Published on

Expert's Corner

Konselor Adalah: Tugas, Manfaat, dan Skill yang Harus Dimilikinya

Detty Risetya

cover_(5).jpg

Terkadang, ketika menghadapi sebuah masalah atau tantangan dalam kehidupan bisnis, kamu membutuhkan bimbingan dari para konselor profesional. Biasanya, konselor bekerja secara profesional dengan kliennya yang sedang mengalami kesulitan atau masalah. Dalam hal ini, peran konselor adalah membantu kliennya mengatasi masalah tersebut dan membuat perubahan yang baik dalam kehidupan klien tersebut. Nah, artikel kali ini akan membahas tugas, manfaat, dan skill yang harus dimiliki oleh seorang konselor.

Tugas seorang konselor


Konselor adalah orang yang bisa mendorong dan mengubah individu menjadi lebih baik. (sumber: Pexels) 

Peran dan tugas seorang konselor adalah mendengarkan klien dengan saksama, berempati, dan mendorong agar si klien berubah ke arah yang lebih positif. Biasanya, masalah yang dihadapi klien bermacam-macam. Misalnya, masalah kecemasan, depresi, kebutuhan mengelola emosi, atau menghadapi pengalaman hidup yang sulit.

Perlu diingat, biasanya klien yang dihadapi konselor adalah orang yang membutuhkan dukungan. Oleh karena itu, konselor adalah bagian penting untuk memahami diri mereka sendiri yang lebih baik, serta menemukan solusi untuk mengatasi masalah. Selama menjalankan profesinya, hal yang dilakukan konselor adalah melakukan sesi formal pada waktu dan tempat yang terjadwal atau teratur. Pada sesi ini, klien dan konselor dapat berbicara tentang apa saja masalah yang dihadapi dan perasaan klien ketika menghadapinya.

Adapun tugas seorang konselor adalah berikut.

  • Memberikan konseling tatap muka, melalui telepon, atau online
  • Bekerja dengan individu, keluarga, atau kelompok
  • Menyimpan catatan rahasia
  • Membangun hubungan kepercayaan dan rasa hormat dengan klien
  • Mendengarkan kekhawatiran klien, berempati dengan mereka, dan membantu mereka melihat sesuatu dengan lebih jelas atau dengan cara yang berbeda

Baca juga: Psikolog Adalah: Peran dan Tanggung Jawab, 4 Jenisnya, dan Perbedaannya dengan Psikiater

Manfaat adanya konselor


Sesi konseling dibutuhkan secara teratur agar mengubah persepsi dalam menghadapi masalah. (sumber: Pexels) 

Sesi pertemuan atau bisa dikatakan konseling yang dilakukan antara klien dan konselor adalah bagian yang tak terpisahkan dari profesi tersebut. Selain menentukan kemungkinan penyebab dan gejala perilaku tertentu, menemui konselor adalah tindakan yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah dan konflik secara efektif. Agar bisa memahami lebih baik tentang keuntungan menemui konselor, mari simak manfaatnya sebagai berikut.

1. Meredakan emosi yang negatif

Sebagai pelaku bisnis atau kalangan profesional, terkadang kamu sulit mengungkap rahasia terdalam pada sembarangan orang. Kebanyakan orang hanya menyimpan di dalam hati sampai menjadi hal yang traumatis. Akibatnya, jika terlalu sering memendam, emosi akan terakumulasi menjadi gangguan kesehatan mental. Di sini peran konselor adalah mengalihkan pengalaman traumatis agar menjadi perasaan yang lebih lega dan tanpa beban lagi. Selain itu, konselor adalah orang yang bisa dipercaya dan akan menyimpan rahasia kliennya secara profesional.

2. Mengembangkan sikap keterbukaan

Beberapa orang mungkin merasa gagal atau tidak percaya diri ketika mengungkapkan jati dirinya. Konselor adalah orang yang membiarkan kliennya merenungkan kenyataan bahwa siapapun bisa melakukan kesalahan dan gagal. Sebagai pebisnis, kamu mungkin akan sering gagal dan melakukan kesalahan. Berbicara dengan konselor adalah sebuah terapi agar kamu bisa menyadari meskipun gagal dan jatuh. Hal yang terpenting adalah bagaimana kamu bisa bangkit dari kegagalan tersebut.

3. Membuka perspektif baru

Kamu mungkin membutuhkan saran agar bisa melihat sesuatu dengan sudut pandang berbeda. Dalam hal ini, konselor adalah orang yang bisa membantumu menghadapi masalah dengan persepsi berbeda. Terkadang mengatasi masalah memang butuh waktu dan usaha. Karena itu, kamu membutuhkan pendapat orang lain, terutama ilmu dan wawasan dari konselor berpengalaman.

4. Meningkatkan kemandirian dan harga diri

Dalam beberapa kasus, terkadang peristiwa traumatis dapat menghilangkan kemandirian dan harga diri seseorang. Misalnya, ketika terjadi pelecehan atau konflik di dunia kerja, kamu dapat kehilangan kepercayaan diri. Tujuan utama konselor adalah mengembangkan kesejahteraan klien agar memiliki mental yang stabil, dengan cara meningkatkan kemandirian dan harga diri. Selain itu, konselor juga dapat memengaruhi perilaku seseorang, seperti kebutuhan fisik dan emosional, cita-cita, juga kepercayaan diri. Faktor-faktor ini sangat penting untuk menentukan jati diri seseorang.

5. Menyelesaikan konflik internal

Manfaat lain dari konselor adalah dapat menyelesaikan kesalahpahaman dan ketidaksepakatan yang bisa menjadi masalah besar seiring waktu. Karena itu, menghadirkan konselor adalah sangat penting dalam menyelesaikan potensi konflik sebelum terjadi lebih besar lagi.

6. Mendapatkan pengetahuan dan pelatihan

Konselor adalah ahli yang akan membantumu merasa lebih siap dan mengambil keputusan yang tepat ketika berada di antara beberapa pilihan. Misalnya, kamu ingin kuliah di luar negeri untuk mendapatkan gelar yang lebih tinggi atau justru memilih kursus pelatihan keterampilan di dalam negeri. Konselor karier dapat memberikan pelatihan dan pengetahuan sesuai bidang yang kamu pilih.

7. Keuntungan karier

Konselor profesional untuk kariermu dapat membantu mengelola masa-masa sulit agar kamu bisa menjadi lebih produktif. Kamu bisa lebih percaya diri saat melakukan sesi wawancara kerja dan lebih mudah menemukan peluang karier yang cocok.

8. Memperluas koneksi

Sesi konsultasi bersama konselor adalah hal berharga yang bisa membantumu lebih percaya diri ketika berada di lingkungan kerja dan kehidupan pribadi. Kamu juga bisa meningkatkan keterampilan berteman atau memperluas koneksi circle pertemanan.

Baca juga: Psikiater Adalah: Definisi, Peran dan Tanggung Jawab, serta Perbedaannya dengan Psikolog

Skill yang harus dimiliki


Konselor adalah pendengar yang baik sekaligus handal mengatasi situasi emosional. (sumber: Pexels) 

Setelah mempelajari beberapa keuntungan dan manfaat adanya konselor di atas, apakah kamu tertarik menjadi seorang konselor profesional? Kalau iya, coba simak skill yang harus dimiliki oleh seorang konselor sebagai berikut.

  • Keterampilan mendengarkan dan memahami permasalahan yang dihadapi
  • Empati dan pengertian
  • Sikap yang tidak menghakimi
  • Sabar dan bersikap tenang
  • Kemampuan untuk mengatasi situasi emosional
  • Kemampuan untuk menjalin hubungan yang profesional dengan klien
  • Dapat mengadaptasi gaya komunikasi klien

Baca juga: Inilah Tes MBTI, 16 Hasil untuk Mendapatkan Karier yang Ideal

Nah, demikianlah pengertian konselor, tugas, serta keterampilan yang harus dimiliki. Kamu bisa memperoleh manfaat yang banyak dari konselor profesional, terutama untuk mencapai tujuan karier dan kehidupan personal. Untuk membantumu agar lebih cepat meraih karier profesional sesuai minat, EKRUT sebagai platform rekrutmen tech talent terbaik di Indonesia siap membantumu. Sign up EKRUT sekarang dan raih karier impianmu!

Sumber:

  • quipper.com
  • counseling.org
  • careerexplorer.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    tujuan-karier-EKRUT.jpg

    Careers

    Simak! 7 Tips Membuat Tujuan Karir Kamu Lebih Terarah

    Nelson Simbolon

    23 September 2022
    4 min read
    H1.JPG

    Careers

    Corporate Finance: Tugas dan Tanggung Jawab Hingga Proyeksi Karier 2022

    Mentari Nurmalia

    20 September 2022
    6 min read
    Lowongan_Kerja_BUMN_2022__Begini_Tips_Jitu_Lolos_Rekrutmennya!.jpg

    Careers

    Lowongan Kerja BUMN 2022: Begini Tips Jitu Lolos Rekrutmennya!

    Ningtyas Dewanasari Kinasih

    20 September 2022
    6 min read

    Video