Media

Kenapa perekrut susah dapatkan kandidat?
By Widyanto Gunadi - 29 June 2018
4 min read 213 Views

Beberapa perekrut mungkin sering mengeluhkan sulitnya menemukan kandidat yang tepat. Akan tetapi, semua itu bukan semata-mata disebabkan kondisi pasar atau berbagai faktor lain. Di tahun 2018, dunia bisnis mengalami perubahan besar, termasuk dalam perekrutan karyawan. Berikut ini beberapa hal yang menyebabkan perekrut susah mendapatkan kandidat

 

Informasi lowongan tak menarik 

Untuk dapat membuat kandidat tertarik, pasang informasi pekerjaan yang lengkap. Dari informasi tersebut, kandidat yang memang berminat biasanya akan mengunjungi situs perusahaan Anda. Pastikan situs yang Anda buat, merepresentasikan aspek menarik perusahaan. Jika ingin kandidat berkualitas, buatlah lowongan pekerjaan yang atraktif. 

 

 

Kurang aktif di media sosial 

Generasi milenial pasti akan menjadi bagian dari sebagian besar kandidat yang ada. Hal ini sudah tak bisa dipungkiri lagi. Generasi ini juga sangat lekat dengan teknologi. Mereka sudah pasti sangat mengenal berbagai media sosial. Mereka menghabiskan sebagian besar waktu di media sosial.  

 

 

Dengan begini, untuk mendapat kandidat berkualitas yang tepat, Anda harus mulai mengikuti gaya hidup kandidat milenial. Berperanlah lebih aktif dalam media sosial. Sampaikan informasi mengenai perusahaan di media sosial, dan mulailah dekati generasi milenial untuk membentuk talent pool Anda. 

 

Kualifikasi kurang diperhatikan

Ketika seorang perekrut sedang membutuhkan kandidat cepat, seringkali ia melupakan kualifikasi yang diperlukan. Hindari melakukan perekrutan kandidat dengan terburu-buru. Jangan lupa, definisikan kualifikasi yang diperlukan dalam lowongan pekerjaan sejelas mungkin. Ini akan menghindarkan Anda dari mendapatkan kandidat yang buruk, dan lebih mudah menarik kandidat berkualitas. 

 

 

Kriteria pencarian sempit 

Kesalahan yang menyebabkan sulitnya mendapat kandidat berkualitas berikutnya adalah, sempitnya kriteria pencarian. Anda ingin mendapat kandidat yang sangat pas, namun kriterianya terlalu spesifik. Jangan terlalu fokus pada kriteria saja. Perhatikan juga potensi kandidat. Ada banyak kandidat yang mungkin miliki kualifikasi mendekati dengan pencarian Anda. Jangan lewatkan mereka begitu saja. Mereka bisa jadi memiliki potensi luar biasa, yang bisa mendukung perusahaan Anda. 

 

 

Anda bisa memperluas pencarian kandidat di talent marketplace. EKRUT menyediakan talent marketplace yang bisa Anda jelajahi. Di sini, para kandidat sudah melalui proses kurasi. Sehingga, Anda dapat melakukan pencarian kandidat secara efisien. 

 

Wawancara kurang informatif

Di satu sisi, perekrut pasti akan menilai kandidat. Di sisi lain, kandidat pun memberikan penilaian terhadap perusahaan. Salah satunya melalui tahapan wawancara. Para kandidat biasanya ingin mengetahui latar belakang perusahaan serta peran mereka nantinya. Jika Anda tak berhasil membuat kandidat tertarik dengan perusahaan, maka mereka akan enggan untuk bergabung.

 

 

Setelah mengetahui penyebab kandidat kurang berminat terhadap perusahaan, semoga Anda bisa melakukan tahapan rekrutmen dengan lebih baik ya!

 

Rekomendasi bacaan:
Cara punya rumah dengan gaji di bawah Rp 10 juta
Disney beli 21st Century Fox, Netflix terancam
30% karyawan baru resign sebelum 90 hari

 

Sumber:
navigarecruiting.com
recruiterbox.com
socialtalent.com
 

Tags:

  • EKRUT
  • talent marketplace
  • karyawan
  • perekrutan
  • rekrutmen
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang