Published on

Lainnya

10 Cara Menghemat Listrik di Rumah Beserta Keuntungannya

Lita Lia

H1-10_Cara_Menghemat_Listrik_di_Rumah_dan_Keuntungannya.jpg

Cara menghemat listrik menjadi salah satu topik yang tak pernah berhenti dibicarakan. Selain menguntungkan bagi kamu sebagai pengguna listrik, memahami cara menghemat listrik yang benar juga akan menjaga kelangsungan kehidupan. Sebab untuk menghasilkan tenaga listrik, salah satu sumber daya sebagai penggerak turbin adalah batu bara. Semakin banyak kebutuhan pasokan listrik, penggunaan batu bara juga kian meningkat. Padahal batu bara adalah energi tidak terbarukan.

Baca juga: 10 Cara mengatur keuangan yang mudah dan efektif

Keuntungan menghemat listrik di rumah


Tak hanya untuk alam, menghemat listrik juga berdampak pada pengeluaran (Sumber: Pexels)

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, sumber daya seperti batu bara tidak terbarukan. Pemakain yang banyak lama-kelamaan akan habis. Selain berguna untuk menghemat sumber daya alam, ada keuntungan lain jika menghemat listrik di rumah.

1. Biaya pengeluaran lebih murah

Semakin banyak penggunaan listrik, biayanya juga membengkak. Upaya menghemat listrik akan membantu memangkas tagihanmu. Mungkin jika masih 1 atau 2 bulan, efeknya belum terlalu terasa. Bayangkan jika kebiasaan hemat listrik terus dilakukan. Kamu bisa menghemat lebih banyak uang dan sisa biaya bisa dipakai untuk kebutuhan lain.

2. Alat elektronik awet

Salah satu upaya menghemat listrik adalah mengurangi penggunaan alat elektronik. Misalnya televisi, mesin cuci, dan sejenisnya. Barang elektronik memang memudahkan kehidupan, namun jika penggunaannya terlalu diforsir masa pakainya akan terpangkas. Jika kamu rajin menghemat listrik, maka pemakaian alat elektronik menjadi lebih jarang, dan masa pakainya tentu akan lebih lama.

3. Berperan mengurangi polusi

Cara menghemat listrik juga penting untuk menjaga pasokan batubara. Pembakaran batu bara atau sumber daya lain untuk membangkitkan turbin, berefek pada lingkungan. Polusi dari asap, debu sisa batu bara, hingga pencemaran air merupakan hal yang ditimbulkan. Mengurangi penggunaan listrik berarti berperan memangkas produksi, sehingga lingkungan tidak terlalu tercemar.

Baca juga: 5 Cara mengatur keuangan agar bisa beli rumah

10 Cara menghemat listrik di rumah


Banyak cara menghemat listrik yang bisa kamu lakukan (Sumber: Pexels)

Kalau sudah tahu pentingnya menghemat listrik, kamu bisa lakukan mulai hari ini. Ada beberapa cara menghemat listrik yang bisa kamu terapkan sebagai berikut.

1. Kurangi penggunaan lampu saat siang

Lampu efektifnya dipakai pada malam atau saat kondisi gelap. Baik itu lampu jalan atau yang ada di dalam rumah, sebaiknya dimatikan saat matahari sudah terbit. Walaupun dinilai sedikit konsumsi dayanya, tetapi jika dibiasakan akan membuat listrik boros.

2. Manfaatkan ventilasi untuk sirkulasi udara

Penggunaan AC sangat penting di ruangan tertutup. Jika tidak begitu diperlukan, sebaiknya hindari menggunakan alat elektronik ini. Sebagai gantinya, manfaatkan ventilasi. Ini adalah cara menghemat listrik yang sangat efektif. Desain rumah atau bangunan dengan ventilasi memadai. Selain hemat penggunaan AC, pemakaian lampu juga terkontrol. Udara sejuk dan sinar cahaya akan lebih mudah masuk jika rumah didesain dengan ventilasi memadai.

3. Pasang tandon air

Selain memanfaatkan jaringan PDAM, pasokan air bisa didapat dari memakai jet pump. Listrik merupakan penggerak mesin tersebut untuk menyedot air tanah. Sekali alat tersebut beroperasi, kebutuhan daya listriknya besar. Memasang tandon air adalah solusinya. Memang di awal memerlukan biaya besar, namun untuk jangka panjang sangat membantu. Kamu cukup sekali menyalakan jet pump untuk mengisi tandon air. Tentu ini adalah cara menghemat listrik yang sangat efisien.

4. Cabut perangkat elektronik yang sudah tidak dipakai

Salah satu kebiasaan buruk dalam memakai alat elektronik adalah tidak mencabut kabelnya saat selesai dipakai. Walaupun sudah tidak terpakai, aliran listrik di kabel tetap dikeluarkan. Memang daya yang dibutuhkan sedikit, tetapi jika sudah menjadi kebiasaan akan berdampak besar. Tagihan akan terasa membengkak padahal penggunaan elektronik tidak begitu banyak.

Baca juga: Manajemen keuangan: Pengertian, tujuan hingga tugas-tugasnya

5. Gunakan lampu hemat energi

Lampu hemat energi dianggap lebih mahal dibanding lampu biasa. Padahal dari segi kualitas, lampu hemat energi lebih unggul. Masa pakai penerang ini terbilang lebih lama. Selain itu, aliran listrik yang diperlukan tidak terlalu banyak. Salah satu contoh lampu hemat energi adalah lampu LED. Jenis penerang ini memiliki ciri khas nyala yang lebih jernih dan tidak terlalu menyilaukan mata.

6. Ganti TV biasa ke TV LED

Jika dibanding TV biasa, model LED ternyata bisa menjadi cara menghemat listrik. Bahkan kapasitas listrik yang dibutuhkan 50% lebih sedikit dibanding TV biasa. Walaupun agak mahal saat membeli jenis televisi ini, untuk pemakaian jangka panjang tergolong lebih irit. Selain itu, desain TV LED lebih elegan dan kekinian.

7. Minimalisir penggunaan microwave dan air fryer

Microwave berguna sebagai pemanas makanan yang praktis. Sayangnya, penggunaan listriknya cukup besar. Jika hanya untuk memanaskan sepiring makanan, sebaiknya gunakan cara manual, memakai kompor. Begitu pula dengan air fryer. Inovasi baru dalam menggoreng tanpa minyak memang praktis, namun pemakaian listriknya cukup besar. Minimalisir pemakaian dua alat tersebut jika tidak terlalu penting.

8. Gunakan air panas saat memasak di rice cooker

Tahukah kamu kalau memasak nasi dengan air panas di rice cooker ternyata lebih cepat matang? Proses penanakan nasi lebih cepat menggunakan air panas karena rice cooker tidak perlu mendidihkan air terlebih dahulu. Proses akan langsung ke pematangan nasi. Selain efisien, juga menjadi cara menghemat listrik. Mengingat jika rice cooker bekerja mematangkan nasi terlalu lama, aliran listriknya juga lebih banyak.

9. Hindari memasukkan makanan panas ke lemari es

Lemari es berperan menjaga makanan atau minuman tetap segar. Jangan beranggapan bahwa alat elektronik ini bisa dipakai untuk mendinginkan minuman atau makanan panas. Hindari memasukkan makanan atau minuman panas ke dalamnya. Memang akan cepat dingin, tetapi konsumsi listrik menjadi lebih boros. Lemari es memerlukan daya lebih banyak saat ada benda panas masuk ke dalamnya. Dinginkan sejenak makanan di suhu ruang, baru boleh masuk kulkas.

10.  Lakukan upaya hemat listrik bersama-sama

Cara menghemat listrik berikutnya adalah bersama-sama. Menghemat listrik tidak efektif jika dilakukan sendiri. Mulai dari kesadaran pribadi, kemudian edukasikan ke anggota keluarga, lalu menyalurkan ke tetangga dan kerabat. 

Baca juga: 6 Tips keuangan untuk bersiap menghadapi resesi

Tanpa kerja sama banyak orang, efek menghemat listrik hanya akan berdampak sangat kecil. Tetapi jika dilakukan bersama-sama akan berdampak baik bagi lingkungan. Selain itu, tagihan yang didapat juga menjadi lebih ringan.

Itulah pembahasan soal cara menghemat listrik. Kamu juga bisa temukan artikel menarik lainya di EKRUT Media. Berbagai informasi dan tips menarik tersedia pula di YouTube EKRUT Official. Jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • bisnis.com
  • katadata.co.id
  • ruparupa.com

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    H1_1._Pilihan_Pekerjaan_yang_Sesuai_untuk_Seorang_INTJ.jpg

    Careers

    10 Pilihan Pekerjaan yang Sesuai untuk Seorang INTJ

    Anisa Sekarningrum

    30 June 2022
    5 min read
    H1_infp_adalah.jpg

    Careers

    INFP Adalah: Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan, beserta Rekomendasi Pekerjaannya

    Alvina Vivian

    30 June 2022
    5 min read
    pexels-cottonbro-4861355.jpg

    Careers

    8 Pekerjaan yang Cocok untuk ISFJ, Kamu yang Mana?

    Chrissila Jessica

    30 June 2022
    5 min read

    Video