Media

Teknologi AI yang banyak pengaruhi dunia bisnis
By Maria Yuniar - 2 July 2018
4 min read 414 Views

Mungkin sebagian dari kita masih mengira bahwa teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) baru akan digunakan dalam beberapa tahun ke depan. Kenyataannya, AI sudah ada dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Anda meminta Siri atau Google Maps untuk menunjukkan arah dan menemukan restoran terdekat, Anda sedang berinteraksi dengan AI yang mudah digunakan. AI pun semakin banyak merambah berbagai sektor bisnis. Sejauh mana pegaruh kecerdasan buatan sudah diterima dunia bisnis?

 

AI selesaikan tantangan besar

Sebenarnya tak hanya itu, AI juga bisa digunakan untuk menyelesaikan tantangan perusahaan dengan skala besar. Genpact merupakan perusahaan jasa profesional global yang sedang mengembangkan teknologi ke arah sana. Mereka ingin memanfaatkan kecerdasan buatan dan menggunakannya dalam skala besar, misalnya dalam bidang otomatisasi robot dan visualisasi data.

Namun, ada perbedaan mendasar antara Genpact Cora dengan asisten virtual yang biasa Anda gunakan. Wakil Presiden Senior Genpact, Nitin Bhat menjelaskan, karena Cora dibangun dengan AI dan teknologi canggih lainnya, ia dapat mempelajari dan menyarankan tindakan yang harus dilakukan perusahaan untuk meningkatkan posisi di pasar.

 

Ubah ekosistem bisnis

Dampak kecerdasan buatan terhadap masa depan pun sangat besar. Secara fundamental, AI akan mengubah ekosistem bisnis dan hubungan antara perusahaan dengan pelanggan di masa depan. Genpact memperkirakan, lebih dari 70 persen proses perusahaan dapat diotomatisasi. Misalnya, dengan otomatisasi robot atau pembelajaran mesin atau machine learning.

“Dengan ledakan teknologi digital baru dan adanya berbagai pilihan solusi, perusahaan akan berjuang untuk menentukan inovasi-inovasi digital dalam cara pragmatis, terindustrialisasi, dan mampu mengurangi risiko yang ada,” kata Bhat.

 

Kolaborasi manusia dan AI

Sama seperti dengan asisten virtual yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, bisnis juga harus bergantung pada keharmonisan antara mesin dan manusia untuk memastikan bahwa semuanya berjalan lancar. Pada akhirnya, kontrol yang dimiliki oleh manusia dan didukung oleh AI dapat mengurangi risiko kesalahan yang mungkin terjadi.

“Digitalisasi, AI, dan teknologi baru lainnya memaksa perusahaan untuk memperbarui cara mereka melayani pelanggan. Sama seperti apa yang kami lihat di jagat Twitter, mereka sukses dalam menyesuaikan strategi mereka secara real time untuk mencerminkan kebutuhan saat ini dan tren yang akan datang,” kata Bhat.

Meskipun AI sangat canggih dan memberikan banyak solusi bagi bisnis, campur tangan manusia tetap dibutuhkan, lho!

 

Rekomendasi bacaan:
4 kelebihan bahasa pemrograman Python
Kenali 3 tipe trader ini di pasar cryptocurrency
Apakah teknologi kripto bisa bereskan masalah penerbangan?


Sumber:
mashable.com

Tags:

  • asisten virtual
  • bisnis
  • AI
  • artificial intelligence
  • kecerdasan buatan
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang