Lainnya

Fixed Asset Adalah: Pengertian, Karakteristik, dan Jenisnya

Published on
Min read
6 min read
time-icon
Nurina Ulfah

Her love for writing always revives the vigor in her soul. If she could visualize the amount of love she has for writing, it would be as big as the sun.

H1_fixed_asset.jpg

Fixed asset adalah salah satu bagian penting yang dimiliki suatu perusahaan untuk digunakan dalam keperluan produksi, persediaan, dan atau disewakan kepada pihak lain. Tiap fixed asset adalah aset sedangkan tiap aset belum tentu fixed asset, karena aset adalah seluruh harta yang dimiliki perusahaan yang mana fixed asset termasuk di dalamnya. Untuk lebih lengkapnya, ketahui pengertian, karakteristik, dan jenis fixed asset di artikel ini.

Apa itu fixed asset?


Fixed asset adalah sebuah harta atau aset yang bersifat jangka panjang. (sumber: pexels)

Fixed asset adalah sebuah harta atau aset dalam bentuk properti maupun peralatan yang bersifat jangka panjang. Adanya fixed asset diharapkan bisa memberikan dukungan proses bisnis agar bisa mendapatkan keuntungan tertentu. Keberadaan fixed asset paling sering muncul di neraca sebagai properti, pabrik, dan peralatan.

Baca juga: Goodwill: Definisi, Jenis, Rumus, dan Cara Menghitungnya

Karakteristik fixed asset


Fixed asset dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. (sumber: pexels)

Berikut ini adalah ulasan tentang beberapa karakteristik yang dimiliki oleh fixed asset.

1. Masa manfaat dari segi ekonomi lebih dari satu tahun

Karakteristik yang pertama dari fixed asset adalah umur aset tersebut setidaknya lebih dari satu tahun. Lalu, kebanyakan berbentuk properti, peralatan yang ada di dalam pabrik, ataupun bangunan pabrik itu sendiri.

2. Adanya nilai penyusutan

Karakteristik yang kedua adalah adanya nilai penyusutan dari berbagai macam bentuk fixed asset. Hal ini bisa terjadi karena fixed asset tersebut digunakan secara terus menerus dari waktu ke waktu. Selain itu, karena adanya kegiatan penggunaan fixed asset secara terus menerus juga bisa mengakibatkan penurunan kualitas. Tak heran jika nilai dari fixed asset juga turut menurun.

3. Memberikan keuntungan bagi perusahaan

Karakteristik dari fixed asset yang berikutnya adalah mampu memberikan keuntungan bagi perusahaan. Contohnya, suatu perusahaan memiliki pabrik produksi. Produksi yang dilakukan oleh pabrik tersebut menggunakan peralatan operasional atau salah satu bentuk fixed asset. Nantinya, hasil jadi dari produksi yang dilakukan akan dijual. Keuntungan dari penjualan inilah yang menjadi salah satu karakteristik dari fixed asset.

4. Tidak berbentuk likuid

Karakteristik fixed asset yang terakhir adalah tidak berbentuk liquid. Artinya, fixed asset tidak bisa dikonversikan ke dalam bentuk uang maupun menjadi kas.

Dengan mengetahui beberapa ciri karakteristik yang ada pada sebuah fixed asset, tentunya hal tersebut dapat memudahkanmu untuk mengetahui apa saja aset-aset yang berada di dalam perusahaan dan yang mana saja masuk ke dalam kategori aset yang berbentuk nyata tersebut.

Baca juga: Biaya variabel: Fungsi, 5 contoh, bedanya dengan biaya tetap, dan cara menghitungnya

Jenis-jenis fixed asset


Fixed asset terdiri dari fixed asset berwujud dan tak berwujud. (sumber: pexels)

Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis fixed asset berdasarkan contohnya.

Fixed asset berwujud

Sama dengan namanya, fixed asset berwujud adalah sebuah aset yang memiliki bentuk fisik. Fixed asset berwujud ini masih dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.

  • Aset dengan nilai yang bisa menyusut. Contohnya adalah bangunan, mesin, kendaraan, laptop, dan lain-lain.
  • Aset dengan nilai yang bisa mengalami kondisi deplesi. Kondisi deplesi ini adalah berupa sumber daya alam yang akan habis karena dieksploitasi secara terus menerus oleh perusahaan. Contohnya adalah sumber daya alam minyak, batu bara, emas, dan lain-lain.
  • Aset yang tidak mengalami kondisi deflasi maupun penyusutan. Contohnya adalah tanah.

1. Tanah

Tanah menjadi contoh yang pertama dari fixed asset. Jika suatu perusahaan memiliki fixed asset berupa tanah, maka perusahaan tersebut bisa melakukan investasi jangka panjang. Tentu saja perusahaan tersebut akan mendapatkan keuntungan dari investasi jenis tanah yang dilakukannya. Bahkan dari keuntungan tersebut juga bisa menjadi dukungan terhadap keberlangsungan perusahaan itu sendiri.

2. Bangunan

Berikutnya ada bangunan atau gedung yang juga menjadi salah satu contoh dari fixed asset. Pencatatan dari banguanan yang berdiri di atas tanah juga harus dipisahkan dari tanah yang digunakan untuk pembangunan suatu gedung tersebut.

3. Mesin

Selanjutnya ada mesin yang juga masuk ke dalam jenis fixed asset. Mesin juga menjadi pendukung keberlangsungan proses produksi suatu barang yang bertujuan memberikan keuntungan bagi perusahaan. Sedangkan untuk contoh dari mesin itu sendiri adalah seperti komputer, printer, telepon, dan faksimile. Selain itu, beberapa peralatan kantor lain seperti meja, kursi, lemari, dan lain-lain yang ada di perusahaan atau pabrik juga masuk sebagai jenis fixed asset.

4. Alat pengangkut

Alat pengangkut juga masuk ke dalam kategori fixed asset di mana nantinya alat pengangkut ini digunakan untuk mengantar barang hasil produksi kepada konsumen, klien, maupun pihak-pihak lain yang bekerja sama dengan perusahaan. Contohnya ada truk, mobil pengangkut, dan jenis kendaraan yang bisa digunakan untuk mengantar hasil produksi tersebut.

5. Prasarana

Terakhir ada prasarana yang juga masuk ke dalam jenis fixed asset. Sebagai contohnya adalah jalan, jembatan, dan juga pagar.

Fixed asset tak berwujud

Sama seperti namanya, fixed asset tak berwujud adalah sebuah aset yang tak memiliki bentuk fisik namun memberikan keuntungan bagi perusahaan dan umumnya berumur lebih dari satu tahun. Contohnya adalah hak cipta, hak paten, hak waralaba, merek dagang, logo, dan lain-lain.

Baca juga: Biaya Produksi: 5 Jenis, Bedanya dengan Biaya Manufaktur, dan Cara Menghitungnya

Itulah pengertian, karakteristik, dan jenis fixed asset. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untukmu, ya! Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • gramedia.com
  • investopedia.com
  • corporatefinanceinstitute.com
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_1._Cost_Structure_Definisi__Fungsi__Jenis__Elemen_dan_Contohnya.jpg

    Expert's Corner

    Cost Structure: Definisi, Fungsi, Jenis, Elemen dan Contohnya

    Anisa Sekarningrum

    18 November 2022
    5 min read
    pexels-thibault-luycx-3975062.jpg

    Lainnya

    Economies of Scale: Pengertian, Penyebab, Jenis, dan Keuntungan Melakukannya

    Fakhrizal Muttaqien

    17 November 2022
    5 min read
    H1_Laporan_Keuangan.jpg

    Lainnya

    6 Contoh Laporan Keuangan Beserta Panduan dalam Penyusunannya

    Algonz D.B. Raharja

    17 November 2022
    5 min read

    Video