Published on

Lainnya

3 Cara Membangun Digital Mindset yang Pebisnis Wajib Miliki

Anissa Trisdianty

H1_(1).jpg

Industri 4.0 menuntut setiap orang untuk memiliki digital mindset. Karena keberhasilan transformasi digital tidak dinilai dari seberapa besarnya investasi di bidang teknologi, tapi justru pada pola pikir masing-masing individunya. Lalu, seperti apa sebenarnya digital mindset?

Baca juga: Mengenal kebutuhan digital talent dalam bisnis

Apa itu digital mindset?


TIdak hanya fasih teknologi, digital mindset menekankan pemanfaatan teknologi (sumber: pexels)

Mengutip dari knolskape.com, digital mindset didefinisikan sebagai pola pikir individu untuk memaksimalkan pemanfaatan terhadap teknologi digital yang ada. Dalam hal ini, kaitannya bukan mengenai seberapa canggih seseorang mengoperasikan alat-alat digital, tetapi lebih kepada sikap dan perilaku yang berorientasi pada pemanfaatan teknologi digital di dalam melakukan berbagai aktivitas. Sehingga, teknologi digital ini bisa memudahkan pekerjaan harian serta menjadikan tugas dapat terselesaikan lebih efektif dan efisien.

Baca juga: 8 Tren digital marketing 2022 yang patut pemilik brand ketahui

Kenapa digital mindset penting?


Digital mindset membantu seseorang memandang masalah dari perspektif berbeda (sumber: pexels)

Fenomena digitalisasi hari ini tentunya sangat berpengaruh terhadap timbulnya digital mindset. Digital mindset saat ini dimanfaatkan untuk memberikan pertumbuhan dan peluang yang lebih besar lagi untuk bisnis.

Digital mindset membantu seseorang dalam melihat sebuah permasalahan dengan lebih kritis, kemudian keluar dengan solusi, dan menciptakan inovasi. Seorang dengan karakter digital mindset ini akan terlibat dalam dialog dengan pikiran yang berbeda dan merangkul ide-ide yang berbeda dari berbagai pemikiran.

Digital mindset akan sangat bermanfaat saat berkolaborasi dengan berbagai orang dari latar belakang yang berbeda-beda dan cermat menganalisis kompetitor.

Baca juga: Mengenal Fixed Mindset dan Growth Mindset Beserta Cara Terbaik untuk Membangunnya

Digital mindset yang wajib pebisnis miliki


Open minded dan mau menerima perubahan menjadi poin penting digital mindset (sumber: pexels)

Berikut ini adalah digital mindset yang wajib dimiliki oleh pebisnis.

1. Selalu ingin berkembang

Selalu jaga rasa ingin tahu agar bisa terus melakukan inovasi dan berkembang. Pebisnis yang selalu ingin berkembang akan selalu siap untuk memimpin dan merangkul what’s next. Digital mindset biasanya tertanam pada mereka yang memiliki dorongan untuk kinerja tinggi.

Selain itu, mereka akan senang menjelajahi “wilayah baru” sehingga dapat mengembangkan keterampilan baru untuk membantu mereka mengembangkan bisnis dan dalam kehidupan pribadi mereka.

2. Melakukan pendekatan global

Dunia benar-benar menjadi tanpa batas dengan WhatsApp, Facebook, Snapchat, Instagram, dan sejenisnya. Jarak bukan lagi halangan untuk menjalin kemitraan. Kemampuan untuk berkontribusi pada proyek dengan berbagi ide melalui koneksi lintas batas sudah menjadi hal yang biasa.

Orang-orang dengan digital mindset memiliki semangat untuk menyelaraskan dan terhubung satu sama lain, terlepas dari jarak dan zona waktu. Pribadi ini akan mengkontekstualkan pembelajaran, produk, dan solusi dari mana saja dan menyesuaikannya dengan lingkungan lokalnya.

3. Beradaptasi dengan mudah di agile environment

Perubahan mendadak merupakan bagian tak terpisahkan dari era digital ini. Teknologi berkembang secara eksponensial dan kita harus mengikuti cara kerjanya. Kamu harus bisa meramalkan perubahan sebelum kebutuhan untuk berubah muncul.

Dengan teknologi yang berkembang secara eksponensial, perubahan adalah satu-satunya yang konstan di dunia digital. Kamu harus nyaman dengan teknologi, melihat perubahan sebagai peluang, dan menerima cara kerja baru tanpa merasa terancam. Persaingan semakin ketat dan dinamis dari sebelumnya.

4. Pahami big data

Seorang pebisnis dengan digital mindset tidak harus menjadi ilmuwan data, tetapi cukup memahami angka, mengajukan pertanyaan yang tepat, mampu memprediksi hasil, dan mengetahui bagaimana mengartikulasikan temuan data. Di era serba data ini, tidak ada salahnya untuk lebih familiar dengan big data, sebab keterampilan ini akan membawamu jauh di era digital.

5. Kolaborasi dalam setiap aspek

Kolaborasi hari ini memainkan peran penting. Menjadi fleksibel, mudah beradaptasi, dan memahami kebutuhan kolega, pelanggan, dan vendor adalah cara untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.

Seseorang dengan digital mindset akan cenderung inklusif dan berorientasi pada tim. Kolaborasi adalah tentang mendorong satu sama lain untuk berpikir lebih keras, lebih cerdas, dan lebih baik. Inovasi dan hasil terbaik terjadi ketika tim mendorong satu sama lain, ketika mereka berbagi ide, dan tidak setuju secara terbuka, dimana introvert didengar dan extrovert mendengarkan.

Baca juga: Mudah, ini 9 cara mempraktikan mindfulness di tempat kerja

3 Cara membangun digital mindset


Membiasakan diri merupakan salah satu kunci membentuk digital mindset (sumber: pexels)

Transformasi digital tidak hanya membicarakan “topik-topik besar” seperti artificial intelligence, big data, blockchain, ataupun machine learning. Sesuatu yang sederhana seperti pencatatan data harian, cara berkomunikasi, hingga bagaimana kita memecahkan masalah dengan pendekatan yang efektif juga menjadi topik yang dibicarakan dalam transformasi digital.

Berikut 3 tips yang bisa diterapkan untuk membangun digital mindset untuk pribadi maupun bisnis.

1. Dalami peribahasa, “Bisa karena terbiasa

Tanpa disadari, kita semua sudah bermigrasi secara perlahan ke dunia digital. Aktivitas sehari-hari pun sudah banyak beririsan dengan penggunaan teknologi dan digitalisasi. Untuk itu, tidaklah sulit untuk membiasakan diri dengan penggunaan teknologi untuk menyelesaikan banyak permasalahan sehari-hari.

Banyak hal-hal yang kini bisa kita lakukan dengan mudah adalah karena kita telah terbiasa melakukannya. Sebagai contoh, kita sudah terbiasa berkomunikasi menggunakan aplikasi WhatsApp dan email dalam kehidupan sehari-hari.

Karena kita terbiasa bertukar berbagai jenis informasi dengan teknologi tersebut, kita dapat dengan mudah membiasakan diri menggunakannya dalam lingkup kerja, baik untuk saling mengirim dokumen, menyimpan file penting agar dapat diakses bersama, hingga memungkinkan untuk melakukan diskusi jarak jauh.

2. Adaptasi situasi, jangan dihindari

Salah satu ciri utama digital mindset adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi untuk memudahkan kegiatan sehari-hari, bukan hanya soal mahir menggunakannya.

Oleh karena itu, kita perlu melakukan adaptasi terhadap segala perubahan dan memanfaatkan teknologi untuk memudahkan proses adaptasi tersebut. Terlebih di kondisi pandemi yang tidak memungkinkan kita untuk melakukan pekerjaan dengan sebagaimana mestinya, pasti kita akan banyak menemui tantangan dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah pergeseran metode dan cara kerja yang banyak melibatkan peran teknologi dan digitalisasi.

Kunci penting dari membangun kultur dengan digital mindset adalah selalu menjaga pikiran agar selalu terbuka. Pahami bahwa penggunaan teknologi serta digitalisasi dapat memungkinkan kita untuk mendokumentasikan pekerjaan secara digital, tanpa harus repot menyiapkan, mencetak, serta mengirimnya secara fisik.

3. Terus motivasi diri dan lingkungan dengan porsi tepat

Digital mindset tidak dapat tertanam ataupun membudidaya begitu saja pada diri dan lingkungan kerja tanpa motivasi yang tepat. Untuk mewujudkan bentuk yang lebih konkret, motivasi seluruh sumber daya manusia yang ada di perusahaan dengan infrastruktur yang mendukung, peningkatan kapasitas digital literacy secara formal ataupun informal dalam lingkungan kerja.

Tentunya, disertai juga contoh pelaksanaannya dari para pemimpin perusahaan. Selain itu, sertai juga apresiasi terhadap inovasi dan performa mereka melalui efektivitas dan efisiensi dari pekerjaan yang mereka lakukan dengan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi.

Secara garis besar, digital mindset menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh pebisnis atau karyawan untuk dapat memberikan performa terbaiknya dalam berbagai situasi dan kondisi, terutama pada masa pandemi dimana bekerja remote atau work from home menjadi sebuah keharusan.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT Official. Selain itu, jika kamu ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, yuk, sign up di EKRUT sekarang juga karena banyak peluang kerja dari perusahaan dan startup ternama menantimu!

Sumber:

  • knolskape
  • igi
  • linkedin

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    zoom-fatigue-EKRUT.jpg

    Careers

    Hati-Hati Terkena Zoom Fatigue, Berikut 10 Cara untuk Mengatasinya

    Lita Lia

    07 July 2022
    6 min read
    contoh-surat-izin-tidak-masuk-kerja---EKRUT.jpg

    Careers

    6 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja beserta Cara Membuatnya

    Anisa Sekarningrum

    07 July 2022
    7 min read
    cara-interview-kerja-yang-baik-EKRUT.jpg

    Careers

    12 Cara Interview Kerja yang Baik Agar Bisa Diterima

    Lita Lia

    06 July 2022
    6 min read

    Video