Published on

Careers

5 Cara Menjawab Pertanyaan “Kenapa Kami Harus Menerima Anda?”

Anisa Sekarningrum

H1_1._5_Cara_Menjawab_Pertanyaan_“Kenapa_Kami_Harus_Menerima_Anda_”.jpg

Pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” adalah pertanyaan yang paling sering didengar saat seseorang melakukan interview kerja. Simak cara-cara menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” berikut ini.

Baca juga: 6 pertanyaan kunci dalam interview kerja yang perlu kamu tahu

Tips menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”


Cobalah jelaskan bagaimana kamu akan memberikan manfaat bagi orang lain untuk menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” - Pexels

Beberapa orang menganggap pertanyaan ini sebagai jebakan sehingga mereka ketakutan saat dihadapkan dengan pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”. Simak beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mempersiapkan jawaban dari pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” berikut ini.

1. Jangan mencoba membandingkan diri kamu dengan orang lain

Dalam menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”, kamu tidak perlu menekankan bahwa kamu adalah kandidat yang bekerja paling keras atau kandidat yang paling berdedikasi, karena di luar sana akan selalu ada orang lain yang bekerja lebih keras dibandingkan diri kamu sendiri.

Menekankan hal-hal tersebut dalam interview kerja tidak akan memberikan dampak besar terhadap hasil interview kamu karena pewawancara tetap tidak dapat benar-benar memahami siapa kamu. Kamu pun tidak ingin mengambil risiko menggagalkan proses wawancara dengan berbicara terlalu banyak dan terdengar seperti pamer.

2. Jelaskan bagaimana kamu akan memberikan manfaat bagi orang lain

Alih-alih membicarakan betapa menakjubkannya diri kamu, lebih baik kamu menjelaskan bagaimana kamu dapat membuat orang lain menjadi luar biasa. Cobalah jelaskan bagaimana kamu akan memberikan manfaat bagi orang lain dengan menceritakan siapa diri kamu, seperti apa sifat kamu, bagaimana pengalaman kamu, apa saja keterampilan dan bakat kamu dengan tetap rendah hati.

3. Berikan contoh konkret dari pengalaman kamu

Cobalah untuk memberikan contoh spesifik dari pengalaman kamu karena semakin banyak contoh yang dapat kamu berikan, maka akan semakin baik kamu menunjukkan nilai kamu sebagai kandidat yang berbeda kepada pewawancara. Hindari juga berbicara terlalu banyak dalam tanggapan kamu, berikan saja kualifikasi yang ingin kamu sampaikan lalu lanjutkan ke poin berikutnya. Jika kamu berbicara terlalu banyak tentang diri kamu, mungkin saja perekrut justru kehilangan minat terhadap kamu.

4. Tunjukan antusiasme kamu untuk bekerja di perusahaan tersebut

Lamaran yang kamu kirimkan ke perusahaan tersebut menunjukkan bahwa kamu bersedia melakukan pekerjaan yang ditawarkan. Sehingga saat kamu dipanggil untuk melakukan wawancara, perekrut berpikir bahwa kamu mampu menjalankan posisi tersebut. Saat panggilan wawancara, selain menonjolkan keterampilan dan pengalaman kamu, tunjukkan juga antusiasme kamu untuk membuktikan bahwa kamu memiliki sikap positif terhadap tugas dari posisi yang kamu lamar tersebut, tetapi kamu tetap harus bersikap profesional.

5. Hindari menjawab dengan beberapa konteks berikut

Dalam menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”, hindari memberikan jawaban yang mengisyaratkan bahwa kamu membutuhkan pekerjaan tersebut karena gaji atau keuntungan yang akan kamu dapatkan atau jawaban yang mengandung keputusasaan.

Baca juga: Jawaban interview "ceritakan tentang diri Anda” yang tepat

Cara menjawab dan contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”


Ceritakan pengalaman konkret kamu untuk menjawab pertanyaan “kenapa kami harus menerima Anda” - Pexels

Pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” adalah salah satu pertanyaan yang diajukan perekrut untuk mengukur respons kamu dan menentukan apakah kamu kandidat yang tepat untuk pekerjaan yang dilamar tersebut. Simak beberapa cara menjawab dan contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” agar kamu dapat mempersiapkan jawaban kamu atas pertanyaan ini.

1. Contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ucapkan terima kasih atas pertanyaan yang diajukan oleh pewawancara. Setelah itu, kamu dapat memberikan tanggapan atas pertanyaan yang diajukan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut tentang apa yang dicari perusahaan tersebut.

Berikutnya, kamu dapat merujuk ke contoh spesifik dari tugas yang pernah kamu lakukan dan memberikan hasil positif. Semakin banyak contoh yang dapat kamu berikan, semakin besar kemungkinan perekrut akan mengingat kamu sebagai kandidat. Simak contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” berikut ini.

“Terima kasih atas pertanyaannya. Dari apa yang saya pelajari, saya mengasumsikan bahwa perusahaan ini mencari seseorang yang mampu menangani masalah pelanggan dengan cepat dan efektif. Dalam hal ini, saya pernah memiliki pengalaman dalam menangani masalah pelanggan yang akhirnya terselesaikan dengan baik.”

2. Contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”

Berikutnya, kamu dapat menunjukkan kemampuanmu bertanggung jawab dalam melakukan pekerjaan secara efektif. Semakin deskriptif dan akurat penyampaian yang dapat kamu berikan, maka semakin baik peluang kamu akan mendapatkan pekerjaan tersebut. Perekrut akan lebih mudah mengingat kandidat yang dapat memberikan dampak baik bagi perusahaan mereka. Simak contoh jawabannya berikut ini.

“Terima kasih telah bertanya. Berdasarkan apa yang Bapak sampaikan dan penelitian yang saya lakukan, perusahaan Bapak ingin mencari komunikator yang terampil dan seorang marketer berpengalaman untuk mengembangkan bisnis Bapak agar bisa menonjol dalam persaingan. Di perusahaan saya sebelumnya, saya telah meningkatkan aktivitas mereka sebesar 24% melalui iklan media sosial yang ditargetkan. Saya akan membawa semangat inovatif dan kewirausahaan itu ke perusahaan ini dan kesuksesan perusahaan akan menjadi prioritas utama saya.”

3. Contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”

Selanjutnya untuk menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”, kamu dapat menyoroti pengalaman dan keterampilan yang kamu miliki dan dibutuhkan oleh posisi yang kamu lamar tersebut. Jelaskan secara rinci seperti apa pengalaman tersebut agar perekrut memiliki kesempatan untuk melihat beberapa hasil pekerjaan kamu yang sebelumnya dan menentukan apakah hal-hal tersebut sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Simak contoh jawaban berikut ini.

“Terima kasih atas pertanyaannya. Saya percaya bahwa pengalaman saya dengan teknologi, khususnya di bidang desain website, membuat saya cocok untuk posisi ini. Dalam pekerjaan saya sebelumnya, saya bertanggung jawab untuk memelihara dan memperbarui situs website perusahaan kami seperti memperbarui profil karyawan dan memposting informasi mengenai acara mendatang. Saya benar-benar menikmati posisi ini dalam pekerjaan saya dan ingin membawa keterampilan pengkodean dan konten yang saya telah pelajari ke posisi di perusahaan ini.”

4. Contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”

Kamu juga dapat menunjukkan bahwa kamu memiliki keterampilan “bonus” yang dapat membedakan diri kamu dengan kandidat lain. Cobalah untuk menjawab pertanyaan ini dengan menunjukkan bahwa kamu memiliki keterampilan yang memperkuat kualifikasi kamu di hadapan pewawancara. Simak contoh jawaban berikut ini.

“Saya senang Bapak bertanya, karena sebelumnya Bapak telah menjelaskan bahwa kualitas kepemimpinan adalah bonus untuk posisi ini. Dalam 10 tahun pengalaman saya sebagai manajer penjualan, saya secara efektif mengelola tim yang terdiri dari 15 orang. Dengan keterampilan yang saya kembangkan tersebut, saya berhasil membawa tim saya menjadi yang terbaik selama lima tahun berturut-turut dan secara konsisten memenuhi dan melampaui target penjualan. Saya yakin saya dapat membawa kemampuan kepemimpinan tersebut ke perusahaan ini.”

5. Contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”

Jika kamu tidak memiliki banyak pengalaman di dalam posisi yang kamu lamar, cobalah untuk menggunakan keterampilan yang kamu pelajari saat menjadi sukarelawan atau aspek lain dalam kehidupanmu agar kamu dapat menunjukkan bahwa kamu kandidat yang tepat untuk posisi tersebut. Simak contoh jawaban pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” berikut ini.

“Terima kasih atas pertanyaan Bapak. Mengacu pada lowongan kerja yang saya lihat bahwa perusahaan ini sedang mencari seseorang yang memiliki kesabaran dan keterampilan komunikasi yang unggul. Saat menjadi sukarelawan di acara Olimpiade, saya belajar bagaimana menangani para atlet dan peserta dengan sabar. Saya juga belajar mengkoordinasikan acara untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan perencanaan saya lebih baik lagi, yang tentunya penting untuk tanggung jawab yang akan diemban oleh posisi ini.”

Baca juga: 12 Pertanyaan interview tersulit dan cara menjawabnya 

Itu tadi cara dan tips menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?” agar dapat membantu kamu mempersiapkan jawaban terbaik kamu atas pertanyaan tersebut.

Kamu telah mengetahui bagaimana cara menjawab pertanyaan “Kenapa kami harus menerima Anda?”, sehingga kamu sudah siap untuk wawancara kerja. Yuk, coba daftarkan diri kamu untuk menjadi talent di EKRUT sebagai salah satu proses pencarian kerja. Semua proses dan bantuan professional di talent marketplace EKRUT gratis. Kamu – sebagai talent atau employer – bisa langsung direkrut dan merekrut kandidat yang sesuai. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, daftar sekarang di EKRUT!

Sumber: 

  • zety.com
  • novoresume.com
  • medicalschoolhq.net

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    0-creative-thinking.jpg

    Careers

    7 Cara Meningkatkan Creative Thinking dan Pentingnya dalam Dunia Kerja

    Arin Khurota

    30 September 2022
    6 min read
    efikasi-diri-adalah-EKRUT.jpg

    Careers

    Hubungan efikasi diri dengan tingkat produktivitas kerja

    Nur Lella Junaedi

    30 September 2022
    5 min read
    Harga_Pokok_Penjualan-HPP_Pengertian__3_komponen__dan_cara_menghitungnya.jpg

    Careers

    Harga Pokok Penjualan (HPP): Pengertian, 3 Komponen, dan Cara Menghitungnya

    Ningtyas Dewanasari Kinasih

    30 September 2022
    5 min read

    Video