Published on

Careers

7 Tips mengasuh anak bagi orang tua bekerja

Tsalis Annisa

orang-tua-bekerja-EKRUT.jpg

Sebagai orangtua, kamu pasti ingin memberikan yang terbaik kepada anak. Mulai dari hidup yang nyaman, sekolah terbaik, hingga kasih sayang yang besar. Sayangnya, kondisi tertentu mengharuskan orang tua bekerja dan 'sentuhan langsung' terhadap perkembangan anak menjadi berkurang.

Berikut ini adalah beberapa dampak orangtua bekerja terhadap perkembangan anak dan cara mengatasinya.

Dampak orang tua bekerja

tips orang tua bekerja - EKRUT
Perhatian orang tua yang menurun dapat membuat anak merasa kurang kasih sayang - EKRUT

Waktu kerja dihabiskan olehmu dan pasangan dapat mengurangi kebersamaanmu dengan Si Kecil. Hal inilah yang dapat memengaruhi anak. Berikut ini adalah beberapa di antaranya.

Perubahan perilaku anak dan mood swings

Selama kerja, kamu mungkin akan menitipkan anakmu dengan pengasuh atau penitipan anak. Saat ini anak umumnya akan cenderung merasa gelisah dan mungkin akan mengalami perubahaan suasana hati atau mood swings. Kondisi ini kelak dapat membuat anak cenderung lebih keras kepala, dan agresif.

Efek psikologis

Selain anak mengalami mood swings, psikologis anak juga dapat berpengaruh. Di mana kualitas perhatian orang tua terhadap anak yang menurun dapat membuat anak menjadi kurang kasih sayang, dan mungkin membuatnya melakukan hal yang bertujuan untuk mencari perhatian orang lain atau orang tua.

Ikatan antara anak dengan orang tua

Saat kedua orang tua sibuk dengan pekerjaannya, dan hanya memiliki sedikit waktu dengan anak, ikatan antara anak dengan orang tua pun berisiko untuk menjadi longgar.

Pada beberapa kondisi, anak mungkin akan lebih dekat dengan pengasuh atau anggota keluarga yang lain. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika anak justru lebih dekat dengan orang tua teman sekolahnya.

Komunikasi terganggu

Intesitas yang kurang antara orang tua dan anak tentu akan membuat komunikasi menjadi terganggu. Anak menjadi tidak terbuka dengan orang tua, dan orang tua mungkin akan kesulitan dalam menghadapi anak serta berkomunikasi dengannya.

Kondisi seperti ini jika terus terjadi, tidak menutup kemungkinan akan membuat anak tumbuh menjadi anak yang cenderung mencari perhatian dengan berbagai cara. Bahkan tidak menutup kemungkinan seorang dapat menjadi pelaku perundungan atau bullying

Baca juga: 10 Tantangan yang dialami wanita karier, kamu salah satunya?

Tips membesarkan anak selama bekerja

orang tua bekerja - EKRUT
Orang tua bekerja perlu meluangkan seluruh waktunya di akhir pekan bersama Si Kecil - EKRUT

Agar selama masa pertumbuhan anak tetap mendapatkan perhatian serta kasih sayang yang dibutuhkan, dan dapat tubuh menjadi anak yang baik, beberapa tips membesarkan anak selama bekerja di bawah ini mungkin bisa kamu lakukan.

1. Pertimbangkan jam kerja yang fleksibel

Beberapa perusahaan memiliki jadwal kerja yang fleksibel sehingga memudahkan kamu untuk lebih banyak waktu bersama dengan Si Kecil. Misalnya, kamu berangkat kerja bersamaan dengan ia pergi ke sekolah, dan tiba di rumah bersamaan dengan waktunya pulang.

2. Bekerja dari rumah

Selain jadwal kerja yang fleksibel, beberapa perusahaan juga memperbolehkan karyawannya untuk bekerja dari rumah. Dengan begini, kamu memiliki kemungkinan untuk bersama Si Kecil di saat-saat tertentu. Misalnya pada saat ia sakit, atau saat ada acara di sekolah.

3. Menitipkan anak di rumah orang tua

Jika menitipkan anak di tempat penitipan anak atau pengasuh membuatmu khawatir, cobalah untuk menitipkannya di rumah nenek dan kakeknya. Dengan begini, maka kamu kekhawatiranmu akan sedikit berkurang karena kamu menitipkannya kepada anggota keluarga yang kamu percayai.

Hal ini tentu juga dapat menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat ikatan antara Si Kecil dengan kedua orang tua-mu. Selain itu, tentu kamu juga tidak perlu mengeluarkan biaya penitipan, bukan?

4. Berikan Si Kecil kesibukan yang positif

Membuat anakmu tetap sibuk dengan melakukan kegiatan atau hobi dapat membuat energinya habis ke hal yang positif. Hal ini tidak hanya dapat membantu Si Kecil berkenalan dengan berbagai kegiatan, tapi juga dapat mengembangkan kemampuannya.

5. Berikan waktu di akhir pekan seluruhnya untuk Si Kecil

Setelah bekerja selama lima hari, cobalah untuk membayar waktu yang hilang dengan memberikan seluruh waktumu di akhir pekan untuk bersama Si Kecil. Ajaklah ia untuk berekreasi atau sekedar quality time di rumah. Misalnya dengan memasak makanan kesukaannya, melakukan kegiatan yang menarik di rumah, dan dengarkan ceritanya tentang apa yang ia lalui selama seminggu. Dengan begini, ikatan dan komunikasi antara kamu dan Si Kecil tetap terjaga.

6. Buat kalender keluarga

Kamu tentu ingin tetap memastikan bahwa anak-anak tetap dapat melakukan rutinitasnya dengan lancar, bukan? Karena itu ada baiknya jika kamu membuat kalender keluarga. 

Isilah kalender ini dengan daftar tugas dan jadwal, seperti tugas anak-anak, daftar acara sekolah, acara keluarga, ekstrakurikuler, les, dan sebagainya. 
Dengan begini kamu dapat tetap dapat memantau rutinitas anak di luar kesibukan kamu saat bekerja. Kalender ini juga bisa membantu kamu menjaga agar anak- anak tetap disiplin mengerjakan tugas dan kewajibannya. 

7. Pastikan jagalah komunikasi dengan anak

Sesibuk apa pun kamu dengan pekerjaan pastikan untuk meluangkan waktu untuk berbicara dan mendengarkan cerita anak-anakmu. Mungkin kamu bisa menelepon mereka ketika jam istirahat atau meluangkan waktu untuk selalu berbincang di saat pulang kantor dan sebelum tidur.

Pasalnya, komunikasi sangatlah penting agar kamu bisa menjaga hubungan yang baik antara orang tua dan anak, sehingga mereka tidak akan ragu datang kepadamu jika menemukan masalah. 

Komunikasi yang baik juga akan membantu pertumbuhan otak anak karena dngan berbicara mereka dapat menggambarkan apa yang terjadi, bagaimana perasaannya dan mengintegrasikan ingatan. 

Agar Si Kecil dapat tumbuh menjadi sosok yang positif, mengenali beberapa dampak orang tua bekerja dan bagaimana tips untuk membesarkannya merupakan hal yang penting. Yuk, lakukan beberapa ide di atas demi masa depan Si Kecil!

orang tua bekerja - EKRUT
Last update: 17 April 2020 

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

  • thebalancecareers.com
  • firstcry.com
  • employeebenefits.co.uk

Tags

Share