Published on

Careers

5 Cara membuat proposal untuk menggaet investor

Tsalis Annisa

cara-membuat-proposal-EKRUT.jpg

Pebisnis pemula maupun yang sudah berpengalaman sama-sama harus membuat proposal bisnis untuk menggaet investor. Untuk itu, kamu wajib mengetahui cara membuat proposal yang baik agar investor mau bekerja sama dan mendanai bisnismu.

Nah, sebelum mengetahui lebih lengkap bagaimana cara membuat proposal untuk menggaet investor, ada baiknya kamu memahami lebih dulu pengertian dari proposal bisnis. 

Apa itu proposal bisnis?

cara meningkatkan jenjang karier-EKRUT 
Proposal bisnis adalah dokumen yang kamu presentasikan kepada investor-EKRUT

Proposal bisnis adalah sebuah dokumen yang kamu presentasikan kepada investor untuk meyakinkan mereka agar memberikan pendanaan untuk bisnis yang akan kamu buat.

Proposal bisnis akan menggambarkan “problem statement, solusi yang disajikan, dan informasi mengenai harga”. Tergantung pada jenis industri dan bisnis yang akan kamu buat.

Baca juga: Pengertian pitch deck dan 6 cara membuatnya

Cara membuat proposal bisnis

cara membuat proposal EKRUT
 
Deskripsikan seperti apa bisnis yang kamu buat dalam proposal tersebut-EKRUT

Proposal bisnis seharusnya mampu menggambarkan seperti apa bisnismu serta bagaimana bisnis yang kamu lakukan bisa membawa keuntungan untukmu dan tentunya investor. Simak uraian bagaimana cara membuat proposal bisnis yang baik di bawah ini.

1. Deskripsikan seperti apa bisnis yang akan kamu buat

Sebuah proposal bisnis harus diawali dengan deskripsi singkat tentang proyek atau ide bisnis yang kamu usulkan. Pada bagian inilah kamu menceritakan mengenai ide bisnis kamu.

Bagian awal merupakan hal pertama yang akan dilihat oleh calon investor. Jadi, pastikan kamu menulis dan menjelaskannya sebaik mungkin.

Jangan ragu untuk menulis ulang dan membuat beberapa konsep pengantar proposal. Ini akan membuat kamu menulis proposal semenarik mungkin.

2. Kinerja perusahaan dan laporan keuangan 

Bagian lain yang harus disertakan dalam proposal investasi adalah bagian tentang kinerja dan latar belakang keuangan perusahaan.

Bila kamu sudah memiliki perusahaan yang sudah mapan, akan sangat mudah untuk memasukkan bagian keuangan dari catatan bisnis dan pencapaian bisnis lainnya.

Di sisi lain bila kamu belum meluncurkan bisnis, kamu bisa menggantinya dengan informasi tentang pemilik bisnis, bagaimana memunculkan ide atau proyek serta bagaimana yang kamu lakukan dengan bisnis ini. 

3. Metode pemasaran dan penjualan yang direncanakan

Bagian penting lainnya dalam cara membuat proposal bisnis adalah riset pasar dan rencana untuk menggaet pasar tersebut. Riset pasar berguna untuk mengetahui siapa saja pesaing di bidang bisnis atau industri yang telah kamu rencanakan tersebut.

Setelah melakukan riset tersebut, kamu harus menemukan berbagai macam strategi yang akan diterapkan untuk berhasil mendominasi pasar tersebut. Buatlah beberapa list rencana yang akan dilakukan dalam proposal yang kamu buat.

Pada bagian ini juga kamu harus memberikan grafik yang menguraikan pertumbuhan pasar di masa lalu dan potensi pasar di masa depan.

Hal ini sangat penting, karena para calon investor bisa menghitung ROI (return on investment) dan potensi pada investasi yang akan mereka lakukan. 

Pastikan kamu menyertakan sumber yang terpercaya dari data tersebut, untuk meyakinkan para calon investor agar mau memberikan pendanaan pada bisnis yang akan kamu buat.

Baca juga: Panduan cara menghitung ROI

4. Risiko pada bisnismu

Membangun sebuah bisnis tentu memiliki risiko yang tinggi. Kamu harus menjabarkan apa saja risiko yang akan terjadi pada bisnis yang akan kamu buat. 

Namun, jangan lupa sertakan solusi yang akan kamu lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghindari risiko tersebut. 

Hal ini harus digambarkan sebaik mungkin supaya para calon investor yakin untuk mendanai bisnismu. 

5. Kumpulkan informasi tentang investor

Setelah proposal bisnis mu siap untuk diserahkan kepada investor, sebaiknya kamu juga mengumpulkan informasi terkait siapa investor yang sekiranya akan setuju dengan kesepakatan tersebut. 

Sebagaimana kita tahu bahwa ada banyak jenis investor yang kerap memberi pendanaan pada perusahaan startup mulai dari angel invesor, venture capital, bank, P2P lending atau investor perseorangan. 

Lakukan riset untuk setiap jenis investor ini, kira-kira di bidang mana mereka tertarik berinvestasi? Proyek apa yang mereka danai dan proyek apa yang sekiranya pernah ditolak?

Dapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang ini agar pengajuan proposal bisnismu disetujui. 

Baca juga: 5 Venture capital ini ternyata berasal dari Indonesia

Itulah beberapa tips dan cara membuat proposal bisnis yang baik untuk menggaet investor. Proposal yang kuat sebaiknya singkat dan jelas, jangan bertele tele. Semoga kamu segera mendapatkan modal untuk bisnismu, ya.

 

Rekomendasi bacaan:

7 Tips untuk bantu kamu bangkit dari kegagalan

7 Macam hobi yang menghasilkan uang saat pandemi

Jangan lakukan kesalahan ini saat melamar kerja

5 Model pengambilan keputusan yang tepat

5 Jenis program kerja yang efektif untuk perusahaan

cara membuat proposal-EKRUT
 Last update 28 December 2020

Sumber:

  • clientpoint.net
  • businesstown.com
  • venturegiants.com
  • medium.com
 

Tags

Share