Published on

startup

Manajemen sumber daya manusia: 7 Fungsi, tujuan, dan ruang lingkup

Maria Tri Handayani

manajemen-sumber-daya-manusia---EKRUT.jpg

Banyak orang mungkin sudah tahu bahwa salah satu fungsi dan tugas divisi HR (human resources) dalam perusahaan adalah untuk melakukan manajemen sumber daya manusia secara tepat.

Tapi, sejauh apa kamu memahami peran dan fungsi manajemen sumber daya manusia di dalam perusahaan itu sendiri? Agar lebih jelas, perhatikan ulasan berikut ini.

Pengertian manajemen sumber daya manusia 

manajemen sumber daya manusia - EKRUT
Fokus manajemen sumber daya manusia adalah pengelolaan aset utama perusahaan, yaitu karyawan - EKRUT

Manajemen sumber daya manusia adalah fungsi dalam suatu organisasi yang berfokus pada perekrutan, pengelolaan, pemberian arahan dan bimbingan bagi orang-orang yang bekerja di suatu organisasi. Dengan kata lain manajemen sumber daya manusia meliputi  proses pengadaan, pengembangan dan pemeliharaan aset utama organisasi, yaitu karyawan demi mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Karena perannya yang strategis ini, maka jika manajemen sumber daya manusia diterapkan secara efektif maka dapat berkontribusi pada arah dan pencapaian tujuan perusahaan. 

Baca juga: 8 Skill people management ini penting diketahui oleh manajer

7 Fungsi manajemen sumber daya manusia 

manajemen sumber daya manusia - EKRUT
Rekrutmen adalah salah satu fungsi dari manajemen sumber daya manusia - EKRUT

Secara umum ada tiga fungsi besar dari manajemen sumber daya manusia dalam sebuah perusahaan, yaitu: 

1. Fungsi Manajerial 

Ini berkaitan dengan fungsi dasar manajemen, yaitu: 

  • Perencanaan, berkaitan dengan penentuan jumlah dan jenis karyawan yang dipierlukan untuk mencapai tujuan organisasi. 
  • Pengorganisasian, berkaitan dengan alokasi tugas antara anggota dan hubungannya untuk diintegrasikan demi tercapainya tujuan organisasi 
  • Pengarahan, mendorong karyawan untuk berkontribusi maksimal melalui arahan dan motivasi yang tepat 
  • Kontrol, berkaitan dengan pemeriksaan kinerja karyawan untuk diverifikasi dan dibandingkan dengan rencana. Jika ditemukan adanya penyimpangan dari plan, maka langkah kontrol akan diambil. 

2. Fungsi Operatif 

Sementara itu fungsi operatif dari manajemen sumber daya manusia, antara lain mencakup beberapa hal seperti: 

a) Perekrutan 

Ini meliputi proses mengidentifikasi kesenjangan talent dalam perusahaan dan menemukan orang yang tepat untuk mengisi peran tersebut. Adapun proses rekrutmen karyawan umumnya melibatkan empat tahap yaitu: 

  • Analisis pekerjaan. Mendefinisikan berbagai aspek pekerjaan melalui deskripsi dan spesifikasi pekerjaan untuk mengidentifikasi tugas yang diperlukan beserta syarat apa harus dipenuhi kandidat untuk posisi tersebut. 
  • Sourcing. Mencakup berbagai teknik yang digunakan perusahaan untuk menarik calon potensial demi mengisi posisi tertentu. 
  • Penyaringan dan seleksi. Proses mengevaluasi pelamar kerja sesuai keterampilan, kualifikasi, kompetensi dan pengalaman terkait. 
  • Pemilihan kandidat yang tepat. Setelah dipilih akan dilanjutkan dalam orientasi untuk membantu karyawan baru menjadi anggota produktif perusahaan.

b) Orientasi karyawan 

Fungsi utama lain dari manajemen sumber daya manusia adalah orientasi karyawan atau yang juga dikenal dengan onboarding. Ini adalah proses yang ditujukan untuk memberi informasi yang memadai kepada calon karyawan baru mengenai target, peraturan kebijakan dan kegiatan perusahaan secara umum. Dengan tahapan ini diharapkan karyawan baru dapat beralih ke perusahaan secara efektif. 

Orientasi karyawan sendiri terbilang proses yang cukup luas. Itu sebabnya departemen HR di tiap perusahaan biasanya memiliki metode yang berbeda-beda. Misalnya dilakukan melalui ceramah, pertemuan, video, pelatihan, tim building, dan lain-lain. 

c) Pengembangan karyawan 

Ini mengacu pada semua upaya yang diperlukan demi meningkatkan efektifitas pribadi, tim dan organisasi. Salah satu aspek dalam fungsi manajamen sumber daya manusia tersebut adalah pengembangan bakat. Hal ini dilakukan dengan melibatkan penyelarasan antara skill karyawan dengan kebutuhan perusahaan. Itu sebabnya fungsi ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan, pengarahan atau peningkatan peluang karier karyawan. Fungsi  ini erat kaitannya dengan tujuan retensi karyawan. 

Alih-alih harus mengeluarkan biaya untuk selalu mempekerjakan karyawan baru, manajemen sumber daya manusia melalui pengembangan karyawan dapat menjadi solusi lain karena dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja yang ada di perusahan saat itu. 

Baca juga: Mengenal people development dan penerapannya di perusahaan

d) Manajemen kinerja

Memeriksa dan menganalisis kinerja karyawan adalah fungsi penting lainnya dalam manajemen sumber daya manusia. Biasanya eksekutif perlu menilai ulang desain sistem dan praktik manajemen kinerja untuk memasukkan unsur seperti umpan balik berkelanjutan, penetapan tujuan dan komunikasi sebagai prioritas. 

e) Manajemen kompensasi 

Manajemen sumber daya manusia memiliki fungsi untuk menentukan pembayaran berbagai jenis pekerjaan dan kompensasi seperti insentif, bonus dan manfaat yang terkait fungsi pekerjaan 

f) Kebijakan 

Menyusun, merevisi, menerbitkan dan menerapkan kebijakan organisasi yang penting untuk diperlakukan adil bagi semua karyawan 

g) Kesejahteraan karyawan 

Menangani berbagai layanan, manfaat dan fasilitas yang diberikan kepada karyawan untuk kesejahteraan mereka.

h) Pengelolaan data pribadi 

Melibatkan pencatatan, pemeliharaan dan pengambilan informasi terkait karyawan. Seperti riwayat pekerjaan, jam kerja, dan lain-lain. 

3. Fungsi penasihat 

Tidak hanya dua fungsi di atas saja yang dilakukan oleh bagian di manajemen sumber daya manusia, namun masih ada juga fungsi lain sebagai penasihat di antaranya berupa: 

  • Memberikan saran kepada kepada departemen tentang kebijakan yang berkaitan dengan proses rekrutmen, deskripsi pekerjaan, seleksi dan penilaian. 
  • Memberikan saran kepada manajemen puncak terkait tentang penilaian tenaga kerja, karena nantinya akan berhubungan erat dengan fungsi manajemen SDM untuk meningkatkan moral karyawan dan memelihara hubungan antar karyawan.  

4. Fungsi desain dan analisis pekerjaan

Salah satu fungsi penting lainnya dari manajemen sumber daya manusia adalah desain dan analisis pekerjaan. Fungsi ini ini melibatkan proses penggambaran tugas, tanggung jawab, dan operasi pekerjaan. Untuk mempekerjakan karyawan yang tepat berdasarkan rasionalitas adalah penting bagi perusahaan. Untuk itulah manajemen sumber daya manusia perlu dilakukan untuk menganalisis dan mengidentifikasi ciri-ciri kandidat yang ideal untuk suatu posisi atau pekerjaan tertentu.

Analisis pekerjaan yang dilakukan juga terkait dengan penggambaran persyaratan pekerjaan, keterampilan, kualifikasi, dan pengalaman kerja. Fungsi ini amat vital karena dengan analisis ini suatu perusahaan bisa menetapkan desain kerja dengan orang-orang yang tepat di tiap bagiannya.

5. Fungsi relasi antar karyawan

Fungsi penting dari manajemen sumber daya manusia yang lain adalah membangun hubungan yang ramah antar karyawan. Hal ini diperlukan karena keperluan perusahaan untuk dapat berkembang dan mencapai tujuan dengan didukung oleh sinergitas karyawan. Manajemen sumber daya manusia dalam hal relasi karyawan ini memiliki andil untuk memberikan aturan, regulasi, dan kebijakan yang tepat menyoal hubungan kerja. Cara ini ditempuh agar para karyawan memiliki kerangka kerja yang tepat untuk operasional mereka. Oleh karena itu, setiap karyawan akan mengetahui batasan-batasan pekerjaannya dan memahami tanggung jawabnya untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.

6. Fungsi supporting

Fungsi supporting
Memberi dukungan kepada karyawan adalah salah satu fungsi manajemen sumber daya manusia (Sumber: Pexels)

Fungsi manajemen sumber daya manusia jenis ini juga berada pada internal perusahaan. Hal ini dilakukan ketika karyawan mengalami masalah pribadi dan berpotensi mengganggu pekerjaan mereka. Dalam pelaksanaannya, manajemen sumber daya manusia dapat mengumpulkan informasi dari tiap karyawan yang nampak bermasalah dan tidak bekerja seperti seharusnya. Proses ini diutamakan untuk menanggulangi adanya stagnasi pekerjaan dan juga meningkatkan kesejahteraan psikologis karyawan.

7. Fungsi relasi industri

Manajemen sumber daya manusia juga berfungsi untuk relasi industri. Dalam fungsi ini manajemen sumber daya manusia bertindak sebagai pihak arbiter antara serikat pekerja dalam satu perusahaan dengan serikat pekerja dari perusahaan lain dengan sektor yang sama. 

Fungsi ini juga berperan untuk litigasi konflik ketika ada tuntutan tertentu dari serikat pekerja yang bersolidaritas lintas perusahaan. Manajemen sumber daya manusia perlu memastikan bahwa secara relasi industrial telah ada pemenuhan upah yang layak dan tuntutan-tuntutan tertentu dapat ditengahi dengan baik. Kesepakatan-kesepakatan macam ini dapat mengurangi adanya pemogokan dan protes berkepanjangan di tiap perusahaan.

Tujuan manajamen sumber daya manusia 

Tujuan manajamen sumber daya manusia  - EKRUT 
Salah satu tujuan manajemen sumber daya manusia adalah meningkatkan keterlibatan karyawan - EKRUT

Manajemen sumber daya manusia yang menetapkan tujuannya dengan jelas, bisa membantu perusahaan dalam mewujudkan kesuksesan. Berikut beberapa tujuan dari manajemen sumber daya manusia yang harus diraih. 

  • Meningkatkan keterlibatan karyawan. Di mana tugas dari manajemen sumber daya manusia adalah untuk menumbuhkan budaya perusahaan, sehingga karyawan merasa dilibatkan dan semangat untuk berkontribusi bagi perusahaan. 
  • Pembuat kebijakan. Manajemen sumber daya manusia sering kali menjadi pembuat kebijakan karena karyawan diharapkan berhubungan dengan sesama karyawan sambil mematuhi peraturan perusahaan yang berlaku. 
  • Menyederhanakan proses untuk efisiensi. Dengan merampingkan proses rutinan sehingga nantinya akan lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk aktivitas yang berfokus pada orang. 
  • Mengembangkan proses evaluasi dan program pelatihan. Dengan meningkatkan jumlah pelatihan dan program pengembangan profesional untuk menciptakan staf yang produktif dan terampil. 
  • Mempertahankan produktivitas dan perencanaan tenaga kerja. Bentuknya yaitu dengan menyediakan tenaga kerja terampil dan efisien bagi perusahaan. 

Baca juga: 7 Tips training karyawan baru yang harus diperhatikan

Cara kerja manajemen sumber daya manusia

Cara kerja manajemen sumber daya manusia
Manajemen sumber daya manusia memiliki cara kerja bertahap mulai dari rekrutmen hingga evaluasi (Sumber: Pexels)

Merujuk pada What Is Human Resource, bagian manajemen sumber daya manusia memiliki cara kerja yang bertahap dalam mengelola karyawan di suatu perusahaan. Cara kerja manajemen sumber daya manusia ini terbagi atas beberapa tahap sebagai berikut,

  • Perekrutan karyawan, ini adalah langkah awal di mana manajemen sumber daya manusia melakukan analisis jenis pekerjaan dan menyeleksi kandidat sesuai analisis itu untuk penempatan posisi kerja secara tepat.
  • Pengembangan kompetensi, dalam hal ini manajemen sumber daya manusia memiliki kewajiban untuk mengembangkan kompetensi karyawan untuk dapat terus berkinerja baik dan selalu bertumbuh secara kualitas diri.
  • Pengelolaan loyalitas karyawan, cara kerja ini dilakukan manajemen sumber daya manusia untuk membuat karyawan dapat bertahan lama di perusahaan. Tentunya, hal ini diikuti dengan peningkatan kesejahteraan karyawan dan meletakkan kandidat yang tepat di posisi yang tepat pula.
  • Menciptakan budaya perusahaan yang baik, cara kerja ini dilakukan manajemen sumber daya manusia untuk mengelola seluruh karyawan dalam menciptakan suasana dan budaya kerja yang sehat dan nyaman.
  • Evaluasi dan resolusi, cara kerja ini dilakukan untuk mencari tahu kendala atau kekurangan kinerja karyawan dan mencari solusi atas hal itu.

Ruang lingkup manajemen sumber daya manusia

Ruang lingkup manajemen sumber daya manusia
Perencanaan kerja adalah salah satu ruang lingkup manajemen sumber daya manusia untuk penempatan posisi karyawan (Sumber: Pexels)

Melihat dari paparan di atas, tentu dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen sumber daya manusia memiliki ruang lingkup yang cukup luas dalam perusahaan. Hal ini mencakup kegiatan dalam kehidupan kerja perusahaan dan juga karyawan di perusahaan itu secara personal.

Secara khusus, manajemen sumber daya manusia meliputi beberapa hal sebagai berikut.

  • Perencanaan, ruang lingkup ini mencakup perencanaan perekrutan karyawan dalam perusahaan
  • Analisis, ruang lingkup analisis calon karyawan dan calon karyawan ini berhubungan dengan penempatan kerja secara profesional
  • Penilaian, hal ini merupakan ruang lingkup yang mencakup kinerja karyawan dalam suatu perusahaan
  • Evaluasi, sama seperti cara kerjanya, ruang lingkup ini mencakup hasil penilaian dan proses pengembangan karyawan tahap awal 

Nah, sekarang kamu sudah mengerti peran, fungsi, dan sekaligus tujuan penting dari manajemen sumber daya manusia dalam suatu organisasi atau perusahaan. Dengan menerapkan manajemen sumber daya manusia yang baik, maka semangat dedikasi demi kemajuan dan pertumbuhan organisasi dapat terwujud. Tentunya, hal ini perlu kamu lakukan untuk kontribusimu dalam kesuksesan perusahaanmu nanti.

manajemen sumber daya manusia - EKRUT 
Last update 7 July 2021

Sumber:

  • corporatefinanceinstitute.com
  • hrdconnect.com
  • humanresourcesedu.org
  • thebalancecareers.com
  • smallbusiness

Tags

Share