Published on

Expert's Corner

Fotografer Adalah: Definisi, Peran dan Tanggung Jawab serta 6 Skill yang Harus Dimiliki

Arin Khurota

0-fotografer-adalah.jpg

Fotografer adalah seseorang yang kerap dikaitkan dengan kemampuan menangkap momen atau hasil gambar yang berkualitas. Seseorang yang memiliki keahlian dalam memadukan proporsi dalam gambar juga kerap disebut ahli fotografi. Seorang fotografer tidak hanya dituntut untuk memahami angle pemotretan yang proporsional, namun ada beberapa skill lain yang turut dibutuhkan untuk menjadi fotografer andal. Jika kamu tertarik menjadi seorang fotografer, maka ada beberapa keterampilan karier untuk dipertimbangkan. Berikut beberapa informasi terkait tugas fotografer, kemampuan yang dibutuhkan, serta gaji berdasarkan tingkat pengalaman.

Apa itu fotografer?


Fotografer adalah profesi yang bertugas mengambil foto (sumber: pexels)

Fotografer adalah profesi yang bertugas untuk mengambil foto atau gambar, baik menggunakan kamera digital atau kamera film. Seorang fotografer biasanya berbakat dalam merekam peristiwa dan menceritakan kisah dari gambar yang diambil. Fotografer dapat memotret orang, tempat, peristiwa, maupun objek. Spesialisasi fotografer cukup luas, baik dilakukan di studio atau di berbagai lokasi tertentu.

Keterampilan yang diperlukan seorang fotografer adalah untuk membuat gambar berkualitas tinggi, ditinjau dari visi artistik dan pengetahuan teknis tentang peralatan kamera dan seni fotografi. Ada banyak elemen penelitian, jaringan, persiapan, set-up, break-down, dan pasca produksi yang membentuk bidang fotografi.

Selain itu, tingginya gaji profesi fotografer juga cukup menarik minat para pemuda era sekarang. Di Indonesia, kisaran gaji fotografer adalah Rp2.670.000 hingga Rp9.227.000 per bulan pada awal pekerjaan. Tentunya rentang gaji ini dapat bervariasi, bergantung tempat di mana bekerja.

Baca juga: Copywriter adalah: Tanggung Jawab, Skill-set dan Kisaran Gajinya

Peran dan tanggung jawab fotografer


Fotografer bertanggung jawab memberikan saran saat pemotretan (sumber: pexels)

Perlu kamu tahu bahwa bidang profesi fotografi cukup luas, tidak hanya di bidang traveling yang umum kita jumpai. Fotografer adalah profesi yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola hasil gambar visual hingga mendapatkan kualitas yang diharapkan.

Salah satu jenis bidang fotografer adalah fotografer komersial yang bertugas mengambil gambar yang digunakan dalam buku, iklan, dan katalog. Jurnalis foto juga dikenal sebagai fotografer berita, bertugas menangkap gambar yang biasanya digunakan untuk mengilustrasikan cerita di siaran berita televisi, di surat kabar, atau majalah. Fotografer udara mengambil gambar pemandangan dan struktur tertentu dari pesawat, sementara fotografer seni rupa umumnya menjual foto mereka ke publik sebagai karya seni.

Lalu, bagaimana dengan tanggung jawab fotografer secara umum? Peran fotografer dapat bergantung pada media tempatnya bekerja. Secara umum, peran dan tanggung jawab fotografer adalah sebagai berikut:

  • Memotret dan mengedit konten visual untuk berbagai platform dan media sosial
  • Mencetak hasil fotografi, baik melalui berbagai metode untuk media cetak atau digital
  • Mengirimkan produk akhir ke berbagai media termasuk pelanggan internal dan eksternal, media cetak, desainer grafis, bahkan perusahaan korporat
  • Melakukan penyesuaian gambar setelah pemotretan
  • Memberikan saran serta konsultasi kepada klien mengenai teknis pemotretan
  • Mempromosikan bisnis pada klien dan publik
  • Membeli atau meminta persediaan untuk pemotretan

Baca juga: 7 Situs Free Footage Terbaik dan Terlengkap untuk Konten Video

6 Skill yang harus dimiliki fotografer


Fotografer harus memiliki kemampuan artistik dan mampu melakukan editing visual (sumber: pexels)

Fotografer adalah seseorang yang kerap lekat dengan bakat potret unik dan proporsional, bahkan kadang emosional, melalui foto yang ditangkapnya. Hal ini bisa menjadi salah satu indikator bakat yang sering kali terlewatkan.

Fotografi pada umumnya dianggap sebagai seni, tetapi kamu tidak harus menjadi seorang seniman untuk menjadi seorang fotografer andal. Memiliki bakat mata untuk menangkap momen menakjubkan atau kemampuan untuk membuat snapshot dinamis dari momen indah adalah salah satu keterampilan fotografer.

Supaya berhasil di bidang ini, beberapa skill yang dibutuhkan untuk menjadi fotografer adalah sebagai berikut:

1. Keterampilan artistik

Untuk menjadi seorang fotografer yang unggul, setidaknya seorang fotografer harus memiliki sentuhan seni atau kreatif. Dalam mengambil gambar, fotografer perlu memperhatikan komposisi dan kontrol eksposur. Beberapa keterampilan artistik juga mencakup pemahaman mengenai penempatan atau pengaturan elemen visual dan terang dan gelapnya sebuah gambar akan memengaruhi kualitas fotografi secara keseluruhan.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan saat mengevaluasi bakat artistik di balik lensa kamera adalah seberapa baik kamu dapat menentukan pose, sudut, pewarnaan, dan gambar diam yang menarik secara visual. Apa yang dapat ditangkap dalam gambar harus secara akurat menggambarkan kepribadian subjek, signifikansi landmark, dan keindahan alam serta membangkitkan emosi apapun yang dapat dirasakan audiens dalam konteks foto.

2. Keterampilan teknis

Fotografer adalah seseorang yang harus terampil dalam menjaga keseimbangan antara sisi artistik dan teknis bekerja di belakang kamera. Kamu perlu menerapkan kedua aspek tersebut secara bersamaan untuk mendapatkan foto yang sempurna. Keunikan inilah yang akan membuatmu berbeda dengan fotografer lain. Keterampilan fotografi teknis mencakup rasio pencahayaan atau bukaan, rentang dinamis maksimum, dan kecepatan rana optimal.

Pengeditan pasca produksi juga merupakan aspek penting untuk menunjukkan diri sebagai fotografer yang terampil. Menyesuaikan keseimbangan warna, menghilangkan kekurangan, dan menyelesaikan tugas lain sering kali diperlukan untuk mendapatkan foto dengan kualitas terbaik. Untuk langkah-langkah tersebut, biasanya kamu memerlukan perangkat lunak pengedit visual. Oleh karena itu, pemahaman tentang cara menggunakan program editing visual menjadi persyaratan untuk menjadi seorang fotografer.

3. Kemampuan komunikasi yang baik

Komunikasi adalah suatu keterampilan yang harus dimiliki fotografer untuk menciptakan dan membangun hubungan dengan klien potensial. Selain itu, kamu mungkin perlu menjadi seseorang yang cakap memulai percakapan, pendengar yang baik, serta berempati dengan orang lain. Skill ini akan menjadi hal yang membedakanmu dengan fotografer lain.

Contoh komunikasi yang efektif dan ciri-ciri kepribadian untuk fotografer terampil mencakup skill berikut:

  • Mengajukan pertanyaan yang tepat
  • Mendengarkan dan memahami keinginan atau kebutuhan klien
  • Tetap positif tentang visi dan hasil
  • Tetap tekun dalam melalui perubahan atau kemunduran
  • Bekerja dengan baik di bawah tekanan atau memenuhi tenggat waktu yang ketat
  • Menunjukkan kesabaran dalam pekerjaan dan dengan rekan kerja
  • Tetap berdedikasi pada proyek, bahkan ketika jam kerja yang panjang diperlukan

4. Manajemen waktu baik dan mampu bekerja di bawah tekanan

Fotografer terkadang diharuskan bekerja berjam-jam pada siang, malam, atau akhir pekan, dalam berbagai iklim atau kondisi cuaca luar ruangan. Tak jarang fotografer harus bekerja dalam situasi yang menantang atau dengan tenggat waktu yang ketat.
Sangat penting bagi seorang fotografer untuk tetap tenang di bawah tekanan saat bekerja, serta produk dan kualitas kerja tetap relatif konsisten. Menjadi seorang fotografer adalah tantangan yang berarti harus menjadi tipe orang yang sering melewati keadaan yang tak terduga.

5. Berdedikasi dan teliti terhadap detail

Fotografer adalah pekerjaan yang membutuhkan keterampilan teliti yang sangat detail. Seorang fotografer harus dapat membedah foto dan melihat detail yang biasanya dilewatkan orang lain. Untuk menjadi fotografer yang sukses, kamu harus berdedikasi pada visi dan proses artistik, serta memiliki kesabaran untuk terus mencoba sampai didapatkan hasil yang diinginkan.

6. Mampu bekerja mandiri maupun dengan tim

Keterampilan komunikasi diperlukan untuk membangun hubungan eksternal. Sebagai seorang fotografer, kamu sering kali perlu bekerja dengan tim. Keterampilan kerja tim dan kolaborasi adalah suatu keharusan untuk kesuksesan jangka panjang di industri fotografi. Mengadopsi dan menerapkan keterampilan ini akan menentukan kemampuan seorang fotografer untuk tumbuh, maju, dan beradaptasi di dunia digital yang berubah dengan cepat.

Penting juga diingat bahwa, kamu juga harus mandiri saat diharuskan bekerja sendiri. Klien mungkin meminta untuk menyelesaikan tugas atau proyek secara mandiri. Oleh karena itu, fotografer perlu membuktikan tekad untuk berhasil. Bahkan, ketika tidak ada orang yang melihat. Seorang fotografer harus bertanggung jawab atas kualitas dan tenggat waktu, terutama jika ingin memulai bisnis fotografi sendiri.

Baca juga: Ketahui manfaat teamwork dan 6 tips membangunnya agar lebih kompak

Cara menjadi fotografer yang andal


Cara supaya andal menjadi fotografer adalah mengikuti pelatihan (sumber: pexels)

Untuk menjadi seorang fotografer andal, kamu perlu meningkatkan kemampuan fotografi di lapangan. Semakin banyak pengalaman, maka kemungkinan besar keterampilan kamu akan diperhatikan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan fotografi, yaitu sebagai berikut:

1. Pelatihan

Fotografer adalah profesi yang akan selalu berkembang. Artinya, skill yang dibutuhkan akan selalu mengikuti perkembangan zaman. Untuk mengasah kemampuan fotografi, kamu dapat melalui beberapa kursus atau pelatihan. Magang adalah salah satu cara bagaimana meningkatkan kemampuan fotografi secara profesional. Melalui magang, kamu dapat mengidentifikasi keterampilan dan spesialisasi atau minat dalam industri ini.

2. Tonjolkan keterampilan fotografi

Untuk dikenal, kamu perlu menonjolkan keterampilan fotografi yang kamu miliki kepada publik. Selain penting mencantumkan keahlian di headline resume, kamu dapat melakukan beberapa cara untuk mengenalkan keterampilan ini. Salah satu upaya yang dapat mendukung kamu adalah dengan terus berkarya dan membagikan hasil karya ke media sosial. Sekarang cukup banyak fotografer yang mengenalkan karya-karya melalui media sosial untuk branding dirinya.

3. Pengalaman non-formal

Selain melalui pelatihan, kamu juga dapat meningkatkan keahlian fotografi melalui beberapa pengalaman dan pelatihan non formal. Pengalaman ini bisa kamu dapatkan dari:

  • Diskusi
  • Seminar
  • Pameran online
  • Sertifikasi
  • Lokakarya

Baca juga: 8 Contoh Self Management Skills untuk Menunjang Karier

Itulah beberapa ulasan mengenai profesi fotografer. Penting kamu pahami bahwa seorang fotografer adalah profesi yang membutuhkan detail dan pemahaman proporsi. Kamu akan membutuhkan kesabaran untuk memasuki bidang ini. Namun, kamu akan berhasil jika terus berdedikasi dan mengasah keterampilan melalui beberapa metode yang telah disebutkan.

Bagi kamu yang bermimpi untuk dapat berkarier di startup ternama, yuk, sign up EKRUT sekarang! Semua proses dan bantuan profesional di talent marketplace EKRUT bisa kamu dapatkan secara gratis. Selain artikel-artikel di EKRUT Media, kamu juga bisa mendapatkan informasi seputar pekerjaan, career insight, serta tips bermanfaat seputar dunia kerja melalui YouTube Official EKRUT.

Sumber:

  • thebalancecareers.com
  • careerexplorer.com
  • indeed.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_user_experience_adalah.jpg

    Technology

    User Experience: Pengertian, Tujuan, dan 7 Aspek yang Penting dalam Membangunnya

    Alvina Vivian

    01 July 2022
    6 min read
    H1_1._Impression_Definisi__Jenis_dan_8_Tips_Untuk_Meningkatkan_Impression.jpg

    Technology

    Impression: Definisi, Jenis, dan 8 Tips untuk Meningkatkan Impression

    Anisa Sekarningrum

    30 June 2022
    5 min read
    H1-Branch_Manager__Pengertian__Tanggung_Jawab__Skill_set_Hingga_Gaji_2022.jpg

    Careers

    Branch Manager: Pengertian, Tanggung Jawab, Skill-set, hingga Gaji 2022

    Lita Lia

    30 June 2022
    5 min read

    Video