Published on

Careers

Memahami pasar modal dan perbedaannya dengan pasar uang

Tsalis Annisa

pasar_modal_dan_pasar_uang_-_EKRUT.jpg

Pasar modal adalah pasar di mana pembeli dan penjual melakukan perdagangan sekuritas keuangan seperti obligasi, saham, dan lain-lain. Pembelian atau penjualan dilakukan oleh partisipan baik individu maupun institusi.

Pasar modal membantu menyalurkan dana surplus dari penabung ke lembaga yang kemudian menginvestasikannya untuk penggunaan yang produktif. Umumnya, pasar ini memperdagangkan sebagian besar sekuritas jangka panjang.

Jangan salah, pasar modal berbeda dengan pasar uang. Yuk, simak penjelasan lengkapnya!

Apa itu pasar modal? 

apa itu pasar modal - EKRUT
Nilai saham dalam bursa efek ditunjukkan secara real-time fluktuasinya - EKRUT

Pasar modal adalah pasar terorganisir di mana individu dan badan usaha membeli dan menjual sekuritas hutang dan ekuitas. Ini dirancang untuk menjadi cara yang efisien untuk melakukan transaksi pembelian dan penjualan. 

Pasar ini adalah sumber dana utama untuk entitas yang sekuritasnya diizinkan oleh otoritas pengatur untuk diperdagangkan, karena ia dapat dengan mudah menjual kewajiban hutangnya dan ekuitas kepada investor. 

Pemerintah juga menggunakan pasar modal untuk mengumpulkan dana, biasanya melalui penerbitan obligasi jangka panjang. Pemerintah tidak menerbitkan saham, sehingga tidak dapat menerbitkan sekuritas ekuitas.

Pasar modal dimaksudkan untuk penerbitan dan perdagangan sekuritas jangka panjang. Ketika perusahaan publik menjual sekuritasnya di pasar modal, ini disebut aktivitas pasar primer.

Perdagangan sekuritas perusahaan selanjutnya antara investor dikenal sebagai aktivitas pasar sekunder. Sekuritas jangka pendek diperdagangkan di tempat lain, seperti di pasar uang.

Pasar modal terdiri dari pasar primer dan pasar sekunder. Pasar primer berurusan dengan perdagangan saham baru dan sekuritas lainnya, sedangkan pasar sekunder berurusan dengan pertukaran sekuritas yang sudah ada atau yang diterbitkan sebelumnya.

Pembagian penting lainnya dalam pasar modal dibuat berdasarkan sifat keamanan yang diperdagangkan, yaitu pasar saham dan pasar obligasi.

Pasar primer

Pasar modal primer adalah pasar tempat sekuritas yang baru diterbitkan diperdagangkan, yaitu untuk pertama kalinya. Ia juga dikenal sebagai pasar terbitan baru. Pasar ini memungkinkan penawaran umum perdana dan penawaran umum lebih lanjut. 

Di pasar ini, dana akan disalurkan dengan bantuan penawaran melalui prospektus, preferential issue, rights issue, e-IPO, dan private placement sekuritas.

Pasar sekunder

Pasar modal sekunder adalah jenis sekuritas lama yang diperdagangkan, yaitu perdagangan yang dilakukan setelah bertransaksi terlebih dahulu di pasar primer. Orang-orang menyebut tipe pasar modal ini sebagai pasar saham atau aftermarket. 

Baik pasar saham dan perdagangan over-the-counter berada di bawah pasar sekunder. Contoh pasar sekunder adalah Bursa Efek London, Bursa Efek New York, NASDAQ, dan lain-lain.

Baca juga: Mudah, begini cara belajar investasi saham

Manfaat dan peranan pasar modal

manfaat dan peranan pasar modal - EKRUT
Adanya pasar ini memudahkan investor dan perusahaan yang mencari modal untuk bertemu - EKRUT

Adapun peranan pasar modal adalah: 

  • Membuat perdagangan sekuritas lebih mudah bagi investor dan perusahaan.
  • Membantu penyelesaian transaksi tepat waktu.
  • Membantu meminimalkan biaya transaksi dan biaya informasi.
  • Memobilisasi tabungan pihak dari uang tunai dan bentuk lain ke pasar keuangan.
  • Menawarkan asuransi terhadap risiko pasar.

Pasar modal memiliki banyak manfaat terhadap investor dan perusahaan. Berikut manfaat pasar modal: 

  • Pasar modal meningkatkan efisiensi transaksi. Pasar modal menjadi perantara memindahkan uang antara investor, yaitu orang yang menyediakan modal dan orang yang membutuhkan modal.
  • Pasar modal sekunder menciptakan likuiditas di pasar. Sekuritas seperti obligasi membayar bunga kepada investor, dan seringkali, bunga yang dibayarkan lebih tinggi daripada suku bunga bank.
  • Efek seperti saham membayar pendapatan dividen. Ada ruang lingkup yang lebih besar untuk pertumbuhan nilai investasi seiring berjalannya waktu.
  • Instrumen pasar modal memiliki likuiditas, yaitu dapat dikonversikan menjadi kas dan setara kas bila terdapat kebutuhan dana segera dengan biaya transaksi yang lebih rendah.
  • Investasi dalam saham memberi investor hak kepemilikan, yang memungkinkan mereka memiliki suara dalam keputusan manajemen perusahaan.
  • Pasar modal mampu mempromosikan diversifikasi dengan menawarkan berbagai jenis investasi. Biasanya sekuritas pasar modal bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman dari bank dan lembaga keuangan.
  • Akan ada beberapa manfaat pajak yang diperoleh saat berinvestasi di pasar saham.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal


Pasar uang memiliki risiko kerugian yang lebih kecil namun keuntungannya lebih kecil pula - EKRUT

Menurut Bank Indonesia, Pasar Uang adalah bagian dari sistem keuangan yang berhubungan dengan kegiatan perdagangan, pinjam-meminjam, atau pendanaan berjangka pendek sampai dengan 1 (satu) tahun dalam mata uang rupiah dan valuta asing, yang berperan dalam transmisi kebijakan moneter, pencapaian stabilitas sistem keuangan, dan kelancaran sistem pembayaran.

Adapun beberapa poin jelas mengenai perbedaannya dengan pasar modal di antaranya: 

Tempat aktivitas transaksi. Pasar modal merupakan tempat terjadinya transaksi instrumen keuangan; tempat bertemunya penerbit surat berharga dengan para investor.

Pasar modal biasa disebut juga dengan pasar saham atau bursa efek. Pasar modal di Indonesia yaitu Bursa Efek Indonesia, dan berkedudukan di Jakarta. 

Pasar uang merupakan suatu aktivitas transaksi komoditi berupa sekuritas keuangan yang berjangka waktu pendek, kurang dari satu tahun.

Berbeda dengan pasar modal yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia, pasar uang tidak membutuhkan tempat fisik untuk melakukannya, karena semua transaksi dapat dilakukan secara virtual.

Instrumen yang diperjualbelikan. Instrumen Perbedaan pasar modal dan pasar uang selanjutnya yang paling mendasar adalah instrumen yang menjadi komoditi atau yang diperjualbelikan.

Keduanya sangat berbeda. Instrumen yang diperjualbelikan di pasar modal adalah saham, yaitu surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan seseorang atas sebuah perusahaan. 

Lalu obligasi yang merupakan utang satu pihak kepada investor, dengan masa jatuh tempo lebih dari 1 tahun. Reksa dana juga menjadi komoditi utamanya reksa dana saham dan reksa dana campuran. Yang terakhir, derivatif atau surat berharga turunan dari saham dan obligasi. 

Berbeda dengan pasar modal, produk keuangan yang menjadi komoditi di pasar uang yaitu surat berharga pasar uang, yaitu surat utang nasabah pada bank dengan jangka waktu jatuh tempo kurang dari 1 tahun. 

Sertifikat Bank Indonesia, yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Sertifikat deposito, yang mirip dengan deposito simpanan namun tanpa nama pemilik sehingga bisa diperjualbelikan. Hingga produk lainnya, seperti Bank’s Acceptance, Call Money, dan lain sebagainya.

Jangka waktu investasi. Perbedaan pasar modal dan pasar uang juga termasuk jangka waktu jatuh tempo produk keuangan yang menjadi komoditi masing-masing. Pasar modal dimanfaatkan untuk mengembangkan dana investor untuk jangka waktu yang cenderung untuk jangka panjang, di atas satu tahun. 

Biasanya dana yang didapatkan dari pasar modal digunakan untuk perluasan usaha, penambahan modal kerja, pembelian alat, dan lain sebagainya. Pasar uang dimanfaatkan oleh para investor untuk mengembangkan dana dalam jangka waktu yang jauh lebih pendek, kurang dari 1 tahun. 

Biasanya investor memanfaatkan pasar uang demi mendapatkan keuntungan dari investasi dengan periode waktu yang singkat, begitu pula dengan peminjam dana, biasanya juga ingin memanfaatkan demi mendapatkan dana yang pergerakan pengembalian keuntungannya cepat.

Risiko investasi. Perbedaan pasar modal dan pasar uang selanjutnya adalah keuntungan atau return dan risiko yang harus dihadapi. Keuntungan yang didapat dari pasar modal biasanya lebih besar dibandingkan keuntungan yang didapat dari pasar uang. 

Hal ini terkait dengan jangka waktu jatuh temponya yang memang cenderung lebih panjang. Risiko investasi di pasar modal juga lebih besar dibandingkan dengan pasar uang. Terdapat risiko peluang untuk mengalami capital loss, wanprestasi, hingga likuidasi. 

Keuntungan pasar uang tidak sebesar jika kamu berinvestasi di instrumen pasar modal, tetapi risikonya pun tidak terlalu besar. Keuntungan dan risiko berbanding lurus; ketika keuntungan besar, maka risiko sudah pasti lebih besar juga. Untuk menghindari investasi bodong kamu perlu memahami poin penting ini. 

Pelaku. Otoritas tertinggi di pasar modal dijabat oleh Otoritas Jasa Keuangan, yang bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia, yang bertanggung jawab atas semua regulasi, kontrol, hingga administrasi setiap kegiatan yang terjadi di lantai bursa. 

Di pasar uang otoritas tertinggi dipegang oleh Bank Indonesia, yang memiliki wewenang membuat izin, mengatur, mengembangkan, dan mengawasi setiap aktivitas yang terjadi. 

Baca juga: Trading: pengertian, cara kerja, jenis, risiko dan cara trading

Contoh pasar modal


Profesi sebagai pialang saham harus mampu memprediksi naik turun harga saham di bursa efek - EKRUT

Sementara untuk contoh pasar modal yang ada di dunia adalah sebagai berikut:

  • NASDAQ
  • Hongkong Stock Exchange
  • Euronext
  • New York Stock Exchange (NYSE)
  • London Stock Exchange
  • Japan Stock Exchange Group
  • Toronto Stock Exchange (TSX)
  • Shanghai Stock Exchange
  • Bursa Efek Indonesia

Nah, sudah makin paham, kan?, sekarang soal pengertian pasar modal dan perbedaannya dengan pasar uang. Kamu sebagai individu juga bisa memulai berinvestasi pada instrumen pasar modal. 

Jadi, untuk bisa mulai menabung dan mulai investasi di pasar modal kamu tentunya perlu dana yang cukup dari gaji atau penghasilan kerjamu. Bagi kamu profesional yang sudah saatnya naik gaji. Berikut video tutorial meminta kenaikan gaji yang tepat.

Semoga membantu, ya!

daftar EKRUT

Sumber: 

Tags

Share