Media

Optimalkan Chatbot AI untuk tingkatkan kepuasan pelanggan
By Widyanto Gunadi - 9 May 2018
193 Views

Saat ini, semakin banyak perusahaan teknologi menggunakan chatbot sebagai bagian dari produk mereka. Pilihan tersebut dianggap lebih cepat dan ringkas dibanding harus mengarahkan pegawai untuk mengirim surel. Teknologi chatbot menggunakan algoritme untuk merespons pesan-pesan dan membalasnya seolah-olah merupakan ketikan manusia sungguhan.

 

Teknologi chatbot ini sangat berguna bagi perusahaan-perusahaan kecil untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan pada masa awal pertumbuhannya. Perusahaan-perusahaan ini dapat menghemat pengeluaran mereka dengan menggunakan chatbot untuk merespons pelanggan.

 

Direktur pemasaran Ideas2fit, Srinivas Seshadri dikutip thenextweb.com menjelaskan, chatbot merupakan teknologi cerdas yang dirancang untuk merespons percakapan sesuai skenario yang sudah direncanakan. Teknologi chatbot cukup sederhana untuk diatur. Bahkan, Anda tak butuh pengetahuan yang mendalam soal coding komputer. Apa saja yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan chatbot?

 

Pelajari cara kerja chatbot dan susun skenario yang sesuai

 

Flow.ai adalah salah satu alat bantu yang dapat digunakan untuk membuat program chatbot. Layanan yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Belanda ini menggunakan tampilan perangkat lunak layaknya Adobe Photoshop.

 

Salah satu pendiri Flow.ai, Murat Ozmerd, mengklaim chatbot membawa solusi bagi perusahaan, sekaligus membawa keuntungan. Ia pun mengatakan teknologi chatbot akan menggunakan bahasa yang alami, untuk berinteraksi dengan pelanggan.  

 

Flow.ai dapat memahami percakapan secara real time dan menanggapinya dengan teknik pemrosesan bahasa alami atau natural language processing (NLP). Ozmerd mengungkapkan, fitur NLP memungkinkan teknologi chatbot memahami percakapan tertentu dan informasi lain yang diterima saat percakapan berlangsung, termasuk lokasi dan tanggal.

 

Jangan hilangkan sisi humanis

 

Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada chatbot memang dapat diandalkan. Namun jangan sampai Anda menggantikan peran manusia yang memiliki kecerdasan emosional dalam perusahaan.  Senior vice president Jabra, Holger Reisinger mengatakan, teknologi AI membantu perusahaan dalam efisiensi biaya. Jabra adalah perusahaan pembuat headphone cerdas asal Denmark.

 

Headphone tersebut bahkan telah membantu para atlet dalam latihan. Namun, ia melanjutkan, robot tetap tidak bisa memberikan respons verbal seperti halnya manusia. Oleh karena itu, ada hal-hal yang tetap tidak bisa diselesaikan oleh kehadiran robot.

 

Utamakan keamanan

 

Chatbot merupakan bagian teknologi digital yang baru dan belum diketahui dampaknya dalam jangka panjang. Untuk itu, sangat penting bagi perusahaan untuk membangun sistem keamanan yang baik agar teknologi ini aman dari risiko peretasan.

 

 

Rekomendasi bacaan:

6 pengumuman penting dari konferensi Microsoft Build 2018
Google I/O 2018: 500 juta perangkat dan 5 juta foto
Ini alasan peritel kembangkan mobile payment

 

 

Sumber:
thenextweb.com

Tags:

  • AI
  • artificial intelligence
  • chatbot
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang