Published on

Careers

Mengenal headhunter dan bagaimana caranya bekerja

Widyanto Gunadi

headhunter---EKRUT.jpg

Pencarian pekerjaan memang tidak selalu mudah. Kamu mungkin pernah mengirim lamaran kerja ke ratusan bahkan ribuan perusahaan tanpa satu pun membuahkan hasil yang berarti. Namun, suatu saat mungkin kamu justru berhasil mendapat pekerjaan dengan bantuan dari headhunter.

Nah, apa itu headhunter ? Apa saja peran dan cara kerja headhunter? Berikut ini ulasannya.

Profesi headhunter 

headhunter - EKRUT
Jasa headhunter biasanya digunakan perusahaan yang ingin mencari kandidat untuk perusahaannya - EKRUT

Headhunter adalah konsultan yang bertugas mencari kandidat untuk direkrut oleh perusahaan-perusahaan klien. Kandidat yang diinginkan klien biasanya adalah, orang-orang berkualitas untuk mengisi posisi manajer hingga direktur. Mereka memberikan konsultasi kepada perusahaan klien, atas kualifikasi kandidat yang layak direkrut. 

Headhunter vs HRD

headhunter - EKRUT
Meski menggunakan jasa headhunter, namun tanggung jawab pemilihan kandidat tetap berada di tangan HRD - EKRUT

Apa bedanya headhunter dari HRD? Yang membedakan adalah posisi mereka di struktur perusahaan tempat bekerja.

HRD adalah divisi yang bertanggung jawab memilih kandidat, dan merupakan bagian internal dari perusahaan. Proses wawancara kerja pun akan dilakukan oleh HRD.

Akan tetapi, berbeda dari HRD, headhunter posisinya ada di luar struktur perusahaan. Mereka memang membantu HRD memilih kandidat, dan memberikan konsultasi rekrutmen. Meski demikian, headhunter tidak melakukan wawancara secara langsung dengan kandidat. 

Baca juga: Outsourcing dan talent marketplace, apa bedanya?

Beda dari outsourcing 

headhunter - EKRUT
Setelah direkrut klien, kandidat yang tadinya ditemukan oleh headhunter akan menjadi karyawan di perusahaan tersebut- EKRUT

Apa yang membedakan headhunter dengan outsource? Hak milik atas karyawan. Dalam praktik headhunting, setelah direkrut klien, kandidat resmi menjadi karyawan perusahaan tersebut. Hal ini tentu berbeda dengan outsourcing.  

Penyedia tenaga outsourcing akan melatih kandidat yang mereka punya, untuk kemudian dipindahkan, ke berbagai perusahaan klien yang membutuhkan. Hak milik atas karyawan hasil outsource tersebut, tidak serta-merta dialihkan kepada klien.

Dengan kata lain, jika terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK), perusahaan klien tak perlu memberi uang pesangon.

Peran penting headhunter 

headhunter - EKRUT
Headhunter dapat memudahkan pekerjaan HRD dalam merekrut karyawan - EKRUT

Jika HRD sudah melakukan wawancara dan rekrutmen, mengapa masih perlu headhunter? Jawabannya satu: untuk merekrut karyawan dengan kualifikasi yang spesifik. Ya, headhunter berbeda dari HRD dalam hal memilih kandidat.  

Headhunter berperan untuk merekrut karyawan dengan level manajer hingga direktur, dengan kualifikasi lebih spesifik.

Divisi HRD, selain merekrut kandidat, tentunya akan sangat sibuk. Nah,  headhunter pun membantu mensortir kandidat, dan mewakili perusahaan ketika HRD sedang penuh dengan kewajiban lain. Namun demikian, hak untuk mewawancarai, dan mengangkat karyawan tetap ada di tangan HRD sepenuhnya. 

Pengupahan jasa headhunter 

headhunter - EKRUT
Perusahaan yang menggunakan jasa headhunter akan membayarkan upah pada perusahaan tempat headhunter bernaung - EKRUT

Kandidat yang berhasil direkrut suatu perusahaan klien dengan jasa headhunter tentu tidak dibebani biaya satu peser pun. Pasalnya pihak perusahaan klien yang membayar upah perekrutan tersebut.

Upah ini dibayarkan kepada perusahaan tempat headhunter bernaung. Selanjutnya, sesudah kandidat sukses direkrut perusahaan klien, hak atas kandidat menjadi milik klien. Headhunter tidak lagi memiliki hak atas kandidat yang sudah direkrut klien. Upah jasa yang diterima headhunter sudah menjadi jaminan mereka, atas hak tersebut. 

Bagaimana pendapat kamu? Apakah kamu saat ini sedang berada di level pekerjaan manajerial ke atas dan sedang menjadi peluang kerja baru? Bila iya, memanfaatkan jasa headhunter  tentu bisa kamu pertimbangkan.

headhunter - EKRUT

Last update: 28 Maret 2020

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

  • beritagar.id
  • blueskyresumes.com
  • karir.com
  • themuse.com

Tags

Share