Media

DevOps, profesi baru di dunia software engineer
By Tsalis Annisa - 15 February 2019
4 min read 180 Views
DevOps berperan dalam memecahkan masalah software dengan seefektif mungkin - EKRUT
DevOps berperan dalam memecahkan masalah software dengan seefektif mungkin - EKRUT

Seiring dengan berkembangnya dunia digital, profesi baru pun kian bermunculan. Salah satu profesi baru di dunia software engineering yaitu, DevOps. Merupakan penggabungan dari dua profesi, apakah peran dan tanggung jawabnya?

Profesi ini terbilang baru di dunia software engineering dengan tujuan untuk membangun, atau mengembangkan aplikasi secara lebih cepat. DevOps berperan dalam mengembangkan perangkat lunak, serta metode pengiriman aplikasi.

Dalam melakukan tugasnya, profesi ini menggunakan pendekatan kolaboratif pengembangan aplikasi (Dev), dan bagian operasi aplikasi (Ops). Lebih lengkap, berikut ini adalah informasi lengkap yang perlu kamu ketahui.

Peran dan tanggung jawab

DevOps bertanggung jawab dalam merancang, mengembangkan, memecahkan masalah dan memastikan semua program berjalan dengan baik. Berikut ini peran serta tanggung jawab yang diemban dalam tim.

  • Memonitor software atau website serta peralatan dan prosedur yang dipakai agar sesuai dengan standar yang ada
  • Memastikan seluruh sistem berjalan lancar, selalu terpantau, dan menanggapi isu yang muncul
  • Melakukan otomatisasi terhadap proses yang ada untuk mempercepat pekerjaan
  • Memecahkan masalah yang ada pada software atau website secepat dan seefektif mungkin 
  • Merancang dan mengembangkan automated scripts, serta mengujinya untuk mempercepat proses
  • Berkolaborasi dengan beberapa divisi teknologi lainnya untuk berdiskusi dan menciptakan solusi mengenai software, aplikasi, atau pun website yang ada

Tools yang digunakan untuk membantu profesi ini juga beragam mulai dari Git, Jenkins, Ansible, Puppet, Kubernetes, Docker, AWS, dan lainnya.

Baca juga: 10 kursus Docker gratis buat kamu

Manfaat DevOps di perusahaan

Berikut adalah beberapa manfaat jika sebuah perusahaan besar, maupun startup memiliki posisi ini di perusahaan.

1. Mempercepat proses develop aplikasi serta mengurangi risiko kegagalan

Ketika tim Developer sudah diberikan keleluasaan dalam melakukan deploy kode, dan rollback kodenya sendiri, developer mampu menulis kode secara lokal di laptop serta mengunggah kode ke server test.

Setelah itu, QA/Tester melakukan pengecekan selanjutnya developer mengunggah kode ke Server Production. Langkah ini lebih cepat, efisien, serta mengurangi risiko kegagalan dibandingan jika tim Developer dan tim Operation dipisah.

2. Tim yang lebih produktif

Dengan digabungkannya tim Developer dengan tim Operation, tentunya membuat mereka akan jauh lebih memungkinkan untuk berkolaborasi dan berkomunikasi secara lebih efektif.

Hal ini membuat kedua tim akan memiliki satu tujuan bersama, yaitu mampu meluncurkan fitur atau bug secepat mungkin ke pengguna. Tujuannya adalah untuk memunculkan rasa saling memiliki dan meningkatkan produktivitas tim.

3. Angka human error yang lebih rendah

Dengan bantuan beberapa tools yang digunakan seperti server yang berada di Cloud (AWS, GCP, Azure, dll), Jenkins, Ansible, hingga Python, profesi ini dapat membuat sebuah sistem di mana Developer bisa tinggal mengetikkan 1 perintah untuk secara otomatis mengunggah kode mereka ke server, dan begitu pula dengan rollback.

Semua dapat dilakukan tanpa mengganggu Developer lain, server lain, maupun tanpa campur tangan manual tim Operation. Dengan begini semua sudah serba otomatis sehingga risiko terjadi Human Error menjadi lebih sedikit.

Baca juga: 6 tips meeting untuk developer

Selain manfaat dan perannya yang besar bagi perusahaan, profesi ini sendiri di Indonesia terbilang menjanjikan apalagi dengan rentang gaji Rp5.000.000 hingga Rp12.000.000 untuk mereka yang memiliki pengalaman kurang dari 2 tahun.

Kamu tertarik untuk menjadikannya bidang pekerjaanmu? Cobalah tingkatkan kemampuan dengan beberapa skill yang dibutuhkan oleh DevOps, dan bergabung dengan komunitas Software Engineer. Dengan begini, kamu dapat memiliki teman untuk berbagi informasi.

Nah, agar memudahkan kamu untuk mendapatkan pekerjaan sebagai DevOps, cobalah untuk mendaftarkan dirimu di situs talent marketplace. Dengan begini, kamu bisa lebih mudah mendapatkan pekerjaan tanpa perlu ke sana-kemari.

Rekomendasi bacaan:

Sumber:

Tags:

  • job description
  • karier
  • software engineer
  • developer
  • DevOps
  • Share Group 1 Group 3 Group 4
    Bergabung dengan EKRUT

    Bergabung dengan EKRUT dan dapatkan pekerjaan impianmu!
    Daftar Sekarang