Published on

Technology

Mengenal kejahatan skimming ATM dan 7 cara menghindari kejahatan skimming

Nadroh Nur Amalia

Mengenal_kejahatan_skimming_ATM_dan_7_cara_menghindari_kejahatan_skimming.jpg

Tindak kejahatan skimming masih sering terjadi dan semakin banyak memakan korban. Skimming adalah salah satu bentuk dari phising, dimana pelakunya akan mencuri informasi kartu debit atau kredit korban.

Walaupun teknologi perbankan kian canggih, nasabah yang menjadi korban skimming masih saja ada. Agar dapat menghindarinya, nasabah perlu lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi. Kenali modus skimming yang sering dilakukan dan cara menghindarinya.

Baca juga: Mengenal Fintech dan seluk beluknya

Apa itu skimming?

Apa itu skimming?
Skimming adalah bentuk pencurian data nasabah. (Sumber: Pexels)

Skimming adalah bentuk pencurian dimana pelaku menggunakan alat yang biasa disebut skimmer dan mengambil semua informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu debit maupun kredit secara ilegal. Strip magnetik pada kartu-kartu tersebut memuat data pribadi seperti masa berlaku, nama lengkap kamu, dan nomor kartu. Informasi yang didapatkan oleh pelaku akan digunakan untuk mengambil uang dalam rekening tabunganmu atau melakukan transaksi dengan data kartu kreditmu.

Skimming adalah kejahatan yang banyak ditemukan terutama pada mesin ATM. Biasanya pelaku kejahatan skimming akan memasang skimmer pada ATM yang minim pengawasan.

Bagaimana modus skimming?

Bagaimana modus skimming?
Umumnya modus pelaku skimming adalah menggunakan data pribadi untuk melakukan transaksi. (Sumber: Pexels)

Skimming adalah modus kejahatan yang menggunakan perangkat yang dipasang pada mesin ATM. Dilansir dari usnews.com, perangkat skimming akan membaca strip pada kartu kredit atau debit saat kamu memasukkannya pada ATM. Perangkat tersebut akan membaca data yang ada pada kartu tersebut. 

Peretas akan menggunakan informasi curian untuk melakukan transaksi online, menjual data kamu, menguras rekening, atau membuat karta palsu. Beberapa metode skimming yang biasanya dilakukan, antara lain:

  • Mentransmisikan data ke negara lain, dimana informasi akan disalin ke kartu palsu.
  • Digunakan untuk melakukan pembelian online atau melalui telepon. Hal tersebut biasa dikenal dengan penipuan "card not present".
  • Digunakan untuk melakukan pencurian identitas. Tindakan itu dilakukan untuk melakukan kejahatan yang menggunakan data pribadi kamu untuk membuat akun atau mengambil pinjaman atas nama kamu.

Cara menghindari kejahatan skimming

Cara menghindari kejahatan skimming
Langkah yang bisa dilakukan untuk menghindari skimming adalah beralih ke kartu chip. (Sumber: Pexels)

Jenis kejahatan skimming adalah ancaman bagi pengguna kartu debit atau kredit. Nah, masih banyak nasabah yang masih kurang berhati-hati saat bertransaksi di ATM. Untuk dapat menghindarinya, kamu bisa mengikuti beberapa langkah di bawah ini:

1. Beralih ke teknologi berkartu chip

Apabila kartu yang kamu gunakan belum memiliki chip, segeralah pergi ke bank terkait untuk menggantinya. Salah satu langkah untuk mencegah kejahatan skimming adalah melakukan penggantian kartu dengan pita magnetik dengan kartu chip. Pihak bank sendiri sudah mengklaim bahwa teknologi chip pada kartu lebih aman. Adanya teknologi kriptogram pada kartu, membuat kartu tidak dapat digandakan. Teknologi tersebut juga memiliki fitur anti-skimming dan anti-fraud.

Baca juga: 11 Skills yang dibutuhkan setiap ahli Cybersecurity

2. Perhatikan mesin ATM sebelum bertransaksi

Perhatikan mesin ATM sebelum bertransaksi
Memeriksa mesin ATM bisa meminimalisir resiko skimming. (Sumber: Pexels)

Cara berikutnya untuk menghindari skimming adalah sebelum kamu melakukan transaksi, perhatikan dan cek terlebih dahulu mesin ATM. Hal yang perlu kamu perhatikan seperti, tanpa selotip, bekas lem, atau terdapat banyak goresan. Kamu juga harus mengecek saat memasukkan kartu, slot mesin apakah terasa longgar atau tidak. Jika longgar, kamu harus segera membatalkan transaksi.

Nah, jika kartu sudah terlanjur masuk, kamu bisa menutupi kode PIN dengan tangan untuk menghindari kamera tersembunyi. Kamu juga bisa, lho langsung berkomunikasi dengan pihak bank untuk mengetahui keamanan informasi dan saldo rekening setelah selesai melakukan transaksi di ATM yg diduga menggunakan skimmer

3. Ubah PIN secara berkala

Bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit maupun debit wajib menggunakan PIN, tentunya untuk faktor keamanan. Kamu dianjurkan untuk melakukan penggantian pin pada kartu secara berkala, terlebih lagi jika kamu tidak sengaja memasukkannya ke ATM yang terpasang skimmer. Kamu bisa menggunakan nomor pin yang mudah diingat, namun hindari untuk menggantinya dengan tanggal lahir atau nomor lainnya yang mudah ditebak.

4. Awasi transaksi menggunakan kartu di mesin EDC

Awasi transaksi menggunakan kartu di mesin EDC
Tidak hanya ATM, skimming juga biasa dilakukan melalui mesin EDC.. (Sumbe: Pexels)

Sama halnya dengan mesin ATM, kamu juga harus hati-hati apabila bertransaksi dengan menggunakan EDC. Saat bertransaksi pastikan tidak ada yang janggal dari mesin EDC tersebut. Ketika kamu memencet kode PIN, pastikan selalu menutupinya dengan tangan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika tempat transaksi yang menggunakan mesin EDC terlihat kurang meyakinkan, kamu dianjurkan membayar secara tunai.

Baca juga: 10 Cara mengatur keuangan yang mudah dan efektif

5. Bertransaksi secara cardless

Hal lainnya yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari skimming adalah dengan beralih ke teknologi cardless. Sudah banyak bank yang mengembangkan fitur layanan tanpa kartu dalam transaksi perbankan. Segala jenis transaksi bisa dilakukan melalui smartphone dengan mengunduh aplikasi dari bank terkait, mulai dari penarikan hingga transfer. Dengan begitu proses transaksi akan berjalan dengan aman, lancar, dan mudah. 

6. Tutupi tangan saat memasukan PIN

Salah satu cara mudah untuk terhindar dari aksi skimming adalah dengan menutup mesin dengan menggunakan tangan saat memasukkan kode PIN. Kamu bisa mulai untuk membiasakannya, ketika sedang bertransaksi baik di area ramai maupun sepi. Hal tersebut untuk meminimalisir bocornya PIN kartu kamu yang akan berujung pada penyalahgunaan informasi milikmu.

7. Perhatikan lokasi ATM

Perhatikan lokasi ATM
Salah satu cara untuk menghindari skimming adalah memilih lokasi ATM yang aman. (Sumber: Pexels)

Kejahatan skimming sebagian besar terjadi pada ATM yang sepi dan kurang pengawasan. Lokasi yang sepi akan mempermudah untuk memasang perangkat skimmer pada mesin, terutama bila tidak ada CCTV. Lokasi ATM yang ramai memiliki kemungkinan kecil untuk dipasang skimmer karena pengawasan yang lebih ketat. Kamu bisa melakukan transaksi pada mesin ATM yang berada di bank atau supermarket yang memiliki keamanan lebih tinggi.

Baca juga: Ketahui kelebihan dan kekurangan cashless agar lebih cermat

Skimming adalah aksi kejahatan yang kerap terjadi dan patut diwaspadai. Sebagai nasabah atau pengguna, tentunya kita harus lebih berhati-hati. Dengan menggunakan beberapa cara di atas semoga kamu bisa terhindar dari kejahatan tersebut.

sign up EKRUT

Sumber: 

  • usnews.com
  • bankbazaar.com
  • kompas.com

Tags

Share