Published on

Careers

Cara menghitung gaji prorata yang tepat

Maria Tri Handayani

cara-menghitung-gaji-prorata---EKRUT.jpg

Pernahkah kamu dibuat bertanya-tanya kenapa gaji yang kamu terima di bulan pertama bekerja lebih sedikit dari gaji bulanan yang disebutkan di kontrak kerja? 

Tenang, mungkin alasannya adalah karena kamu mendapatkan gaji prorata. Agar kamu lebih paham, perhatikan penjelasan beserta cara menghitung gaji prorata tersebut. 

Pengertian gaji prorata 

cara menghitung gaji prorata - EKRUT
Perhitungan gaji prorata kerap dipakai karena dianggap adil bagi karyawan dan perusahaan - EKRUT

Prorata dalam bahasa Italia berarti proporsional. Sehingga secara sederhana gaji prorata adalah gaji yang diberikan perusahaan kepada karyawan secara proporsional berdasarkan perbandingan waktu kerja yang telah kamu lakukan. 

Ini berarti gaji tersebut bisa saja lebih sedikit jumlahnya dari gaji yang disebutkan di kontrak kerja karena kamu dinilai bekerja dengan periode waktu yang lebih pendek dari perhitungan yang seharusnya. 

Ada beberapa alasan kenapa perusahaan  menggunakan perhitungan gaji prorata:

  • Perusahaan tidak menawarkan cuti berbayar 
  • Karyawan mengambil lebih banyak cuti daripada yang diberikan dalam kebijakan cuti berbayar
  • Karyawan memulai pekerjaan di tengah minggu atau tengah bulan
  • Karyawan berhenti bekerja di tengah minggu atau tengah bulan

Baca juga: Catat, ini tips ampuh agar kamu naik gaji!

Cara menghitung gaji prorata

cara menghitung gaji prorata - EKRUT
Sebelum mengetahui gaji prorata ada baiknya kamu mencari tahu besaran upah per jam kamu - EKRUT

Ada beberapa cara menghitung gaji prorata. Kamu dapat melakukannya dengan menghitung berdasarkan jam kerja atau jumlah hari kerja dalam satu periode tertentu. 

Untuk menghitung gaji prorata berdasarkan jumlah jam kerja, kamu harus mengetahui terlebih dahulu berapa penghasilan per jam kamu di perusahan tersebut. 

Setelah mengetahuinya kamu dapat melakukan cara menghitung gaji prorata dengan  rumus:

Gaji prorata = jumlah hari kerja x jumlah upah per jam x jumlah jam kerja per hari

Untuk menghitung upah per jam sendiri bisa kamu lihat caranya dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi  No.KEP.102/MEN/VI/2004, yaitu dengan menghitung gaji bulanan yang terdiri dari gaji pokok dan tunjangan tetap lalu dibagi  rata-rata jumlah jam kerja karyawan per bulan yakni selama 173 jam.

Contoh cara menghitung gaji prorata 

cara menghitung gaji prorata - EKRUT
Ada beberapa metode perhitungan gaji bulangan lainnya yang dapat digunakan perusahaan - EKRUT

Agar kamu lebih paham, simak beberapa contoh cara menghitung gaji prorata berikut ini.  

Contoh 1: 

Ezra mulai bekerja di EKRUT dari tanggal 12 Maret. Jumlah hari kerja di EKRUT setiap minggu adalah selama 5 hari dalam seminggu dengan durasi 8 jam per hari. 

Berapa gaji prorata yang ia terima di bulan Maret bila Gaji bulanan yang harusnya ia terima adalah Rp 10.000.000?

Gaji prorata yang Ezra terima bisa kamu hitung dengan cara mengetahui: 

  • Waktu kerja Ezra dari tanggal 12 Maret hingga akhir bulan adalah sebanyak 14 hari
  • Upah per jam di kantor Ezra = Rp 10 juta / 173 jam kerja = Rp 57.804
  • Maka gaji prorata yang Ezra terima adalah: 

Gaji prorata = jumlah hari kerja x jumlah upah per jam x jumlah jam kerja per hari
Gaji prorata Ezra = 14 x Rp 57.804 x 8 = Rp 6.474.048

Contoh 2:

Ezra mendapat pekerjaan baru di kantor yang lebih baik. Setelah mengajukan pengunduran diri 1 month notice, hari terakhir Ezra di perusahaan lama seharusnya jatuh pada tanggal 19 Maret 2020. Gaji bulanan yang biasa Ezra terima adalah Rp 12.000.000. Sementara jumlah hari kerja di kantor tersebut sebanyak 5 hari per minggu dengan total 8 jam per hari. 

Berapakah gaji prorata yang Ezra terima di bulan Maret ini? 

Cara menghitung gaji prorata Ezra:

  • Waktu kerja Ezra selama bulan Maret = 14 hari 
  • Upah per jam Ezra = Rp 12 juta / 173 jam = Rp 69. 400
  • Gaji prorata yang diterima Ezra di bulan terakhirnya sebelum berganti kantor adalah:

Gaji prorata = jumlah hari kerja x jumlah upah per jam x jumlah jam kerja per hari
Gaji prorata Ezra =  14 x Rp 69.400 x 8 = Rp 7.772.800

Cara perhitungan gaji prorata sendiri sebetulnya tidak pernah diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Namun banyak perusahaan yang menggunakan metode penghitungan gaji ini karena dianggap adil baik bagi perusahaan dan pekerja. 

Nah, sekarang kamu sudah mengetahui cara menghitung gaji prorata ini kan? 

Dengan memahami cara menghitung gaji tersebut, setidaknya kamu tidak perlu bingung lagi ketika perusahaan baru tempatmu bekerja memberlakukan metode penghitungan gaji tersebut. 

cara menghitung gaji prorata - EKRUT

Rekomendasi bacaan: 

Sumber:

  • patriotsoftware.com
  • gadjian.com
  • Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi  No.KEP.102/MEN/VI/2004 

Tags

Share