Expert's Corner

Digital marketing adalah: Pengertian, 7 jenis, manfaat, dan prospek kariernya

Published on
Min read
8 min read
time-icon
Algonz D.B. Raharja

A passionate ecological researcher and writer who loved to learn about SEO and content writing for marketing purposes

H1_Digital_Marketing.jpg

Di era teknologi yang semakin bergantung pada internet dan teknologi digital tentu saja kebutuhan pasar pun ikut dalam proses ini. Oleh karena itu kemudian kita mengenal apa yang disebut digital marketing sebagai salah satu metode pemasaran umum.

Namun, bagi kamu yang belum akrab dengan istilah ini tentu bertanya tentang apa sih yang dimaksud dengan digital marketing itu, atau penasaran bagaimana manfaat dari digital marketing bagi bisnis serta bagaimana prospek kariernya? Nah, untuk dapat lebih memahami apa dan bagaimana itu digital marketing, maka ada baiknya kita simak ulasan berikut ini.

Apa itu digital marketing?

Apa itu digital marketing?
Digital marketing merupakan metode pemasaran berbasis digital atau internet (Sumber: Pexels)

Digital marketing dapat didefinisikan sebagai suatu usaha yang menggunakan internet, perangkat seluler, media sosial, mesin peramban, dan saluran digital lainnya untuk menjangkau konsumen dalam proses pemasaran. Pemasaran dengan metode digital marketing merupakan cara baru yang cukup mumpuni untuk dapat memahami perilaku pelanggan sekaligus cara mendekati mereka.

Jika dibandingkan dengan pemasaran tradisional, digital marketing memiliki kelebihan di sektor jangkauan dan teknologi artificial intelligence yang dapat mempelajari perilaku calon pelanggan di dunia maya.

Dalam praktiknya, digital marketing dilakukan dengan menggunakan perangkat elektronik untuk penyampaian pesan promosi hingga evaluasinya. Alat elektronik ini mengacu pada perangkat yang umumnya terhubung dengan internet dengan pelbagai bentuk promosi. Beberapa bentuk digital marketing yang umum adalah video, iklan bergambar, unggahan media sosial, dan lain sebagainya. 

Meski begitu, iklan di televisi saat ini masuk dalam ranah pemasaran tradisional karena sifatnya yang tidak interaktif atau dua arah seperti umumnya di ranah internet.

Baca juga: 10 Kursus digital marketing paling relevan untuk dicoba

Manfaat digital marketing

Manfaat digital marketing
Digital marketing bermanfaat untuk mempermudah akses calon pelanggan terhadap informasi produk (Sumber: Pexels)

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, digital marketing memiliki manfaat atau fungsi utama sebagai metode pemasaran atau promosi melalui kanal digital yang secara umum terhubung dengan internet. Penggunaan internet yang semakin bertumbuh tiap tahunnya tentu menjadi ceruk pasar tersendiri bagi berbagai perusahaan atau produsen. Untuk itu, mereka lantas mulai mengencangkan promosi lewat digital marketing yang dapat diakses dengan mudah.

Jika diringkas, digital marketing memiliki beberapa manfaat utama yang antara lain adalah sebagai berikut,

  • Meningkatkan loyalitas pelanggan dengan akses komunikasi atau layanan pelanggan mudah
  • Dapat melakukan persuasi kepada pelanggan saat proses pembelian, misalnya dengan cara menawarkan produk lain yang terkait dengan produk terbeli
  • Memberi penjelasan mengenai produk dengan mudah dan ringkas
  • Mendapatkan target konsumen secara tepat karena adanya proses analisis perilaku di internet
  • Pengukuran penjualan dan traffic view produk di internet atau situs jual beli lebih mudah terdeteksi dan terevaluasi.

Baca juga: 8 Tren digital marketing 2021 yang patut diketahui brand owner

7 Jenis digital marketing

7 Jenis digital marketing
SEO merupakan jenis digital marketing yang paling umum dan gratis (Sumber: Pexels)

Digital marketing memiliki berbagai jenis metode dalam praktiknya. Metode ini umumnya disesuaikan dengan sektor digital mana yang akan diambil oleh produsen atau perusahaan. Adapun beberapa jenis digital marketing ini antara lain adalah sebagai berikut,

1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO merupakan digital marketing dengan cara optimalisasi pencarian di mesin peramban yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan akses pengunjung atau calon pelanggan ke dalam situs. Dengan adanya SEO, situr akan memiliki peringkat lebih tinggi dalam halaman hasil pencarian di mesin peramban. Dengan begitu sebuah situs akan memiliki lalu lintas organik yang tinggi.

Beberapa manfaat dari SEO dapat dimaksimalkan dengan penggunaan situs, blog, atau infografis informatif. Beberapa jenis digital marketing jenis ini antara lain meliputi,

  • On page SEO, metode SEO yang berfokus pada konten di halaman situs dengan kata kunci tertentu untuk meningkatkan search engine result pages (SERPs)
  • Off page SEO, merupakan metode digital marketing berbasis SEO yang berfokus pada semua aktivitas di luar halaman situs. Umumnya dipakai strategi inbound link atau backlink berupa tautan menuju halaman situs utama.
  • SEO teknis, jenis metode ini dilakukan pada pemrograman backend dalam situs utama yang dapat berupa data terstruktur, kompresi gambar, dan optimalisasi file CSS (Cascading style sheet)

2. Search Engine Marketing (SEM)

SEM merupakan salah satu metode digital marketing yang berfokus pada peningkatan visibilitas situs web di halaman hasil mesin peramban seperti SERPs pada umumnya. SEM dipraktikan dengan iklan berbayar di ranah internet yang bertujuan untuk memperluas atau meningkatkan peringkat situs terkait produk dalam hasil pencarian organik. 

Meski nampak serupa dengan SEO, namun SEM memiliki perbedaan menonjol pada persoalan berbayar dan tidak berbayar. SEO umumnya tidak membayar Google untuk lalu lintas dan banyaknya klik, sedangkan SEM dilakukan dengan pembayaran agar iklan tampil di halaman penelusuran. 

3. Social Media Marketing (SMM)

Social Media Marketing (SMM)
Digital marketing lewat kanal media sosial umumnya dilakukan dengan metode SMM (Sumber: Pexels)

SMM atau pemasaran media sosial merupakan jenis digital marketing yang mengacu pada penggunaan media sosial dan jaringan sosial untuk memasarkan produk dan layanan dari sebuah perusahaan. Pemasaran media sosial adalah metode digital marketing yang belakangan umum ditemui hampir di tiap media sosial saat pengguna mencari sebuah barang tertentu maka akan memicu munculnya iklan terkait barang tersebut secara masif.

SMM secara umum memberi perusahaan cara untuk dapat terlibat dalam kegiatan pelanggan dalam media sosial dan menjangkau pelanggan baru dengan analisis data tertentu.

Baca juga: 8 Digital marketing tools yang wajib untuk kamu tahu!

4. Pay Per Click (PPC)

Pay per click merupakan metode digital marketing yang amat bergantung pada tindakan yang dilakukan oleh pengunjung suatu situs, termasuk melakukan klik pada iklan, menonton tayangan video iklan, dan sebagainya. 

Secara sederhana, metode digital marketing jenis ini diartikan sebagai cara untuk pemilik situs memperoleh pendapatan ketika pengunjung melakukan tindakan tertentu atas situs mereka. Misalnya, seorang pengunjung mengklik iklan yang ditampilkan dalam sebuah situs, maka pemilik situs akan memperoleh uang dari tindakan “ klik” ini. Metode ini juga seringkali berkonotasi negatif ketika dihadapkan pada contoh-contoh iklan berbau clickbait dan sebagainya.

5. Content marketing

Content marketing
Pembuatan konten sebagai proses pemasaran merupakan salah satu jenis digital marketing (Sumber: Pexels)

Content marketing merupakan metode digital marketing yang berupa pemasaran konten dengan pendekatan strategis dan berfokus pada pembuatan dan pendistribusian konten yang berharga, relevan, dan konsisten. Pemasaran melalui konten ini bertujuan untuk menarik dan mempertahankan audiens yang jelas dan pada akhirnya tertarik untuk menjadi pelanggan.

Bisa dikatakan, pemasaran lewat konten merupakan strategi untuk saat ini dan masa depan. Sebabnya, pemasaran jenis ini akan membangun kehendak calon pelanggan secara perlahan melalui konten-konten tertentu. Sehingga, di kemudian hari seseorang yang tadinya hanya melihat atau membaca konten akan memiliki kecenderungan untuk memilih produk tersebut meski tidak secara langsung dalam suatu waktu tertentu.

6. Email marketing

Kamu pasti pernah mendapat kiriman surel berupa promosi produk atau layanan secara berkala atau semacamnya. Nah, itu adalah salah satu bentuk email marketing sebagai salah satu metode digital marketing yang populer. Email marketing adalah saluran digital marketing yang memasarkan produk atau layanan menggunakan surel untuk mempersuasi calon pelanggan. Umumnya, metode ini digunakan secara otomatis saat calon pelanggan memasukkan alamat surelnya pada isian tertentu seperti bentuk subscribing di laman utama produk. 

Strategi email marketing ini memainkan peranan penting dalam strategi pemasaran untuk menghasilkan prospek, kesadaran merek, menjalin hubungan antara perusahaan dengan calon pelanggan dan berbagai urusan komersial lainnya.

7. Affiliate marketing

Affiliate marketing merupakan salah satu jenis digital marketing yang menggunakan pihak ketiga untuk proses promosinya. Metode pemasaran jenis ini umumnya dilakukan dengan penayangan iklan atau promosi dengan bantuan pihak ketiga sebagai produsen atau penerbit iklan. Penerbit atau produsen iklan ini yang kemudian disebut sebagai afiliasi. Dengan begitu, proses digital marketing jenis ini dilakukan dengan lebih mudah karena perusahaan utama hanya perlu mendelegasikan tugas pemasarannya pada pihak lain.

Pihak lain yang menyediakan iklan atau promosi mendapat bayaran dengan kesepakatan di depan. Bayaran dari afiliasi ini umumnya berupa komisi untuk tiap capaian pelanggan atau prospek yang dihasilkan dari suatu iklan atau promosi di ranah digital.

Baca juga: Ini 8 strategi digital marketing yang tepat untuk bisnismu

Prospek karier di bidang digital marketing

Prospek karier di bidang digital marketing
Berkarier di bidang digital marketing dapat dimulai dengan menjadi staf atau analis SEO dan lainnya (Sumber: Pexels)

Bagi kamu yang tertarik untuk bekerja di bidang digital marketing tentunya perlu memahami terlebih dahulu apa dan bagaimana cara kerja digital marketing di atas. Berkarier di bidang digital marketing merupakan salah satu pilihan tepat di era berbasis teknologi digital ini. Sebabnya, banyak perusahaan yang kini beralih memasarkan produk atau layanan mereka melalui konten atau promosi digital.

Kamu dapat bekerja di bidang ini dengan berbagai posisi seperti analis SEO, hingga penyedia affiliate marketing bagi berbagai perusahaan. Berdasarkan internal data EKRUT, rata-rata gaji awal bagi seseorang yang bekerja di bidang digital marketing berkisar pada Rp5.130.000 dan tentu saja dapat meningkat sesuai perkembangannya. 

Baca juga: 6 Tanda seseorang perfeksionis dan implikasinya dalam dunia kerja

Nah, itulah tadi bagaimana gambaran jika kamu tertarik untuk bekerja di bidang digital marketing. Kamu bisa juga mencari lowongan pekerjaan di bidang digital marketing ini lewat EKRUT. EKRUT akan membantumu agar ditemukan oleh berbagai perusahaan yang mencari professional talent di bidang digital marketing ini.

sign up EKRUT

Sumber:

  • https://www.investopedia.com/terms/d/digital-marketing.asp
  • https://www.pewresearch.org/fact-tank/2019/07/25/americans-going-online-almost-constantly/
  • https://www.optimizely.com/optimization-glossary/search-engine-marketing/
0

Tags

Share

Apakah Kamu Sedang Mencari Pekerjaan?

    Already have an account? Login

    Artikel Terkait

    optimasi_instagram_ads.jpg

    Expert's Corner

    Optimasi Instagram Ads: 4 Metrik Utama untuk Mengukur Performa Campaign

    Nelson Simbolon

    07 December 2022
    5 min read
    manajemen-pemasaran-adalah---EKRUT.jpg

    Expert's Corner

    Manajemen Pemasaran: Pengertian, Tujuan, Tugas, dan Strateginya

    Maria Tri Handayani

    06 December 2022
    8 min read
    jenis-strategi-pemasaran-EKRUT.jpg

    jobs

    12 Jenis Strategi Pemasaran yang Paling Efektif Beserta Contohnya

    Tsalis Annisa

    02 December 2022
    5 min read

    Video