Media

5 Cara membuat portofolio yang mengesankan
By Tsalis Annisa - 13 May 2019
5 min read 58 Views

Bagi beberapa profesi, memiliki portofolio dan menyertakannya ke dalam surat lamaran merupakan hal yang penting sebagai bukti hasil kerja. Tapi sayangnya, tidak sedikit juga yang masih merasa kesulitan dan tidak tahu cara membuat portofolio yang benar.

Agar tidak salah langkah, berikut ini adalah beberapa cara membuat portofolio yang perlu kamu perhatikan baik-baik.

Perhatikan dan pilih hanya yang terbaik untuk ditunjukkan

Meski semua pekerjaanmu dilakukan dengan tidak sembarangan dan dengan usaha yang maksimal, namun jangan memilih semuanya sebagai portofolio. Sebaiknya, pilihlah hanya hasil-hasil terbaik yang memang memuaskan bagimu. Jangan sampai memasukkan hasil yang menurutmu tidak terlalu bagus.

Jika kesulitan dalam memilihnya, cobalah untuk mengingat mana hasil kerjamu yang mendapatkan banyak pujian. Dengan menyajikan hasil terbaik pastinya dapat membuat kemampuan dan keterampilanmu terlihat semakin menonjol, bukan?

Baca juga: 6 Contoh cover letter ini bantu kamu sukses menarik perhatian HRD

Coba kumpulkan dan tunjukkan ulasan baik

Dalam menyelesaikan pekerjaanmu, tidak jarang kamu akan mendapatkan testimonial atau ulasan mengenai hasil pekerjaanmu. Meski kadang klien lupa memberikannya, kamu dapat meminta secara sopan agar menambah nilai plus dan menumbuhkan tingkat percaya orang lain terhadap kemampuanmu.

Bahkan, meskipun kamu baru saja memiliki beberapa klien dan ulasan, hal ini tetap dapat membantu kamu meningkatkan narasi kredibilitas untuk calon klien ataupun perusahaan yang akan mempekerjakanmu di masa depan.

cara membuat portofolio - EKRUT
Pastikan kamu membuat portofolio yang sederhana dan nyaman untuk dilihat - EKRUT

Buatlah portofolio menjadi lebih sederhana

Saat membuat portofolio kamu harus memastikan telah membuatnya sederhana dan nyaman untuk dilihat. Apa lagi dalam menunjukkannya secara online, sebaiknya kamu membuat portfolio yang gampang ditemukan dengan menaruhnya dalam satu halaman yang sama.

Kamu dapat membuat satu halaman web dengan judul “Portofolio” atau “Work Sample” sebagai sarana menunjukkan hasil kerjamu. Halaman ini harus berisi seluruh portofolio yang kamu miliki tanpa perlu berpindah-pindah ke halaman lain, agar orang lain dapat dengan mudah melihat konteks pekerjaanmu.

Jangan masukkan portofolio usang yang sudah lama

Portfolio usang berarti hasil pekerjaanmu yang sudah terlalu lama atau sudah berumur lebih dari tiga tahun. Biasanya, portofolio tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kemampuanmu saat ini dan juga sudah tidak relevan dengan keadaan tren, teknik, dan teknologi yang sedang berjalan di masa kini.

Ceritakan dirimu dan hasil kerjamu

Memang, portofolio yang sudah kamu kerjakan merupakan aspek penting yang dijadikan orang lain dalam menilai bagaimana pekerjaanmu. Namun, orang yang ingin mempekerjakanmu atau menggunakan jasamu tidak hanya mencari bagaimana hasil kerjamu, melainkan juga siapa orang di balik pekerjaan tersebut.

Percuma saja jika kamu sudah mengikuti cara membuat portofolio dengan sangat baik tetapi kamu tidak memiliki nilai jual yang dapat membuatmu berharga di mata klien atau pewawancara.

Portofolio memang cara untuk menunjukkan kemampuanmu pada suatu bidang, namun bagaimana caramu menceritakannya dan membangun branding produk akan menambah nilai bagus dalam membuat calon klien atau pewawancara untuk memutuskan apakah akan bekerja denganmu.

Baca juga: Hati-hati, 5 kesalahan membuat cover letter ini ancam kariermu

cara membuat portofolio EKRUT
Pastikan kamu membuat situs portofolio dengan domain yang profesional - EKRUT

Ingin membuat portofolio online? Begini caranya

Meski membawa portofolio cetak dapat memudahkan pewawancara untuk melihat langsung hasil kerjamu, sebagian pewawancara mungkin lebih menyukai portofolio dalam bentuk online. Nah, berikut ini adalah beberapa cara membuat portofolio online.

Pastikan kamu membuat situs dengan domain yang sederhana dan profesional

Hindarilah menggunakan nama domain yang terkesan terlalu santai atau tidak profesional. Misalnya saja, www.m4k4n.com. Mungkin akan lebih baik jika kamu menggunakan namamu sendiri sebagai domain.

Pilih template desain yang sesuai dengan profesimu

Selain memastikannya sesuai dengan jenis pekerjaanmu, cobalah untuk menggunakan desain yang sederhana dan nampak profesional tanpa perlu terlihat terlalu kaku.

Pastikan tampilan beranda situsmu rapih

Saat membuka link situs portofoliomu, pewawancara pasti akan langsung masuk ke bagian berada atau homepage. Jadi, pastikan tampilannya tidak berantakan, nyaman dilihat, dan menunjukkan beberapa atau salah satu hasil terbaikmu.

Nah, itu dia beberapa cara membuat portofolio mengesankan yang dapat membantumu meningkatkan nilai jual.

Yuk, mulai sekarang rencanakan dan buatlah portfoliomu sendiri yang dapat dengan mudah menunjukkan keahlianmu. Jika sudah punya, cobalah sesuaikan dengan cara di atas agar portfoliomu jadi mengesankan!

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

Tags: wawancara kerja, pengembangan karier, karier, tips, portofolio, cara membuat portofolio

Share Group 1 Group 3 Group 4
Bergabung dengan EKRUT

Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
Daftar Sekarang