Published on

Careers

Microsoft kerja 4 hari seminggu, ini hasilnya

Nur Lella Junaedi

microsoft-kerja-4-hari-seminggu-EKRUT.jpg

Apa jadinya bila karyawan bekerja lebih sebentar dari biasanya? Ternyata hasilnya memuaskan. Seperti yang dilakukan oleh perusahaan raksasa dibidang teknologi di Jepang. Ya, Microsoft menerapkan empat hari kerja dalam seminggu

Pada musim panas di Agustus kemarin, pihak perusahaan telah menerapkan aturan ini. Karyawan mendapat jatah libur sedari Jumat hingga Minggu tanpa mengurangi gaji atau memotong masa cuti. 

Program ini dinamakan Work Life Choice Challenge dengan melibatkan sebanyak 2.300 staf. CEO Microsoft Jepang Takuya Hirano mengatakan bahwa, ia ingin agar karyawan memikirkan dan mengerjakan hasil pekerjaan yang sama dengan jam kerja yang berkurang dalam 20 persen.

Aturan yang diterapkan Microsoft dan hasilnya

kerja 4 hari seminggu - EKRUT
Kerja 4 hari seminggu tingkat pengambilan cuti menurun - EKRUT

Selama menjalankan program tersebut ada beberapa peraturan yang diterapkan, seperti rapat yang dilakukan tidak lebih dari 30 menit dengan dihadiri anggota inti. Kemudian, melakukan komunikasi seefektif mungkin melalui aplikasi pesan instan bawaan Microsoft.

Hasilnya menggembirakan, pekerja menjadi lebih bahagia serta terjadi peningkatan produktivitas penjualan sebesar 40 persen. Penggunaan listrik berkurang sampai 23 persen dan tingkat pengambilan cuti menurun menjadi 25 persen.

Hanya 59 persen saja karyawan yang masih menggunakan paper based, dan sebanyak 92 persen karyawan merasa lebih bahagia dengan jam kerja yang lebih sedikit. 

Tidak hanya memberikan jam kerja yang lebih singkat, Microsoft juga memberikan subsidi sebesar 100 ribu Yen (sekitar Rp12 juta) untuk keperluan rekreasi keluarga.

Baca jugaJangan salah, ini perhitungan lembur yang perlu kamu ketahui

Uji coba tahun lalu dan yang akan datang

kerja 4 hari seminggu EKRUT

Uji coba kerja 4 hari seminggu oleh microsoft - EKRUT

Dalam situs resminya, Microsoft menuliskan bahwa mereka pernah melakukan uji coba yang sama ditahun lalu. Hanya saja hasilnya tidak memuaskan seperti yang dilakukan pada Agustus 2019 ini. 

Perusahaan teknologi ini juga rencananya akan melakukan uji coba yang sama pada musim dingin nanti. Tetapi mereka tidak akan merencanakan dengan skema yang sama. Melainkan mencari cara lain agar karyawan bisa bekerja menjadi lebih efisien.

Aturan bekerja empat hari dalam seminggu di perusahaan lain

kerja 4 hari seminggu EKRUT

Aturan kerja 4 hari seminggu di perusahaan lain- EKRUT

Sebelum pemberitaan empat hari kerja Microsoft ini menjadi trending topic, ternyata telah banyak lho perusahaan lain yang menerapkan konsep seperti itu di antaranya: 

Shake Shack

Perusahaan yang begerak dalam bidang kuliner burger. Perusahaan ini telah menerapkan aturan tersebut diibeberapa lokasi toko di Las Vegas Amerika Serikat pada Maret. Sampai sekarang setidaknya sepertiga dari perusahaan telah menerapakan aturan yang sama.

Hasilnya menyebutkan bahwa terjadi peningkatan pendapatan perusahaan. Randy Garutti selaku CEO Shake Shack juga bilang, karyawan merasa terbantu lantaran uang penitipan anak menjadi berkurang. Serta terjadi peningkatan jumlah lamaran karyawan baru.

Pertual Guardian

Merupakan perusahaan yang berasal dari Selandia Baru. Telah menerapkan sistem kerja selama 32 jam seminggu kepada 240 staf dengan tetap membayar mereka secara penuh. 

Hasilnya tingkat stres pegawai menurun sebanyak 7 persen,  produktivitas meningkat dan adanya kepercayaan dari karyawan bahwa perusahaan peduli dengan kesejahteraan mereka. 

Uniqlo

Perusahaan retail dari induk usaha Uniqlo yakni Fast Retailing telah melakukan uji coba ini sejak 2015 lalu. Perusahaan pakaian yang berasal dari Jepang ini mengijinkan seperlima karyawannya bekerja selama empat hari. Namun dalam hitungan waktu harus 40 jam seminggu. 

Kebijakan ini dilakukan Fast Retailing bagi para penjaga toko agar mereka tidak beralih menjadi karyawan paruh waktu serta memberikan keseimbangan hidup bagi karyawan.

Baca juga: 21 Kekurangan dan kelebihan jam kerja fleksibel

Itulah kelebihan proses bekerja selama empat hari dalam seminggu. Selain produktif, waktu untuk berkumpul dengan keluarga juga menjadi lebih banyak. Semoga banyak perusahaan di Indonesia bisa mencontoh kebijakan tersebut. 

Rekomendasi Bacaan:

Sumber:

Tags

Share