Published on

startup

Perusahaan induk Kredivo peroleh pendanaan seri C

Nur Lella Junaedi

induk-perusahaan-kredivo-mendapatkan-pendanaan-EKRUT.jpg

Perusahaan induk yang menaungi fintech lending Kredivo yakni FinAccel mendapatkan tambahan dana investasi seri C senilai USD 90 juta.

Penggalangan dana ini dipimpin oleh perusahaan investasi Mirae Asset- Naver Asia Growth Fund dari Korea Selatan dan perusahaan modal ventura Square Peg dari Australia.

Akshat Garg selaku CEO FinAccel mengatakan bahwa pendanaan ini didukung juga oleh pihak lainnya yakni Telkomsel, Singtel Innovation 8, Kejora Intervest, dan Cathay Innovation.

Pendanaan ini, menambah kucuran dana yang dikumpulkan perusahaan asal Singapura ini sepanjang tahun 2019 dengan total lebih dari USD 200 juta serta diperkirakan menaikan nilai valuasi Kredivo menjadi USD 500 juta.

Baca juga:Startup Zenyum Dapat Pendanaan untuk Ekpansi ke Indonesia

Ke depannya perusahaan ini berencana akan mengembangkan segi bisnis khususnya dalam layanan kesehatan berbasis syariah, mengembangkan kerja sama dengan mitra perbankan dan peminjaman dana pendidikan.

Akshay juga mengatakan bahwa dalam lima tahun ke depan perusahaan berencana akan melakukan ekpansi bisnis ke luar negeri yang mencakup Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Sejak berdiri 2016 lalu, perusahaan FinAccel mengklaim, telah mengevaluasi sebanyak 3 juta aplikasi dan menyalurkan hampir 30 juta pinjaman.

Sebagaimana kita ketahui, Kredivo merupakan aplikasi pinjaman online yang bisa diakses menggunakan telepon genggam di mana proses persetujuannya bisa dilakukan dalam waktu singkat.

Pelanggan bisa memakai aplikasi Kredivo untuk berbelanja di beberapa layanan e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada dan lain-lain.

Baca juga: Bank Permata berikan modal kredit 1 Triliun untuk Kredivo

Nantinya setelah 30 hari, pelanggan akan dikenakan bunga kredit senilai 2.95 persen per bulan atau lebih dari 40 persen per tahun bagi pinjaman bergulir.

Rekomendasi Bacaan: 

Sumber: 

Tags

Share