Published on

Expert's Corner

Lead Generation: Pengertian, Proses, dan 5 Strategi Menjalankan Lead Generation

Alvina Vivian

H1_lead_generation.jpg

Akhir-akhir ini makin banyak jenis campaign yang ada di dunia marketing untuk memasarkan jasa atau produk dari sebuah perusahaan. Salah satu strategi yang sedang tren adalah lead generation. Kata lead generation adalah istilah yang diambil dari kata dasar “lead”. Lalu, apa bedanya dengan strategi marketing lainnya? Bagaimana cara menerapkan lead generation dalam sebuah bisnis? Yuk, langsung saja simak penjelasan pada artikel berikut ini!

Apa itu lead?


Lead generation adalah cara untuk mendatangkan leads di sebuah bisnis (sumber : pexels)

Dalam dunia marketing, ada beberapa istilah yang nantinya akan dijadikan tolok ukur atau matriks untuk mengetahui apakah strategi yang dilangsungkan sudah sesuai atau belum. Tidak hanya itu, matriks tersebut akan menjadi target yang perlu dicapai agar bisnis tersebut dapat lebih berkembang dan tentunya mendapatkan keuntungan.

Salah satu matriks tersebut adalah lead. Jika kamu tertarik dengan dunia marketing, tentu kamu akan sering bertemu dengan istilah satu ini. Arti lead adalah ketertarikan pengguna atau nilai yang bisa dihitung dari berapa banyaknya pengguna yang berpotensi melakukan transaksi. Lead bisa berasal dari berbagai media, seperti trafik website, klik link dari media sosial, pengguna voucher, atau media lain.

Inti dari arti lead adalah mereka yang terindikasi tertarik untuk membeli produk atau menggunakan jasa dari sebuah bisnis. Nah, untuk mendatangkan leads, kamu bisa mencoba strategi marketing bernama lead generation. Bisa dipahami bahwa lead adalah target, dan lead generation adalah cara atau proses untuk mendapatkannya.

Baca juga: 12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Kenapa lead generation penting?


Lead generation sangat penting untuk marketing perusahaan (sumber: pexels)

Setiap bisnis dan perusahaan tentunya akan menetapkan target penjualan atau transaksi. Untuk mencapai tujuan tersebut, pasti sebuah perusahaan membutuhkan media mendatangkan kandidat lead. Misalnya dari blog yang dibuat, kemudian kamu menambahkan section voucher menarik untuk produk yang kamu jual pada website tersebut. Ketika ada pengguna yang menekan tombol atau banner gambar voucher, arahkan untuk mengunjungi sebuah halaman atau bisa juga dengan menambahkan form yang berisikan kolom email serta nama.

Saat pengguna tersebut tertarik mengambil voucher, maka besar kemungkinan mereka akan mengklik dan mengisi kolom tersebut. Dari cara ini, kamu bisa mendapatkan data target pasar kamu. Yang mana nantinya kumpulan data tersebut akan memudahkan perusahaan dalam menentukan strategi pemasaran yang lebih tepat. Inilah salah satu bagian yang menunjukkan pentingnya menerapkan lead generation pada sebuah bisnis.

Baca juga: Marketing Funnel: Tujuan, Tahapan, Strategi dan 3 Contohnya

Proses lead generation


Proses lead generation akan memudahkan perusahaan menjalankan bisnis (sumber: pexels)

Lead generation memiliki serangkaian proses yang bisa dilakukan. Berikut proses lead generation yang perlu kamu ketahui.

1. Tentukan media untuk mendatangkan lead

Ada banyak pilihan media yang bisa membantu bisnis dalam mendatangkan lead, mulai dari menggunakan pop-up promo, subscription, e-book gratis, quiz, atau media lainnya. Dari sekian banyaknya media, kamu perlu menentukan mana yang paling cocok dengan bisnis kamu.

2. Tambahkan call to action

Call to action adalah bagian yang menggiring user untuk membeli atau menggunakan jasa kamu. CTA ini bisa berupa kalimat, ucapan, atau gambar yang bertujuan sama yaitu mengajak pengguna untuk melakukan transaksi. Gunakan kreativitasmu dalam membuat CTA yang menarik, ya.

3. Lacak menggunakan tools

Setelah melakukan strategi marketing lead generation yang tepat, kamu perlu menggunakan tools untuk melacak perkembangan berapa nilai yang sudah didapatkan. Kamu bisa menggunakan tools seperti Google Analytics, Nimble, Hubspot, Engagio, dan lainnya.

4. Kembangkan strategi dari lead

Saat kamu sudah menjalankan strategi lead generation, maka dalam durasi 2-6 bulan kamu bisa mendapatkan data lead yang dibutuhkan. Coba analisis dan evaluasi dari data yang telah terkumpul tersebut, kemudian simpulkan apakah strategi yang kamu lakukan sudah tepat dan dapat diteruskan atau perlu diperbarui. Jika angka leads sudah mencapai perkiraan target atau selisih angka yang cukup kecil, besar kemungkinan kamu bisa melanjutkan strategi tersebut. Namun dengan catatan, coba kembangkan lead generation yang kamu lakukan agar hasil dapat lebih optimal.

5. Lakukan evaluasi dari strategi yang telah diterapkan

Berhasil atau tidak, tentu kamu perlu melakukan evaluasi dari strategi yang telah diterapkan dalam bisnis. Nantinya, kamu bisa menilai seperti apa pasar yang sesuai target kamu, bagaimana rencana pemasaran yang bisa diterapkan ketika akan rilis produk baru, dan rencana lain yang bertujuan untuk mengembangkan bisnis.

Baca juga: 5 Faktor produksi yang berpengaruh pada pengembangan bisnis

5 Strategi lead generation


Gunakan strategi lead generation untuk membantu bisnis kamu (sumber: pexels)

Setelah kamu mengetahui proses lead generation, beberapa strategi berikut bisa membantu mengoptimalkan campaign lead generation.

  • Coba cakup pasar yang lebih luas untuk melakukan experimen dan evaluasi setelahnya.
  • Pastikan media yang kamu gunakan untuk mengumpulkan data, seperti formulir atau tombol lainnya, tidak menutupi halaman dan merusak experience pengguna saat mengunjungi website kamu.
  • Gunakan beberapa pilihan media sekaligus. Misalkan kamu bisa menggunakan pop-up atau e-book gratis dalam satu waktu. Semakin banyak varian, maka akan lebih besar kemungkinan kamu dalam mendapatkan lead.
  • Bergabung dengan forum diskusi serta optimalkan media sosial yang kamu miliki.
  • Sediakan uji coba secara gratis dan penawaran menarik untuk durasi waktu selanjutnya. Tidak perlu terlalu lama, namun dari sini kamu bisa menilai bagaimana seorang pengguna akan menggunakan produk atau jasa kamu.

Baca juga: Performance marketing: Pengertian, Strategi, dan Tips menjalankannya

Itu tadi penjelasan mengenai apa itu lead generation hingga tips untuk menjalankan campaign satu ini. Tidak ada salahnya untuk coba strategi lead generation di bisnis yang sedang kamu jalankan. Jangan lupa untuk lakukan evaluasi dari apapun strategi pemasaran yang diterapkan agar hasilnya dapat lebih maksimal, ya.

Kalau kamu tertarik untuk mengetahui informasi bermanfaat lainnya, simak terus artikel di EKRUT Media, ya. Selain itu, kamu juga akan mendapatkan kesempatan menjadi yang pertama dalam mendapatkan informasi lowongan kerja dengan cara klik sign up di EKRUT sekarang juga, Jangan lewatkan juga tips berkarir secara lengkap di YouTube Official EKRUT!

Sumber:

  • optimazely.com
  • hubspot.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    pexels-thisisengineering-3862603_(1).jpg

    Careers

    HRBP Adalah: Tugas dan Tanggung Jawab, Bedanya dengan HR Manager, dan Proyeksi Kariernya di Tahun 2022

    Fakhrizal Muttaqien

    05 July 2022
    5 min read
    H1_Bootcamp.jpg

    Careers

    Bootcamp: Pengertian, Manfaat, Jenis, dan Bedanya dengan Kuliah

    Algonz D.B. Raharja

    30 June 2022
    5 min read
    H1-Branch_Manager__Pengertian__Tanggung_Jawab__Skill_set_Hingga_Gaji_2022.jpg

    Careers

    Branch Manager: Pengertian, Tanggung Jawab, Skill-set, hingga Gaji 2022

    Lita Lia

    30 June 2022
    5 min read

    Video