Published on

Technology

Mengenal 8 Jenis Esport, Industri yang Sedang Booming Mulai Beberapa Tahun Terakhir

Sylvia Rheny

Mengenal_8_jenis_Esport__industri_yang_sedang_booming_mulai_beberapa_tahun_terakhir.jpg

Esport adalah salah satu industri yang mulai banyak dilirik oleh generasi muda untuk mulai meniti dan memfokuskan karier. Pasalnya dunia esport telah berkembang pesat, tidak sedikit atlet esport yang sukses berkarier di dalamnya dan menjadi role model untuk generasi muda. Seperti apa esport dan sejarahnya? Yuk, kenali lebih jauh jenis-jenis esport yang ada sekarang ini!

Baca juga: Esport dan gaming, apa sih bedanya?

Apa itu esport?


Kepanjangan dari esport adalah electronic sports. (Sumber: Pexels)

Esport adalah singkatan dari electronic sports. Esport adalah jenis olahraga yang menggunakan peralatan elektronik seperti handphone, komputer/PC, atau konsol game seperti PlayStation, Xbox, dan Nintendo. Perlu diketahui bahwa esport adalah istilah yang cukup populer saat ini. Sebutan lain untuk esport adalah e-Sports atau egames.

Esport menggambarkan dunia permainan video yang kompetitif dan terorganisir. Dalam esport, dua tim yang berbeda berhadapan dalam game yang sama untuk berkompetisi memenangkan pertandingan dan memperoleh juara pertama. Beberapa contoh game yang populer dalam esport adalah Mobile Legends, Fortnite, League of Legends, Counter-Strike, Call of Duty, dan PUBG.

Esport adalah industri yang bersifat profesional, di mana para gamer menjadikan bermain game sebagai suatu profesi atau pekerjaan yang profesional. Terdapat pelatihan khusus dalam esport dengan tujuan untuk memenangkan setiap kompetisi yang diselenggarakan.

Di Indonesia sendiri, esport telah diakui keberadaannya sebagai olahraga prestasi di bawah KONI dan dinaungi oleh PB ESI atau Pengurus besar Esports Indonesia. Dengan begitu, esport dapat ikut dipertandingkan pada kompetisi-kompetisi resmi tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

Atlet esport biasanya ditonton dan diikuti oleh ribuan hingga jutaan penggemar dan mereka memanfaatkan layanan streaming seperti Twitch atau Nimo TV yang memungkinkan penggemarnya untuk menonton mereka secara real time saat sedang memainkan game. Biasanya, di sinilah atlet esport menjadi semakin populer dan membangun fandom mereka.

Baca juga: Profesi eSport buat milenial, kamu tertarik?

Sejarah esport


Salah satu jenis game populer dalam esport adalah MOBA. (Sumber: Pexels)

Sejarah esport pertama dimulai pada tahun 1972 dimana 5 mahasiswa Stanford University berkompetisi dalam sebuah event yang bernama Intergalactic Spacewar Olympics untuk game Spacewar.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1980, lebih dari 10 ribu peserta berpartisipasi dalam Space Invaders Championship. Tahun 1972 - 1989 merupakan tahun dimulainya esport.

Pada tahun 1990, edisi pertama Nintendo World Championship terjadi di 29 kota di Amerika Serikat. Sepanjang tahun 1990 hingga 1999 menjadi tahun populernya game berjenis pertempuran dan first-person shooter.

Tahun 2000-an, beberapa negara seperti Korea Selatan, Jerman, Prancis, UK, dan Amerika Serikat mulai menayangkan esport di televisi. Di sepanjang tahun 2000 - 2010 inilah popularitas esport mulai bertumbuh.

Pada tahun 2011, muncul platform streaming online bernama Twitch dan dalam setahun memiliki sekitar 20 juta pengunjung setiap bulannya. Kemudian, pada tahun 2019, the DotA International menjadi esport dengan prize pool terbesar sepanjang sejarah esport, yaitu 33.3330.069 USD.

Hingga hari ini, esport masih terus bertumbuh dan diminati oleh gamers di berbagai belahan dunia. Berbagai kompetisi esport lokal hingga internasional juga diadakan secara rutin pada setiap periode yang ditentukan oleh masing-masing cabang esport.

Baca juga: eSport di Indonesia, ada peluang dan tantangan

8 Jenis esport


Terdapat berbagai jenis esport yang telah diciptakan. (Sumber: Pexels)

Dari pertama kali berdiri hingga sekarang, terdapat berbagai jenis esport yang sudah diciptakan. Jenis esport tersebut beragam dibedakan dari jumlah pemain, jenis permainan, dan bagaimana cara menentukan pemenang untuk masing-masingnya. Adapun penjelasan lebih lengkap mengenai jenis-jenis esport adalah sebagai berikut:

1. MOBA (Multiplayer Online Battle Arena)


Contoh jenis esport adalah MOBA. (Sumber: iStock)

MOBA pada esport adalah salah satu jenis game yang paling banyak diminati dan memiliki komunitas terbesar. Singkatan MOBA adalah Multiplayer Online Battle Arena.

MOBA adalah jenis esport di mana dua tim karakter bersaing head-to-head dengan tujuan melindungi markas mereka dan menghancurkan turret, atau struktur lain dari benteng tim lawan.

Ajang turnamen MOBA sendiri banyak diselenggarakan di Indonesia mulai dari skala kecil hingga besar. Beberapa contoh game MOBA antara lain Arena of Valor, Mobile Legends, Dota 2, League of Legends, dll.

2. FPS (First Person Shooter)


Contoh jenis esport adalah FPS. (Sumber: iStock)

FPS pada esport adalah jenis game yang umumnya menyajikan animasi 3D yang bersifat first person perspective atau menampilkan sudut pandang depan dari karakter yang dimainkan.

Dalam jenis game ini, pemain dapat merasakan ketegangan, kepanikan, dan keseruan sama seperti yang dirasakan oleh karakter yang dimainkan dalam game. Beberapa contoh game FPS yang populer dalam esport adalah CS GO, PB (Point Blank), Call Of Duty, dan Counter Strike.

3. Battle Royale


Contoh jenis esport adalah Battle Royale. (Sumber: iStock)

Battle Royale pada esport adalah jenis game yang memadukan ketegangan FPS dengan lingkup area tanding yang sangat luas. Berbeda dengan MOBA yang hanya melawan 5 pemain lainnya, dalam Battle Royale kamu bisa melawan 100 orang sekaligus.

Pemenang dari jenis game esport ini adalah pemain terakhir yang bertahan hidup. Namun, dalam sistem turnamen, poin kill juga ikut diperhitungkan. Contoh game Battle Royale yang populer dalam esport adalah PUBG PC/Mobile, Free Fire, dan Apex Legends.

Baca juga: Anda pencandu Mobile Legends? Baca ini!

4. Racing & Sports

Racing & sports pada esport adalah jenis game kompetisi elektronik yang mengangkat tema olahraga konvensional seperti balap motor, sepakbola, atau basket. Format pertandingan dalam game esport ini adalah 1v1, 2v2, dan 3v3.

Contoh game racing & sports yang populer dipertandingkan dalam esport adalah MotoGP, F1, PES, FIFA.

5. Auto Battler

Auto battler pada esport adalah jenis game casual yang sebenarnya cukup bergantung pada gacha atau keberuntungan. Meskipun begitu, tetap ada faktor strategi yang membuat game jenis ini bisa menjadi layak dianggap sebagai kompetisi skill.

Pemain harus tetap memiliki kemampuan berpikir untuk menentukan bidak-bidak terbaik karena setiap bidak memiliki kemampuan tertentu dan bisa membentuk sinergi yang memberi efek kekuatan unik.

Contoh game auto battler pada esport adalah Magic Chess, Chess Rush, dan Dota Underlords.

6. Collectible Card Games (CCG)

Collectible Card Games pada esport adalah jenis game yang menuntut kemampuan berpikir dan membaca strategi lawan. Pemain dalam game ini memiliki deck atau tumpukan kartu yang berisi bidak-bidak unik dan bisa memberi kemampuan spesial. Setiap ronde yang dimenangkan akan memberikan damage kepada lawan sampai batas kekuatannya habis.

Contoh card games pada esport adalah Magic: The Gathering Arena, Legends of Runeterra, dan Gwent: The Witcher Card Games.

7. Real Time Strategy (RTS)

Real Time Strategy pada esport adalah salah satu jenis game yang paling tua. Dalam jenis game ini, kamu harus membentuk satu struktur kekuatan untuk mempertahankan koloni dan menginvasi kekuatan lain. Untuk memenangkan jenis game ini, kamu perlu mempersiapkan strategi dan kejelian karena ada banyak unit yang bisa digunakan.

Contoh game RTS pada esport adalah Starcraft, Warcraft, dan Command & Conquer.

8. Fighting Games

Fighting Games pada esport adalah jenis game di mana pemain akan saling adu dalam kompetisi untuk menentukan satu juara di akhir turnamen. Untuk memenangkan game jenis ini, pemain harus mengetahui mekanik setiap karakter pilihan dan kombinasi serangan yang cocok.

Contoh fighting games pada esport adalah Tekken, Mortal Kombat, Marvel vs Capcom, dan Super Smash Bros.

Baca juga: Ingin menjadi game developer? Ketahui dulu beberapa hal ini

Itulah sederetan jenis esport yang sedang booming dan populer beberapa tahun terakhir ini. Berbagai jenis turnamen berskala besar, kecil, lokal, dan internasional banyak diselenggarakan setiap tahunnya dan menawarkan pool prize yang tidak sedikit. Jadi, gimana? Apa kamu tertarik menjadi atlet esport atau cukup menjadi pemain publik yang menikmati game sebagai sarana hiburan?

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT Official. Nah, kalau kamu ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, yuk sign up di EKRUT sekarang juga karena banyak peluang kerja dari perusahaan dan startup ternama menantimu!

Sumber:

  • CNN
  • Investopedia
  • Gamequiters
  • Gamesradar

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_Gamification.jpg

    Technology

    Gamification: Definisi, Elemen, Manfaat, Kelebihan dan Kekurangan

    Algonz D.B. Raharja

    04 July 2022
    5 min read
    H1_Game_NFT.jpg

    Technology

    7 Rekomendasi Game NFT yang Dapat Menghasilkan Uang

    Algonz D.B. Raharja

    22 February 2022
    5 min read
    Mobile-Legends-Tips.jpg

    Technology

    Kulik Juara Mobile Legends Indonesia Games Championship 2018

    Widyanto Gunadi

    21 January 2022
    0 min read

    Video