Media

EKRUTmeets 11: Bagaimana cara menentukan startegi pemasaran untuk meningkatkan startup?
By Tsalis Annisa - 27 March 2019
5 min read 170 Views

Startup belakangan ini seakan menjadi sebuah kata kunci yang cukup menarik untuk dibahas. Bahkan tidak sedikit orang yang akhirnya tertarik untuk membangun startup.

Menyadari hal ini, EKRUT mengadakan acara EKRUTmeets 11 yang bertajuk 'Marketing startegy for scaled up startup' pada 26 Maret 2019.

Bagi kamu yang tidak sempat datang pada acara kemarin, berikut ini adalah beberapa ringkasan hasil diskusi bersama Andreas Gandhi (Regional Digital Marketing Lead Gojek), Arian Vivaldi (Head of Marketing Alodokter), Gorby Lauwang (Head of Marketing Printerous).

Bagaimana cara mengatasi budget marketing dan target yang meningkat?

Menurut Gorby Lauwang, kenaikan budget dapat disesuaikan dengan objective dari perusahaan tersebut, atau dari tim marketing. Jika objective-nya adalah lead untuk sales, maka ketika budget bertambah tetaplah fokus pada leads. Hal ini bisa dilakukan dengan komposisi 90% untuk leads, dan 10% untuk brand awareness.

Sedangkan menurut Arian Vivaldi, di Alodokter sendiri menyesuaikan posisinya di dunia startup. Saat ini Alodokter berada di stage B, di mana targetnya bukan hanya dikenal sebagai situs yang menyediakan informasi kesehatan, tapi juga memiliki fitur chat bersama dokter, asuransi, booking dokter. Maka budget akan diarahkan kepada pengembangan fitur, dan brand awareness.

Berdasarkan hal ini, maka disimpulkan bahwa guna menangani budget dan target marketing yang meningkat dapat disesuaikan dengan berada di stage mana startup tersebut, dan apa goals perusahan.

Apakah branding perlu dilakukan sedini mungkin?

Menurut Andreas Gandhi, hal ini tergantung kepada produk itu sendiri. Apakah merasa perlu untuk melakukan branding sejak dini atau tidak. Jika produk tersebut termasuk baru, dan merasa perlu melakukan branding, maka bisa dilakukan. Kembali lagi, hal ini disesuaikan dengan target marketing.

Bagaimana struktur tim yang perlu dibangun demi mencapai goals marketing?

Hal ini bisa disesuaikan dengan aktivitas dan goals di perusahaan. Misalnya, Printerous membagi antara digital dan event. Sedangkan komposisinya disesuaikan dengan aktivitas perusahaan. Printerous sendiri saat ini berfokus pada event, maka anggota tim tersebut akan lebih besar jumlahnya dibandingkan tim digital.

Di Gojek sendiri menurut Andreas Gandhi, membagi tim selayaknya in house agency. Di mana terdapat specialist, strategist, analyst yang akan memegang beberapa produk.

Semakin meningkat intensitas produk, target semakin naik, dan budget semakin naik, maka jumlah anggota tim juga akan semakin ditingkatkan.  

Alodokter akan melihat aktivitas paling besar. Karena Alodokter berfokus kepada online, maka tim dibagi menjadi online dan brand.

Brand akan membawahi segala sesuatu yang berbentuk kreatif. Misalnya, video, dan social media. Sedangkan tim online terdiri dari online marketing, dan data analyst.

strategi marketing - EKRUT
Para pembicara dengan peserta EKRUTmeets11 - EKRUT

Bagaimana cara menangani tim yang besar?

Menurut Gorby Lauwang, salah satu caranya adalah dengan menggunakan OKR. OKR adalah objective and key result. Di mana Leader akan menentukan target, dan apa yang perlu dilakukan tim untuk mencapai target. Hal ini juga akan membantu leader dalam memberikan penilaian kepada anggota tim.

Bagaimana cara menentukan marketing plan?

Hal ini harus disesuaikan dengan objetive atau goals perusahaan selama setahun. Meski begitu, marketing dapat dikatakan dinamis, di mana rencana dapat berubah seiring berjalannya waktu, disesuaikan dengan kondisi saat itu. Misalnya ketika target awal adalah B2C lalu, harus berubah menjadi B2B.

Apa perlu melihat kompetitor?

Hal ini bisa disesuaikan dengan tujuan perusahan tersebut. Apakah mau menjadi market follower, market leader, atau niche market. Jika ingin menjadi market follower, maka perlu melihat kompetitor. Tapi jika produk berada di blue ocean, maka berfokuslah ke produk.

Marketing activities apa yang cocok untuk suatu produk yang sudah besar?

Jika memiliki budget yang besar, bisa melakukan treatment kepada users dengan memberikan promo. Jika produk masih berkembang dan customer acquisition, cobalah untuk lebih berfokus pada majority market.

Seberapa penting data di dalam dunia marketing?

Menurut Andreas Gandhi, data penting dalam membuat rencana ke depannya. Kita akan melihat data campaign sebelumnya dalam menyusun rencana. "Misalnya, cost per order di Jakarta lebih besar dibanding di Jogja, lalu dari sini bisa menentukan langkah yang akan diambil selanjutnya," ungkapnya.

Itulah ringkasan hasil diskusi EKRUTmeets 11 dengan topik 'Marketing startegy for scaled up startup'. Melalui diskusi ini dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran perlu disesuaikan dengan target perusahaan, dan apa yang akan dilakukan marketing guna mencapai target tersebut.

Setelah ini, barulah ditentukan langkah seperti apa yang perlu diambil. Komposisi tim seperti apa yang perlu dibentuk guna mencapai target.

EKRUTmeets sendiri adalah acara bulanan yang diadakan oleh EKRUT dengan mengundang para profesional di bidang Software Engineering, Product Management, Data Science, Digital Marketing, dan Human Resources yang bertujuan untuk berbagi pengalaman dan pemahaman.

Tertarik mendapatkan ilmu mengenai beberapa bidang tersebut? Tunggu acara EKRUTmeets selanjutnya, ya! Pastikan kamu tidak kehabisan tiket untuk berkesempatan ikut serta dalam acara selanjutnya.

Rekomendasi bacaan:

Tags: EKRUTmeets, event, marketing, strategi pemasaran

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang