Media

Ini perbedaan growth hacking dan traditional marketing yang perlu kamu ketahui
By Tsalis Annisa - 24 July 2019
5 min read 135 Views

Seiring berkembangnya dunia startup, istilah-istilah baru di dunia bisnis pun mulai bermunculan. Salah satunya adalah growth hacking sebagai metode marketing. Lalu, apakah metode ini sama dengan marketing tradisional?

Nah, guna menjawab pertanyaan di atas, kali ini EKRUTtalks akan membahas mengenai growth hacking bersama dengan Fajar Widi yang merupakan Head of Strategic Partnerships & Business Analytics di Kumparan. Mulai dari apa itu growth hacking, hingga skill apa saja yang perlu dikuasai oleh seorang Growth Hacker. 

Growth hacking vs traditional marketing

Growth hacking dapat dikatakan sebagai cara baru dalam melakukan distribusi sebuah produk ke pasar. Cara yang dilakukan haruslah kreatif dan unik sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan perusahaannya dengan cepat. 

Ada 4 hal yang membedakan growth hack dengan marketing. Adapun ke empat hal tersebut adalah, people, approach, channel, dan process. Berikut ini adalah beberapa penjelasannya. 

People

Keputusan yang diambil pada traditional marketing umumnya diambil berdasarkan opini. Sementara di perusahaan startup yang menerapkan growth hacking, keputusan lebih dipengaruhi oleh data, termasuk data dari hasil testing market. 

Jika data menunjukkan bahwa startegi yang dilakukan tidak berhasil, akan dicoba cara yang lain. 

Approach

Selanjutnya dalam hal approach, traditional marketing umumnya cenderung membuat orang untuk menginginkan produk yang ditawarkan. Sedangkan dengan cara growth hack, perusahaan justru membuat produk yang memang dibutuhkan oleh konsumen. 

Jadi, pertama cari tahu apa masalah yang perlu diselesaikan di masyarakat, apa yang mereka butuhkan, lalu berusaha untuk hadir memberikan apa yang mereka butuhkan. 

Process

Jika biasanya traditional marketing fokus untuk melakukan brand awareness, maka growth hacking menggunakan metode yang istilahnya adalah pirates method. 

Di mana produk berusaha untuk mengakuisisi konsumen di pasar, tahu apa yang perlu dilakukan pada saat launching, bagaimana konsumen terus kembali menggunakan produk, hingga akhirnya revenue naik. 

Channel

Sedangkan dalam hal channel, traditional marketing umumnya sangat menggunakan promosi berbayar. Sedangkan growth hacking lebih mengarah kepada strategi yang mengeluarkan dana seminim mungkin atau bahkan tidak sama sekali, namun memberikan hasil terbaik. 

Skills dan tools apa yang perlu dikuasai untuk menjadi seorang Growth Hacker?

Seorang Growth Hacker sebaiknya mengerti programming, SEO (search engine optimization), dan bisa menganalisis data. Lebih lengkap, berikut ini adalah kelompok skills yang diperlukan oleh seorang Growth Hacker

1. Fundamental skill

Seorang Growth Hacker diharapkan mampu melakukan data tracking dan analytics. Selain itu, ia juga perlu mengerti bagaimana perilaku psikologi konsumen dalam memutuskan sesuatu. 

Kemampuan ini pun akan lebih baik jika ditunjang keinginan ingin belajar yang keras dan memiliki rasa ingin tahu. 

2. Generalize skill

Adapun kemampuan yang termasuk ke dalam generalize skill adalah customer development, mengerti UI/UX, copy writing, visual desain, dan customer retention. 

3. Specialist skill

Specialist skill tidak perlu dimiliki oleh seorang Growth Hacker, jika tidak mampu boleh diserahkan kepada orang lain yang lebih ahli. 

Adapun kemampuan yang termasuk kepada specialist skill adalah, mengetahui CRO atau conversion rate optimization, performance marketing, referall program and virality, serta activation

Seiring berkembangnya zaman, perilaku pengguna juga akan berubah. Kita sebagai orang di balik industri harus lebih adaptif dengan perubahan zaman. Hal inilah yang kemudian memicu beragam istilah atau metode baru seperti growth hacking. 

Nah, agar kamu lebih paham lagi mengenai growth hacking, yuk dengarkan langsung bincang-bincang dengan Fajar Widi di podcast EKRUTtalks episode 5. Linknya ada di bawah ini, ya!

growth hacking - EKRUT

Rekomendasi bacaan:

 

Tags:

  • tips
  • digital marketing
  • marketing
  • growth hacking
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang