Published on

jobs

Begini peran dan tanggung jawab Scrum Master

Nur Lella Junaedi

scrum-master-EKRUT.jpg

Perusahaan terkadang mencari seorang Scrum Master untuk memastikan efektivitas penerapan kerangka kerja scrum dalam proyek pengembangan perangkat lunak atau proyek-proyek lainnya.

Jika kamu ingin mengembangkan karier di bidang tersebut, kenali dulu tugas dan peran seorang Scrum Master dalam ulasan berikut. 

Apa itu Scrum Master?

scrum master EKRUT
 
Scrum master merupakan orang yang bertanggung jawab memastikan proses scrum berjalan dengan baik - EKRUT

Scrum master adalah orang yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa proses scrum dalam sebuah proyek dapat berjalan dengan lancar. 

Sebagai Scrum Master, kamu yang akan bertanggung jawab untuk memastikan praktik agile dijalankan oleh semua tim dan menjadi penghubung antara product owner dan tim pengembang. 

Peran kamu di sini berada di belakang layar dan tidak terlibat dalam pengambilan ide atau strategi pengembangan produk. 

Meski begitu, kamu berkewajiban untuk memandu tim melewati proses scrum dengan keahlian dan pengalaman mereka. 

Pasalnya, tidak semua anggota tim kerap memiliki pemahaman yang baik tentang scrum, terutama bagi anggota tim yang baru mengenal kerangka kerja. 

Tanpa kehadiran Scrum Master yang dapat mendukung prosesnya dan membantu tim memahami nilai-nilai scrum, aturan, dan praktiknya, proyek pengembangan ini bisa saja berjalan dengan gagal.

Sekilas peran Scrum Master sebenarnya hampir sama seperti Project Manager, namun keduanya berbeda. 

Project Manager terlibat langsung dalam sebuah proyek termasuk membuat perencanaan, memimpin, mengelola dan memantau proyek.

Sementara itu cakupan tugas Scrum Master hanya sebagai fasilitator dan pelatih untuk tim pengembang agile agar produk yang dibuat bisa selesai tepat waktu dengan kualitas yang telah ditentukan. 

Baca juga: Panduan kerja: 100 hari pertama Project Manager

Tanggung jawab dan deskripsi pekerjaan Scrum Master 

scrum master EKRUT 
Scrum master bertanggung jawab untuk membuat perubahan untuk meningkatkan produktivitas tim scrum - EKRUT

Secara umum peran dan tanggung jawab Scrum Master adalah: 

  • Membuat perubahan untuk meningkatkan produktivitas tim scrum
  • Merencanakan implementasi scrum dalam organisasi. 
  • Bekerja sama dengan Scrum Master lainnya untuk meningkatkan efektivitas scrum dalam organisasi.
  • Memimpin dan membimbing organisasi dalam penerapan scrum.
  • Membantu karyawan dan pemangku kepentingan memahami dan memberlakukan scrum serta pengembangan produk empiris.

Pada tingkat yang lebih rinci, tanggung jawab dan tugas Scrum Master ini berbeda-beda tergantung pada tim yang ditangani, seperti,

  • Dalam tingkat individu, seorang Scrum Master akan mendukung upaya individu untuk menangani masalah yang muncul dan menghilangkan hambatan untuk membantu individu menjadi lebih fokus dan produktif. 
  • Dalam tim, seorang Scrum Master akan memberikan dukungan, bimbingan untuk membantu tim menghilangkan hambatan yang ditemukan. 
  • Sementara itu, jika di tingkat bisnis secara umum tugas Scrum Master adalah memungkinkan kolaborasi multiarah guna menciptakan lingkungan pengembangan yang kreatif, produktif dan aman. 
  • Di tingkat product owner, seorang Scrum Master akan membantu product owner untuk memahami teknik scrum serta memfasilitasi perencanaan. 

Baca juga: Product owner vs product manager, apa perbedaannya?

Skills yang dibutuhkan untuk menjadi scrum master

scrum master EKRUT 
Salah satu skills yang dibutuhkan oleh scrum master adalah memiliki pemahaman terhadap proses scrum dan agile training - EKRUT

Berikut adalah keterampilan yang perlu dimiliki oleh Scrum Master:

1. Memiliki pemahaman terhadap scrum dan agile training 

Scrum Master harus memahami terminologi dan penerapan kerangka kerja scrum dengan benar. 

Jika kamu masih belum terlalu menguasainya, maka salah satu cara mengasah pemahaman terhadap scrum yakni dengan mengikuti sertifikasi Scrum Master yang akan memberikan kamu tingkat keahlian lebih dari sekedar manajer proyek atau pemimpin tim pada umumnya. 

81 persen Scrum Master yang telah mengikuti sertifikasi merasa bisa meningkatkan praktik mereka secara langsung. 

Tidak lupa kamu juga memerlukan pengetahuan luas tentang format kerja dan metodologi agile seperti Lean, Kanban dan XP. 

2. Keterampilan membimbing 

Memiliki keterampilan untuk membimbing sangat penting bagi Scrum Master karena kamu membantu seluruh tim supaya bisa mengikuti alur agile dengan benar. 

Kamu tidak hanya tahu apa yang harus dilakukan, tetapi juga mampu memberikan penjelasan kenapa semua tim perlu terlibat serta mendorong keterampilan anggota agar bisa lebih bekerja sama lagi. 

3. Teliti dan menaati aturan 

Scrum Master bukanlah seorang manajer melainkan fasilitator. Sehingga penting baginya untuk memiliki skills active listening dan memperhatikan setiap tantangan yang dihadapi tim dalam setiap langkahnya.

Selain itu, diperlukan juga ketelitian untuk memerhatikan aktivitas harian tim supaya bisa mendapatkan gambaran yang jelas tentang kontribusi anggota selama sprint berlangsung. 

4. Kreatif

Kreativitas sangat diperlukan ketika Scrum Master harus membantu tim memecahkan masalah, membawa ide perubahan, merancang sprint retrospective dan lain-lain.

Skill ini juga mampu membawa Scrum Master menemukan wilayah yang belum dipetakan dan bereksperimen dengan ide produk.

5. Kemampuan beradaptasi 

Setelah menjadi Scrum Master kamu juga harus bisa beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan kebutuhan tim, perubahan sistem organisasi dan mampu menginspirasi perilaku yang sama dalam tim. 

Baca juga: 6 Tahap scrum yang perlu dijalankan product developer

Selain lima kemampuan di atas, beberapa skills lain yang juga dirasa perlu dimiliki oleh Scrum Master juga meliputi sikap empati, emotional intelligence dan negosiasi. Dengan beberapa skills tersebut diharapkan kamu bisa menjadi Scrum Master yang andal.  

scrum master EKRUT

Sumber: 

  • agileforgrowth
  • nutcache
  • simplilearn
  • cio
  • projectmanager

Tags

Share