Published on

Careers

Kenali experiential marketing untuk tingkatkan brand loyalty

Maria Tri Handayani

experiential-marketing-adalah---EKRUT.jpg

Experiential marketing merupakan salah satu strategi pemasaran yang cocok kamu pertimbangkan bila ingin meningkatkan brand awareness, brand loyalty, hingga meningkatkan Customer Lifetime Value yang terus terbangun dari waktu ke waktu. 

Bagaimana caranya? Simak ulasan mengenai experiential marketing berikut ini. 

Apa itu experiential marketing?

experiential marketing adalah - EKRUT
Experiential marketing juga dikenal dengan sebutan engagement marketing - EKRUT

Experiential marketing adalah strategi pemasaran yang dilakukan dengan menciptakan pengalaman untuk konsumen. 

Strategi pemasaran ini didasarkan pada sifat dua arah antara brand dan konsumen, di mana konsumen terlibat karena mereka secara aktif berpartisipasi dalam pengalaman yang kamu buat untuk mereka. 

Experiential marketing memungkinkan konsumen terlibat dengan brand pada tingkat yang lebih dalam dengan mengomunikasikan ide dan emosi yang lebih kompleks dan memberikan konsumen kendali lebih besar atas pengalaman mereka dengan brand.

Karena keterlibatan konsumen memainkan peranan dalam kesuksesan experiential marketing, maka jenis pemasaran ini juga kerap dikenal dengan sebutan engagement marketing

Adanya keterlibatan atau engagement tersebut dapat mengukur seberapa bermakna pengalaman yang dimiliki audiens atau konsumen terhadap suatu brand

Engagement atau keterlibatan di sini dapat mencakup views dan likes di media sosial, hingga komentar, berbagi informasi, dan berkomunikasi langsung dengan brand. 

Strategi pemasaran ini juga bisa dibilang hampir mirip dengan istilah event marketing, namun perlu dipahami bahwa tidak semua event marketing dapat dianggap memberikan pengalaman penuh pada audiens. Pasalnya event marketing terkadang masih bersifat satu arah karena kurangnya elemen interaktif dengan audiens.

Experiential marketing sendiri dapat diaplikasikan baik secara online maupun offline. Beberapa contohnya seperti acara demo produk, kontes, event apresiasi pelanggan, workshop, product testing, tur pabrik atau kantor pusat, hingga acara online seperti giveaway atau kontes online yang diintegrasikan dalam live event untuk para anggota komunitas. 

Baca juga: Mengenal Segmenting Targeting Positioning (STP) Marketing

Keunggulan experiential marketing

experiential marketing adalah - EKRUT
Experiential marketing dapat meningkatkan brand loyalty - EKRUT

Beberapa keunggulan dari experiential marketing adalah:

1. Membangun hubungan yang otentik dengan pelanggan

Saat ini banyak orang yang skeptis dengan brand. Ditambah lagi dengan adanya media sosial, brand dituntut semakin transparan dan bekerja keras untuk menarik perhatian orang dan kecintaan mereka terhadap brand tersebut. 

Nah, experiential marketing memungkinkan brand melakukan berbagai cara kreatif yang berbeda sehingga kamu dapat benar-benar terhubung dengan pelanggan di dunia nyata. 

Dengan memberikan keterlibatan, interaksi dan pengalaman secara nyata kamu pun dapat memulai percakapan antara brand dan pelanggan. 

2. Meningkatkan brand loyalty 

Experiential marketing menawarkan kesempatan pada konsumen untuk terhubung dengan brand pada tingkat yang lebih personal ketimbang metode pemasaran tradisional. 

Hubungan ini yang dapat menciptakan brand loyalty terutama bila aktivasi dari experiential marketing tersebut dijalankan dengan benar.

3. Mendapatkan data-data mengenai pelanggan 

Strategi pemasaran ini juga memungkinkan kamu untuk dapat mengumpulkan data-data penting mengenai konsumen yang berpartisipasi dalam pengalaman yang kamu ciptakan untuk kemudian digunakan dalam meningkatkan strategi kamu. 

4. Dampak sosial dan word-of-mouth

Experiential marketing dapat berharga bagi brand bukan karena hubungan yang dapat dibangunnya dengan konsumen, namun juga karena potensi dampak sosial yang dapat tercipta. 

Dalam banyak kasus, konsumen yang benar-benar bersenang-senang di dalam event experiential marketing akan dengan sukarela membagikan pengalamannya tersebut dengan orang lain. Tentu kekuatan word-of-mouth ini akan sangat bermanfaat bagi brand kamu. 

Sebuah riset menunjukkan bahwa rekomendasi word-of-mouth dapat mendorong 20 hingga 50 % semua keputusan pembelian, di mana rekomendasi word-of-mouth dari experiential marketing mencakup 50 hingga 80% dari semua rekomendasi tersebut.

5. Pemahaman aktif mengenai produk kamu 

Salah satu tujuan pemasaran adalah mengedukasi konsumen tentang suatu produk. Hal ini hanya berhasil jika konsumen terlibat. 

 Itu mengapa experiential marketing dapat memberikan manfaat yang baik bagi brand dari sisi ini. Pasalnya dengan experiential marketing kamu dapat melekatkan brand dengan pengalaman yang menyenangkan ini di mana pelanggan jadi dapat memahami produk dengan lebih baik daripada hanya melihat iklan di tv saja. 

Baca juga: 8 Jenis strategi pemasaran yang paling efektif

Contoh experiential marketing

experiential marketing adalah - EKRUT
Mengadakan tur pelanggan ke pabrik atau kantor pusat adalah contoh experiential marketing - EKRUT

Berbagai  brand di dunia telah menerapkan strategi experiential marketing ini. Beberapa contoh brand yang menerapkan experiential marketing adalah:

  • Coca cola

 Pada tahun 2013, Coca cola membuat experiential marketing dengan kampanye "small world machines" atau mesin dunia kecil di India dan Pakistan. 

Experiential marketing ini dilakukan dengan meletakkan vending machine Coca Cola berteknologi tinggi di dalam pusat perbelanjaan yang ramai di mana pembeli bisa lewat dan mengambil bagian dalam pengalaman tersebut. 

Vending machines tersebut memiliki kamera yang  memungkinkan interaksi tatap muka di mana dua pelanggan yang menggunakan vending machines di tempat yang berbeda negara tersebut dapat bekerja sama menyelesaikan tugas seperti menelusuri gambar di layar. 

Ini dilakukan dengan harapan melalui interaksi virtual tersebut hubungan antar kedua negara yang sedang retak dapat dikesampingkan sejenak sehingga hubungan antara manusia yang sejati dapat terjadi. 

Kampanye ini terbilang sukses dan mendapat reaksi positif dari pers. Bentuk experiental marketing ini juga memberikan pengalaman yang melampaui produk. 

Pasalnya dengan kampanye ini Coca Cola berhasil menciptakan kesan bahwa perusahaan soda pun dapat melakukan upaya berani yang membawa perubahan positif melalui strategi pemasaran mereka. 

  • Facebook

Facebook juga pernah menciptakan kampanye experiential marketing dengan mengadakan Facebook IQ Live. 

Latar belakang dari kampanye ini adalah karena Facebook selalu memahami seberapa banyak data yang dimilikinya tentang bagaimana cara orang-orang menggunakan platform ini. 

Experiential marketing ini dilakukan dengan memberikan pengalaman menggunakan  data yang ada untuk menyusun adegan langsung yang menggambarkan data tersebut. 

Misalnya ada IQ Mart dengan setting retail yang menggambarkan jalur konversi ketika pembeli online menggunakan media sosial untuk melakukan pembelian. 

Ada pula kafe Instagram Klasik yang memberikan peluang berfoto ala milenial, latte art, dan lain-lain. 

Kampanye ini tidak hanya berkesan namun juga terbukti membantu para audiensnya. 93% dari 1500 yang hadir mengatakan bahwa pengalaman tersebut memberikan mereka wawasan tentang cara menggunakan Facebook untuk bisnis. 

Di sisi lain, dengan menciptakan pengalaman ini Facebook juga menciptakan persepsi brand yang positif terutama bagi audiens yang  mungkin sebelumnya tidak tahu cara menggunakan platform tersebut untuk bisnis. 

  • Vans

Vans juga pernah membuat experiential marketing dengan membuat lokasi pop up dari House of Vans di skateparks yang ada di kota besar seperti New York dan Chicago.

Pengalaman ini memberikan kesempatan bagi para pemain skateboard untuk bertemu, terhubung, mendengarkan musik secara langsung dan bermain skateboard. 

Vans juga menggunakan popup berbasis skatepark tersebut untuk mempromosikan peluncuran lini sepatu baru mereka yang dibuat untuk menghormati David Bowie.

Strategi experiential marketing ini tentu terasa lebih pas, pasalnya Vans dikenal dengan salah satu citranya sebagai sepatunya para pemain skateboard, sehingga pemilihan pop up di dekat skatepark sangat cocok untuk memberikan pengalaman bagi penggunanya. 

Baca juga: Mengenal konsep marketing mix dan elemen 7P dalam bisnis

Nah, sekarang kamu semakin mengerti apa itu experiential marketing dan contoh-contoh penerapannya, kan? 

Experiential marketing tidak selalu harus melibatkan produk, karena itu ketika ingin menerapkan strategi pemasaran ini kamu dapat mengembangkan kreativitasmu seluas mungkin agar hasil yang diinginkan benar-benar efektif bagi brand dan juga pelanggan. 

experiential marketing adalah - EKRUT

Sumber:

  • oberlo.com
  • hubspot.com
  • forbes.com
  • business2community.com
  • atneventstaffing.com
     

Tags

Share