Published on

Careers

Trading: pengertian, cara kerja, jenis, risiko dan cara trading

Nur Lella Junaedi

trading-adalah EKRUT.jpg

Sumber passive income tidak hanya bisa kamu peroleh dari investasi saham semata. Melainkan dari aktivitas trading juga patut kamu pertimbangkan. 

Jika kamu pemula dan ingin belajar trading, tidak ada salahnya untuk membaca ulasan berikut. Agar kamu lebih memahami jual beli instrumen keuangan ini. 

Apa itu trading? 

apa itu trading EKRUT 
Trading mengacu pada tindakan pembelian dan penjualan di pasar modal untuk mendapat keuntungan - EKRUT

Sederhananya trading adalah aktivitas yang mengacu pada tindakan pembelian dan penjualan di pasar modal dalam waktu singkat untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya. 

Salah satu aktivitas trading yang mungkin sering kamu dengar yakni trading forex atau valuta asing. 

Keuntungan yang didapat dari aktivitas ini berasal dari selisih harga jual dan harga beli di mana trader harus cermat menentukan kapan membeli mata uang di saat harganya rendah dan menjualnya di saat harganya tinggi. 

Dalam praktiknya kadang trading sering dianggap sama dengan investasi. Padahal keduanya berbeda, adapun perbedaannya yaitu,  

  • Investasi mengambil pendekatan jangka panjang yang biasanya tujuan dari  investasi dipersiapkan untuk dana pensiun. 

Sementara trading adalah sebaliknya mengambil pendekatan jangka pendek dalam membeli atau menjual instrumen keuangan. 

  • Investor umumnya puas dengan pengembalian keuntungan tahunan antara 10-15 persen. Sedangkan trader mencari pengembalian keuntungan bulanan dalam waktu 10 persen.
  • Investor mencari keuntungan yang lebih besar dalam jangka waktu yang lama. Sementara trader mengambil keuntungan lebih kecil dan lebih sering dengan memanfaatkan naik dan turunnya nilai pasar.   

Baca juga: 6 pekerjaan sampingan untuk menambah pundi-pundi investasi

Cara kerja trading dan jenis-jenisnya 

Cara kerja trading dan jenis-jenisnya EKRUT
 Banyak orang mengira bila trading adalah bagian dari judi atau gambling - EKRUT

Lantaran keuntungan yang didapatkan cukup besar dalam waktu singkat, banyak orang mengira trading adalah bagian dari  aktivitas judi atau gambling. Perlu diketahui jika judi didasarkan pada faktor keberuntungan, spekulasi dan masuk dalam tindak kriminal. 

Sementara trading atau seorang trader profesional mendasarkan kegiatan ini pada pengetahuan yang dimiliki, untuk mempertimbangkan untung dan rugi dengan melakukan analisa mendalam sebelum melakukan transaksi jual beli instrumen keuangan. 

Selain itu, aktivitas trading juga diawasi dengan ketat oleh pemerintah melalui lembaga Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). 

Setiap perubahan harga yang terjadi dalam trading bukan dikarenakan adanya campur tangan pihak tertentu. Melainkan karena faktor kondisi ekonomi dan faktor lainnya yang memengaruhi fluktuasi nilai pasar. 

Dalam trading, setiap trader menjalankan aktivitas transaksinya secara mandiri melalui perantara broker. Broker yakni istilah yang mengacu pada perusahaan atau seseorang yang menjembatani transaksi yang terjadi antara trader dan pasar modal. 

Nantinya melalui broker atau pialang berjangka ini kamu bisa melakukan aktivitas trading secara online. Namun perhatikan juga untuk memilih broker profesional yang resmi dan telah tercatat di Bappebti untuk menghindari penipuan.

Setelah cara kerja trading kamu ketahui, tidak lengkap rasanya bila kamu belum mengetahui jenis-jenis instrumen yang diperdagangkan dalam aktivitas trading. Sebab, ini akan menentukan di bidang mana kamu fokus untuk menjadi trader

Trading forex 

Trading forex (foreign exchange) adalah kegiatan perdagangan mata uang dari berbagai negara untuk memperoleh keuntungan. 

Contoh ilustrasi kegiatan dari trading forex yakni ketika kemarin kamu membeli 100 dollar AS dengan harga per lembarnya Rp 14.500 di mana total yang dikeluarkan untuk membeli dollar itu yakni Rp 1.450.000. 

Tak lama sekitar 2 minggu kemudian dollar mengalami penguatan, sehingga harga per lembar dollar Rp 15.000. Kamu pun terpikir untuk untuk menjual seluruh dollar yang kamu miliki senilai 100 dollar AS. 

Dengan begitu kamu memperoleh keuntungan Rp 500 per lembar dollarnya yang apabila di total mencapai Rp 50.000 dengan jumlah uang yang didapatkan mencapai Rp 1.500.000.

Trading emas

Berbeda dengan menabung emas atau investasi emas, trading emas adalah proses jual beli emas di pasar forex tanpa harus memiliki emas dalam bentuk fisik.

Ini merupakan bagian dari jenis trading komoditas yang bisa diperjualbelikan dalam waktu 24 jam dari hari Senin sampai Jumat. Di pasar forex, emas nantinya dianggap sebagai uang yang disimbolkan dengan XAU yang disandingkan dengan mata uang USD. 

Umumnya jika dollar diprediksi akan menurun maka para trader akan membeli emas atau buy XAU dan sell USD. 

Trading crypto 

Cryptocurrency menjadi mata uang digital yang unik, tidak berwujud namun memiliki nilai yang tinggi.  Tidak semua negara menganggap sah jenis uang digital ini tetapi semakin ke sini minat masyarakat makin besar terhadap crypto atau bitcoin.

Kamu bisa melakukan trading crypto selama 24 jam dalam 7 hari, akan tetapi jenis trading ini tidak terjadi pada pasar atau exchange yang teregulasi. Uniknya harga bitcoin di tiap pasar berbeda-beda karena letak geografis dan likuiditasnya.

Adapun untuk mendapat keuntungan dari trading crypto yang berasal dari selisih harga jual dan beli bitcoin tersebut atau dari cfd trading

CFD trading adalah contract for difference di mana broker setuju untuk membayar selisih nilai sekuritas pokok di antara dua tanggal yakni tanggal penutupan dan tanggal pembukaan. 

Trading saham 

Jenis trading yang populer lainnya adalah trading saham. Akan tetapi, trading ini berbeda dengan investasi saham pada umumnya. 

Sebab dalam trading saham, ini bukanlah bentuk investasi jangka panjang, melainkan proses jual beli saham dalam jangka pendek. Trader membeli saham ketika turun lalu dengan cepat menjualnya kembali ketika harga saham itu naik. 

Dengan begitu seorang trader saham akan mendapatkan capital gain dengan cepat lewat proses tersebut. 

Trading komoditas

Trading komoditas adalah proses jual beli komoditas melalui kontrak derivatif, kontrak berjangka (futures) atau dalam bentuk fisik secara langsung. 

Adapun komoditas yang diperjualbelikan berupa barang-barang yang bersifat ekonomi primer seperti kopi, gula, gandum, kakao, emas, minyak, batu bara dan lain-lain. Perlu diketahui, di pasar ini tidak memperjualbelikan produk hasil olahan tetapi hanya barangnya saja. 

Jika kamu tertarik ingin mencoba trading komoditas ini, kamu bisa mengunjungi pasar komoditas Jakarta Future Exchange yang telah mendukung proses jual beli komoditas baik secara real time ataupun online. 

Baca juga: Mudah, begini cara belajar investasi saham

Risiko dan cara trading untuk menekan kerugian

Risiko dan cara trading untuk menekan kerugian EKRUT 
Salah satu risiko trading yakni risiko perdagangan - EKRUT

Yakin masih mau melakukan trading? Bila demikian maka tidak ada salahnya untuk mengetahui risiko yang muncul saat kamu melakukan aktivitas trading ini. 

Risiko perdagangan 

Umumnya risiko yang dikaitkan dengan perdagangan bentuknya seperti risiko gap, eksekusi yang buruk dan selip. Adapun risiko gap adalah saat di mana munculnya break dalam perdagangan. 

Risiko eksekusi yang buruk terjadi ketika trader atau broker menemui masalah saat aktivitas jual beli berlangsung. Sedangkan risiko selip melibatkan tentang biaya tersembunyi pada setiap transaksi. 

Risiko pasar 

Risiko pasar merupakan keadaan di mana para trader tidak bisa mengendalikan keadaan karena faktor ini berasal dari eksternal, contohnya seperti risiko inflasi, pergerakan harga saham, nilai tukar mata uang asing, harga komoditas, dan suku bunga. 

Risiko investasi 

Risiko investasi berkaitan dengan dua hal yakni risiko konsentrasi dan peluang. Risiko konsentras adalah saat kamu terlalu banyak berinvestasi pada satu hal saja di mana saat investasi itu anjlok kamu pun ikut merugi. 

Sementara, risiko peluang melibatkan keseimbangan trade off. Saat kamu kehilangan peluang investasi, sedangkan uang ditaruh di dalam investasi lainnya.

Untuk meminimalisir berbagai macam risiko di atas, maka dari itu sebaiknya kamu mengetahui cara trading yang benar untuk menekan kerugian. Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan. 

  • Membuat perencanaan trading yang tepat dengan mengukur kegagalan dan kesuksesan proses jual beli instrumen keuangan. Umumnya dalam perencanaan ini kamu akan menggunakan strategi stop loss dan take profit. 
  • Mengukur nilai risiko di setiap aktivitas trading yang dilakukan. Pasalnya trading dengan risiko yang lebih tinggi akan menawarkan pengembalian dalam jumlah yang besar, begitupun sebaliknya.
  • Menghitung pengembalian yang diharapkan. Untuk bisa mengetahui gambaran untung dan rugi yang akan kamu dapatkan kamu bisa menggunakan rumus ini (Probability of Gain) x (Take Profit% Gain)] + [(Probability of Loss) x (Stop-Loss% Loss)].
  • Menggunakan aturan satu persen. Artinya jangan pernah menginvestasikan lebih dari satu persen modal atau akun perdagangan ke dalam satu perdagangan. 
  • Diversifikasi. Untuk menghindari kerugian dalam satu instrumen trading maka sebaiknya kamu membagi instrumen trading atau investasi kamu dalam lintas sektor seperti di bidang industri hingga wilayah geografis. 

Baca juga: Investasi bodong dan cara menghindarinya

Itulah beberapa hal yang harus kamu tahu sebagai trading bagi pemula bila ingin terjun ke bidang ini. Langkah-langkah di atas juga bisa kamu gunakan untuk meminimalisir risiko dan mendapatkan untung.  

Akan lebih baik lagi bila kemampuan trading mu terus diasah, terutama dalam menganalisis pasar atau fundamental supaya keputusan yang kamu ambil tepat. 

trading adalah EKRUT 
Last update 17 January 2021

Sumber: 

  • thegoldanalyst
  • investopedia
  • foreximf
  • sahamok.net
  • finansialku

Tags

Share