Published on

Careers

8 Cara menyiapkan dana darurat dengan tepat dan ideal

Maria Tri Handayani

cara-menyiapkan-dana-darurat---EKRUT.jpg

Mengatur keuangan yang efektif sangat penting dilakukan bagi setiap karyawan. Pasalnya, bila tidak diatur dengan tepat, gaji bisa jadi habis begitu saja atau bahkan terasa kurang, dan tidak sebanding dengan pengeluaran yang ada. 

Salah satu hal yang patut diperhatikan dalam cara mengatur keuangan yang efektif adalah dengan menyiapkan dana darurat. Ini dilakukan agar kamu bisa antisipatif dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang menyangkut keuangan. Jika kamu bingung untuk memulai persiapan dana darurat, maka perhatikan panduan cara menyiapkan dana darurat berikut ini. 

Apa itu dana darurat?

apa itu dana darurat?
Dana darurat adalah dana antisipasi untuk keadaan darurat. (Sumber: Pexels)

Dilansir dari laman Kemenkeu, dana darurat adalah dana yang sengaja dipersiapkan untuk disimpan sebagai bentuk antisipasi dan dapat digunakan ketika peristiwa atau keadaan darurat yang tidak diantisipasi atau tidak diharapkan terjadi.

Sedangkan bersumber dari Nerd Wallet, dana darurat adalah rekening bank dengan uang yang disisihkan untuk membayar pengeluaran besar yang tidak terduga, seperti biaya pengobatan yang tidak terduga, perbaikan atau penggantian peralatan rumah tangga, perbaikan mobil utama, dan antisipasi saat menganggur atau kehilangan sumber penghasilan utama. Jadi kesimpulannya, dana darurat adalah bentuk antisipasi terhadap urusan keuangan jika terjadi sesuatu di luar ekspektasi. Oleh karena itu, kamu wajib sedia dana daruratm ya!

Berapa banyak jumlah dana darurat di saat pandemi COVID-19?

berapa banyak jumlah dana darurat?
Jumlah dana darurat yang harus disiapkan akan bergantung pada kebutuhan setiap orang (Sumber: EKRUT)

Dalam situasi pandemi COVID-19, dana darurat harus lebih diperhatikan. Pasalnya, situasi pandemi seperti ini membuat kondisi menjadi serba tak menentu. Faktanya, tidak sedikit karyawan yang dirumahkan dan terdampak COVID-19, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya untuk mempersiapkan dana darurat sedini mungkin.

Umumnya dana darurat yang ideal adalah sekitar 6-12 kali biaya pengeluaranmu. Besaran dana darurat tentunya berbeda setiap orang, tergantung profesi, jumlah penghasilan kebutuhan, dan gaya hidup masing-masing. Jika merujuk kepada situs resmi Kemenkeu, berikut ini adalah banyaknya jumlah dana darurat yang perlu dipersiapkan: 

Belum menikah 6 kali lipat pengeluaran per bulan
Sudah menikah 9 kali lipat pengeluaran per bulan
Sudah menikah dan memiliki anak 12 kali lipat pengeluaran per bulan

Baca juga: Berapa persen gaji Anda yang sebaiknya ditabung?

Di manakah dana darurat harus disimpan? 

dimanakah dana darurat harus ditabung?
Jangan menggabungkan dana darurat dengan rekening sehari-hari (Sumber: EKRUT)

Ketika kamu sudah mengetahui jumlah yang harus kamu sisihkan, maka cara menyiapkan dana darurat berikutnya adalah menentukan di mana dana tersebut akan kamu simpan. Perhatikan bahwa kamu harus memiliki akses yang cepat dan mudah ke uang tersebut. Alasannya agar kamu tidak kesulitan menggunakan uang tersebut bila dihadapkan pada kejadian tak terduga. Meski begitu, perlu diingat bahwa sebaiknya kamu tetap memisahkan dana darurat dari rekening yang biasa kamu gunakan untuk keperluan sehari-hari. Tujuannya tentu agar kamu tidak tergoda menggunakan uang tersebut. 

Sebagian orang tidak suka menyimpan dana darurat di rekening tabungan karena nilainya bisa saja berkurang, misalnya karena biaya administrasi setiap bulan. Karena itu kamu dapat mempertimbangkan menyimpan dana darurat tersebut dalam instrumen investasi yang minim risiko dan mudah dicairkan. Contohnya seperti deposito dan reksadana pasar uang.

Baca juga: Ini 4 tips investasi emas yang cocok untuk karyawan

8 Cara menyiapkan dana darurat dengan tepat 

8 cara menyiapkan dana darurat dengan tepat
Agar dapat menyiapkan dana darurat kamu butuh konsistensi (Sumber: EKRUT)

Pada awalnya tentu kamu akan merasa kesulitan untuk menyiapkan dana darurat secara konsisten. Apalagi bila selama ini kamu memang tidak terbiasa menabung dan mengelola keuangan dengan benar. Meski begitu bukan berarti keinginan untuk menyiapkan dana darurat tidak bisa diwujudkan. Ada tips yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan keinginan tersebut. 

1. Kurangi pengeluaran bulanan

Disadari atau tidak, kamu mungkin mengeluarkan uang terlalu banyak di area tertentu. Misalnya untuk keperluan makan, atau berbelanja.
Pertimbangkan untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Dengan begitu kamu bisa menghemat uang yang dikeluarkan sehingga dapat dialokasikan ke dana darurat.

2. Sisihkan sejak hari gajian tiba 

Sama seperti tabungan atau dana pensiun, penting untuk langsung menyisihkan gajimu dan mengalokasikannya. Dengan begitu tidak ada alasan gajimu terlanjur habis sehingga tidak bisa menyisihkan uang ke dana darurat terutama bila kamu baru pertama kali menyiapkan dana darurat. 

3. Petakan pengeluaran bulanan kamu

Untuk memutuskan berapa banyak idealnya dana darurat yang kamu siapkan, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah memetakan pengeluaran bulanan. Dengan begitu kamu bisa tahu berapa banyak uang yang akan kamu butuhkan. Pertimbangkan pengeluaran tetap dan variabel seperti biaya asuransi, pajak, utang, kesehatan, perumahan, transportasi, dan sebagainya. Tentukan juga berapa banyak yang kamu butuhkan dalam dana darurat bila kamu sudah menikah atau memiliki tanggungan lainnya.

4. Ketahuilah berapa waktu yang kamu butuhkan untuk mengumpulkan dana darurat tersebut

Pahamilah bahwa mungkin dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menghemat dan menyiapkan satu bulan pengeluaran untuk alokasi dana darurat. Ditambah kamu pasti memiliki prioritas keuangan lain seperti tabungan dan dana pensiun. Itu sebabnya tidak ada salahnya menetapkan target dengan jumlah yang wajar di awal membangun dana darurat agar kamu bisa tetap konsisten dan semangat mencapai target.

5. Siapkan dua jenis dana darurat

Pertimbangkan untuk menyiapkan dua jenis dana darurat terutama bila pekerjaanmu tidak stabil. Pertama adalah biaya tidak terduga untuk hal-hal seperti perbaikan mobil atau rumah. Kedua adalah dana darurat yang kamu siapkan bila kamu kehilangan pendapatan tidak terduga. 

6. Siapkan rekening khusus untuk dana darurat

Memisahkan rekening untuk dana darurat bertujuan agar kantong-kantong keuangan kamu tidak tercampur. Selain agar lebih teratur, hal ini juga menghindarkan dari penggunaan dana darurat untuk keperluan sehari-hari. Kabar gembiranya, saat ini sudah ada bank digital yang menyediakan fitur untuk membedakan tabunganmu berdasarkan tujuannya. Jika bank yang kamu gunakan memiliki fitur ini, kamu tidak perlu membuka rekening baru.

7. Aktifkan auto-debet

Terkadang karena terlalu banyak hal yang dipikirkan dan harus dikerjakan, kamu jadi terlupa untuk menyisihkan tabungan untuk dana darurat. Namun, kamu tidak perlu lagi khawatir, karena kamu bisa mengaktifkan fitur auto-debet agar alokasi dana darurat terpotong otomatis setiap bulannya dari rekening utama kamu.

8. Lakukan secara perlahan dan konsisten

Ingat peribahasa sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit? Peribahasa tersebut paling cocok diterapkan saat mengumpulkan dana darurat ini. Kuncinya, kamu dapat mengumpulkannya secara perlahan namun tetap konsisten. Apabila kondisi keuangan mengalami peningkatan, kamu juga bisa meningkatkan nominal untuk disisihkan setiap bulannya sampai target dana darurat tercapai.

Itu tadi beberapa cara menyiapkan dana darurat yang bisa kamu praktekkan dari sekarang. Tidak ada yang mengharapkan kamu tiba-tiba mengalami kejadian yang tidak mengenakan. Meski begitu, bila kamu memiliki dana darurat, kamu akan  selalu siap menghadapi berbagai kondisi darurat yang mungkin saja terjadi, kan?

Bukan hanya dana darurat saja, kamu juga sebaiknya mempersiapkan masa depan karier kamu yang lebih baik. Jika kamu tertarik mencoba membuka kesempatan untuk bekerja di perusahaan baru impian kamu, kamu bisa mendaftarkan diri melalui EKRUT. Di EKRUT terdapat berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu. 

Dapatkan juga berbagai tips & insight menarik untuk pengembangan karier kamu melalui YouTube EKRUTtv, salah satunya “Tips resign kerja yang profesional” di bawah ini.

SIGN UP EKRUT

Sumber:

  • Kemenkeu
  • Nerd Wallet
  • My Money Coach
  • Tirto

Tags

Share