Published on

Lainnya

Mengenal Apa Itu Reklame? Berikut Definisi Terlengkap Hingga 3 Contohnya!

Algonz D.B. Raharja

H1_Reklame.jpg

Pernahkah kamu melihat papan reklame di berbagai tempat? Tahukah kamu tentang fungsi reklame tersebut? Nah, jika kamu masih bertanya-tanya tentang mengapa reklame bisa berjejal di berbagai sudut jalan, maka kamu perlu menyimak ulasan berikut ini.

Apa itu reklame?


Reklame merupakan alat untuk memberitahukan informasi atau mempromosikan barang dan/atau jasa (Sumber: Pexels)

Merujuk pada definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, reklame merupakan pemberitahuan kepada umum tentang barang dagangan dengan kata-kata yang menarik supaya laku. Reklame dalam hal ini juga masuk dalam ranah iklan atau advertisement.

Secara umum, reklame memiliki definisi yang masuk dalam ranah periklanan atau advertisement di mana menurut Merriam-Webster Dictionary diartikan sebagai bagian dari proses praktik untuk menayangkan atau mengiklankan sesuatu untuk khalayak umum (public notice). 

Baca juga: 6 Media Promosi yang Efektif untuk Mengembangkan Bisnis

Reklame menurut para ahli


Reklame merupakan alat bantu komunikatif kepada khalayak ramai mengenai sesuatu yang bersifat komersial dan non-komersial (Sumber: Pexels)

Dalam ranah ekonomi bisnis atau khususnya di bidang pemasaran, reklame atau papan iklan memiliki beberapa definisi khusus yang di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Menurut Peraturan Daerah Kota Bandung No. 04 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Reklame

Dalam pasal 1 angka 6 (enam) Perda Kota Bandung No. 4 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Reklame dijelaskan bahwa reklame adalah benda, alat, perbuatan, atau media yang bentuk, corak, dan ragamnya untuk tujuan komersial dipergunakan untuk memperkenalkan, menganjurkan, atau memujikan suatu barang, jasa, atau orang, ataupun untuk menarik perhatian umum kepada suatu barang, jasa, atau orang yang ditempatkan atau dapat dilihat, dibaca, dan/atau didengar dari suatu tempat umum, kecuali yang dilakukan oleh pemerintah.

2. Menurut Rudi Rohi

Dalam risalah ilmiahnya berjudul “Reklame dan Tata Ruang Kota”, Rudi Rohi secara eksplisit mendefinisikan reklame sebagai elemen visual atau bentuk komunikasi mengenai suatu barang atau jasa.

Reklame secara khusus merupakan praktik komunikasi yang dibangun untuk memperkenalkan barang dan jasa lewat aktivitas promosi. Reklame dapat berbentuk papan iklan dan umum ditempatkan di suatu kawasan dengan tempat umum seperti jalan dengan lalu lintas padat atau permukiman padat.

3. Menurut Barata

Dilansir dari beberapa risalah ilmiah lain, definisi reklame yang umum digunakan adalah definisi dari Barata (1988) di mana menurutnya reklame adalah kegiatan dengan tujuan memberikan informasi atau ide, barang, dan/atau jasa dengan maksud menarik perhatian orang-orang terhadap ketiga hal tersebut.

Jika disimpulkan, reklame merupakan alat untuk melakukan promosi terhadap suatu barang dan jasa yang berbentuk fisik dan bersifat komunikatif. Reklame ditempatkan di kawasan tertentu agar dapat dilihat oleh khalayak ramai dengan tujuan komersial. 

Baca juga: 10 Strategi Promosi Penjualan yang Efektif dalam Bisnis

Fungsi reklame


Reklame memiliki fungsi pemasaran dan juga menginformasikan tentang sesuatu secara massal dan satu arah (Sumber: Pexels)

Masih merujuk pada risalah Rohi, reklame memiliki beberapa fungsi berdasarkan kajian komunikasi, yaitu:

1. Fungsi pemasaran

Menurut Alo Liliweri (1992) yang dikutip oleh Rohi, disebutkan bahwa fungsi pemasaran dalam reklame meliputi esensi dan tendensi untuk menjual dan memasarkan sesuatu lewat sebuah alat komunikasi massal satu arah.

2. Fungsi informasi

Masih merujuk pada Liliweri, reklame memiliki fungsi informatif bagi khalayak umum karena menyajikan atau menampilkan sebuah produk barang atau jasa secara singkat dalam ruang terbatas. Hal ini seperti papan reklame atau bentuk-bentuk lain dari reklame.

3. Fungsi komunikasi

Reklame memiliki fungsi utama, yaitu komunikasi bertipe satu arah. Komunikasi semacam ini merupakan bentuk komunikasi efisien untuk jangkauan massal karena bersifat persuasif atau tidak memaksa. Reklame memiliki fungsi komunikasi karena pada dasarnya pihak pembuatnya ingin mengomunikasikan sesuatu kepada banyak orang dengan cara statis di suatu tempat dalam jangka waktu tertentu.

4. Fungsi estetika

Menurut Pramono (2006) yang dikutip oleh Rohi, dijelaskan bahwa dalam tata kota atau etika tata ruang perkotaan, reklame menjadi salah satu aksesori ruang kota. Dimana hal ini berarti reklame sudah bisa dikatakan menyatu dengan ruang perkotaan atau jaringan jalan raya. Sehingga, secara tidak langsung reklame menjadi salah satu basis estetika di suatu kawasan dengan batasan dan aturan tertentu yang kemudian diatur dalam peraturan daerah.

Baca juga: 12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif

Tujuan reklame


Reklame dibuat dengan berbagai tujuan terutama menginformasikan produk (Sumber: Pexels)

Selaras dengan beberapa fungsi reklame di atas, kita dapat mengetahui bahwa reklame memiliki beberapa tujuan utama yang antara lain adalah sebagai berikut:

1. Menginformasikan produk

Pertama, reklame dibuat dengan tujuan menginformasikan produk barang dan jasa yang dibuat oleh suatu pihak atau perusahaan. Jika melihat batasan pada peraturan daerah, reklame yang dibuat oleh pemerintah tidak termasuk jenis reklame secara umum karena masuk dalam iklan layanan masyarakat tanpa tendensi komersial.

2. Mempromosikan produk

Reklame secara khusus memiliki tujuan komersial, yaitu mempromosikan produk. Hal ini didapat dari informasi yang tercantum dalam reklame dan secara simultan dilihat oleh khalayak ramai. Informasi menjadi awal dari rangkaian promosi persuasif terhadap suatu produk barang atau jasa.

3. Pemberitahuan

Meski bersifat komersial, namun reklame juga memiliki tujuan pemberitahuan terhadap khalayak ramai. Hal ini dapat ditemukan dalam reklame untuk kegiatan atau acara konser dan aktivitas pengumpulan massa lainnya dengan tujuan komersial.

Baca juga: Mengenal Advertising, Jenisnya dan 4 Tips Merancang Strategi

3 Contoh reklame


Reklame umum ditemukan di bahu jalan hingga akses utama yang mudah diakses masyarakat (Sumber: Pexels)

Berdasarkan fungsi dan tujuannya, reklame tentu dibedakan dalam beberapa jenis, baik secara komersial maupun layanan masyarakat. Adapun beberapa contoh reklame ini meliputi:

1. Reklame iklan

Reklame iklan dapat ditemui dengan mudah ketika kita berada di jalan raya atau pusat perbelanjaan. Reklame dengan tujuan komersial ini umumnya berbentuk spanduk, baliho, poster, neon-box, banner, dan lain sebagainya. Di kawasan perkotaan, papan reklame juga umum ditemukan di jembatan penyeberangan orang (JPO) atau bahu jalan tol. Reklame iklan bersifat persuasif.

2. Reklame kegiatan massal

Reklame kegiatan massal umumnya ditujukan secara khusus pada kalangan tertentu untuk menghadiri sebuah kegiatan atau aktivitas massal. Hal ini bisa dicontohkan seperti reklame pengadaan konser musik rock dengan sponsor merek rokok tertentu. Reklame jenis ini bersifat khusus dan memberitahukan informasi secara lebih agresif karena menyangkut tanggal penyelenggaraan dan sebagainya.

3. Reklame informasi (penerangan)

Reklame jenis ini umumnya bersifat non-komersial, namun di beberapa tempat seperti jalan tol, reklame jenis ini bersifat jasa komersial. Kita bisa menemukan reklame seperti jasa derek mobil mogok atau layanan perbaikan kendaraan dengan panggilan nomor tertentu. Reklame jenis ini memiliki tendensi non-agresif dan bersifat tidak massal karena terpaku pada kondisi tertentu.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Endorse, Tujuan dan Kelebihannya

Itulah tadi beberapa hal yang bisa kamu ketahui tentang apa itu reklame beserta fungsi, tujuan, jenis hingga contohnya. Kamu tentunya bisa membedakan mana reklame komersial dan mana yang bersifat non-komersial. 

Bagi kamu yang memiliki cita-cita untuk berkarier di bidang pemasaran atau marketing, EKRUT bisa menjadi rekan profesional buatmu. Sebabnya, EKRUT menyediakan berbagai informasi terkait karier dan juga berbagai kesempatan yang membuka jalanmu untuk direkrut oleh berbagai perusahaan bonafide.

Kamu bisa langsung mendaftar lewat EKRUT dengan klik tautan di bawah ini dan temukan masa depan kariermu melalui EKRUT.

Sumber:

  • ditjenpp.kemenkumham.go.id
  • media.neliti.com
  • repository.unissula.ac.id

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    h1.jpg

    Lainnya

    Goodwill: Definisi, Jenis, Rumus, dan Cara Menghitungnya

    Tio Derma

    30 June 2022
    6 min read
    H1_1._Pilihan_Pekerjaan_yang_Sesuai_untuk_Seorang_INTJ.jpg

    Careers

    10 Pilihan Pekerjaan yang Sesuai untuk Seorang INTJ

    Anisa Sekarningrum

    30 June 2022
    5 min read
    H1_infp_adalah.jpg

    Careers

    INFP Adalah: Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan, beserta Rekomendasi Pekerjaannya

    Alvina Vivian

    30 June 2022
    5 min read

    Video