Published on

Lainnya

Apa Itu Pembangunan Ekonomi? Pahami 3 Tahapan, Permasalahan Umum, dan Strateginya

Sylvia Rheny

Apa_Itu_Pembangunan_Ekonomi__Pahami_3_Tahapan__Permasalahan_Umum__dan_Strateginya.jpg

Terciptanya kemakmuran adalah salah satu cita-cita yang ingin diwujudkan dalam bernegara. Untuk menciptakan kemakmuran tersebut maka diperlukan suatu kegiatan pembangunan ekonomi. Terdapat beberapa tahapan dalam melaksanakan pembangunan ekonomi dan permasalahan umum yang perlu dihadapi oleh negara. Untuk itu, negara perlu mempersiapkan suatu strategi pembangunan ekonomi. Yuk, pahami pengertian hingga strategi yang diperlukan dalam pembangunan ekonomi suatu negara dalam artikel berikut ini!

Baca juga: Prospek kerja Ekonomi Pembangunan dengan gaji tertinggi tahun 2022

Apa itu pembangunan ekonomi?


Pembangunan ekonomi tidak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi. (Sumber: iStock)

Pengertian pembangunan ekonomi menurut Adam Smith adalah proses perpaduan antara proses pertumbuhan penduduk dengan kemajuan teknologi. 

Selain Adam Smith, Joseph Alois Schumpeter dalam teorinya menyatakan bahwa “pembangunan adalah perubahan spontan dan terputus-putus dalam saluran-saluran aliran melingkar, dimana adanya gangguan keseimbangan akan selamanya mengubah dan menggantikan keadaan keseimbangan yang ada sebelumnya”. Teori pembangunan ekonomi oleh Schumpeter adalah elemen kunci dari proses dinamis yang terdiri dari kombinasi sumber daya baru, yang disebut inovasi atau perubahan teknologi.

Ketika inovasi atau perubahan (ekonomi, sosial, politik, dan teknis) terjadi dalam perekonomian, keseimbangan stasioner atau aliran melingkar akan tergeser, dan proses pembangunan dimulai. Hal tersebut menyiratkan bahwa perubahan harus terjadi dalam sistem ekonomi dan perubahan tersebut dapat terjadi melalui adanya inovasi.

Adapun pendapat lain mengenai pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.

Maka dari itu, pembangunan ekonomi tidak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi, dimana pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan juga sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.

Baca juga: Ekonomi kreatif: Pengertian, Manfaat, 10 Contoh, dan Faktor Pendorong

3 Tahapan dalam pembangunan ekonomi


Terdapat 3 tahapan dalam pembangunan ekonomi. (Sumber: iStock)

Terdapat 3 tahapan dalam pembangunan ekonomi. Bersumber dari modul Ekonomi Kelas XI (2020) dari Kemdikbud, tiga tahapan pembangunan ekonomi tersebut, yaitu:

1. Tahap pertanian (agraris)

Tahapan pembangunan ekonomi yang pertama ini terjadi saat keadaan sebagian besar penduduk bekerja di bidang pertanian.

2. Tahap manufaktur (industri)

Tahapan pembangunan ekonomi yang kedua ini terjadi saat sebagian besar penduduk memiliki pekerjaan pada bidang industri.

3. Tahap sektor jasa (bidang jasa)

Tahapan pembangunan ekonomi yang ketiga ini terjadi saat sebagian penduduk mulai beralih pekerjaan dari tenaga kerja ke sektor jasa.

Setelah melalui tahapan-tahapan di atas, terdapat indikator yang menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi suatu negara sedang berjalan, antara lain terbukanya kesempatan kerja, kestabilan perekonomian, distribusi pendapatan yang merata, dan meningkatnya pendapatan nasional.

Baca juga: Sistem ekonomi campuran: Tujuan, kelebihan-kekurangan, dan 3 contohnya

Permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi


Rendahnya produktivitas menjadi permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi. (Sumber: iStock)

Muhammad Amsal Sahban dalam bukunya yang berjudul Kolaborasi Pembangunan Ekonomi di Negara berkembang menyebutkan permasalahan-permasalahan umum yang ada dalam pembangunan ekonomi. Beberapa permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi tersebut antara lain:

1. Ketergantungan dengan sektor pertanian primer

Permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi yang pertama adalah ketergantungan dengan sektor pertanian primer. Hal ini akan berdampak pada pembangunan ekonomi yang tidak bisa berjalan dengan efektif serta efisien.

2. Rendahnya produktivitas

Permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi yang kedua adalah rendahnya produktivitas yang bisa diidentifikasi dengan rendahnya tingkat pendapat per kapita akibat rendahnya pendapatan pekerja dan terbatasnya lapangan kerja untuk masyarakat dengan tingkat pendidikan rendah.

3. Tingginya angka pengangguran

Permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi yang ketiga adalah tingginya angka pengangguran yang disebabkan oleh laju pertumbuhan angkatan kerja yang tidak sesuai atau seimbang dengan lapangan pekerjaan yang terbuka. Rendahnya tingkat lapangan kerja ini terjadi akibat tingkat penanaman modal pada sektor industri yang rendah.

4. Tingginya angka pertumbuhan penduduk

Permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi yang keempat adalah tingginya angka pertumbuhan penduduk dan tidak merata. Hal tersebut selanjutnya juga akan berdampak pada pendapatan yang tidak sesuai maupun merata.

5. Rendahnya angka tingkat kehidupan

Permasalahan umum dalam pembangunan ekonomi yang kelima adalah rendahnya tingkat angka kehidupan yang dapat dilihat dari tingginya angka kekurangan gizi dan kasus kelaparan yang terjadi di suatu negara.

Baca juga: 10 Industri kreatif dan manfaatnya bagi perekonomian Indonesia

Strategi pembangunan ekonomi


Pemerataan adalah salah satu strategi dalam pembangunan ekonomi. (Sumber: iStock)

Bersumber dari modul Ekonomi Kelas XI (2020) terbitan Kemdikbud, strategi pembangunan ekonomi suatu negara dapat dilakukan melalui beberapa di bawah ini:

1. Strategi pembangunan

Strategi pembangunan adalah sebuah strategi pembangunan ekonomi yang terpusat pada pembentukan modal, kemudian memanfaatkannya secara seimbang, terarah, dan memusat.

2. Strategi pembangunan dengan pemerataan

Strategi pembangunan dengan pemerataan ini menekankan pada peningkatan pembangunan lewat teknik social engineering, yaitu penyusunan perencanaan induk dan paket program terpadu.

3. Membuat dan melaksanakan perencanaan pembangunan

Pembuatan dan pelaksanaan perencanaan pembangunan ini bertujuan untuk mencapai sasaran pembangunan ekonomi.

4. Mengembangkan kegiatan ekonomi

Strategi pembangunan ekonomi selanjutnya adalah mengembangkan kegiatan ekonomi. Strategi ini memerlukan modal yang tidak sedikit. Untuk itu, pemerintah perlu ikut mendukung kegiatan modernisasi dari sosialisasi sampai pemberian subsidi.

5. Meningkatkan tabungan dan investasi

Strategi pembangunan ekonomi juga dapat dilakukan dengan meningkatkan tabungan dan investasi karena pembangunan ekonomi memerlukan modal dari tabungan dan investasi. Tabungan dan investasi dapat ditingkatkan melalui perbaikan kualitas pendidikan sehingga masyarakat mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatannya.

6. Meningkatkan kualitas pendidikan

Peningkatan kualitas pendidikan juga merupakan sebuah strategi pembangunan ekonomi. Pendidikan yang berkualitas dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas pula, dimana SDM yang berkualitas ini akan menjadi modal yang baik dalam memajukan pembangunan ekonomi.

7. Strategi ketergantungan

Strategi ketergantungan adalah strategi pembangunan ekonomi yang diterapkan terutama pada negara berkembang sebab mengalami ketergantungan pada pihak atau negara lainnya. Langkah untuk mengatasinya adalah meningkatkan kemampuan dan produksi nasional, menumbuhkan rasa cinta pada produk nasional, dan lain-lain.

8. Strategi pendekatan kebutuhan pokok

Strategi kebutuhan pokok merupakan strategi pembangunan yang berlandaskan pada pemenuhan kebutuhan pokok. Dalam pembangunan ekonomi, strategi pendekatan kebutuhan pokok ini bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan secara massal. Langkah yang ditempuh adalah menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kemampuan menyediakan kebutuhan pokok, dan sebagainya.

Baca juga: MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN): Latar Belakang, Tujuan, dan Blueprint

Itulah penjelasan terkait pembangunan ekonomi mulai dari pengertian, tahapan-tahapan dalam pembangunan, permasalahan umum yang dihadapi, hingga strategi-strategi dalam pembangunan ekonomi.

Sebagai generasi penerus bangsa, kamu bisa berkontribusi dalam pembangunan ekonomi ini dengan cara senantiasa mengembangkan dan menambah value diri demi terciptanya sumber daya manusia berkualitas di Indonesia. Selain itu, berfokus pada pengembangan diri juga bisa berdampak positif terhadap kariermu di dunia kerja.

Selain dari artikel EKRUT Media ini, kamu masih bisa memperoleh informasi dan berbagai tips bermanfaat lainnya melalui YouTube EKRUT OfficialNah, jika ingin mengembangkan karier dan mencari pekerjaan baru, kamu cukup sekali sign up di EKRUT untuk mendapatkan lebih dari satu kali undangan interview oleh berbagai perusahaan ternama!

Sumber:

  • Research Gate
  • Tirto
  • Bappeda
  • Kominfo

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    Kenali_Investasi_Reksa_Dana_Pendapatan_Tetap_(RDPT)_beserta_Kelebihan_dan_Kekurangannya.png

    Lainnya

    Kenali Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) beserta Kelebihan dan Kekurangannya

    Sylvia Rheny

    28 June 2022
    6 min read
    H1_Honorarium.jpg

    Lainnya

    Honorarium: Definisi, Ketentuan Hukum, dan Bedanya dengan Gaji

    Algonz D.B. Raharja

    27 June 2022
    5 min read
    H1_Total_Cost_Definisi__Manfaat__Jenis__Hingga_Rumus_dan_Contohnya.jpg

    Lainnya

    Total Cost: Definisi, Manfaat, Jenis, hingga Rumus dan Contohnya

    Sartika Nuralifah

    22 June 2022
    5 min read

    Video