Published on

jobs

Mengenal profesi Business Analyst lebih dalam

Maria Tri Handayani

business-analyst---EKRUT.jpg

Seiring perkembangan zaman, berbagai perusahaan terus berusaha untuk meningkatkan teknologi dan mengintegrasikannya dalam bisnis mereka. Hal tersebut membuat peluang bagi beberapa profesi pun semakin terbuka, salah satunya seperti Business Analyst. 

Jika kamu tertarik untuk mengenal profesi yang tersebut, simak ulasan terkait Business Analyst berikut ini. 

Mengenal profesi Business Analyst

business analyst - EKRUT
Business analyst seringkali dianggap penghubung antara teknologi dan bisnis dalam perusahaan - EKRUT

Pada dasarnya analis bisnis atau Business Analyst adalah orang yang berperan untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi dan bisnis. 

Seorang Business Analyst akan menggunakan data analitis untuk menilai proses, menentukan persyaratan, memberikan rekomendasi dan laporan kepada para eksekutif dan pemangku kepentingan. 

Ia akan sering terlibat dengan pemimpin bisnis untuk memahami bagaimana perubahan yang didasarkan pada data dalam proses, produk, dan layanan dapat meningkatkan efisiensi atau menambah nilai. 

Business Analyst harus dapat mengartikan ide dan menyeimbangkannya dengan apa yang secara teknologi layak namun juga masuk akal dari segi finansial dan fungsional.

Lantas apa bedanya Business Analyst dengan System Analyst

Secara umum sebetulnya Business Analyst dan System Analyst berbeda. Business Analyst harus fokus dalam mengembangkan sistem yang berdampak pada peluang bisnis secara keseluruhan. Sementara System Analyst fokus pada sisi teknis bisnis. 

System Analyst mengidentifikasi perubahan yang perlu dilakukan untuk memberi manfaat bagi perusahaan dari segi teknis. Ia mengumpulkan data, menganalisa dan mengubahnya menjadi program atau proyek baru yang memberi manfaat bagi perusahaan. 

Sementara analis bisnis sedikit lebih rumit. Business Analyst tidak hanya harus memahami bagaimana IT berbicara namun juga bagaimana para pemangku kepentingan berbicara. Ia juga menjadi penghubung antara IT dan manajemen. Ia harus dapat melihat semua aspek perusahaan dan menemukan penyebab yang mendasari kegagalan sistem. 

Meski demikian tidak dipungkiri terkadang peran Business Analyst danSystem Analyst dalam perusahaan seringkali tumpang tindih. Beberapa perusahaan bahkan menggabungkan kedua peran tersebut dalam satu posisi seperti business system analyst. 

Baca juga: Tugas dan skill system analyst yang harus dimiliki

Tugas dan tanggung jawab Business Analyst 

business analyst - EKRUT
Salah satu tugas business analyst adalah mengidentifikasi kebutuhan bisnis dan menemukan solusi teknologi yang tepat - EKRUT

Seperti penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa tugas Business Analyst adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan bisnis dan menghubungkannya dengan sumber daya teknologi atau IT guna meningkatkan penjualan, memperkuat proses dan meningkatkan efisiensi. 

Selain itu secara umum tanggung jawab business analyst meliputi beberapa hal seperti. 

  • Mengidentifikasi kebutuhan bisnis 
  • Memahami bagaimana solusi teknologi diimplementasikan dan membuat rencana untuk menggunakannya secara efisien demi tujuan bisnis 
  • Membuat analisis bisnis terperinci, menetapkan persyaratan bisnis, menarik garis besar masalah, dan mendiskusikan solusi untuk perubahan operasional maupun teknis
  • Bekerja sama dengan project manager dan mengkomunikasikan kemajuan proyek pada stakeholder 
  • Melacak dan memvalidasi solusi dan mengukur perubahan nilai pada organisasi untuk penyempurnaan lebih lanjut 

Skill yang harus dimiliki Business Analyst 

business analyst - EKRUT
Selain kemampuan teknis, seorang Business Analyst harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik - EKRUT

Seorang Business Analyst  membutuhkan keterampilan yang mumpuni. Ia harus tahu cara menarik, menganalisis dan melaporkan data serta membagikan informasi tersebut dengan orang terkait untuk kemudian diterapkan segi bisnis. Beberapa skills yang dibutuhkan seorang Business Analyst  misalnya: 

1. Problem-solving 

Seorang Business Analyst  harus memiliki kemampuan problem solving agar mampu menemukan berbagai masalah dari semua perspektif, menganalisis opsi dan kendala yang tersedia dan merekomendasikan solusi yang mungkin tepat guna. 

2. Komunikasi 

Seorang Business Analyst  harus menjadi komunikator yang andal. Ia harus ekspresif, pandai berbicara, mampu menjadi pendengar yang aktif dan dapat memastikan penerima memahami pesan yang dikomunikasikan 

3. Manajemen 

Business Analyst  harus dapat secara efektif mengelola tanggung jawab dan menyeimbangkan semua proyek. Ini termasuk mengumpulkan persyaratan, mendokumentasikan persyaratan, melakukan pengujian, kontrol, menghadiri pertemuan, dan mengelola proyek secara keseluruhan. 

4. Riset 

Memiliki kemampuan dalam hal melakukan riset juga akan sangat menunjang pekerjaan Business Analyst . Pasalnya setiap proyek dimulai dengan masalah dan untuk dapat merekomendasikan solusi yang tepat kamu harus bisa melakukan analisa yang menuntut penyelidikan dan penelitian. 

5. Pengetahuan dan kemampuan teknis 

Untuk mendukung pekerjaannya Business Analyst  setidaknya harus memiliki pengetahuan dasar di bidang teknologi informasi. Pasalnya seperti yang kamu perhatikan, tugas analis bisnis berperan layaknya jembatan antara IT dan bisnis. Beberapa pengetahuan dan kemampuan teknis yang dibutuhkan seperti misalnya dalam: 

  • Testing skill - BA diharapkan melakukan beberapa jenis pengujian dalam proyek sehingga pengetahuan tentang metode testing, test cases, test script dan automated testing adalah keharusan.
  • Bahasa pemrograman - meski tidak wajib tapi pemahaman tentang setidaknya satu bahasa pemrograman seperti Java, C++ visual basic dan PHP akan membantu ba berpikir secara teknis 
  • Database - Pengetahuan tentang berbagai jenis databes, aplikasi dan program database seperti MS Access, SQL Server dan MySQL
  • Software development - Pemahaman praktis tentang metodologi dalam software development akan membantu Business Analyst mengetahui proses yang harus dilalui untuk kemudian dapat dipertimbangkan dalam merencanakan analisis, elisitas dan kegiatan lainnya. 

Baca juga: 10 Bahasa pemrograman yang paling banyak dicari tahun 2020

6. Kemampuan dalam elisitasi kebutuhan

Business Analyst  harus dapat menyaring, mengumpulkan atau mengambil informasi akan kebutuhan dari para pemangku kepentingan. Untuk melakukannya BA harus memiliki kemampuan dalam memfasilitasi diskusi, melakukan wawancara, dan observasi. 

7. Dokumentasi 

Ini meliputi  kemampuan dalam menulis laporan, perencanaan, dan berbagai jenis detail analisis. 

8. Kemampuan analitik 

Business Analyst  harus memiliki kemampuan analitik sehingga dapat menafsirkan kebutuhan bisnis dengan baik dan menerjemahkannya dalam kebutuhan aplikasi dan operational yang tepat. 

9. Financial planning 

Seorang Business Analyst  juga harus mampu membuat perencanaan keuangan. Ia harus menentukan bagaimana bisnis akan mampu mencapai sasaran setelah penelitian dan analisis data dilakukan.

Ini sangat penting ketika merancang solusi bisnis yang sukses agar tujuan membantu perusahaan mendapat keuntungan tetap tercapai. 

Itulah ulasan singkat mengenai profesi Business Analyst  Jika kamu merasa kemampuan yang kamu miliki sudah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Business Analyst maka jangan ragu untuk memulai karier di bidang ini. 

Kamu juga bisa memanfaatkan  talent marketplace seperti EKRUT untuk membuka peluang mendapatkan pekerjaan impian sebagai Business Analyst di perusahaan yang kamu impikan.

business analyst - EKRUT

Sumber:

  • cio.com
  • zippia.com
  • bacentric.com
  • thebusinessanalystjobdescription.com

Tags

Share