengan mudah. Caranya mudah, kamu hanya perlu menyiapkan CV terbaikmu lalu klik tautan di bawah ini untuk langsung mendaftar lewat EKRUT.

Sumber:

  • peraturan.bpk.go.id
  • bpjsketenagakerjaan.go.id
  • bisnis.tempo.co

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    cover_(5).jpg

    Careers

    Solusi Mengatasi Stres Saat WFH dengan Retail Therapy yang Bikin Bahagia

    Detty Risetya

    12 August 2022
    6 min read
    0-kalimat-imperatif.jpg

    Careers

    Kalimat Imperatif: Fungsi, Jenis, dan 30 Contohnya

    Arin Khurota

    12 August 2022
    10 min read
    cover_(6).jpg

    Careers

    Pengertian Passion dan 15 Alasan Pentingnya Passion dalam Dunia Kerja

    Detty Risetya

    12 August 2022
    8 min read

    Video