Published on

Lainya

3 Cara menghitung diskon yang benar dengan rumus dan contoh

Ningtyas Dewanasari Kinasih

3_Cara_menghitung_diskon_yang_benar_dengan_rumus_dan_contoh.jpg

Belanja merupakan kegiatan yang dilakukan oleh hampir setiap orang. Baik itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau membeli barang yang yang diinginkan. Seringkali  toko, pusat perbelanjaan, atau online marketplace mengadakan promosi dengan memberikan diskon, lho.

Kamu bisa mendapatkan berbagai penawaran berupa potongan harga, mendapatkan hadiah, cashback, gratis ongkos kirim, dan lainnya. Diskon yang paling sering diberikan adalah dalam bentuk persen. Sebelum berbelanja kamu bisa membandingkan harga barang yang kamu inginkan di beberapa toko.

Jangan sampai terkecoh pastikan kamu sudah menghitung diskon dengan tepat sehingga mendapatkan keuntungan maksimal. Agar dapat menghindari kesalahan penghitungan, perhatikan cara menghitung diskon berikut ini.

Baca juga: 6 Media Promosi Yang Efektif Untuk Mengembangkan Bisnis Saat Ini

Apa itu diskon?


Diskon adalah bentuk dari promosi yang biasanya berupa potongan harga. (Sumber: Pexels)

Diskon merupakan bagian dari promosi yang ditawarkan suatu bisnis kepada pelanggannya dimana dilakukan dengan mengurangi biaya jasa atau barang. Seringkali diskon dilakukan dengan menggunakan persentase atau kriteria lainnya. Misalnya, toko retail yang menawarkan diskon 50 persen untuk beberapa produk yang dijual.

Suatu bisnis biasanya memberikan diskon dengan alasan tertentu, seperti barang yang dijual sudah out of season, mengurangi barang di gudang, mempromosikan barang baru, atau menarik pelanggan. Diskon yang diberikan terhadap akan menambah nilai bagi konsumen yang mungkin merasa lebih mudah untuk melakukan pembelian karena harga lebih rendah atau terjangkau. Berbagai potongan yang ditawarkan membuat pelanggan harus lebih memperhatikan cara menghitung diskon dengan tepat.

Macam-macam diskon


Bentuk diskon yang paling sering ditemui adalah diskon persen. (Sumber: Pexels)

Diskon dapat mendorong konsumen untuk membeli lebih banyak barang, memberitahukannya ke orang lain, dan menjadi return customer. Pelanggan juga diuntungkan dengan adanya diskon yang diberikan oleh suatu bisnis. Konsumen akan mendapatkan barang atau jasa dengan harga yang lebih murah, sehingga bisa menghemat pengeluaran. Berikut ini beberapa macam diskon yang sering ditemui

1. Diskon potongan harga

Pernahkah kamu mendapatkan diskon berupa potongan harga? Diskon dalam bentuk ini sudah menentukan bilangan potongan harga terhadap suatu barang atau jasa yang jual oleh pemilik bisnis. Biasanya toko sudah mematok diskon, misalnya potongan Rp 50.000 untuk semua atau beberapa barang. Cara menghitung diskon ini cukup mudah, kamu hanya tinggal mengurangi harga sebelum diskon dengan harga potongan. 

Sebelum membeli barang dengan potongan harga, perhatikan apakah diskon tersebut berlaku untuk semua produk atau tidak. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan bila diskon potongan barang bervariasi untuk setiap produk.

2. Diskon buy one get one


Dengan harga normal kamu bisa mendapatkan dua barang. (Sumber: Pexels)

Kamu pasti sudah cukup familiar dengan diskon beli satu dapat gratis atau buy one get one (BOGO). Diskon ini cukup banyak diterapkan pada berbagai jenis bisnis. Pelanggan akan diuntungkan dengan membayar harga untuk satu produk namun mendapatkan dua produk sekaligus.

Terkadang item gratis yang diberikan oleh penjual memiliki nilai di bawah item unggulan atau bernilai sama. Sehingga, konsumen harus lebih memperhatikan barang apa saja yang diberikan sebagai item gratis. Promosi diskon ini dapat membantu penjual untuk mengurangi stok di gudang dan mendorong pelanggan untuk meningkatkan jumlah pesanan. Diskon ini tidak hanya diterapkan pada usaha retail saja, tapi banyak juga dilakukan oleh e-commerce.

3. Diskon dalam persen

Diskon dalam bentuk persen  mungkin yang paling umum diterapkan oleh berbagai bisnis. Toko retail atau penjual lainnya terkadang menetapkan diskon berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya, jika kamu menjadi bagian dari loyalty member dari sebuah toko, kamu akan mendapatkan diskon yang lebih besar daripada pelanggan biasa.

Penjual menerapkan diskon bentuk persen dalam beberapa cara. Sebagai contohnya, diskon up to 75% yang berarti tidak semua produk memiliki diskon sebesar itu. Terdapat pula tambahan diskon, misalnya diskon 50% plus 20% atau membeli lebih dari satu barang akan mendapatkan diskon tertentu.

Namun, banyak juga penjual yang memberikan diskon begitu saja tanpa syarat apapun. Cara menghitung diskon dalam bentuk persen perlu dilakukan dengan hati-hati karena banyak pelanggan yang terkecoh. Diskon dalam bentuk persen dinilai lebih efektif daripada potongan harga statis yang terpasang, walau harga yang dibayarkan tetap sama. Pelanggan harus lebih jeli apabila membeli barang diskon persen.  

4. Diskon layanan ongkos kirim


Free shipping banyak digunakan oleh e-commerce. (Sumber: Pexels)

Untuk kamu yang sering belanja melalui e-commerce mungkin sudah terbiasa dengan diskon layanan gratis ongkos kirim. Penjual menggunakan diskon ongkos kirim untuk mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian secara online. Umumnya e-commerce akan memberikan subsidi ongkos kirim dengan minimum pembelian. Misalnya gratis ongkos kirim untuk minimum pembelian Rp 50.000. Terdapat pula layanan gratis ongkir tanpa minimum pembelian yang disediakan dalam jumlah terbatas.

Subsidi layanan ongkos kirim yang akan dibayarkan oleh e-commerce juga biasanya sudah ditentukan besarannya. Contohnya pengiriman dalam Pulau Jawa diberikan subsidi ongkos kirim sebesar Rp 20.000. Sedangkan untuk penjual di luar e-commerce bergantung pada kesepakatan antara penjual dan pembeli. Hal yang perlu diingat dari layanan ongkos kirim pada e-commerce adalah berat dan volume dari produk yang ingin kamu beli.

5. Diskon grosir

Diskon ini berlaku pada konsumen yang melakukan pembelian dalam jumlah besar. Diskon ini biasanya ditawarkan oleh penjual grosir, produsen, atau pemasok kepada pedagang retail. Pengusaha grosir biasanya menawarkan diskon berdasarkan jumlah unit yang dipesan. Misalnya pembelian 1000 unit barang akan diberikan diskon 10% per unit barang. Beberapa toko juga menawarkan loyalty member dan menawarkan harga diskon jika melakukan pembelian dalam jumlah banyak.

Baca juga: Memaksimalkan Penjualan Lewat Cross Selling Dan Upselling

Rumus cara menghitung diskon dan contohnya


Cara menghitung diskon cukup mudah asal tau rumusnya.. (Sumber: Pexels)

Nah, buat kamu yang suka berbelanja ada baiknya mengetahui cara menghitung diskon dengan benar. Cara menghitung diskon tidaklah sulit asalkan kamu sudah memahami diskon dari barang yang ingin kamu beli. Berikut ini beberapa cara menghitung diskon yang bisa kamu ketahui.

1. Cara menghitung diskon ….% atau ….% off

Cara menghitung diskon ini terbilang cukup mudah, kamu bisa melakukannya di luar kepala. Kamu bisa menggunakan rumus (diskon/100 X harga barang). Misalnya kamu mau membeli bedak dengan harga Rp 100 ribu dan mendapatkan diskon sebesar 60%.

Dengan kata lain kamu cukup membayar 40% dari harga barang. Cara menghitung diskon tersebut sebagai berikut:

Harga normal-(diskon/100 X harga barang)
100 ribu - (60/100 X 100 ribu)
100 ribu - 60 ribu = 40 ribu.

Jadi, kamu cukup membayar bedak tersebut dengan harga Rp 40 ribu. 

2. Cara menghitung diskon ….% + …%

Cara menghitung diskon tambahan sedikit rumit dibandingkan dengan diskon lainnya.(Sumber: Pexels)

Salah satu jenis promosi yang paling sering ditemui pada pusat perbelanjaan adalah diskon tambahan. Contoh dari diskon tambahan pada suatu barang adalah 50% + 10%. Cara menghitung diskon tersebut bukanlah menambahkannya menjadi diskon 60%. 

Cara menghitung yang tepat adalah kamu menghitung diskon utama barang tersebut, kemudian pada hasilnya kamu hitung kembali diskon tambahan. Misalnya, sebuah baju seharga Rp 200 ribu memiliki diskon 50% + 10%. 

Cara menghitung diskonnya sebagai berikut:
Diskon pertama
50% X 200 ribu = 100 ribu
Diskon tambahan
10% X 100 ribu = 10 ribu
Total yang harus dibayarkan
200 ribu - (100 ribu + 10 ribu) = Rp 90 ribu

Pembeli mendapatkan diskon sebesar Rp 110 ribu, sehingga total yang harus dibayarkan untuk baju tersebut adalah Rp 90 ribu.

3. Cara menghitung diskon buy one get one

Bentuk promosi BOGO sering dilakukan di banyak pusat perbelanjaan. Untuk barang yang bernilai sama, diskon buy one get one sama saja dengan diskon 50%. Cara menghitung diskon ini cukup mudah. Sebagai contohnya, sebuah toko memberlakukan promosi beli satu gratis satu untuk celana seharga Rp 200 ribu.
Berarti untuk harga tersebut, kamu akan mendapatkan dua item. Sehingga untuk satu celananya kamu mendapatkan setengah harga, Rp 200 ribu : 2 item = Rp 100 ribu per item.

Apabila promosi yang diberikan suatu toko adalah beli dua gratis satu, dimana dengan harga dua barang kamu akan mendapatkan 3 barang. Cara menghitung diskon tersebut cukup kalikan dua harga normal, lalu dibagi tiga item. Nah, Ekrut juga memberikan hot deals untuk employer, lho.

Itulah dia cara menghitung diskon beserta contohnya yang perlu kamu ketahui. Cara menghitung diskon bukanlah hal yang sulit, kamu hanya perlu mengetahui rumusnya saja. Dengan mengetahui cara menghitung diskon, proses belanja pun akan semakin mudah.

Baca juga: 16 Teknik Closing Sales Yang Efektif Tingkatkan Penjualan

Sumber: 

  • indeed.com
  • tirto.id
  • liputan6.com

Tags

Share