Published on

Lainnya

4 Manfaat Journaling untuk Pengembangan Diri yang Lebih Baik

Detty Risetya

cover.jpg

Journaling atau menulis di buku diary sempat populer selama bertahun-tahun. Kamu bisa menumpahkan segala unek-unek, curahan hati, dan perasaan yang terdalam dengan coretan di atas kertas. Namun, seiring perkembangan teknologi, kini banyak yang menuliskan curahan hati di media sosial ataupun blog website. Apapun bentuk medianya, journaling ternyata menyimpan manfaat yang besar dalam hal pengembangan diri. Lalu, apa saja manfaat journaling untuk pengembangan diri yang lebih baik? Untuk itu, simak artikel berikut ini lebih lanjut, ya!

Baca juga: 7 Cara menulis artikel SEO friendly dengan tepat

Apa itu journaling?


Journaling adalah kegiatan menulis informal secara bebas. (sumber: freepik)

Kebanyakan orang berpikir, journaling adalah kegiatan menulis informal yang biasa dilakukan secara bebas atau sesuka hati. Padahal, lebih dari itu, kegiatan journaling kerap menjadi tempat untuk mencatat pemikiran dan membuat katalog ide saat muncul di benak. Seringkali, hasil tulisan journaling setiap orang berbeda-beda, tetapi umumnya tujuannya sama, yaitu untuk mencatat peristiwa sehari-hari dalam kehidupan penulis.

Misalnya, kamu bisa menulis dalam buku jurnal tentang tiga hal yang kamu syukuri sampai sekarang. Pengalaman journaling dengan mencatat hal-hal positif akan meningkatkan harga diri dan rasa bahagia. Apapun jenis journaling yang ditulis, ini adalah cara yang bagus untuk memulai proses pengembangan diri.

Baca juga: Content writer, ini 7 aplikasi menulis terbaik di tahun 2022

4 Manfaat journaling


Menulis bisa melatih kreativitas. (sumber: freepik)

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan penulisan. Bukan hanya mengasah otak, menulis juga bisa melatih kreativitas, kesabaran, bahkan meredakan kecemasan atau stres. Berikut adalah beberapa manfaat journaling atau menulis di buku jurnal.

1. Mengembangkan praktik menulis yang konsisten

Journaling dapat memberikan manfaat berupa pengembangan praktik menulis secara konsisten. Menghadapi halaman yang kosong, bisa jadi hal tersulit bagi penulis. Tetapi, jika rutin menulis di buku jurnal, kamu akan lebih mudah mengembangkan keterampilan menulis.

2. Eksplorasi ide-ide baru

Journaling memungkinkan untuk mengeksplorasi ide-ide baru. Manfaat lainnya adalah kamu bisa mencatat ide atau merumuskan gagasan untuk karya tulis lainnya. Banyak penulis andal, berawal dari kalangan non-jurnalistik karena sering berlatih menulis di buku diary, blog, atau buku jurnal.

3. Mengalirkan kreativitas

Ada kalanya sebagai penulis, seseorang merasa buntu atau tak punya ide menulis. Hal ini wajar dan banyak dialami para penulis manapun. Dengan membuat jurnal pribadi, kamu bisa memerangi hambatan penulis dan menjaga kreativitas tetap mengalir. Kamu bisa merasa lebih bebas menulis tanpa tekanan call to action atau soft selling produk yang membayangi.

4. Berlatih menulis ekspresif

Membuat jurnal pribadi memberikan ruang untuk berlatih menulis ekspresif tanpa tekanan. Salah satu manfaat journaling adalah kemampuan untuk mulai menulis karya tulis formal secara bebas tanpa tekanan. Journaling memberikan tempat untuk menuliskan ide-ide yang setengah terbentuk atau masih mentah yang muncul saat itu. Selanjutnya, yang perlu kamu lakukan adalah mengembangkan dan menyempurnakan journaling dengan pena dan halaman kosong.

Baca juga: 7 tips menjadi freelance writer dengan banyak proyek

Tips dan cara memulai journaling


Jadikan menulis sebagai rutinitas atau kebiasaan. (sumber: freepik)

Pernah bingung ingin menulis apa? Atau, tidak ada ide di awal-awal penulisan? Coba simak tips dan cara memulai journaling berikut ini!

1. Simpan daftar “pertanyaan”

Mengawali penulisan di buku jurnal bisa dimulai dengan langkah sederhana. Misalnya, katakanlah kamu akan membuat jurnal tema perawatan diri, kamu bisa mulai dengan pertanyaan, “Apa yang paling saya butuhkan saat ini?”. Semakin sering menulis di buku jurnal, semakin kamu lebih mudah menemukan ide bahasan atau situasi yang cocok.

2. Bicaralah dengan seseorang

Banyak orang yang sulit membuat jurnal karena seperti sedang bicara dengan diri sendiri. Jika begitu, coba buatlah tulisan seolah-olah kamu sedang bicara dengan orang lain. Misalnya, tulis sesuatu untuk dirimu di masa depan atau seseorang yang sudah tidak lagi bersama kita. Bisa mengenai orang yang kamu kagumi, orang yang pernah menyakiti perasaanmu, dan masih banyak lagi. 
Anggap saja kamu sedang menasihati dirimu di masa lampau atau di masa yang akan datang.

3. Simpan jurnal di tempat privat

Tips journaling lainnya adalah simpan buku jurnal di tempat yang privat. Kapanpun kamu punya ide atau perasaan yang ingin dituliskan, kamu bisa lebih mudah mengambilnya. Hal ini akan membantumu membiasakan diri dengan kegiatan menulis dan beralih ke buku jurnal untuk mengeksplorasi hal-hal yang terjadi dalam hidupmu.

Misalnya, katakanlah bahwa saat dahulu kamu adalah seorang yang temperamental atau emosi. Kamu bisa menuliskan hal ini di buku jurnal. Apa yang membuatmu kesal? Kenapa kamu kesal? Dan apa yang bisa membantumu mengatasi kekesalan atau kemarahan? Tuliskan semua ini dalam buku jurnal agar bisa membantu mengubah kebiasaan negatif.

4. Journaling sebagai rutinitas

Salah satu tips terpenting untuk membuat tulisan di buku jurnal adalah menjadikannya sebagai kebiasaan atau rutinitas. Biasanya, hal ini sangat sulit di awal-awal, karena kamu masih terbiasa menulis ketika ada hal-hal seru atau peristiwa unik yang terjadi. Padahal, semakin sering menulis, maka akan semakin mudah. Pada dasarnya, kebiasaan baru akan menjadi rutinitas seiring berjalannya waktu.

Contohnya, ketika kamu sedang membuat kopi setiap pagi, sambil merebus air dan menunggunya mendidih, kamu bisa membuat tulisan di buku jurnal. Cukup satu kalimat saja setiap hari. Lama-kelamaan hal ini akan menjadi rutinitas dan kamu akan mahir membuat jurnal.

Itulah manfaat journaling untuk pengembangan diri yang lebih baik. Kamu hobi membuat jurnal? Atau, suka menulis artikel? Asah terus keterampilan penulisanmu karena kamu bisa mengembangkan karier sebagai penulis profesional yang dibutuhkan banyak perusahaan bonafide.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT OfficialNah, jika ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, kamu cukup sekali sign up di EKRUT untuk mendapatkan lebih dari satu kali undangan interview oleh berbagai perusahaan ternama!

Sumber:

  • unair.ac.id
  • cnnindonesia.com
  • simplyfiercely.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Untitled_design-46.jpg

    Lainnya

    8 Rekomendasi Tes Kesehatan Mental Online beserta Kisaran Biayanya

    Tsalis Annisa

    15 August 2022
    7 min read
    cover_(5).jpg

    Careers

    Solusi Mengatasi Stres Saat WFH dengan Retail Therapy yang Bikin Bahagia

    Detty Risetya

    14 August 2022
    6 min read
    H1_produktivitas_adalah.jpg

    Careers

    10 Cara Efektif untuk Meningkatkan Produktivitas saat Bekerja

    Alvina Vivian

    12 August 2022
    5 min read

    Video