Register

technology

Instagram hilangkan fitur like, ini alasannya

Nur Lella Junaedi

19 February 2020

instagram-menghilangkan-fitur-like-EKRUT.jpg

Setelah Kanada dan Australia, kini giliran warga Instagram Amerika yang tidak dapat melihat likes post. Pimpinan Instagram - Adam Mosseri mengatakan bahwa alasannya menyembunyikan like di Instagram adalah untuk menekan depresi pengguna, menekan kompetisi dan menjadikan orang untuk lebih banyak berkomunikasi serta menginspirasi.

Dirinya juga ingin agar platform aplikasi Instagram menjadi tempat teraman di internet selain dengan upaya melakukan filter komentar negatif dan gambar yang bisa menimbulkan perpecahan.

Adam mengatakan wacana ini sudah mulai diuji coba di beberapa negara. Diawali dari Kanada sejak April lalu. Dan berlanjut ke beberapa negara lain mulai minggu depan seperti Jepang, Selandia Baru, Irlandia, Brasil, dan Italia.

Bentuk dari Instagram tanpa like ini hanya akan memunculkan tulisan “like by other”. Jumlah like tidak akan terlihat oleh followers. Sementara pengguna akun bisa melihat siapa saja yang menyukai konten mereka.

Nah, bagi beberapa followers yang akan terlibat dalam uji coba ini nantinya di bagian atas beranda akan tertulis “Testing a change how you see like” dan tinggal klik ok untuk setuju.

Setelah Instagram meluncurkan fitur itu, terselip kabar bahwa media sosial lain juga akan menimbangkan hal yang sama mulai dari YouTube, Facebook (pemilik Instagram) dan Twitter.

Pengaruh yang terjadi bila fitur like menghilang

Dengan hilangnya fitur like Instagram tentunya akan berpengaruh dengan kehidupan influencer. Lantaran kasus yang terjadi saat ini pemilik produk bekerja sama dengan influencer karena melihat jumlah pengikut dan like.

Sebuah situs HypeAuditor yang melakukan penelitian terhadap fenomena ini menuliskan bahwa dengan adanya fenomena ini terjadi penurunan like sekitar 3 hingga 15 persen bagi para akun yang memiliki 5k pengikut dan 20k pengikut.

Negara yang paling banyak mengalami penurunan like adalah Brasil, Australia, Irlandia, Italia dan terakhir Jepang.  
Sementara itu, pengaruh positif dengan adanya fitur ini memungkinkan influencer untuk bisa mengupload gambar kapan saja tanpa harus memikirkan waktu yang tepat.

Dan membawa pengaruh positif bagi platform pemasaran influencer. Lantaran platform ini memiliki akses dengan analisis Instagram yang bisa ditunjukan kepada pemilik produk.

Influencer yang menentang dan mendukung

Dengan adanya fitur baru ini tentunya banyak orang menyambut dengan berbagai macam hal. Ada yang menentang dan ada yang mendukung.

Cardi B menyeruakan komentarnya melalui salah satu feed akun Instagram miliknya. Menurut Cardi, ini adalah salah satu masalah yang besar karena fitur suka telah menghilang.

Namun ia tidak menyalahkan permasalah like tersebut, lantaran yang menjadi masalah utama adalah komentar yang buruk.
Sementara, Kim Kardashian menganggap bahwa ini tidak menjadi masalah baginya, sebab yang terpenting adalah kesehatan fisik dan mental anak-anaknya.

Lalu, bagaimana menurut kamu mengenai kebijakan Instagram yang baru ini?

Rekomendasi Bacaan: 

Sumber:

Tags

Share