Published on

Lainnya

3 Contoh Stratifikasi Sosial beserta Jenisnya dalam Masyarakat

Maudi Talani

Contoh_Stratifikasi_Sosial.jpg

Contoh stratifikasi sosial sebenarnya mudah ditemukan di masyarakat, misalnya seperti seseorang dengan pendapatan tinggi masuk ke dalam golongan kelas atas. Adapun sebaliknya, saat seseorang mempunyai pendapatan lebih rendah dari lainnya, maka ia masuk ke dalam golongan kelas bawah.

Di samping dari contoh stratifikasi sosial, masih belum banyak masyarakat yang mengetahui definisi dari istilah tersebut. Untuk itu, pada artikel kali ini kamu dapat mengenal apa itu stratifikasi sosial, sifat-sifatnya, fungsi dari penerapan hingga contohnya secara lengkap. Yuk, simak pembahasannya di bawah ini!

Baca juga: Mudah, ini 6 cara dapatkan penghasilan tambahan

Apa itu stratifikasi sosial?


Stratifikasi sosial adalah sistem menggolongkan dalam hierarki. (sumber: pexels)

Stratifikasi sosial adalah suatu sistem yang menggolongkan seseorang dalam hierarki berdasarkan status sosial ekonominya. Kata stratifikasi berasal dari stratum yang berarti lapisan dan sosial dengan arti masyarakat. Karena hal itu, stratifikasi sosial disebut juga sebagai lapisan antar masyarakat.

Melalui stratifikasi sosial, masyarakat digolongkan ke dalam kelas tertentu yang disusun secara vertikal atau bertingkat. Penggolongan kelas tertentu tersebut biasanya akan menimbulkan kelas sosial, seperti kelas atas (upper class), kelas menengah (middle class), dan kelas bawah (lower class).

Kelas sosial ini ditentukan dari status ekonomi seseorang, termasuk pendapatan, kekuasaan, kehormatan, pendidikan, dan ras. Bagi orang yang memiliki pendapatan tinggi dari individu atau kelompok lainnya, maka sudah sewajarnya jika ia masuk ke dalam kelas atas (upper class).

Begitu pula sebaliknya. Bila seseorang dengan tingkat pendidikan lebih rendah daripada yang lain, maka ia akan masuk ke dalam kelas bawah (lower class). Mungkin kamu mengira-ngira, apa sebenarnya fungsi dari adanya stratifikasi sosial. Untuk menjawabnya, kamu perlu mengetahui sifat stratifikasi sosial terlebih dahulu.

Baca juga: Kapitalisme: Pengertian, ciri-ciri, kelebihan, kekurangan, dan contohnya

Sifat stratifikasi sosial


Sifat stratifikasi sosial terdiri dari tiga bagian, tertutup, terbuka, dan campuran. (sumber: pixabay)

Stratifikasi sosial adalah pembedaan anggota masyarakat berdasarkan status yang dimilikinya. Stratifikasi sosial memiliki sifat atau jenis-jenis yang terdiri dari tiga bagian umum, yakni tertutup, terbuka, dan campuran. Ketiga sifat stratifikasi sosial ini mempunyai definisi serta contoh yang berbeda. Berikut pembahasan lebih lanjut tentang ketiga sifat atau jenis tersebut.

1. Sifat stratifikasi sosial tertutup

Stratifikasi sosial tertutup adalah sifat yang membatasi seseorang untuk melakukan perpindahan dari satu golongan kelas ke golongan lainnya. Biasanya mereka yang melarang ini menganut sistem kasta, sehingga orang tidak bisa sembarangan pindah golongan kelas, kecuali jika dilahirkan kembali.

2. Sifat stratifikasi sosial terbuka

Berbeda dengan stratifikasi sosial tertutup yang melarang perpindahan golongan kelas, pada sifat stratifikasi terbuka, setiap anggota masyarakat mempunyai hak atau kesempatan untuk mengubah dan menduduki golongan kelas atas. Umumnya, individu dengan sifat stratifikasi terbuka lebih mudah mengalami peningkatan kualitas diri hingga mencapai tujuannya.

3. Sifat stratifikasi sosial campuran

Stratifikasi sosial campuran adalah perpaduan sifat antara tertutup dengan terbuka. Artinya, orang dengan sifat stratifikasi campuran dapat menggunakan sistem stratifikasi tertutup maupun terbuka secara bebas.

Baca juga: Deflasi Adalah: Pengertian, Faktor Penyebab, Jenis, dan 4 cara mengatasinya

Fungsi stratifikasi sosial


Fungsi stratifikasi sosial di bidang pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial. (sumber: unsplash)

Para sosiolog mengakui bahwa stratifikasi sosial adalah sistem yang membuat ketidaksetaraan menjadi kenyataan. Namun, para sosiolog juga berpendapat jika stratifikasi bukan tentang kesenjangan, tetapi ketidaksetaraan sistematis yang terjadi di masyarakat sejak zaman dulu.

Tanpa kamu ketahui, ada beberapa fungsi stratifikasi sosial yang sangat berguna di masyarakat. Salah satunya untuk membagikan setiap jenis pekerjaan pada individu yang mampu melakukannya, contoh pekerjaan dokter haruslah dilakukan oleh orang yang telah mengenyam pendidikan kedokteran.

Jika profesi dokter bisa diisi oleh sembarang orang, maka dunia kesehatan tidak akan semaju sekarang ini. Masih ada fungsi lain dari stratifikasi sosial yang perlu diketahui, antara lain:

1. Fungsi di bidang pendidikan

Pendidikan menjadi salah satu ketentuan status ekonomi seseorang dalam kelas sosial. Di samping itu, nyatanya stratifikasi sosial cukup mempunyai peran di bidang pendidikan, di antaranya seperti:

  • Menyesuaikan peserta didik sesuai dengan kemampuan dan usianya, sehingga proses pembelajaran jadi lebih mudah dilakukan
  • Memotivasi murid untuk meningkatkan kemampuan di bidang pendidikan
  • Menjadi pendorong mobilitas sosial dan kemauan untuk berkompetisi

2. Fungsi di bidang ekonomi

Dalam metode penerapannya, stratifikasi sosial memberikan dampak positif pada bidang ekonomi, contohnya:

  • Mampu membagi posisi pekerjaan pada tiap individu secara merata dan tepat
  • Mendukung distribusi hak istimewa yang objektif
  • Menjadi alat solidaritas pada kelompok yang dibangun dari kepemilikan atau status ekonomi

3. Fungsi di bidang politik

Stratifikasi sosial tidak hanya membawa fungsi yang baik bagi bidang ekonomi dan pendidikan, tetapi juga di politik yang berhubungan langsung dengan kekuasaan. Beberapa fungsi tersebut, yakni:

  • Menentukan kewajiban, peran, serta hak individu sesuai kekuasaan yang dimilikinya
  • Sebagai pendorong mobilitas sosial seseorang, sehingga status sosialnya dapat naik menjadi lebih baik daripada sebelumnya
  • Individu maupun kelompok dinilai sebagai subjek, bukan objek berdasarkan kemampuan individu tersebut mempengaruhi orang lain

4. Fungsi di bidang sosial

Fungsi stratifikasi sosial terakhir berdampak pada kehidupan sosial. Stratifikasi sosial juga ternyata memberikan fungsi di kehidupan sosial bermasyarakat. Fungsi-fungsi tersebut umumnya terdiri dari:

  • Terbentuknya status simbol, gaya hidup, dan solidaritas di masyarakat
  • Kedudukan dan pembagian peran antara individu sudah jelas, sehingga mengurangi terjadinya konflik atau pertentangan pendapat
  • Sebagai ajang kompetisi masyarakat, agar terciptanya mobilitas sosial yang baik

Baca juga: 7 jenis struktur organisasi perusahaan yang perlu diketahui

3 Contoh stratifikasi sosial


Contoh stratifikasi sosial berdasarkan sifat atau jenisnya. (sumber: unsplash)

Setelah membahas pengertian, sifat, dan fungsi, sekarang mari lihat apa saja contoh stratifikasi sosial berdasarkan sifat-sifatnya. Menurut tiga sifat stratifikasi sosial, yakni tertutup, terbuka, dan campuran, situasi di bawah ini menjadi contoh paling tepat untuk mendeskripsikan.

1. Contoh stratifikasi sosial tertutup

Karena umumnya stratifikasi sosial tertutup menganut sistem kasta, contoh yang paling tepat bisa diambil pada masyarakat beragama Hindu. Masyarakat dengan agama Hindu mempunyai sistem kasta Brahmana, Kshatriya, Waisya, dan Sudra. Sistem kasta ini sudah ada sejak zaman dahulu kala.

Dengan adanya sistem kasta tersebut, masyarakat beragama Hindu umumnya tidak bisa naik kasta. Sebab, bila dilakukan dapat melanggar suatu peraturan yang telah dibuat. Meski begitu, ada pengecualian jika ingin berganti kasta, yakni individu harus berada di tahta paling tinggi.

2. Contoh stratifikasi terbuka

Stratifikasi sosial terbuka memungkinkan individu naik atau turun kelas sosial. Contoh stratifikasi sosial terbuka naik adalah karyawan yang mendapatkan promosi menjadi seorang manajer, karena ketekunan dan kerajinannya. Untuk contoh stratifikasi sosial terbuka turun, yakni ketika seorang karyawan mengalami penurunan posisi, akibat sikapnya yang malas bekerja dan kurang gigih.

3. Contoh stratifikasi sosial campuran

Contoh stratifikasi sosial terakhir adalah campuran. Contoh stratifikasi sosial ini seperti masyarakat Bali yang pindah dan memilih tinggal di Jakarta. Masyarakat tersebut akan berupaya sebisa mungkin untuk mendapatkan status sosial atau kedudukan tanpa memakai kasta.

Baca juga: 5 tips supaya cepat dapat promosi di kantor

Itulah pembahasan secara lengkap mengenai contoh stratifikasi sosial, pengertian, sifat, dan fungsi-fungsinya.

Selain melalui artikel dari EKRUT Media, kamu juga bisa memperoleh berbagai informasi dan tips menarik seputar karier melalui YouTube EKRUT Official. Tak hanya itu, jika kamu tertarik mendapatkan berbagai kesempatan untuk mengembangkan karier, sign up EKRUT sekarang juga. Hanya di EKRUT, kamu dapat memperoleh berbagai peluang kerja yang dapat disesuaikan dengan minatmu.

Sumber:

  • study.com
  • courses.lumenlearning.com

Tags

Share

Artikel Terkait

H1-Pasar_Modern_Pengertian__Ciri-Ciri__Kelebihan__Kekurangan__Jenis_dan_Contohnya.jpg

Lainnya

Pasar Modern: Pengertian, Ciri-Ciri, Kelebihan, Kekurangan, 5 Jenis, dan Contohnya

Lita Lia

18 May 2022
5 min read
H1_Rekonsiliasi_Bank_Pengertian__Komponen_dan_7_Penyebab_Terjadinya_Rekonsiliasi_Bank.jpg

Lainnya

Rekonsiliasi Bank: Pengertian, Komponen, dan 7 Penyebab Terjadinya Rekonsiliasi Bank

Sartika Nuralifah

12 May 2022
5 min read
H1_Kartel_Adalah_Pengertian__Cara_Kerja__Karakteristik_dan_Jenisnya.jpg

Lainnya

Kartel Adalah: Pengertian, Cara Kerja, Karakteristik, dan 6 Jenisnya

Sartika Nuralifah

12 May 2022
5 min read

Terpopuler Bulan Ini

01

10 Contoh Deskripsi Diri Sendiri yang Profesional dan Menarik HRD

Maria Tri Handayani

07 April 2022
6 min read
02

Jadwal FYP TikTok 2022: Pelajari dan Terapkan Tren Terbaru Agar Kontenmu Ramai!

Nurina Ulfah

04 April 2022
5 min read
03

5 Cara Cek Nomor Smartfren Sendiri dengan Cepat dan Mudah 2022

Algonz D.B. Raharja

27 April 2022
5 min read
04

Tips Menyampaikan Kata-Kata Perpisahan Kerja yang Berkesan

Maria Tri Handayani

07 April 2022
5 min read
05

12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

Tsalis Annisa

07 April 2022
5 min read