Media

6 Tahapan marketing plan ini efektif bantu kembangkan bisnis
By Tsalis Annisa - 15 March 2019
5 min read 130 Views
Menyusun marketing plan dengan baik dapat membantu bisnis berkembang dengan baik - EKRUT
Menyusun marketing plan dengan baik dapat membantu bisnis berkembang dengan baik - EKRUT

Saat membuat sebuah bisnis, kamu memerlukan marketing plan. Pasalnya, tidak mungkin bisnismu berkembang dan terus dilirik pelanggan tanpa adanya promosi konstan yang terus diperbarui bukan?

Bila belum tahu, marketing plan adalah dokumen yang berisi segala hal tentang pemasaran secara detail, mulai dari target, jenis, hingga anggaran. Membuat dokumen ini tidak sesulit yang kamu bayangkan. Dengan beberapa langkah sederhana ini, marketing plan bisnismu akan selesai tanpa masalah.

#1 Marketing plan: Tulis Gambaran Bisnismu

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah menulis tentang bisnismu sedetail mungkin. Jelaskan bisnis apa yang sedang kamu kembangkan, di bidang apa, jasa apa yang ditawarkan, sudah berapa lama bisnismu, bagaimana struktur organisasinya, apakah bisnis online atau offline, apakah memiliki kerja sama dengan badan lain, dan seterusnya.

Lewat poin ini, kamu akan mengetahui gambaran umum tentang operasi bisnis. Secara tidak langsung, kamu pun akan tahu apa kekuatan dan kelemahan bisnismu. Apa ada peluang untuk berkembang dan apa ancaman yang dapat menghambat kesempatan tersebut. Bila pernah mendengar, teknik ini disebut SWOT (strength, weakness, oppurtunities, threats)

#2 Marketing plan: Tentukan Target Pasar

Setelah mengetahui gambaran tentang bisnismu, sekarang cari tahu bagaimana gambaran besar karakter pelangganmu. Hal ini termasuk area pelanggan, jenis kelamin, usia rata-rata. Lebih baik lagi bila kamu tahu bagaimana perilaku mereka secara mendalam.

Survey ini termasuk, bagaimana cara pelanggan mengambil keputusan, mendapatkan informasi, menghabiskan waktu luangnya, dan berbagai hal lainnya. Ketahui juga mengapa mereka memilih jasamu dibanding yang lain. Semakin baik kamu memahami pelanggan luar dalam maka semakin baik pula strategi pemasaran yang dapat kamu buat nanti. 

#3: Marketing plan: Analisis Kemampuan Pesaing

Tunggu dulu, sebelum membuat langkah-langkah strategi spesifik, ketahui dulu siapa saja pesaingmu di ranah industri tersebut. Pasalnya, mungkin banyak perusahaan di lini bisnismu yang memiliki target pasar yang sama.

Sama seperti memahami pelanggan, kamu pun harus memiliki intel untuk memata-matai kompetitor, mulai dari produk dan servis yang disediakan hingga apa yang akan mereka kembangkan. Bayangkan, bila kamu sebagai pelanggan, apa yang perlu kamu lakukan agar mereka memilihmu dibanding kompetitor.

Kemajuan kompetitor bukan untuk membuatmu merasa terintimidasi namun mencari celah di mana bisnismu bisa berkembang lebih baik.

#4 Marketing plan: Tentukan Tujuan dan Buat Strategi

Sudah mengetahui bidang bisnis, karakter pelanggan serta kompetitor? Sekarang saatnya kamu membuat target untuk marketing plan. Buatlah sebuah target yang besar dan memotivasi namun mungkin dicapai. Tidak perlu terlalu muluk-muluk. Poin penting adalah bisnismu terus berkembang bukan kemudian gagal di tengah jalan.

Setelah tahu berbagai tujuanmu, tuliskan juga misi untuk mencapainya. Tuliskan sespesifik dan serinci mungkin. Dengan menuliskan rencana untuk menggapai tujuan, kamu juga bisa tahu apakah tujuanmu itu realistis atau tidak.

Contohnya, kamu ingin menambah 500 follower instagram di tahun depan. Nah, bagaimana caranya? Apakah mengadakan kuis berhadiah atau menampilkan info yang lebih menarik agar pelanggan tertarik

#5 Marketing plan: Tetapkan Anggaran

Poin ini mungkin sulit namun sangat vital. Rencakan sedetail mungkin semua biaya yang akan kamu keluarkan dalam setiap tujuan dan misi di dokumen marketing plan. Tuliskan juga darimana biaya tersebut akan kamu dapatkan. Jangan sampai kamu punya target terlalu besar kemudian uang tak cukup dan malah berhutang.

#6 Marketing plan: Do It

Semua rencana hanya akan rencana bila tidak dilakukan. Maka dari itu, kerjakanlah rencana pemasaranmu. Ingat untuk membuatnya selama per tahun ya. Durasi ini dapat dibilang cukup lama untuk target jangka panjang namun cukup pendek bila ternyata ada situasi genting yang membuatmu perlu mengganti tujuan.

Nah, bagaimana sekarang? Sudah siap membuat marketing plan? Bila masih bingung, coba konsultasi pada ahlinya. Misalnya dengan mengikuti seminar atau talkshow yang membahas marketing plan, dan sejenisnya. Selain menambah ilmu, kamu juga bisa memperluas jaringan profesional. Menarik, bukan?

marketing plan - EKRUT

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

Tags:

  • tips
  • teknik
  • karier
  • marketing
  • marketing plan
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang